You are on page 1of 2

Contoh perhitungan tabungan Deposito :

1. Ny. Gita mempunyai deposito berjangka dg waktu 6 bln. Besarnya nominal deposito Rp40.000.000,- Bunga 18% per tahun dan bunga diambil setiap bulan tunai. Pertanyaan : Berapa jumlah bunga tabungan Ny. Gita yg diterima setiap bulan dg pajak 15%. Jawab : Bunga = = Rp 600.000,-

Pajak = 15% x Rp 600.000,- = Rp 90.000,Bunga bersih per bulan = Rp 510.000,-

2. Tn. Roy membeli 10 lembar sertipikat deposito, dg nominal @ Rp10.000.000,- bunga 14% per th, dan diambil dimuka. Jangka waktu sertipikat deposito 12 bulan, pembayaran secara tunai. Pertanyaan : Berapakah juml uang yg hrs Tn. Roy bayar kpd pihak bank jika dikenakan pajak 15%. Jawab : Total sertifikat deposito 10 x Rp 10 jt = Rp 100.000.000,Bunga = x 12 = Rp 14.000.000,= Rp 2.100.000,= Rp 11.900.000,-

Pajak = 15% x Rp14.000.000,Bunga bersih 12 bulan

juml. yg harus dibayar = Rp 100.000.000 Rp 11.900.000 = Rp 88.100.000,-

3. Tgl. 16 Juli 2009 Bp. Marzuki membuka deposito berjangka senilai Rp 40.000.000,- unt jangka waktu 3 bln. Bunga 9% per tahun, diambil setiap bulan tunai. Karena suatu hal Bp. Marzuki mencairkan depositonya pada tanggal 14 September 2009, mk ia dikenakan penalty rate sebesar 3%, dengan pengenaan pajak 15%. Pertanyaan : Berapakah denda yg harus dibayar oleh Bp. Marzuki. Jawab : Periode deposito adalah : 16/7 ------------- 16/8 -------------- 16/9 -------------- 16/10

14/9 dicairkan Bunga yg sdh diterima pd bln Juli : x1 Pajak = 15% x Rp 300.000,Bunga yg sdh diterima = Rp 300.000,= Rp 45.000,= Rp 255.000,-

Perhitungan bunga krn penalty rate = 9% - 3% = 6% Bunga bln 1 = Bunga bln 2 = = Rp 200.000,x 28 hr = Rp 186.666,Rp 386.666,-

Denda yg harus dibayar Bp. Marzuki adl : Rp 386.666 Rp 255.000 = Rp 131.666,-