You are on page 1of 1

m i n g g u ,

1 8

j a n u a r i

2 0 0 9

A r i f

a b u b a k a r

zat ekstraktif mangga


ANALISIS KADAR ZAT EKSTRAKTIF BATANG MANGGA A. Deskripsi Buah Mangga Mangga atau mempelam adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota, dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiahnya adalah Mangifera indica. Pohon mangga termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang struktur batangnya (habitus) termasuk kelompok arboreus, yaitu tumbuhan berkayu yang mempunyai tinggi batang lebih dari 5 m. Mangga bisa mencapai tinggi 10-40 m. Nama buah ini berasal dari Malayalam maanga. Kata ini dipadankan dalam bahasa Indonesia menjadi mangga; dan pada pihak lain, kata ini dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango (bahasa Inggris) dan lain-lain. Nama ilmiahnya sendiri kira-kira mengandung arti: (pohon) yang berbuah mangga, berasal dari India Sifat-sifat mangga, antara lain: 1. Sifat kimia mangga Gusmailina dan Setiawan (1996) dalam Hamdi (2006) menyatakan bahwa kandungan holoselulosa mangga adalah 62,64%, kadar air 8,10%, alpha selulosa 49,39%, lignin 26,39%, pentosan 15,44%, abu 0,95%, dan silika 0,18%. 2. Sifat fisis mangga Dalam penelitian sifat fisis mangga yang dilakukan Kasim (2001) diketahui bahwa, kerapatan batang buah mangga adalah 0,63 g/cm , kadar air 13,73%, pemuaian maksimum arah tangensial 9,66%, penyusutan maksimum arah tangensial 4,82%.

By, arif abubakar, S.Hut