You are on page 1of 5

ABSTRAK

Melisa Anggar Fitiani, J 500 080 031, 2011. Skripsi. Perbedaan Tingkat Stres pada Siswa Kelas XI Jurusan IPA dengan Jurusan IPS di SMA N 2 Sukoharjo. Latar Belakang: Remaja biasanya dihadapkan pada berbagai tuntutan yang harus dipenuhi. Kehidupan sekolah adalah salah satu faktor penyebab stress pada remaja. Stres itu sendiri merupakan respons tubuh yang sifatnya non spesifik terhadap setiap tuntutan beban. Adanya penjurusan menyebabkan adanya perbedaan tingkat stres diantara keduanya karena timbul tekanan psikologis berupa tuntutan berprestasi tinggi. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan tingkat stres pada siswa kelas XI jurusan IPA dengan jurusan IPS di SMA N 2 Sukoharjo. Metodelogi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 96 siswa yang merupakan siswa kelas XI jurusan IPA dan jurusan IPS di SMA N 2 Sukoharjo yang memenuhi kriteria yang ditentukan, yang diambil teknik purposive random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Hasil Penelitian: Dari perhitungan data statistik didapatkan P = 0,036. Karena P<0,05 maka H0 ditolak sedangkan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat stres pada siswa kelas XI jurusan IPA dengan jurusan IPS. Siswa kelas XI jurusan IPA memiliki tingkat stres lebih tinggi daripada siswa kelas XI jurusan IPS. Saran: Diharapkan pihak sekolah dapat memberikan bimbingan kepada siswa untuk mengurangi terjadinya stres, khususnya pada siswa jurusan IPA. Kata Kunci : Stres, Siswa SMA, IPA dan IPS

ABSTRACT

Melisa Anggar Fitiani, J500080031, 2011. Mini Thesis. The differences stress levels at XI grade students Sains Program with Social Program in SMAN 2 Sukoharjo. Backgroud: Usually, teenagers are faced with various demands that must be fulfilled. School life is one of the main factor causing stress in teenagers. Stress is the response of the body that has a non-specific nature of each load demands. The presence of programing cause the differences in stress levels between both of them because of psychological pressures arising such as demands of high achievement. Purpose: To know the difference stress levels at XI grade students Sains Program with Social Program in SMAN 2 Sukoharjo. Methodology: This research was observational analytic research with cross sectional approach. The sample was 96 students consisting of the students of Grade XI of Sains Program and Social Program in SMA Negeri 2 Sukoharjo who had fulfilled the predeterminated criteria, was taking with the purposive random sampling technique. The research instrument used was Depression Anxiety Stress Scale (DASS). Result: From the statistical calculation it was obtained that P value = 0,036. Because of P<0,05, so H0 is rejected and H1 is accepted. it can be concluded that there was significant difference between the level of stress in the students of Grade XI in Sains Program and Social Program. XI great of Sains Program has stress level higher then the XI great of Social Program. Suggestion: From this research result in expected by party of school can give the tuition to the students to lessen incidence of stress. Especially, for the students of Sains Program. Keywords : Stress, Students of the High School, Sains and Social Programs

DAFTAR PUSTAKA

Crawford, JR & Henry, JD., 2003. The Depression Anxiety Stress Scale (DASS): Normative data and latent structure in a large non-clinical sample. British Journal of Clinical Psychology (2003), 42, 111-113. http:// www.serene.me.uk/ docs/asseass/dass-21.pdf Dahlan, M.S., 2008. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika. Pp 122 Departemen Pendidikan Nasional., 2004. Panduan Penilaian Penjurusan Kenaikan Kelas dan Pindah Sekolah. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Umum. http://www.kemdiknas.go.id/peserta-didik/sekolahmenengah-atas.aspx/(11 Februari 2011) Gunarsa, S., 2000. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta : Gunung Mulia. Gunarya, A., 2008. Manajemen Stres. http://www.unhas.ac.id/ maba/bss2009/ manajemen%20diri/Modul%20MD08-Manajemen%20Stress.pdf(10 Februari 2011) Hawari, D., 2008. Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta. Balai Penerbit FK UI.Pp 17-33 Hurlock, E., 2001. Psikologi Perkembangan. Edisi 5. Jakarta : Erlangga. Irawati, I., 2008. Penjurusan, antara Minat dan Obsesi Orang Tua. http://121.52.132.148/berita.php?pil=13&jd=Penjurusan,+Antara+Minat+dan +Obsesi+Orang+Tua&dn=20080704174933 (14 Februari 2011) Iskandar, Yul., 2008. Tes Bakat, Minat, Sikap dan Personaliti MMPI-DG. Cetakan ke-8. Jakarta: Dharma Graha Group

Lasan, B., 2009. Studi Tentang Pelaksanaan Penjurusan IPA Pada Beberapa SMA di Jawa Timur http:// karyailmiah.um.ac.id/ index.php/ disertasi/ article/ view/1466(31 Januari 2011). Maramis, W.F., 2005. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga Universitas Press. Pp 60-69 Murti, B., 2006. Desain dan Ukuran Sampel Untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif di Bidang Kesehatan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.

Nasution, KI., 2007. Stres Pada Remaja. Universitas Sumatra Utara; Thesis.
http: //repository.usu.ac.id/ (17 Februari 2011) bitstream/123456789/3637/1/132316815(1).pdf

Nevid, JS, dkk., 2005. Stres, Faktor Psikologis, dan Kesehatan dalam Psikologi Abnormal. Jakarta: Erlangga Notoatmodjo, S., 2005. PT. Rineka Cipta. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta:

Nurihsan, J., 2010. Program Bimbingan Berbasis Neuro Linguistic Programming.http://kdcibiru.upi.edu/penelitian/index.php?option=comcontnt &view=article&id=44:program-bimbingan-berbasis-neurolinguisticprogramming&catid=45:umum&Itemid=59 (31 Januari 2011). Nyamirun., 2010. Penjurusan, Minat dan Obsesi Orang tua. http://www.smam6paciran.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1 &id=51 (28 Juli 2011) Papalia, D E., Olds, S. W & Feldman, Ruth D., 2001. Human development. Edisi ke-8. Boston: McGraw-Hill Pujiati, S.A & Astuti, A.M., 2008. Sistem Pengambilan Keputusan Pemilihan Jurusan. http://blog.its.ac.id/suherminstatistikaitsacid/files/2008/09/ahpsebagai-tools-pengambilan-keputusan-pemilihan-jurusan-di-perguruantinggi.pdf (17 Februari 2011) Sadock BJ & Sadock VA., 2007. Synopsis of Psychiatry. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins. Pp 279-281 Sadock BJ., Comprehensive textbook of psychiatry. Edisi ke-7. Philadelphia: Lippincott Williams and Wilkins. Pp 2740-2758. Santrock, J., 2003. Adolescence Perkembangan Remaja. Edisi Ke-6. Jakarta: Erlangga. Pp 557-571 Saragih, L., 2010. IPS bukan Ilmu Sosial serta Kekurangannya. http: //www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=420 97:ipa-atau-ips-sama-saja&catid=38:kreasi&Itemid=62 (14 Februari 2011) Sarlito, S., 2000. Psikologi Remaja. Jakarta: Raja Grafindo Persada Sidiknas., 2011. Sekolah Menengah Atas http :// www.kemdiknas.go.id/ kemdiknas/Sekolah_Menengah_Atas (10 Oktober 2011)

Soetjiningsih., 2007. Tumbuh Kembang Remaja Dan Permasalahannya. Jakarta: Sagung Seto. Sugiyono., 2005. Statistika Untuk Penelitian. Bandung : CV. Alfabeta. Pp : 56-59 Tjhin, W., 2010. Masalah Kesehatan Mental Remaja di Era Globalisasi. http://www.idai.or.id/(8 Februari 2011). Willis, S., 2008. Remaja dan Masalahnya. Bandung : Alfabeta. Pp 19-21