You are on page 1of 3

Presentasi kasus : P2A2 Post SC a.i.

BSC Novita Anggun Permata Sari 110 2008 347

RESUME Pasien 35 tahun, G4P1A2 datang ke Poli kebidanan RSUD. Pasar Rebo diketahui usia kehamilan pasien 36 minggu. dengan Bad Obstetric History (BOH) G4P1A2 diketahui di kehamilan pertama pasien mengalami abortus spontan pada usia kehamilan 8 minngu, di kehamilan kedua pasien mengalami abortus inkomplet pada usia kehamilan 12 minggu da n dilakukan tindakan kuretase. Pasien pernah menjalani section caesarea 4 tahun yang lalu pada kelahiran anak ke-tiga atas indikasi gagal induksi (persalinan tidak maju) Pasien tidak merasakan mules-mules dan belum pernah merasakan adanya keluar cairan dari kemaluan. Pasien melakukan ANC di Puskesmas teratur sesuai jadwal yang diberikan. Pasien menggunakan KB Implant. H.P.H.T H.P.L Umur kehamilan Status Generalis Status Obstetri Inspeksi TFU Palpasi Status Ginekologis VT : tidak dilakukan Pemeriksaan Penunjang Lainnya USG (19 November 2012) Perkiraan usia : 34 weeks 3 days Biparietal Diameter : 9,15 cm Expectation Fetus Weight : 2712 gr.
1

: 28 Februari 2012 : 06 Desember 2012 : 36 minggu : Dalam batas normal : Perut tampak buncit, linea nigra (+) : 3 jari dibawah procesus xyphoideus : Nyeri tekan (-)

Laboratorium Jenis Pemeriksaan Hemoglobin Hematokrit Leukosit Thrombosit Masa Perdarahan Masa Pembekuan SGOT/ALAT SGPT/ASAT Ureum Kreatinin darah Gula darah sewaktu Penatalaksanaan Dilakukan Operasi SC Pada tanggal 27 November 2012 a.i. tidak memenuhi syarat kelahiran pervaginam dengan VBAC Score < 50% Lahir Bayi Laki-laki dengan Berat Badan : 3290 gr, Panjang Badan : 48 cm, A/S : 9/10 Dilakukan perawatan di ruang Delima kamar 303 selama 3 hari, Selama perawatan pasien diberikan terapi oral Asam Mefenamat 3 x 1 dan Cefadroxil 2 x 1 dan Terapi Injeksi Ceftriaxon 2 x 1, Ketorolax 3 x 1. Diagnosis dan Penatalaksanaan terhadap pasien tepat dan sesuai, Pasien pulang dalam kondisi baik pada tanggal 30 November 2012 dan melakukan kontrol. 24/11/12 13,3 39 7.140 417.000 300 1400 19 21 14,2 0,5 127 Satuan g/dl % Ul Ul Detik Detik U/L U/L mg/dl Mg/dl Mg/dl Nilai Normal 13,2-17,3 40-52 3800-10600 150000-440000 10-15 25-35 <35 <40 20-50 0,5-15 <200

ANALISA KASUS Pada kasus ini Ny.S. 35 tahun G4P1A2 diketahui usia kehamilan pasien 36 minggu. dengan Bad Obstetric History (BOH), diagnosa tersebut ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Dari anamnesis didapatkan bahwa pasien G4P1A2 datang ke Poli Kebidanan RSUD. Pasar Rebo dengan Bad Obstetric History (BOH) dimana pasien pernah mengalami dua kali abortus dan pernah menjalani operasi SC pada kelahiran anak ketiga empat tahun yang lalu. Dilakukan penilaian menggunakan VBAC Score dengan indikator penilaian Usia < 40 tahun ( score 2), Belum pernah menjalani persalinan pervaginam (score 0), Indikasi SC sebelumnya karena persalinan tak maju (score 0) total score VBAC 2 (<50%) tidak memenuhi syarat persalinan pervaginam. Pada pemeriksaan fisik ditemukan perut tampak buncit, tinggi fundus uteri 3 jari dibawah procesus xyphoideus, dan pada palpasi tidak didapatkan nyeri tekan. Penatalaksaan pada pasien ini yaitu dilakukan tindakan pembedahan section caesarea. Pada pemeriksaan Laboratorium terdapat Haemoglobin 13,3 g/dl, Hematokrit 39%, Trombosit 417.000, dan Leukosit 7.140. Os menjalani perawatan di Bangsal Delima mulai tanggal 26/11/2012. Pada tanggal 27/11/2012 dilakukan Sectio Caesaria lahir bayi laki-laki dengan Berat Badan 3290 gr, Panjang Badan : 48 cm, A/S : 9/10 . Post Sectio Caesaria diberikan terapi injeksi ceftriaxone 2x1gr, ketorolac 3x1 diganti dengan oral : cefadroxil 2x1, asam mefenamat 2x1, dan aff infus dan DC. Post Sectio hari ke 3 OS diperbolehkan rawat jalan. Indikasi dilakukan Sectio Caesaria pada kasus ini adalah karna adanya Riwayat SC sebelumnya, tidak memenuhi syarat persalinan pervaginam dan score VBAC 2/<50%. Prognosis pada kasus ini bonam, namun mengingat adanya risiko rupture uteri tindakan Sectio Caesaria perlu dibatasi dengan batas maksimal Tiga kali.