You are on page 1of 3

Petualangan Rino

Cepat Miko, cepat Dino!, kata Tina. Karnaval sudah mau dimulai!. Hari ini merupakan hari istimewa bagi seluruh warga kota tempat tinggal Miko. Tina dan Gina lebih bersemangat daripada yang lainnya. Hari ini mereka akan melihat bintang favorit mereka, Guy Sharpe. Ayo kita berangkat!, kata Gina. Miko dan Dino tidak begitu senang bertemu dengan binang film yang tampan itu. Mereka lebih suka tinggal di rumah bersama Riko. Miko mendesah, yah, kami terpaksa harus pergi, Riko, katanya. Hei, teman, mengapa kita tidak menontonnya di televise saja?, keluh Riko. Guy Sharpe, bintang film yang kaya dan terkenal dari Fly Guy, My Guy, Private Eye Guy, Sci-Fi Guy, dan film yang mendapat penghargaan Pie Guy, dulu besar di kotanya sebelum ia menjadi aktor terkenal. Sekarang seluruh penduduk kota mempersiapkan parade dan pertunjukan untuk menyambut kedatangannya. Penggemar Guy mengejar-ngejar untuk memotretnya. Maaf, saudara-saudara, aku tidak suka difoto., kata Guy.Ia tersenyum dan melambai-lambai ke arah kerumunan manusia disitu. Mereka menyukai aku! Aku menyukai diriku! Akulah bintang!, kata Guy. Semua orang menyukai Guy Sharpe kecuali Miko dan Dino. Siapa sih Guy Sharpe sebenarnya?, tanya Dino. Masih ingat?, tanya Miko. Kamu selalu terti dur kalau menonton filmnya., kata Miko. Parade itu membawa semua orang menuju ke sebuah panggung yang besar di taman. Tetepi kegembiraan itu tidak hanya disana. Pertunjukan film akbar hamper dimulai. Guy Sharpe berada di ruang gantinya, bersiap menjadi bintang dalam pertunjukan itu.Dialah yang dinanti-nanti! Dino merasa bosan. Miko mempunyai ide cemerlang. Mari kita membeli minuman dan popcorn! katanya. Dino ikut antre di barisan pertama yang dilihatnya, tetapi Miko memanggil Tito, Hai, Tito, dimana antrean stan popcorn?. Em.., sepertinya yang itu, kata teman-teman mereka yang lucu itu sambil menjatuhkan makanannya. Tetapi ketika Miko dan Dino telah sampai didepan antrean yang panjang, mereka mendapati bahwa mereka telah berada di antrean sukarelawan pasukan kebersihan. Bersih-bersih ? kata Miko sembari menyapukan alat pembersih hewan. Kotor sekali ! Dino ingin sekali mencampakan tugas-tugasnya dan melemparkan topi dan sapunya ke dalam timbunan sampah itu, tapi kemudian mereka mendengar suara yang galak. Ia adalah Harry Wolfe yang jahat !. Si Guy ini sebaiknya berhati -hati, geram Harry Wolfe kepada pembantunya. Setelah sinar pengecil tubuh ini menerpa dia, dia akan membayar mahal untuk kembali ke ukuran normal !.

Ketika Miko mendengar rencana mereka, ia tahu kalau ia harus menolong Guy Sharpe. Kita punya tugas memberantas kejahatan, kata Miko. Mio dan Dino mengikuti serigala besar yang jahat itu melewati stan-stan. Kalau kita dapat merebut cincin itu, kata Miki, kita dapat mengecilkan penipu itu dan menyapu mereka lalu memasukkannya ke tempat sampah. Mereka pura-pura menyapu. Ketika mereka memata-matai Harry Wolfe, tapi kemudian .hatsyi ! Dino bersin dan menubruk pembantu Harry. Harry Wolfe berusaha menyihir pahlawan itu menjadi berukuran kecil. Miko dan Dino berusaha menghindari serangan sinar pengecil tubuh itu. Ketika mereka melompat ke sebuah peti besar, rupanya tutupnya longgar dan mereka masuk kedalam peti ! Di rumah, Riko menikmati makanannya dan menonton pesta penyambutan itu di televise. Dan tentu saja pertunjukan ini belum lengkap tanpa kehadiran badut-badut, kata si pembawa acara. Riko menggonggong ketika ia melihat Miko dan Dino tampil di televisi ! Riko melihat peti itu tertutup, memerangkap tuannya di dalamnya. Riko tahu jalan menuju taman, dan ia segera lari ke sanasecepat mungkin untuk membantu Dino dan Miko. Gina dan Tina sedang asyik menonton pertunjukan. Mereka bahkan tidak melihat Riko yang lari melintas. Dengan menggunakan sebuah tongkat panjang warna hitam< ia menghampiri peti. Lalu anjing yang cerdik itu membuka penutup peti. Bagus, Riko ! kata Miko. Kukira kita terperangkap dalam peti ini karena tongkat rongsokan ini ! Riko memperlihatkan tongkat itu kepada Miko. Tunggu, kata Miko ini pasti peti ajaib! Sekarang kita dapat menyihir serigala jahat itu dan mencari Guy Sharpe sebelum mereka melakukannya. Miko dan Dino bergegas memburu trailer khusus tempat Guy Sharpe berada, tetapi kendaraan itu dikerubuti oleh penggemar yang sedang menunggu bintang film itu. Bahkan Tito berada dalam antrean untuk mencoba mendapatkan foto idolanya. Tapi Harry Wolfe tidak berada diantara kerumunan. Ia berada dalam trailer hendak menyihir Guy Sharpe menjadi kecil. Bagaimana kita dapat menembus kerumunan ini ? tanya Dino. Kelihatannya sudah tidak ada jalan lagi, kata Miko sambil mengarahkan tongkat ajaib itu ke puncak pohon. Tiba-tiba munculah seutas tali besar. Mereka memegang tali ajaib itu dan berayun ke jendela ruang ganti pakaian. Maaf, mengacaukan pestamu, kata Miko sambil membelokan sinar itu dari Harry Wolfe. Sinar pengecil itu memantul dan mulai mengecilkan segala sesuatu yang terkena olehnya, termasuk Harry Wolfe dan pembantunya. Oh ! kata Guy Sharpe sambil menyeka keringat dari wajahnya yang gugup. Bagaimana aku dapat membalas budi kepada kalian ?. Dengan Uang ? tanya Dino

Tidak, aku puny aide yang lebih baik, jawab Guy. Itu lebih barnilai daripada uang. Ia membubuhkan tanda tangan diatas dua buah foto dirinya yang besar dan dengan bangga ia memberikan kepada Miko dan Dino. Hai. Kata Miko sebenarnya kamu tidak perlu membalas budi. Darimana saja kalian ? tanya Gina ketika ia melihat Miko Kalian tidak menonton seluruh pertunjukan? tanya Tina kepada Dino. Yah, ceritanya panjang, kata Miko. Miko dan Dino memberikan foto Guy Sharpe kepada Gina dan Tina. Gina dan Tina sangat gembira. Hanya mereka di kota itu yang mendapatkan foto Guy. Lalu Miko dan Dino mendapat hadiah yang terbaik, pelukan bahagia dari Gina dan Tina.