You are on page 1of 8

Gambaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita dan Faktor- Faktor yang Berhubungan di Posyandu Kemuning, Kelurahan

Kerawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat Periode 12 Disember 2011 - 14 Desember 2011

Oleh Nurul Syamimi binti Sajali Atiqah binti Yahya Mohamad Hafiz Ismail Azril Ishak bin Zaharudin 11-2009-264 11-2009-261 11-2009-228 11-2009-263

Kepaniteraan Klinik Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jakarta, Desember 2011
i

Gambaran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada Balita dan Faktor- Faktor yang Berhubungan di Posyandu Kemuning, Kelurahan Kerawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat Periode 12 Disember 2011 - 14 Desember 2011

Lembar Persetujuan Jakarta, Desember 2011

Penelitian ini disetujui oleh: Pembimbing

(dr. Diana L. Tumilisar)

Penguji I

Penguji II

(dr. Djap Hadi Santoso, M.Kes)

(dr. Melda Suryana, Mepid)

ii

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karuniaNya sehingga kami dapat menyelesaikan penelitian ini tepat pada waktunya. Penelitian ini kami laksanakan dalam rangka menjalankan Kepaniteraan Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana, yang berlokasi di Posyandu Kemuning, Kelurahan Kerawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat 12 Disember 2011 sampai 14 Desember 2011. Besar harapan kami bahwa penelitian ini dapat berguna bagi seluruh pembaca, bahkan bagi seluruh Lembaga Pendidikan. Dalam kesempatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada dr. Diana Tumilisar selaku dosen pembimbing kami dan semua pihak yang telah ikut memberikan dukungan dan bantuan yang nama-namanya tidak dapat kami sebutkan satu persatu, hingga penelitian ini dapat diselesaikan dengan baik. Kami menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan dalam penelitian ini, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun sehingga di masa mendatang dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

Jakarta, Desember 2011

Penyusun

iii

Gambaran Pemberian Makanan Tambahan pada Balita dan Faktor Faktor yang Berhubungan di Posyandu Kemuning, Kelurahan Kerawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat 12 Disember 2011 sampai 14 Desember 2011 Abstrak Berdasarkan Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SKDI) 2002-2003 didapati data Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Posyandu pada anak usia 2 tahun hanya mencakup 64% dari total 300 anak. Persentase tersebut menurun seiring dengan bertambahnya usia anak yaitu 46% pada anak usia 2- 3 tahun dan 14 % pada anak usia 4 5 tahun. Sejak tahun 2006, World Health Organization (WHO) mencatat jumlah ibu yang memberi makanan tambahan kepada anak di bawah usia 1 tahun mencakup 64% total anak yang ada, 46% pada anak usia 2-3 tahun, dan 14% pada anak usia 4- 5 tahun. Berdasarkan penelitian Haryani (2011) pula menyatakan terdapat 37% dari ibu ibu yang mempunyai Balita tidak pernah mendapatkan informasi khusus tentang program PMT. Dari semua data data ini, di tambah pula dengan belum pernah dilakukan penelitian mengenai gambaran program PMT di Kelurahan Kerawang Kulon, dikhawatirkan pelaksanaan PMT di Posyandu yang menurun di kalangan ibu- ibu menyebabkan masalah ini sulit teratasi. Bertolak dari kenyataan ini maka dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran PMT dan faktor faktor yang berhubungan di Kelurahan Kerawang Kulon. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif cross sectional dengan uji statistik analitik non-parametrik chi square dengan batas signifikan 0,05. Populasi target adalah seluruh Balita yang tinggal di Kelurahan Kerawang Kulon dan populasi terjangkau adalah Balita yang mengunjungi Posyandu Kemuning, Kelurahan Kerawang Kulon, Kecamatan Kerawang Barat pada tanggal 12 Desember 2011 sampai dengan14 Desember 2011. Diambil sampel 106 orang dengan cara non probability sampling dengan metode consecutive sampling. Hasil penelitian didapatkan sebaran sebanyak 50% responden mengatakan gambaran PMT kurang, sebaran menurut umur responden sebanyak 55,7% di antara umur 20 35 tahun, sebaran menurut jumlah anak sebanyak 53,8% responden mempunyai 1 hingga 2 anak, sebaran menurut pendidikan responden sebanyak 57,5% responden berpendidikan rendah, sebaran menurut pekerjaan responden sebanyak 76,4 % dari responden tidak bekerja, sebaran menurut pendapatan keluarga sebanyak 67,0% responden berpendapatan rendah, sebaran menurut pengetahuan sebanyak 47,2% responden berpengetahuan kurang. Didapatkan hubungan yang bermakna (p< 0.05) antara umur antara 20 35 tahun dengan gambaran PMT kurang, terdapat hubungan bermakna antara jumlah anak antara 1 2 anak dengan gambaran PMT kurang, terdapat hubungan bermakna antara pendidikan rendah dengan gambaran PMT kurang, terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan rendah dengan gambaran PMT kurang. Didapatkan hubungan tidak bermakna (p>0.05) antara responden tidak bekerja dengan gambaran PMT kurang, tidak ada hubungan bermakna antara pendapatan keluarga rendah dengan gambaran PMT kurang.

Kata Kunci : Pemberian Makanan Tambahan (PMT), faktor berhubungan PMT, gambaran PMT.

iv

Abstract

According to data from Indonesia Demographic Health Survey (SKDI) 2002-2003, the Supplementary Feeding (PMT) in Integrated Health Center (IHC) among children aged 2 years cover only 64% of the total 300 children. The percentage declines with increasing age of children, namely 46% in children aged 2-3 years and 14% in children aged 4-5 years. Since 2006, the World Health Organization (WHO) noted the number of mothers who gave extra food to children under the age of 1 year covering 64% of the total existing child, 46% in children aged 2-3 years, and 14% in children aged 4 - 5 years. Additionally, according to Haryani (2011), as much as 37% of mothers, who have children under the age of 5 years, have not gained any specific information about Supplementary Feeding in IHC program. From all the data plus there is never a research done regarding the description of the program at the Kelurahan Kerawang Kulon, it is feared that the implementation of the Supplementary Feeding in IHC in Posyandu declining among mothers led to this difficult issue is resolved. Based on this fact, we conducted a research to determine the representation of the Supplementary Feeding in IHC and related factors in Kelurahan Kerawang Kulon. The design study is descriptive cross sectional, analytic statistical tests with non-parametric chi square with significantly limit of 0.05. The target population was all young children under 5 years old, who live in the Kelurahan Kerawang Kulon and accessible population are young children under 5 years old visiting the Posyandu Kemuning, Kelurahan Kerawang Kulon, Kecamatan Kerawang Barat in 12 Desember 2011 to14 Desember 2011. Sampled 106 people were chosen by non probability sampling with consecutive sampling method. The results obtained distribution according to the representation of the Supplementary Feeding in IHC as much as 50% of respondents are less, the distribution of mothers age as much as 55.7% of respondents are between 20 35 years old, the distribution according to the number of children as much as 53.8% of respondents have children between 1 to 2 children, the distribution according to education as much as 57.5% of respondents were less educated, the distribution according to occupation as much as 76.4% of respondents were not working, the distribution of family incomes below the poverty line by 67.0%, the distribution according to the knowledge of Supplementary Feeding in IHC as much as 47.2% of respondents were less knowledgeable. We found a significant association (p <0.05) between the age of respondents and the less representation of the Supplementary Feeding in IHC, significant association between the according to the number of children and the less representation of the Supplementary Feeding in IHC, significant association between respondents education and the less representation of the Supplementary Feeding in IHC, and there is significant association between the knowledge of Supplementary Feeding in IHC and the less representation of the Supplementary Feeding in IHC. We found insignificant association (p<0.05) between the according to the respondents occupation and the less representation of the Supplementary Feeding in IHC, insignificant association between family income and the less representation of the Supplementary Feeding in IHC. Keywords: Supplementary Feeding (PMT), related factors of PMT, representation of PMT

Daftar Tabel

Tabel 2.1

Jadwal Pemberian Makanan Tambahan pada Bayi (Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia/IDAI)

18

Table 2.2

Jadwal Pemberian Makanan Tambahan Menurut Umur Bayi, Jenis Makanan dan Frekuensi Pemberian

19

Tabel 2.3

Makanan Tambahan Anak Usia 6-24 Bulan

20

Tabel 4.1

Sebaran Terhadap Gambaran PMT pada Balita di

Posyandu

38

Kemuning, Kelurahan Kerawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat 12 Disember 2011 sampai 14 Desember 2011 Tabel 4.2 Sebaran Responden Menurut Umur, Jumlah Anak, Pendidikan, Pekerjaan Pengetahuan, di Posyandu Kemuning, Kelurahan
39

Kerawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat 12 Disember 2011 sampai 14 Desember 2011 Tabel 4.3 Hubungan Antara Umur Ibu, Jumlah Anak, Pendidikan, Pekerjaan Pendapatan Keluarga, Pengetahuan, dengan Gambaran PMT pada Balita di Posyandu Kemuning, Kelurahan Kerawang Kulon,
40

Kecamatan Karawang Barat 12 Disember 2011 sampai 14 Desember 2011

vi

DAFTAR SINGKATAN

1) SKDI 2) PMT 3) WHO 4) Balita

: Survey Demografi Kesehatan Indonesia. : Pemberian Makanan Tambahan. : World Health Organisation : Bawah Lima Tahun

5) Depkes RI : Departmen Kesehatan Republik Indonesia. 6) Posyandu 7) UPGK 8) GAKY 9) PSG 10) ASI : Pos Pelayanan Terpadu. : Upaya Perbaikan Gizi Keluarga : Gangguan Akibat Kekurangan Yodiym : Pemantauan Status Gizi. : Air Susu Ibu.

11) Puskesmas: Pusat Kesehatan Masyarkat. 12) KMS 13) BOK : Kartu Menuju Sehat. : Bantuan Operasional Kesehatan.

14) MP ASI : Makanan Pendamping ASI. 15) PHBS 16) HMA 17) UHT 18) TPG 19) BB 20 TB 21) PB 22) PASI 23) RI 24) SPSS : Perilaku Hidup Bersih Sehat. : Hari Makan Anak. : Ultra High Temperature. : Tenaga Pelaksana Gizi. : Berat Badan. : Tinggi Badan. : Panjang Badan. : Pendamping ASI. : Republik Indonesia. : Stastical Package for the Social Science.

vii

25) NKKBS 26) SD 27) SMP 28) SMA 29) SMK 30) KIE 32) PSPD 33) D3 34) S1 35) S3

: Norma Keluarga Kecil yang Bahagia dan Sejahtera. : Sekolah Dasar. : Sekolah Menengah Pertama. : Sekolah Menengah Atas. : Sekolah Menengah Kejuruan. : Komunikasi, Informasi, dan Edukasi. : Program Studi Pendidikan Dokter. : Diploma. : Sarjana. : doktor.

viii