You are on page 1of 15

2.

Skenario B Blok XIX

Seorang bayi perempuan lahir di RSMP dari sekorang ibu yang bernama Ny. Ira, usia 25 tahun. Ny. Ira masuk rumah sakit karena keluar air-air bewarna kuning kehijauan sejak satu hari yang lalu. Ini merupakan kehamilan pertama, dengan usia 38 minggu. Selama hamil Ny. Ira menderita darah tinggi. Bayi Ny. Ira lahir secara spontan, warna ketuban, warna air ketuban hijau, kental dan berbau. Bayi lahir langsung menangis. Nilai skor APGAR 1 menit adalah 4 dan 5 menit adalah 8. Pemeriksaan Fisik Keadaan Umum ; PB: 45, BBL:2200 g, LK:32 cm Vital sign ; RR: 70x/menit, temp.: 36,6 oC, HR: 150x/menit Pemeriksaan khusus Kepala: hidung: napas cuping hidung (+) Thorax : retraksi dinding dada (+) epigastrium, suprasternal Ekstremitas : dalam batas normal.

2.3

Klarifikasi Istilah-Istilah 1. Air ketuban kuning kehijauan : Air ketuban yang kemungkinan tercampur dengan mikroba seperti streptokokkus, 2. Kehamilan 38 minggu : Masa dimana wanita membawa embrio / fetus ke dalam tubuhnya selama 38 minggu, dan bayi sudah siap untuk dilahirkan atau keadaan aterem. 3. Lahir spontan : proses lahirnya bayi pada letak belakang kepala yang dapat hidup dengan tenaga ibu sendiri dan uri, tanpa alat yang umumnya berlangsung kurang dari 24 jam melalui jalan lahir. 4. Skor APGAR : (Appearance, Pulse, Grimace, Activity, Respiration) Kelima nilai kriteria tersebut kemudian dijumlahkan untuk menghasilkan angka nol hingga 10 yang merupakan metode sederhana untuk menilai kondisi bayi yang baru lahir. 5. Napas cuping hidung : Suatu tanda dari respiratory distress / dispneu. Cuping hidung yang ikut bergerak saat bernafas, untuk membantu membuka jalan nafas.

6. Retraksi dinding dada : Tarikan pada dinding dada untuk bernafas. 7. Suprasternal : clavicula yang memanjang terletak diatas sternum 8. Epigastrium : Daerah perut bagian tengah dan atas antara angulus sterni.
2.4 Identifikasi Masalah

1. Ny. Ira 25 tahun melahirkan seorang bayi perempuan, masuk RSMP karena keluar air-air bewarna kuning kehijauan sejak 1 hari yang lalu . Ini merupakan kehamilan pertama, dengan usia 38 minggu 2. Selama hamil Ny. Ira menderita darah tinggi. 3. Bayi Ny. Ira lahir secara spontan, warna ketuban, warna air ketuban hijau, kental dan berbau. Bayi lahir langsung menangis. Nilai skor APGAR 1 menit adalah 4 dan 5 menit adalah 8. 4. Pemeriksaan Fisik Keadaan Umum ; PB: 45, BBL:2200 g, LK:32 cm Vital sign ; RR: 70x/menit, temp.: 36,6 oC, HR: 150x/menit 5. Pemeriksaan Khusus. Kepala: hidung: napas cuping hidung (+) Thorax : retraksi dinding dada (+) epigastrium, suprasternal
2.5 1. Analisis dan Sintesis Masalah a. Bagaimana kriteria air ketuban yang normal? (1,2,3)

Air Ketuban (Liquor amnii)

Ruangan yang dilapisi oleh selaput janin (amnion dan korion) berisi cairan ketuban (liquor amnii). Ciri-Ciri Kimiawi Volume air ketuban pada kehamilan cukup bulan kira-kira 1000-1500 cc. Air ketuban berwarna putih keruh, berbau amis, dan berasa manis. Reaksinya agak alkalis atau netral, dengan berat jenis1,008. Komposisinya terdiri atas 98% air, sisanya albumin,

urea, asam urik, kreatinin, sel-sel epitel, rambut lanugo, verniks caseosa, dan garam anorganik. Kadar protein kira-kira 2,6% g per liter, terutama albumin. Dijumpainya lesitin dan sfingomielin dalam air ketuban amat berguna untuk mengetahui apakah paru-paru janin sudah matang, sebab peningkatan kadar lesitin merupakan tanda bahwa permukaan paru-paru (alveolus) diliputi oleh zat surfaktan. Ini merupakan syarat bagi paru-paru untuk berkembang dan bernafas. Cara penilaiannya adalah dengan cara menghitung rasio L/S. Bila persalinan berjalan lama atau ada gawat janin atau letak janin sungsang, maka akan kita jumpai warna air ketuban yang keruh kehijauan, karena telah bercampur dengan mekoneum. Fungsi air ketuban Untuk proteksi janin, Mencegah perlekatan janin dengan amnion, Agar janin dapat bergerak dengan bebas, Regulasi terhadap panas dan perubahan suhu, Mungkin untuk menambah suplai cairan janin, dengan cara ditelan atau diminum, yang kemudian dikeluarkan melalui kencing janin, Meratakan tekanan intrauterin dan membersihkan jalan lahir bila ketuban pecah, Peredaran air ketuban dengan darah ibu cukup lancar dan perputarannya cepat, kirakira 350-500 cc. Air Ketuban untuk Diagnosis Akhir-akhir ini, air ketuban banyak menarik perhatian para peneliti, terutama untuk memonitor janin dalam kandungan, antara lain : Jenis kelamin bayi, Golongan darah ABO, Rhesus iso-imunisasi, Maturitas janin, Pemeriksaan tentang penyakit-penyakit. Untuk itu diperlukan analisa air ketuban yang diambil dengan cara amniosentesis transvaginal atau amniosentesis transabdominal. Asal Air Ketuban Kencing janin (fetal urine), Transudasi dari darah ibu, Sekresi dari epitel amnion, Asal campuran (mixed origin) Cara Mengenali Air Ketuban Dengan lakmus, Makroskopis : bau amis, adanya lanugo, rambut, dan veniks caseosa, bercampur mekoneum, Mikroskopis : lanugo dan rambut, Laboratorium : kadar urea (ureum) rendah dibanding dengan air kencing.
1.b. Apa penyebab keluar air ketuban kuning kehijauan? (4,5,6) Air ketuban yang berwarna kuning kehijauan disebabkan oleh beberapa faktor:

Infeksi

Infeksi Hamil lewat waktu Gangguan pada janin Air ketuban dapat terinfeksi bila sudah lama ketuban pecah dan tidak segera dipimpin persalinan, sehingga banyak kuman yang masuk. Hal ini dapat mengganggu keadaan bayi yang masih di dalam perut. Hamil lewat waktu Normalnya, kehamilan berlangsung selama 37 hingga 42 minggu. Lewat dari itu disebut hamil lewat waktu atau overdue pregnancy. Bila kehamilan melebihi 42 minggu maka plasenta akan semakin tua dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Plasenta yang sudah tidak berfungsi juga menyebabkan janin kekurangan pasokan oksigen. Selain itu, risiko pecah ketuban tinggi dan kemungkinan air ketuban yang pecah terminumoleh janin sangat besar, hal inidapat menyebabkan infeksi pada janin. disamping itu kehamilanlewat waktupun bisa menyebabkan air ketuban berwarna kuning kehijauan, hal ini erat kaitannya dengan pada kehamilan lewat waktu saluran pencernaan bayi sudah matang, sehingga dapat mengeluarkan mekonium. Mekonium inilah yang menyebabkan air ketuban berwarna kuning kehijauan. Gangguan pada janin Misalnya ibu kekurangan Oksigen oleh berbagai sebab (asma, hipertensi, diabetes melitus dll) atau adanya lilitan tali pusat pada bayi, sehingga bayi stress dan mekonium bayi keluar saat dalam kandungan sehingga air ketuban berwarna kuning kehijauan.

Bahaya air ketuban hijau terhadap bayi


Bila saat melahirkan air ketubannya tampak kuning kehijauan apalagi kental, dapat membahayakan keselamatan bayi. Bayi dapat terkena sindrom aspirasi meconium (Meconium Aspiration Syndrom) yaitu meconium terhisap oleh bayi pada saat lahir dan masuk ke paru-paru. Jika hal ini terjadi maka akan membahayakan bayi bahkan meningkatkan angka kematian bayi baru lahir.

Penyebab Pecah ketuban: Ketuban pecah bisa terjadi pada fase persalinan telah dimulai (telah ada kontraksi yang teratur dan pembukaan mulut rahim), namun bisa juga terjadi sebelum fase persalinan dimulai, yang disebut dengan ketuban pecah dini. Setelah ketuban pecah, maka terjadi hubungan antara janin dan dunia luar sehingga ada resiko terjadi infeksi. Apabila kehamilan telah cukup bulan maka persalinan harus segera dimulai, namun apabila kehamilan belum cukup bulan maka dokter akan memberikan anti biotik untuk mencegah infeksi dan menyuntikan obat untuk merangsang pematang paru janin. Tindakan persalinan akan dipelihara dahulu (konservatip) atau langsung dilakukan induksi persalinan akan disesuaikan dengan usia kehamilan, keadaan ibu dan janin. Ketuban pecah merupakan keadaan darurat ketika anda harus segera datang ke dokter, karena penundaan akan mengakibatkan terjadinya infeksi, air ketuban habis, atau keluarnya tali pusat (prolaps tali pusat) yang kesemuanya akan mengakibatkan meningkatnya angka

kematian dan kesakitan ibu dan bayi.


Infeksi Ketuban pecah atau merembes karena adanya kontraksi dari mulut rahim yang disebabkan infeksi. Penyebab paling sering infeksi dari vagina dengan gejala keputihan yang tidak normal (banyak, gatal, kuning kehijauan, bau amis), infeksi saluran kemih, infeksi di luar genital (infeksi gigi dan mulut). Infeksi akan merangsang pengeluaran mediator peradangan, memicu kontraksi, menginfeksi mulut rahim, lalu menjalar ke selaput ketuban (chorioamnionitis), sehingga selaput ketuban menipis dan mudah pecah ketika terjadi kontraksi. Bila ketuban pecah sebelum masuk fase aktif persalinan disebut ketuban pecah dini, maka jika lebih dari 24 jam akan menyebabkan infeksi pada bayi.

Ada beberapa faktor yang membuat ketuban pecah sebelum waktunya: 1. lnfeksi yang biasanya berawal dari kemaluan, lalu naik ke mulut rahim, leher rahim, dan dinding ketuban. Dinding ketuban paling bawah merupakan bagian yang paling rentan karena mendapat tekanan dari bobot janin, dan juga yang pertama mendapat infeksi dari kemaluan. 2. Gangguan pada leher rahim (cervix incompetence) sehingga dinding ketuban paling bawah mendapatkan tekanan yang semakin tinggi. 3. Posisi plasenta di bawah. Posisi plasenta yang baik di sebelah atas agak ke kiri atau kanan sedikit. 4. Tindakan invasif ke leher rahim, pemeriksaan medis atau upaya pengguguran. misalnya karena dinding

5. Gangguan terhadap jaringan kolagen penyangga amnion, misalnya kebiasaan merokok dan minum alkohol.

6. Tekanan di dalam rahim meningkat karena cairan ketuban berlebihan, kehamilan kembar, janin yang besar, atau adanya kelainan anatomis pada janin.

1.c Apa makna keluar ketuban kuning kehijauan sejak 1 hari yang lalu?(7,8,9) Infeksi Air ketuban dapat terinfeksi bila sudah lama ketuban pecah dan tidak segera dipimpin persalinan, sehingga banyak kuman yang masuk. Hal ini dapat menyebabkan ketuban kuning kehijauan dan mengganggu keadaan bayi yang masih di dalam perut.

Gangguan pada janin Misalnya ibu kekurangan Oksigen oleh berbagai sebab (asma, hipertensi, diabetes melitus dll) atau adanya lilitan tali pusat pada bayi, sehingga bayi stress dan mekonium bayi keluar saat dalam kandungan sehingga air ketuban berwarna kuning kehijauan. 1.d Bagaimana mekanisme keluarnya air ketuban kuning kehijauan?(10,1,2) Penyebab paling sering infeksi dari vagina dengan gejala keputihan yang tidak normal (banyak, gatal, kuning kehijauan, bau amis), infeksi saluran kemih, infeksi di luar genital (infeksi gigi dan mulut)Infeksi akan merangsang pengeluaran mediator peradanganmemicu kontraksi menginfeksi serviks uterimenjalar ke selaput ketuban (chorioamnionitis) selaput ketuban menipis dan mudah pecah ketika terjadi kontraksikeluarnya air ketuban kuning kehijauan Air ketuban kuning kehijauan karena Infeksi Air ketuban dapat terinfeksi bila sudah lama ketuban pecah dan tidak segera dipimpin persalinan, sehingga banyak kuman yang masuk. Hal ini dapat menyebabkan ketuban kuning kehijauan dan mengganggu keadaan bayi yang masih di dalam perut. Gangguan pada janin Misalnya ibu kekurangan Oksigen oleh berbagai sebab (asma, hipertensi, diabetes melitus dll) atau adanya lilitan tali pusat pada bayi, sehingga bayi stress dan mekonium bayi keluar saat dalam kandungan sehingga air ketuban berwarna kuning kehijauan.

1.e Apa hubungan usia ibu dengan kejadian?(3,4,5) Tidak ada hubungan, karena Ny. Ira hamil dalam usia 25 tahun adalah benar. (20-35 tahun) 1.f Apa dampak bagi bayi yang terkontaminasi air ketuban kuning kehijauan?(6,7,8) bayi mengalami infeksi intra partum
SAM (sindrom aspirasi mekonium) terjadi jika bayi menghirup mekonium yang tercampur dengan cairan ketuban, baik ketika bayi masih berada dalam rahim maupun sesaat setelah dilahirkan. Jika tidak segera dibersihkan atau diisap keluar dengan baik, maka saat bayi aktif bernapas setelah lahir, mekonium itu akan tersedot masuk ke jaringan paru. Mekonium yang terhirup bisa menyebabkan penyumbatan parsial (sebagian) ataupun total pada saluran pernafasan, sehingga terjadi gangguan pernafasan dan gangguan pertukaran udara di paru-paru. Selain itu, mekonium juga menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran udara, karena mengandung enzim yang bisa merusak sel epitel di saluran nafas bawah dan akhirnya menyebabkan suatu pneumonia kimiawi. Komplikasi aspirasi mekonium bisa menyebabkan kerusakan otak, pneumonia aspirasi, pneumotoraks, gangguan pernafasan yang menetap selama beberapa hari.

1.e Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan wanita hamil tergolong high risk?(9,10,1)

kehamilan resiko tinggimerupakan kondisi yang dapat berpengaruh pada keadaan ibu dan juga janinnya. Kondisi tersebut umumnya membahayakan dan disebabkan oleh faktor resiko yang beragam. Adapun faktor pemicu kehamilan resiko tinggi tersebut antara lain: 1. Umur ibu kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun. 2. 3. 4. 5. Tinggi badan ibu kurang dari 145cm. Berat badan ibu terlalu berlebih atau juga terlalu kurang. Telah memiliki anak lebih dari 4. Jarak antara kehamilan yang satu dan yang lain kurang dari 2 tahun.

6. Terdapat riwayat proses persalinan yang kurang baik. Hal ini mencakup riwayat seperti mengalami keguguran lebih dari 2 kali, mengalami persalinan premature lebih dari 2 kali, pernah mengalami kematian janin di dalam perut atau disebut dengan nama kematian perinatal, mengalami pendarahan hebat setelah melahirkan, terjadi kehamilan mola, pernah dibantu dengan cara obstetric operatif, mengalami pre-eklampsi dan juga eklampsi, terdapat riwayat inersia uteri dan operasi ginekologik serta hal-hal beresiko tinggi lainnya. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. Ibu menderita penyakit anemia. Ibu menderita penyakit hipertensi. Ibu mengalami pendarahan berlebihan di masa kehamilan. Terdapat sakit kepala yang hebat. Munculnya bengkak pada tungkai ibu. Terdapat kelainan pada janin. Bentuk panggul ibu menjadi tidak normal. Terdapat riwayat penyakit kronis misalnya diabetes dan lain-lain.

Faktor risiko terjadinya sindroma aspirasi mekonium adalah: kehamilan post-matur, preeklamsi, ibu yang menderita diabetes, ibu yang menderita hipertensi, persalinan yang sulit, gawat janin, hipoksia intra-uterin (kekurangan oksigen ketika bayi masih berada dalam rahim).

1.f. Apa makna kehamilan pertama dan usia kehamilan 38 minggu?(2,3,4) normal Normal 1.g Apa hubungan usia kehamilan dengan kasus?(5,6,7) Kehamilan aterem 37-42 minggu 1.h Apa hubungan status kehamilan yang pertama dengan kasus?(8,9,10)

Darah tinggi pada kehamilan

umumnya terjadi pada kehamilan yang pertama kali (primigravida)

karena pada primigravida pembentukan antibodi penghambat (blocking antibodies) belum sempurna sehingga meningkatkan risiko terjadinya darah tinggi dalam kehamilan. Perkembangan darah tinggi dalam kehamilan semakin meningkat pada umur kehamilan pertama dan kehamilan dengan umur yang ekstrem, seperti terlalu muda atau terlalu tua.

1.i Bagaimana embriologi perkembangan janin? (1,2,3) Di buku neonatus 2 a. Apa makna hipertensi selama kehamilan?(1,2,3) Hipertensi dalam kehamilan atau keracunan kehamilan atau preeklampsia-eklampsia Klasifikasi Sarwono 531 2.b. Apa dampak hipertensi dalam kehamilan?(4,5,6) 2.c. Apa kriteria hipertensi dalam kehamilan?(7,8,9) Sarwono 532 2.d. Apa penyebab hipertensi dalam kehamilan?(10,1,2) Faktor resiko Sarwono 532 3 a Bagaimana interpretasi dan mekanisme riwayat kelahiran bayi? (3,4,5) Infeksi Air ketuban dapat terinfeksi bila sudah lama ketuban pecah dan tidak segera dipimpin persalinan, sehingga banyak kuman yang masuk. Hal ini dapat menyebabkan ketuban kuning kehijauan dan mengganggu keadaan bayi yang masih di dalam perut. Gangguan pada janin Misalnya ibu kekurangan Oksigen oleh berbagai sebab (asma, hipertensi, diabetes melitus dll) atau adanya lilitan tali pusat pada bayi, sehingga bayi stress dan mekonium bayi keluar saat dalam kandungan sehingga air ketuban berwarna kuning kehijauan. Bayi lahir tidak langsung menangis(2,3,4): abnormal Bayi lahir spontan: (6,7,8) sarwono abu 100 Warna air ketuban hijau, kental dan berbau(9,10,1): abnormal

Tidak langsung bernafas, tidak ada upaya bayi untuk bernafas dan mengembangkan paru-paru. Skor APGAR 1 menit 4 dan 5 menit 8(5,6,7)

Skor APGAR 1 menit: 4: abnormal: sedang: memerlukan tindakan medis seperti penyedotan lender yang menyumbat jalan nafas, atau pemberian oksigen untuk membantu bernafas.

Skor APGAR 5 menit: 8: normal Appearance, Pulse, Grimace, Activity, Respiration

3.b. Bagaimana cara menilai skor APGAR?(10,1,2)

3.c .Apa penyebab bayi lahir tidak menangis?(8,9,10)

http://informasitips.com/bayi-tidak-menangis-saat-dilahirkan-penyebab-dan-cara-mengatasinya 3.d. Bagaimana kriteria keadaan bayi lahir normal?(1,2,3)

Pengertian bayi baru lahir normal adalah adalah bayi yang lahir dengan umur kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu, memiliki berat lahir 2500 gram hingga 4000 gram, ketika lahir langsung menangis dan tidak memiliki kelainan congenital (cacat bawaan).

Ciri-ciri Bayi Baru Lahir Normal Seorang bayi baru lahir dikatakan normal apabila memiliki ciri-ciri berikut: Bayi baru lahir normal memiliki berat badan 2,5 4 Kg Panjang badan 48 52 cm Lingkar dada 30 38 cm Lingkar kepala 33 35 cm Frekuensi jantung 120 160 kali/menit Pernafasan 60 40 kali/menit Kulit bayi baru lahir terlihat kemerahan dan licin karena jaringan sub kutan cukup Rambut lanugo tidak terlihat, rambut kepala biasanya telah sempurna Kuku agak panjang dan lemas Genitalia; untuk perempuan labia mayora sudah menutupi labia minora dan untuk laki-laki testis sudah turun, skrotum sudah ada Reflek hisap dan menelan sudah terbentuk dengan baik Reflek morrow atau gerak memeluk bila dikagetkan sudah baik Reflek graps atau menggenggam sudah baik memiliki eliminasi yang baik, mekonium untuk bayi baru lahir akan keluar dalam 24 jam pertama, mekonium berwarna hitam kecoklatan
4 a. Bagaimana interpretasi dan mekanisme pemeriksaan fisik?(4,5,6) PB 45 cm (7,8,9) (45-54 cm)

Bbl 2200 g(10,1,2) (2500-4000 gram)

Hipertensi vasokontriksi pasokan oksigen dan zat gizi ke janin berkurang


pertumbuhan janin menjadi lambat
LK 32 cm(3,4,5) (33-37 cm) RR 70x/menit(6,7,8) 30-60 Hipertensi vasokontriksi pasokan oksigen ke janin berkurangAsfiksia dan berbagai bentuk stres intrauterin dapat meningkatkan peristaltik usus janin disertai relaksasi sfinkter ani eksterna sehingga terjadi pengeluaran mekoneum ke

cairan amnion. Saat bayi dengan asfiksia menarik napas (gasping) baik in utero atau selama persalinan, terjadi aspirasi cairan amnion yang bercampur mekoneum ke dalam saluran napas. Mekoneum yang tebal menyebabkan obstruksi jalan napas, sehingga terjadi gawat napasnafas cepat Temp. 36,6(9,10,1) normal HR 150 x/menit(2,3,4) 100-180

a. Bagaimana interpretasi dan mekanisme pemeriksaan khusus?(7,8,9) Kepala : hidung : napas cuping hidung(10,11,1) Abnormal: Hipertensi vasokontriksi

pasokan

oksigen

ke

janin berkurangAsfiksia dan berbagai bentuk stres intrauterin dapat meningkatkan


peristaltik usus janin disertai relaksasi sfinkter ani eksterna sehingga terjadi pengeluaran mekoneum ke cairan amnion. Saat bayi dengan asfiksia menarik napas (gasping) baik in utero atau selama persalinan, terjadi aspirasi cairan amnion yang bercampur mekoneum ke dalam saluran napas. Mekoneum yang tebal menyebabkan obstruksi jalan napas, sehingga terjadi gawat napasnafas dalam Toraks : retraksi dinding dada (+) epigastrium, suprasternal(2,3,4) Abnormal: Hipertensi vasokontriksi

pasokan

oksigen

ke

janin berkurangAsfiksia dan berbagai bentuk stres intrauterin dapat meningkatkan


peristaltik usus janin disertai relaksasi sfinkter ani eksterna sehingga terjadi pengeluaran mekoneum ke cairan amnion. Saat bayi dengan asfiksia menarik napas (gasping) baik in utero atau selama persalinan, terjadi aspirasi cairan amnion yang bercampur mekoneum ke dalam saluran napas. Mekoneum yang tebal menyebabkan obstruksi jalan napas, sehingga terjadi gawat napas nafas dalam 5.b. Bagaimana hubungan keseluruhan hasil pemeriksaan dan keluhan pada kasus?(5,6,7) 6 Penyakit apa saja yang mungkin pada kasus ini?(8,9,10)

Hialin membrane Air ketuban warna kuning kehijauan Tacipnea Lahir tidak

Pneumonia aspiration

Meconium aspiration

langsung menangis Nafas cuping hidung Retaraksi dinding dada (+) epigastrium, supra sternal
7 Apa saja pemeriksaan penunjang dan cara mendiagnosa kasus ini?(1,2,3)

Penyakit apa saja yang paling mungkin terjadi pada kasus ini?(4,5,6) berat bayi lahir rendah, aspiksia neonatorum, distress pernapasan disebabkan meconium aspiration sindrom

Bagaimana tatalaksana pada kasus ini?(7,8,9)

PENGOBATAN setelah kepala bayi lahir, dilakukan pengisapan lendir dari mulut bayi. Jika mekoniumnya kental dan terjadi gawat janin, dimasukkan sebuah selang ke dalam trakeabayi dan dilakukan pengisapan lendir. Prosedur ini dilakukan secara berulang sampai di dalam lendir bayi tidak lagi terdapat mekonium. Jika tidak ada tanda-tanda gawat janin dan bayinya aktif serta kulitnya berwarna kehijauan, beberapa ahli menganjurkan untuk tidak melakukan pengisapan trakea yang terlalu dalam karena khawatir akan terjadipneumonia aspirasi. Jika mekoniumnya agak kental, kadang digunakan larutan garam untuk mencuci saluran udara. Setelah lahir, bayi dimonitor secara ketat. Pengobatan lainnya adalah: Fisioterapi dada (menepuk-nepuk dada) Antibiotik (untuk mengatasi infeksi) Menempatkan bayi di ruang yang hangat (untuk menjaga suhu tubuh) Ventilasi mekanik (untuk menjaga agar paru-paru tetap mengembang). Gangguan pernafasan biasanya akan membaik dalam waktu 24 hari, meskipun takipneu bisa menetap selama beberapa hari. Hipoksia intra-uterin atau hipoksia akibat komplikasi aspirasi mekonium bisa menyebabkan kerusakan otak. Aspirasi

mekonium jarang menyebabkan kerusakan paru-paru yang permananen PENATALAKSANAAN Tergantung pada berat ringannya keadaan bayi, mungkin saja bayi akan dikirim ke unit perawatan intensif neonatal ( neonatal intensive care unit [NICU]). Tata laksana yang dilakukan biasanya meliputi : 1. Umum Jaga agar bayi tetap merasa hangat dan nyaman, dan berikoksigen. 2. Farmakoterapi Obat yang diberikan, antara lain antibiotika. Antibiotika diberikan untuk mencegah terjadinya komplikasi berupa infeksi ventilasi mekanik. 3. Fisioterapi Yang dilakukan adalah fisioterapi dada. Dilakukan penepukan pada dada dengan maksud untuk melepaskan lendir yang kental. Pada SAM berat dapat juga dilakukan: Pemberian terapi surfaktan. Pemakaian ventilator khusus untuk memasukkan udara beroksigen tinggi ke dalam paru bayi. Penambahan nitrit oksida (nitric oxide) ke dalam oksigen yang terdapat di dalam ventilator. Penambahan ini berguna untuk melebarkan pembuluh darah sehingga lebih banyak darah dan oksigen yang sampai ke paru bayi. Bila salah satu atau kombinasi dari ke tiga terapi tersebut tidak berhasil, patut dipertimbangkan untuk menggunakan extra corporeal membrane oxygenation(ECMO). Pada terapi ini, jantung dan paru buatan akan mengambil alih sementara aliran darah dalam tubuh bayi. Sayangnya, alat ini memang cukup langk.
10 Bagaimana Prognosis pada kasus ini?(10,1,2)

Dubia ad bonam
11 Apa saja komplikasi pada kasus ini?(3,4,5)

1. Displasia bronkopulmoner 2. Pneumotoraks 3. Aspirasi pnemonia Bayi yang menderita SAM berat mempunyai kemungkin lebih besar untuk menderita mengi (wheezing) dan infeksi paru dalam tahun pertama kehidupannya. Tapi sejalan dengan perkembangan usia, ia bisa meregenerasi jaringan paru baru.

Dengan demikian, prognosis jangka panjang tetap baik. Bayi yang menderita SAM sangat berat mungkin akan menderita penyakit paru kronik, bahkan mungkin juga menderita abnormalitas perkembangan dan juga ketulian. Pada kasus yang jarang terjadi, SAM dapat menimbulkan kematian
12 Bagaimana kompertensi dokter umum untuk kasus ini?(6,7,8)

3B. Gawat darurat Lulusan dokter mampu membuat diagnosis klinik dan memberikan terapi pendahuluan pada keadaan gawat darurat demi menyelamatkan nyawa atau mencegah keparahan dan/atau kecacatan pada pasien. Lulusan dokter mampu menentukan rujukan yang paling tepat bagi penanganan pasien selanjutnya. Lulusan dokter juga mampu menindaklanjuti sesudah kembali dari rujukan.
13 Bagaimana pandangan islamnya?(9,10,1)

13.5Kerangka Konsep 13.6Hipotesis Bayi perempuan Ny. Ira lahir spontan aterem, berat bayi lahir rendah, aspiksia neonatorum, distress pernapasan disebabkan idiopatik respiratory distress sindrome.