You are on page 1of 4

DIET IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMSIA

Disusun Oleh: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Agatha Dyah Ayu Bima Yuda Murti Dwi Arifah Etika Auliya Safitri Fadlil Kaafi Fajar Rahman Ardiansyah Iyan Yanuar W Kurniasih Wahyu Agung W Wahyu Dewi Wendra Meylina

AKADEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH 2011/2012

PREEKLAMSIA

1. Pengertian Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan, juga disebut toksemia, yang terjadi ketika tekanan darah seorang wanita hamil menjadi sangat tinggi. Dia juga akan mengalami pembengkakan parah di kaki dan memiliki protein dalam urin nya. Baca terus untuk mengetahui bagaimana Anda dapat mendiagnosa preeklamsia dan tahu jika Anda berada pada risiko untuk mengembangkan gangguan tersebut. 2. Pencegahan terjadinya preeklamsi Pre eklampsia dan eklampsia merupakan komplikasi kehamilan ynag berkelanjutan dengan penyebab yang sama. Oleh karena itu, pencegahan atau diagnosis dini dapat mengurangi kejadian dan menurunkan angka kesakitan dan kematian. Untuk mencegah kejadian Pre eklampsia ringan dapat dilakukan nasehat tentang dan berkaitan dengan: a. Diet makanan Makanan tinggi protein, tinggi karbohidrat, cukup vitamin dan rendah lemak. Kurangi garam apabila berat badan bertambah atau edema. Makanan berorientasi pada empat sehat lima sempurna. Untuk meningkatkan jumlah protein dengan tambahan satu butir telur setiap hari. b. Cukup istirahat Istirahat yang cukup pada saat hamil semakin tua dalam arti bekerja seperlunya disesuaikan dengan kemampuan. Lebih banyak duduk atau berbaring kearah kiri sehingga aliran darah menuju plasenta tidak mengalami gangguan. c. Pengawasan antenatal (hamil) Bila terjadi perubahan perasaan dan gerak janin dalam rahim segera datang ke tempat pemeriksaan. 3. Tujuan Diet 1) Mencapai dan mempertahankan status gizi normal 2) Mencapai dan mempertahankan tekanan darah normal 3) Mencegah atau mengurangi tekanan darah normal 4) Mencapai keseimbangan nitrogen 5) Menjaga agar penambahan berat badan tidak melebihi normal 6) Mengurangi atau mencegah timbulnya faktor risiko lain atau penyulit baru pada saat kehamilan atau setelah melahirkan

4. Syarat Diet Syarat-syarat diet preeklampsia adalah: 1) Energi dan semua zat gizi cukup. Dalam keadaan berat, makanan diberikan secara berangsur-angsur, sesuai dengan kemampuan pasien menerima makanan. Penambahan energi tidak lebih dari 300 kkal dari makanan atau diet sebelum hamil. 2) Garam diberikan rendah sesuai dengan berat-ringannya retensi garam atau air. Penambahan berat badan diusahakan di bawah 3 kg/bulan atau di bawah 1 kg/minggu. 3) Protein tinggi (1 g/kg berat badan) 4) Lemak sedang, sebagian lemak berupa lemak tidak jenuh tunggal dan lemak tidak jenuh ganda 5) Vitamin cukup; vitamin C dan B6 diberikan sedikit lebih tinggi 6) Mineral cukup terutama kalsium dan kalium 7) Bentuk makanan disesuaikan dengan kemampuan makan pasien 8) Cairan diberikan 2500 ml sehari. Pada keadaan oliguria, cairan dibatasi dan disesuaikan dengan cara yang keluar melalui urin, muntah, keringat, dan pernafasan. 5. Bahan makanan sehari-hari Bahan Makanan Diet Pre-eklamsia: Berat (g) Jumlah Berat (g) Jumlah Berat (g) Jumlah Beras - - 150 3 gls tim 200 4 gls tim Telur - - 50 1 btr 50 1 btr Daging - - 100 2 ptg 100 2 ptg sdg Tempe - - 50 2 ptg 100 4 ptg sdg Sayuran - - 200 2 gls 200 2 gls Sari buah/buah 1000 5 400 4 ptg sdg 400 4 ptg sdg pepaya Gula pasir 80 8 30 3 sdm 30 3 sdm Minyak nabati - - 15 1 sdm 25 2 sdm Susu bubuk * 75 15 25 5 sdm 50 10 sdm

CONTOH MENU MAKANAN SEHARI-HARI UNTUK IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMSI Waktu Pukul 06.00 Pukul 08.00 Pukul 10.00 Pukul 13.00 Pukul 16.00 Pukul 18.00 Pukul 20.00 Makanan Teh Sari tomat susu Sari jeruk Sari avokad Susu Sari tomat susu Sari pepaya Sari jeruk Teh Susu Porsi 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas 1 gelas

Pasien dengan preklampsia memiliki proteinuri, untuk itu, diet yang diberikan pada pasien ini adalah dengan memberikan menu dengan tinggi protein, dengan bentuk makanan yang lunak dan rendah garam.Bahan makanan yang mengandung natrium yang tinggi seperti ikan asin, telur asin, jerohan, udang dan lain-lain dihindarkan. Makanan ini rendah kalori tetapi cukup zat gizi lain.