You are on page 1of 19

BENCANA ATMOSPHERIC

Presentasi Oleh :
1. 2. 3. 4. 5. Anisa Rahmandani Iin Istiqomah Nur Janah Muhammad Taufik Okta Fitri Nurhayati Ulil Fikri Nurhakimah (05) (14) (17) (23) (29)

X-7

Pengertian Bencana Atmospheric


Menurut Bu Chatarina Muryani, Dosen Geografi Fakultas Ilmu Pendidikan UNS, Bencana adalah kejadian baik fenomena alam atau perbuatan manusia yang menimbulkan kerugian. Misalnya tanah longsor, banjir, kebakaran, angin puting beliung, gempa bumi, dsb. Sedangkan Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelimuti bumi.

Jadi, bencana atmospheric adalah fenomena atau bencana yang terjadi karena gejala-gejala alam yang ada di atmosfer. Atmosfer dikenal sebagai udara yang berada di sekitar kita dengan ketinggian hingga 1.000 kilometer. Atmosfer terbentuk sewaktu Bumi ini tumbuh, gas-gas yang terjebak di dalam planetesimal tadi lepas sehingga menyelimuti bola Bumi.

Lama-kelamaan, gas oksigen dilepaskan oleh tumbuhan pertama di Bumi sehingga udara di atmosfer purba bertambah tebal hingga saat ini.

Sifat atmosfer :
1. Tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak bisa dirasakan kecuali dalam bentuk angin. 2. Dinamis dan elastis atau dapat mengembang atau mengerut. 3. Transparan terhadap beberapa bentuk radiasi. 4. Mempunyai berat sehingga memiliki tekanan.

Kandungan dalam lapisan atmosfer Bumi :


- Nitrogen 78,17% - Oksigen 20,97% - Argon 0,98% - Karbon dioksida 0,04% - Sisanya adalah zat lain, seperti Kripton, Neon, Xenon, Helium, Higrom dan Ozon

Lapisan-lapisan atmosfer Bumi terdiri dari :


1. Troposfer / Troposfir Ketinggian : 0 - 15 km Suhu : 17 (-52)C Gas atmosfer : 80% 2. Stratosfer / Stratosfir Ketinggian : 15 - 40 km Suhu : -57 C Terdapat lapisan Ozon yang berguna menahan sinar UV.

3. Mesosfer / Mesosfir Ketebalan : 45 - 75 km Suhu : -140C Suhu yang sangat rendah dapat menyebabkan awan Noctilucent yang terdiri dari kristal-kristal es. 4. Thermosfer / Thermosfir Ketebalan : 75 - 100 km Suhu : 80C

5. Ionosfer / Ionosfir Ketebalan : 50 - 100 km Bersifat memantulkan gelombang radio. Karena ada penyerapan radiasi dan sinar UV maka menyebabkan timbul lapisan bermuatan listrik sehingga suhunya menjadi tinggi.
6. Eksosfer / Eksosfir Ketebalan : 500 - 700 km Suhu : -57C Tekanan udara : 0 cmHg

Fungsi atmosfer bagi bumi dan kehidupan :


1. Sebagai sumber gas-gas penting yang digunakan dalam proses kehidupan makhluk hidup di bumi. Oksigen misalnya, merupakan gas yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk lain di bumi. Demikian pula Karbon dioksida , dan Nitrogen yang terdapat dalam atmosfer, sangat diperlukan dalam proses kehidupan tumbuhan di bumi.

2. Sebagai penyaring (filter) radiasi sinar matahari. Lapisan Ozon yang terdapat pada atmosfer membantu menahan radiasi sinar matahari yang dapat merusak organ tubuh atau bahkan menyebabkan kematian pada makhluk hidup yang di bumi.

3. Sebagai penyangga (buffer) suhu di bumi. Gas dan uap air yang terdapat pada atmosfer menyerap dan meneruskan atau memantulkan radiasi yang diterimanya.

4. Sebagai pengatur kelestarian proses cuaca dan iklim di bumi. Contoh daur hidrologi (pembentukan awan dan hujan) berpengaruh bagi cuaca dan iklim yang berlangsung di atmosfer Bumi.

Seandainya Bumi tidak memiliki atmosfer, maka kehidupan makhluk hidup akan terganggu. Tanpa Oksigen yang ada di atmosfer mustahil makhluk hidup bisa bertahan hidup. Tanpa proses penyaringan radiasi sinar matahari yang ada di atmosfer, daratan di Bumi mungkin akan tenggelam karena seluruh es di kutub Bumi akan mencair. Tanpa proses penyanggaan oleh atmosfer suhu Bumi bisa mencapai 93C pada siang hari dan -184C pada malam hari.

Manfaat atmosfer bagi kehidupan :


1. Melindungi Bumi dari radiasi sinar matahari yang sangat berbahaya bagi kehidupan. 2. Melindungi Bumi dari jatuhnya benda-benda angkasa yang akan memasuki Bumi. 3. Membantu penelitian di bidang meteorologi dan klimatologi, khususnya prakiraan cuaca, baik jangka panjang maupun jangka pendek.

d. Cuaca sangat penting di bidang pertanian, perhubungan, pelayaran, penerbangan, dan lain sebagainya. e. Ionosfer memiliki peranan yang penting dalam proses komunikasi karena dapat memantulkan gelombang radio.

Bencana-bencana yang ada di atmosfer :


1. Sampah-sampah atmosfer Contoh : satelit Bumi, meteor, dan benda langit lain. Solusi : Memanfaatkan medan magnet Bumi, berinteraksi dengan ionosfer untuk menghasilkan gaya tarik, atau satelit dipindahkan ke orbit yang lebih rendah agar terbakar di atmosfer.

b. Lapisan ozon yang semakin menipis

Jika lapisan ozon menipis dan berlubang maka akan berakibat sangat besar pada bumi,dan berakibat pada seluruh aktivitas bumi, yang berhubungan dengan lautan dan daratan. Karena ozon sangat berperan sekali dalam perlindungan bumi.