You are on page 1of 5

A STUDY ON THE IMPROVMENT OF THE STUDENTS SPEAKING ABILITY THROUGH DRAMA IN NARRATIVE TEXT FOR THE ELEVENTH GRADE

STUDENTS OF SMA MUHAMMADIYAH 1 NGANJUK

ABSTRACT

By :

GALIH DWI HARTANTO NIM : 2007040512 SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA NGANJUK 2011

ABSTRACT
Galih dwi hartanto, 2007040512. A Study on The Improvement of The Students' speaking Ability Through Drama In Narrative Text For The Eleventh Grade Students of SMA Muhammadiyah I Nganjuk. English Department STKIP PGRI Nganjuk. Drama as away of trying to get the students more interested in producing some ideas which provide the students a real life communication. Through drama in narrative text is expected to improve the students speaking ability. Because of the background of the problem, the writer is interested to Improving students' speaking ability through drama in narrative text for eleventh grade students of SMA Muhammadiyah I Nganjuk. There are three area knowledge of speaking: a) Mechanic, b) Function and c) social, culture rules and norms. Speaking is not only verbal communication but also nonverbal communication. Drama is one of literature classification can provide both verbal and nonverbal. Drama is appropriate to apply in SMA because it is used for learning. The implementation of drama as a way to tell narrative story in oral cyclespeaking cycle is to interest the students in speaking and improve their speaking ability. The place used as research was SMA Muhammadiyah I Nganjuk. The writer took a sample randomly from six classes. The number of the students for the sample was 38 students. It took one of six classes. There are two variables: drama is independent variable and the improving students' speaking ability is dependent variable. The instruments that are used by the writer are teacher documentation and test. In analyzing the data the writer used quantitative descriptive research in which she describes the result of the study. The results of the data the can improve students speaking ability and students could do drama in English well, it gave the students a real life communication. They learnt not only how to say something but also how to express the feeling. The average of the students mark class x-6 quite good and the most of the students interested drama as a way to improve their speaking ability and understand the

narrative text. So could conclude that drama could make the students to practice speaking in a real life communication. Based on the result of the data, the writer hopped that the teacher should use drama as a way to produce the language in speaking because it give them a real life communication and the students should try to play it in order that they could improve their speaking ability. Nganjuk, 12 Agustus 2011 The First Advisor The Second Advisor

SUJONO SS, NIDN. 0721117201

H. HENDRO WARSITO S.Pd, MM _____________________ NIDN. 0715055901

The Headmaster of STKIP PGRI Nganjuk

Drs. H. SOEMARSONO, M.Pd.MM NIDN. 0703033301

ABSTRAK Galih dwi hartanto, 2007040512. Penelitian Peningkatan Kemampuan Berbicara Siswa Melalui Drama Dalam Bentuk Naratif Teks Untuk Siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah I Nganjuk. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Nganjuk. Drama sebagai jalan dari percobaan untuk mendapatkan siswa-siswa lebih tertarik untuk mengeluarkan beberapa ide (ide-ide) yang membekali siswa-siswa pada komunikasi yang nyata dalam kehidupan. Melalui drama dalam bentuk naratif teks diharapkan mampu untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Berdasarkan latar belakang permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk meneliti peningkatan kemampuan berbicara siswa melalui drama dalam bentuk naratif teks untuk kelas VII SMAN Muhammadiyah I Nganjuk. Ada tiga area pengetahuan dalam berbicara : a) mekanik/cara b) fungsi dan c) aturan dan norma sosial budaya. Bicara tidak hanya berkomunikasi dengan bahasa secara lisan tetapi juga dengan secara tidak lisan. Drama adalah salah satu jalan untuk mengatakan cerita naratif pada alur lisan berbicara adalah untuk menarik siswa dalam berbicara dan meningkatkan kemampuan berbicara. Tempat yang digunakan untuk penelitian ini SMA Muhammadiyah I Nganjuk. Penulis mengambil satu kelas. Penulis mengambil sampel secara random dari enam kelas. Jumlah siswa untuk sampel yaitu 38 siswa. Ada dua variable yaitu drama adalah variabel yang bisa berdiri sendiri dan peningkatan kemampuan siswa dalam berbicara adalah variabel yang tidak bisa berdiri sendiri. Instrumen yang digunaka penulis adalah dokumentasi guru dan test siswa. Dalam menganalisa data penulis menggunakan penelitian diskripsi kuantitatif yang menggambarkan hasil penelitian. Hasil dari data yang di peroleh penulis menunjukkan bahwa guru melakukan tahap dari sistematik pengajaran, Siswa dapat mempraktekkan drama Bahasa Inggris dengan baik. Rata-rata nilai siswa kelas XI-6 sangat bagus dan sebagian besar siswa

mengatakan bahwa mereka tertarik dengan drama sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka dan mengerti naratif teks. Sehingga dapat disimpulkan bahwa drama dapat membuat siswa mempraktekkan Speaking dalam komunikasi pada kehidupan yang nyata. Berdasarkan hasil dari data, penulis berharap bahwa guru seharusnya menggunakan drama sebagai cara untuk memproduksi bahasa dalam berbicara karena ini memberikan mereka komunikasi nyata yang hidup dan siswa seharusnya mencoba untuk memainkannya supaya mereka dapat meningkatkan kemampuan berbicara mereka

Nganjuk, 12 Agustus 2011 The First Advisor The Second Advisor

SUJONO SS, NIDN. 0721117201

H. HENDRO WARSITO S.Pd, MM _____________________ NIDN. 0715055901

The Headmaster of STKIP PGRI Nganjuk

Drs. H. SOEMARSONO, M.Pd.MM NIDN. 0703033301