You are on page 1of 84

1

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang ISPA adalah infeksi yang terutama mengenai struktur saluran pernafasan atas dan pernafasan bawah secara simultan atau berutan (Nelson, 199 ! penyakit infeksi ini dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme (terutama "irus! dan biasanya ditandai dengan batuk, pilek, kadang demam dan nyeri tenggorokan# $erbagai penyakit saluran pernapasan khususnya ISPA ini merupakan masalah kesehatan mayarakat yang mempunyai dampak luas di masyarakat dimana penyakit ISPA adalah merupkan penyebab yang mengkuatirkan dan ditakuti oleh masyarakat karena dapat menyebabkan komplikasi yang berat, dan %ika tidak segera ditolong akan menyebabkan kematian pada anak atau paling tidak akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak# (&epkes 'I, 199(! ISPA masih merupakan masalah kesehatan yang penting karena menyebabkan kematian bayi dan balita yang cukup tinggi yaitu kira ) kira 1 dari * kematian yang ter%adi# Setiap anak diperkirakan mengalami + ) episode ISPA setiap tahunnya# *,- . ,- dari kun%ungan di

Puskesmas adalah oleh penyakit ISPA# &ari seluruh kematian yang disebabkan oleh ISPA mencakup /,- . +,-#

Salah satu upaya pemerintah di Nusa 0enggara $arat khususnya 1ombok $arat adalah menekankan pada pengobatan penderita ISPA adalah dengan pemberian e2pectorant, anti piretik, dian%urkan untuk minum air buah# 3paya yang lebih diperhatikan sebelum ter%adinya penyakit ISPA adalah pemberian imunisasi lengkap, pemberian makanan yang bergi4i sehingaa anak dengan status gi4i baik, lingkungan di dalam rumah harus sehat, misalnya sirkulasi udara baik, bebas debu dan polusi lain# ($ulletin of 5ealth Study, /,,+! &ari catatan medik di Puskesmas 6unung Sari 7ecamatan 6unung Sari 7abupaten 1ombok $arat dalam dua tahun terakhir %umlah penderita pada tahun /,,8 adalah sebanyak /981 orang dan pada tahun /,,9 sebanyak + 91 orang# Peningkatan yang terbanyak di salah satu desa, peningkatan tersebut disebabkan karena

ketidakmampuan keluarga dalam men%alankan salah satu dari ( tugas keluarga : yaitu ketidakmampuan keluarga mengenal masalah (penyakit ISPA!# 7etidak mampuan keluarga mengambil keputusan yang tepat ketidak mampuan keluarga memelihara atau memodi"ikasi lingkungan serta ketidak mampuan keluarga dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada# Adapun program yang ditawarkan untuk menurunkan kesakitan (penyakit ISPA! adalah penyuluhan yang dilakukan oleh para tenaga kesehatan yang ada di P7; 6unung Sari 7ecamatan 6unung Sari 7abupaten 1ombok $arat diantaranya dengan melakukan

penyuluhan . penyuluhan di setiap kun%ungan baik di klinik, rumah maupun kelompok . kelompok masyarakat seperti di P77 serta melakukan pengobatan berkala untuk dapat menekan dan mengontrol para penderita penyakit ISPA# &ata tersebut memberikan gambaran bahwa penyakit ISPA perlu mendapat perhatian dan penanganan yang baik sehingga peneliti merasa tertarik mengadakan penulisan dengan %udul < Asuhan 7eperawatan 7eluarga &engan Salah Satu anggota 7eluarga ;enderita Penyakit ISPA di P7; 6unung Sari 7ecamatan 6unung Sari 7abupaten

1ombok $arat <# 1.2 Rumusan Masalah $erdasarkan latar belakang diatas penulis mengambil rumusan masalah sebagai berikut : 1! $agaimana ;elakukan pengka%ian data pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderira ISPA = /! $agaimana ;enentukan diagnosa keperawatan pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderita ISPA = +! $agaimana ;enyusun dan merumuskan rencana Asuhan

7eperawatan pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderita ISPA =

*!

$agaimana ;elaksanakan tindakan keperawatan dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga yang menderita ISPA =

(!

$agaimana ;elakukan menilai tingkat keberhasilan selama melakukan perawatan pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderita ISPA =

$agaimana ;endokumentasikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota

keluarga menderita ISPA = 1.3 Tujuan Penelitian 1#*#1 0u%uan 3mum ;ampu melakukan Asuhan 7eperawatan 7eluarga dan menerapkan pola pikir ilmiah dengan memberikan Asuhan 7eperawatan untuk memecahkan masalah keluarga sehingga memperoleh pengalaman nyata dalam memberikan Asuhan 7epewatan 7eluarga dengan ISPA# 1#*#/ 0u%uan 7husus Setelah melakukan pelaksanaan Asuhan 7eperawatan 7eluarga pada salah satu anggota keluarga menderita ISPA sampai dengan penerapan langsung maka di harapkan penulis mampu : 1! ;elakukan pengka%ian data pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderira ISPA#

/!

;enentukan

diagnosa

keperawatan

pada

keluarga

dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderita ISPA = +! ;enyusun dan merumuskan rencana Asuhan

7eperawatan pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderita ISPA# *! ;elaksanakan tindakan keperawatan dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga yang menderita ISPA# (! ;elakukan menilai tingkat keberhasilan selama

melakukan perawatan pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderita ISPA# ! ;endokumentasikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan baik dan benar dengan salah satu anggota keluarga menderita ISPA# 1. Man!aat Penelitian 1#*#1 Instansi Pelayanan 7esehatan ;emberikan masukkan bagi instansi

pelayanan . pelayanan kesehatan dalam meningkatkan pelayanan dan pengawasan dan kesehatan, khususnya pada bayi dan balita#

1#*#/

$agi Perawatan 7eluarga 7eluarga dapat memperoleh pengetahuan yang

bermanfaat yang berhubungan dengan keadaan pasien dengan pen%elasan yang diberikan oleh perawat# 1#*#+ $agi Anggota Profesi &apat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan profesi sehingga diikuti oleh profesi lain# 1#*#* $agi Institusi Pendidikan Sebagai bahan masukkan untuk lebih meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan terutama dibidang keperawatan# 1." Met#$e Penelitian 1#(#1 0ekhnik >awancara ?aitu melakukan tanya %awab dengan pasien dan keluarga untuk memperoleh data ) data meliputi : struktur dan sifat keluarga, pemenuhan kebutuhan hidup sehari.hari, reproduksi faktor sosial budaya, ekonomi, lingkungan, psikologis, dera%at kesehatan dan pengka%ian kesehatan secara fungsional 1#(#/ 0ekhnik @bser"asi meliputi @bse"asi langsung (obse"asi partisipasi! yaitu dilakukan untuk mendapatkan data melalui pemeriksaan fisik dengan cara inspeksi, palpasi, auskulatsi, perkusi terhadap tiap.tiap anggota keluarga#

1#(#+

0ekhnik &okumentasi ?aitu untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan pre"alensi %umlah keluarga dan penyakit yang diderita oleh keluarga#

1#(#*

Studi 7epustakaan ?aitu didapatkan untuk mendapatkan konsep dasar keluarga dan konsep dasar asuhan keperawatan keluarga#

1.%

&istimatika Penulisan Secara ringkas sistimatika penulisan proposal karya tulis ilmiah ini sebagai berikut : BAB 1 PENDAHULUAN ;enguraikan tentang latar belakang, rumusan masalah tu%uan, dan manfaat penelitian# BAB 2 T'N(AUAN PU&TA)A /#1 7onsep &asar 0eori ;embahas tentang konsep dasar keluarga yang terdiri dari: pengertian, struktur keluarga, tipe keluarga, fungsi keluarga, tugas keluarga dalam bidang kesehatan# /#/ 7onsep &asar Asuhan 7eperawatan 7eluarga ;embahas tentang askep keluarga yang teridri dari pengka%ian, diagnosa keperawatan, perencanaan,

pelaksanaan, e"aluasi dan dokumentasi#

/#+

7onsep &asar ISPA ;embahas tentang konsep dasar ISPA terdiri dari pengertian, etiologi, patofisiologi, tanda dan ge%ala, pemeriksaan diagnostik dan penatalaksanaan#

BAB 3 T'N(AUAN )A&U& +#1 Pengka%ian ;engka%i tentang data umum, tahap perkembangan keluarga saat ini, data lingkungan, struktur keluarga, fungsi keluarga, tugas keluarga dibidang kesehatan, stress dan koping keluarga, pemeriksaan fisik setiap anggota keluarga dan harapan keluarga# +#/ &iagnosa 7eperawatan &alam diagnosa meliputi analisa data, perumusan diagnosa keperawatan, skoring untuk menentukan prioritas masalah dan prioritas masalah +#+ +#* +#( BAB Perencanaan Pelaksanaan A"aluasi

PEMBAHA&AN

BAB " )E&'MPULAN DAN &ARAN LAMP'RAN DA*TAR PU&TA)A

BAB 2 T'N(AUAN PU&TA)A

2.1

)#nse+ Dasar )eluarga 2.1.1 Pengertian )eluarga 7eluarga adalah kumpulan dua orang atau lebih yang hidup bersama dengan keterikatan aturan dan emosional dan indi"idu mempunyai peran masing . masing yang merupakan bagian dari keluarga (Breadman, 1999!# 2.1.2 Ti+e )eluarga 1# 7eluarga inti ( Nuclear family ! ;erupakan keluarga, yang terdiri dari ayah, ibu dan anak ) anak /# 7eluarga besar ( A2tended family ! ;erupakan keluarga inti ditambah sanak saudara# ;isalnya : kakek, nenek, keponakan, saudara, sepupu, paman, bibi, dst# +# 7eluarga berantai ( serial family ! ;erupakan keluarga yang terdiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari setu kali dan merupakan keluarga inti#

1,

*#

7eluarga duda atau %anda ( Single family ! ;erupakan keluarga yang ter%adi karena perceraian atau kematian

(#

7eluarga berkomposisi ;erupakan keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama

7eluarga kabitas ( Cahabitation ! ;erupakan keluarga yang terdiri dari dua orang yang 9 men%adi satu tanpa penikahan tetapi membentuk suatu keluarga#

2.1.3

&truktur )eluarga Struktur keluarga terdiri dari bermacam . macam diantaranya adalah : 1# Patrilineal ?aitu keluarga yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi# dimana hubungan itu disusun melalui %alur garis ayah# /# ;atrilineal ?aitu keluarga yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi# dimana hubungan itu di susun melalui %alur garis ibu#

11

+#

;atrilokal ?aitu sepasang suami istri yang tinggal bersama sedarah istri

*#

Patrilokal ?aitu sepasang suami istri yang tinggal bersama sedarah suami#

(#

7eluarga kawinan ?aitu hubungan suami istri sebagai dasar bagi

pembinaan keluarga dan beberapa sanak saudara yang men%adi bagian keluarga karena hubungan dengan suami atau istri# Ciri . ciri struktur keluarga menurut Anderson Carter : 1! 0eroraganisasi : saling berhubungan, saling

ketergantungan, antara anggota keluarga# /! Ada keterbatasan setiap anggota memiliki kebebasan tetapi mereka %uga mempunyai keterbatasan dalarn men%alankan fungsi dan tugas masing . masing# +! Ada perbedaan dan kekhususan, setiap anggota keluarga mempunyai peranan dan fungsi masing. masing# 2.1. *ungsi )eluarga Ada beberapa fungsi yang dapat di%alankan keluarga sebagai berikut :

1/

1#

Bungsi biologis a# 3ntuk meneruskan keturunan b# ;emelihara dan membesarkan anak c# ;emenuhi kebutuhan gi4i keluarga d# ;emelihara dan merawat anggota keluarga

/#

Bungsi psikologi a# ;emberikan kasih sayang dan rasa aman b# ;emberikan perhatian diantara anggota keluarga c# ;embina keluarga# pendewasaan kepribadian anggota

+#

Bungsi sosial a# ;embina sosialisasi pada anak b# ;embentuk norma . norma tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak c# ;eneruskan nilai . nilai budaya keluarga#

*#

Bungsi ekonomi a# ;encari sumber . sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga# b# Pengaturan untuk penghasilan keluarga untuk

memenuhi kebutuhan keluarga c# ;enabung untuk memenuhi kebutuhan . kebutuhan keluarga di masa yang akan datang, misalnya

1+

pendidikan anak . anak# %aminan hari tua dan sebagainya# (# Bungsi pendidikan a# ;enyekolahkan anak untuk memberikan

pengetahuan, keterampilan dan membentuk perilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang

dimilikinya# b# ;empersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dan memenuhi peranannya sebagai orang dewasa# c# ;endidik anak sesuai dengan tingkat

perkembangannya# &idalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah

kesehatan ada beberapa fungsi keluarga menurut D 'uth $ Breeman D antara lain : a! Bungsi afektif ?aitu keluarga berfungsi sebagai saran untuk

mempertahankan kestabilan kepribadian dan pemenuhan kebutuhan psikologi setiap anggota keluarga# b! Bungsi sosial ?aitu keluarga merupakan sarana untuk melakukan kontak sosial bagi anggota keluarganya didalam rumah maupun di luar rumah#

1*

c!

Bungsi reproduksi ?aitu keluarga mempunyai kewa%iban sebagai penerus dan pembentuk generasi baru yaitu dengan memiliki anak . anak#

d!

Bungsi pengontrol atau pengukur ?aitu keluarga memberikan pendidikan, norma ) norma kepada anggota keluarganya agar keharmonisan keluarga tetap ter%aga dalam berinteraksi dengan lingkungan didalam dan diluar rumah#

e!

Bungsi ekonomi ?aitu keluarga berperan sebagai pencari

sumber . sumber dana dan pengaturan sumber . sumber dana tersebut untuk kelangsungan hidup keluarga tersebut# f! Bungsi pemenuhan kebutuhan fisik ?aitu keluarga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan seperti makan, minum, pakaian, perumahan, kesehatan dan lain . lain bagi seluruh anggota keluarga# 2.1." ,iri - ,iri )eluarga Ciri . ciri keluarga secara umum yaitu : a! b! c! &ilihat dalam suatu tali perkawinan Ada hubungan darah Ada ikatan batin

1(

d! e! f! g! h! 2.1.%

Ada tangung %awab masing . masing anggota keluarganya Ada pengambilan keputusan 7er%asama diantara anggota keluarga 7omunikasi interkasi diantara anagota keluarga 0inggal dalam satu rumah

Tugas )eluarga $alam Bi$ang )esehatan 3ntuk dapat mencapai tu%uan asuhan keperawatan kesehatan keluarga, keluarga perlu memiliki tugas dalam pemeliharaan kesehatan para anggotanya dan saling men%aga# 'uth $# Breeman membagi lima tugas kesehatan yang harus dilakukan oleh keluarga yaitu : 1# ;engenal gangguan perkembangan kesehatan setiap anggotanya /# +# ;engambil keputusan untuksemua tindakan yang tepat ;emberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sakit dan yang tidak dapat membantu dirinya sendiri karena cacat atau usia lan%ut *# ;empertahankan menguntungkan suasana kesehatan lingkungan dan yang

perkembangan

kepribadian anggota keluarga (# ;empertahankan hubungan timbal balik antara keluarga dan kesehatan yang menun%ukkan pemanfaatan fasilitas kesehatan yang ada dengan baik

2.1..

Tugas / Tugas )eluarga a# ;engenal masalah kesehatan keluarga @rang tua perlu mengenal keadaan kesehatan dan perubahan yang dialami anggota keluarga# Perubahan sekecil apapun yang dialami anggota keluarga secara tidak langsung men%adi perhatian orang tua atau keluarga# Apabila menyadari adanya perubahan keluarga, perlu dicatat kapan ter%adinya, perubahan apa yang ter%adi dan seberapa besar perubahannya# b# ;emutuskan tindakan kesehatan yang tepat bagi keluarga 0ugas ini merupakan upaya keluarga yang utama untuk mencari pertolongan yang tepat sesuai dengan keadaan keluarga, dengan pertimbangan siapa diantara keluarga yang mempunyai kemampuan memutuskan untuk

menentukan tindakan keluarga# 0indakan kesehatan yang dilakukan oleh keluarga diharapkan tepat masalah kesehatan dapat dikurangi atau bahkan teratasi# Eika keluarga mempunyai keterbatasan dapat meminta

bantuan kepada orang dilingkungan tempat tinggal keluarga agar memperoleh bantuan# c# ;erawat keluarga yang mengalami gangguan kesehatan Seringkali keluarga telah mengambil tindakan yang tepat dan benar tetapi keluarga memiliki keterbatasan yang

18

diketahui oleh keluarga sendiri %ika demikian anggota keluarga yang mengalami gangguan kesehatan perlu memperoleh tindakan lan%utan untuk perawatan agar masalah yang lebih parah tidak ter%adi# Perawatan dapat dilakukan di institusi pelayanan kesehatan untuk dirumah apabila keluarga telah memiliki kemampuan melakukan tindakan untuk pertolongan pertama# d# ;emodifikasi lingkungan keluarga untuk men%amin

kesehatan keluarga# e# ;emanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan disekitarnya bagi keluarga#

2.2

)#nse+ Dasar Pen0akit '&PA 2.2.1 Pengertian ISPA adalah infeksi akut saluran pernafasan bagian atas dan pernafasan bagian bawah beserta adneksanya ( &epkes 'I, /,,, !#

19

ISPA adalah infeksi yang terutama mengenai struktur saluran pernafasan diatas larink tetapi kebanyakan penyakit ini mengenai bagian saluran atas dan bawah secara simultan atau berurutan (Nelson, 199 !# 2.2.2 Pat#!isi#l#gi Infiltran peradangan dan oedema, mukosa, kongesti "askuler, bertambahnya sekresi mukosa dan perubahan struktur dan fungsi siliare# $erbagai mikroorganisme (terutama "irus! terutama mampu menyebabkan penyakit saluran pernafasan atas organisme yang sama dapat menyebabkan infeksi yang tidak tampak atau ge%ala . ge%ala klinis dengan berbagai keparahan dan meluas sesuai dengan faktor hospos seperti %amur, %enis kelamin, sebelumnya telah ada kontak dengan agen# alergi dan status nutrisi# ;isalnya, pada berbagai anggota dari keluarga yang sama, sanitasi "irus secara simultan dapat menyebabkan cold khas pada orang tua, bronchialitis pada bayi, coup pada anak yang sedikit lebih tua, fangiritis pada yang lain# Anak . anak yang dimasukkan keperawatan anak terpa%ang pathogen dengan kisaran yang lebar pada umur yang lebih dini (Nelson, 199 ! 2.2.3 Eti#l#gi a! $akteri

19

b! c! d!

Firus Eamur Aspirasi ( debu, polusi, makanan ! Penyebab ISPA terdiri lebih dari +,, %enis bakteri, "irus

dan riketsia, bakteri penyebab ISPA antara lain adalah genus streptococcus, stafiIococus# pneumococus, hemofillus,

burdetella dan korinebaktorium# Firus pen"ebab ISPA antara lain adalah golongan mikso"irus, adeno"irus, korionacirus, pikorna"irus, mikoplasma, horpesi"irus dan lain . lain ( &epkes 'I, 199 !# 2.2. Tan$a $an 1ejala Anak yang menderita ISPA bisa menun%ukan tanda dan ge%ala seperti : batuk, bersin, serak, sakit tenggorokan, sakit

telinga, keluar cairan dari telinga, sesak nafas, pernapasan yang cepat, nafas yang berbunyi, penarikan dada kedalam, bisa %uga mual, muntah, tidak mau makan, badan lemah, dan suhu tubuh meningkat#

/#/#*#1 0anda dan ge%ala ISPA ringan (&epkes 'I, 1999! ISPA ringan biasanya ditandai dengan tanda dan ge%ala sebagai berikut : 1! $atuk /! Pilek

/,

+! Serak *! &emam ataupun tanpa panas (! 7adang keluarnya cairan dari telinga (congekan yang lebih dari / minggu tanpa rasa sakit pada telinga! 'n$ikasi Rujukan2 1! $i1a panas tidak turun selama / hari di beri tindakan penun%ang /! 0imbul satu atau lebih tanda ispa sedangGberat +! Nampak adanya selaput difteri *! Anak yang keadaan gi4i %elek (! $ayi kurang dari * bulan /#/#*#/ 0anda dan ge%ala ISPA sedang (&epkes 'I, 1999! Selain dengan ge%ala ringan diatas, ISPA sedang, memiliki beberapa tanda dan ge%ala seperti berikut: 1! Pernafasan yang cepat, lebih dari (, kali per menit sebagai tanda utama /! >hee4ing +! Suhu badan lebih dari +9,C *! 7eluarnya cairan dari telinga lebih dari / minggu (! Campak 'n$ikasi Rujukan2

/1

1! Eika timbul satu atau lebih tanda ISPA berat, terutama penarikan dinding dada ke dalam /! Adanya selaput difteri +! 7e%ang *! Pernafasan yang kadang.kadang terhenti (! &ehidrasi berat ! 0idak mampu makan dan minum /#/#*#+ 0anda dan ge%ala ISPA berat (&epkes 'I, 1999! 0anda dan ge%ala ISPA ringan dan sedang ditambah dengan satu atau lebih tanda dan ge%ala berikut: 1! Penarikan dada ke dalam pada saat menarik nafas (tanda utama! /! Stridor +! 0idak mampu atau tidak mau makan *! Nafas cuping hidung (cuping hidung ikut bergerak kembang kempis waktu bernafas! (! 7ulit kebiruan (cyanosis! ! &ehidrasi (tanda kekurangan cairan! 8! 0erdapat membrane (selaput! difteri! 2.2." Peng#3atan '&PA 4'nternet5 1! /! Anti e2pectorant Anti piretik

//

+! 2.2.%

&ian%urkan untuk minum air buah

Pen6egahan '&PA 1! /! Pemberian imunisasi lengkap Pemberian makanan yang bergi4i sehingga anak dengan status gi4i baik +! 1ingkungan di dalam rumah harus sehat, misalnya sirkulasi udara baik, bebas debu dan polusi lain#

2.2..

Pera7atan '&PA Secara umum perawatan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA! pada prinsipnya sama# $erikut ini adalah hal .hal yang perlu diker%akan seorang ibuGkeluarga untuk mengatasi anaknya yang menderita penyait ISPA adalah sebagai berikut : 1# ;engatasi batuk 7eluarga atau ibu bisa melegakan tenggorokan dan meredakan batuk anak dengan madu, %eruk nipis atau ramuan lain buatan sendiri, dan obat yang diberikan dokter atau perawat ditempat pelayanan kesehatan# 0idak dian%urkan membeli sirup obat untuk di warung atau toko obat yang mengandung obat yang berbahaya dan terbukti kurang efektif# /# Pilek 1! ;emberikan minum banyak

/+

/! 7amar tetap hangat dan lembab untuk mencegah hidung tersumbat ( gantungkan handuk lembab didekatnya!# +! Pakailah kain basah yang lunak untuk membersihkan lubang hidung# Eika hidung tersumbat karena ingus yang telah mengering tetesilah hidung dengan air garam untuk membasahi lendir *! $ila bayi sulit menghisap tetesan obat tetes hidungnya sebelum saat pemberian ASI# (! Anak )yang lebih besar an%urkan menghirup uap air panas dari baskom dan membuang ingusnya dari masing . masing lubang hidung# +# ;engatasi panasG demam 3ntuk anak usia * tahun, demam diatasi dengan memberikan paracetamol atau dengan kompres (bayi di bawah usia / bulan dengan demam harus segera diru%uk!# Paracetamol diberikan *2 (tiap %am! untuk waktu / (dua!

hari cara pemberian : tablet diberikan sesuai dengan dosis yang dian%urkan, kemudian digerus dan diminum#

;emberikan kompres : gunakan kain bersih, celupkan pada air biasa, peras seperlunya, kemudian lap seluruh tubuh anak, dan ulangi sampai panasnya turun# *# Pemberian makanan

/*

3sahakan pemberian makan seperti biasa dengan makanan yang cukup bergi4i# $erikan sedikit . sedikit tapi sering seperti biasanya, lebih . lebih %ika muntah# Pemberian ASI pada bayi yang menyusui %uga tetap diberikan# Anak yang muntah terus bisa mengalami mal nutrisi# Ibu harus memberikan makanan pada saat muntahnya reda, setiap selesai %angkitan muntah# 3sahakan pemberian makanan sesering mungkin selama sakit dan sesudah sembuh# $awalah anak kembali ke puskesmas %ika anak tidak bisa makan# 3ntuk anak berumur * . bulan atau lebih, berilah makanan dengan nilai

gi4i dan kalori yang tinggi# &engan melihat umurnya# berikan campuran tepung dengan kacang . kacangan atau tepung dengan daging atau ikan# 0ambahkan minyak untuk

memperkaya energi# bisa %uga ditambahkan makanan dari susu dan telur# $erikan makanan pada anak selama masih menghendaki, bila anak kurang * bulan atau belum mendapat makanan tambahan, an%urkan ibunya untuk lebih sering membeikan ASI#

(#

Pemberian cairan Anak dengan ISPA dapat kehilangan cairan yang lebih

banyak dari biasanya terutama bila demam# An%urkan ibu atau keluarganya untuk memberikan cairan tambahan (air putih, air

/(

buah!

dan

ASI

lebih

banyak#

Ini

akan

membantu

mengencerkan dahak,

kekurangan cairan akan menambah

parah sakit yang diderita anak yang menderita ISPA bagian atas# # 1ain ) lain 0idak dian%urkan mengenakan pakaian atau selimut yang terlalu tebal dan rapat lebih . lebih pada anak# 7enakan pakaian yang tipis dan ringan usahakan lingkungan tempat tingaal yang sehat yaitu berfentilasi cukup dan tidak berasap# Apabila selama perawatan di rumah keadaan anak memburuk, an%urkan untuk segera berobat kepada petugas kesehatan# 2.2.8 )#m+likasi Infeksi saluran pernafasanatas dan pernafasan bawah seperti batuk, bersin, serak, sakit tenggorokan, sakit telinga, keluar cairan dari telinga, sesak nafas, pernafasan yang cepat, nafas yang berbunyi penarikan dada kedalam, bisa %uga mual, muntah, tidak mau makan, badan lemah, dan suhu tubuh meningkat#

2.3. )#nse+ Asuhan )e+era7atan )eluarga Dengan '&PA Asuhan keperawatan adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui praktik keperawatan dengan sasaran keluarga yang bertu%uan untuk menyelesaikan masalah kesehatan yang dialami

keluarga dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan# (Supra%itno, S kep! Asuhan 7eperawatan 7eluarga &engan ISPA 0ahap.tahap asuhan keperawatan keluarga adalah sebagai berikut : 2.3.1 Pengkajian Pengka%ian adalah suatu tahapan ketika seorang perawat mengumpulkan informasi secara terns menerus tentang keluarga yang di binanya# Agar di peroleh data yang akurat dan sesuai dengan keadaan keluarga, perawat diharapkan menggunakan bahasa ibu (yang digunakan setiap hari!, lugas dan sederhana# ?ang termasuk dalam tahap ini adalah: Pengumpulan data Adapun data.data yang harus dikumpulkan adalah sebagai berikut: I# &ata umum 1# Identitas kepala keluarga# Nama 77,alamat dan no#telepon,peker%aan dan pendidikan# /# 7omposisi keluarga &ata demografi, umur, %enis kelamin, status, dan kedudukan penderita dalam keluarga# Apakah

sebagai kepala keluarga, istri, atau anak dari kepala keluarga, bapak dari kepala keluarga# +# 6enogram (gunakan genogram + generasi!

/8

*# 0ipe keluarga# $iasanya keluarga yang mempunyai tipe keluarga yang besar yang tinggal dalam satu rumah dengan perbandingan ukuran rumah yang tidak sesuai# (# Status sosial ekonomi dan keluarga# Eenis peker%aan,%umlah penghasilan keluarga dan masalah yang berhubungan dengan kondisi ekonomi keluarga, karena dapat mempengaruhi kesembuhan dan perlu waktu yang lama serta biaya yang banyak# II# 'iwayat dan tahap perkembangan keluarga# 1# 0ahap perkembangan keluarga saat ini 0ahap perkembangan keluarga dapat dilihat pada anak tertua dari keluarga inti# /# 0ahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi tugas perkembangan yang belum terpenuhi oleh kelurga beserta kendala mengapa tugas

perkembangan tersebut belum terpenuhi# +# 'iwayat kesehatan keluarga saat ini# $iasanya ada anggota keluarga yang menderita# ISPA dan status imunisasi anggota keluarga yang belum lengkap ($C6!# *# 'iwayat 7esehatan sebelumnya# 'iwayat kesehatan pada keluarga dari pihak suami

/9

dan istri yang pernah menderita penyakit ISPA Pengka%ian lingkungan III# &ata 1ingkungan 1# 7arakteristik rumah# 7eadaan rumah yang dihuni oleh penderita ISPA, denah rumah yang menun%ukkan tata ruang rumah yang dihuni oleh penderita ISPA# Fentilasi rumah yang kurang, %umlah %endela, luas rumah, %umlah ruanganGkamar, pencahayaan rumah yang kurang %umlah anggota keluarga yang banyak %enis

pembuangan tin%a %arak pembuangan tin%a dengan sumber air minum yang digunakan# /# 7arakteristik tetangga dan komunitas '># Pemukiman rumah yang padat lingkungan rumah yang kurang sehat (polusi limbah!, kebiasaan komunitas yang kurang sehat ( membuang sampah sembarangan !# +# ;obilitas geografis keluarga# 7eluarga dengan ISPA yang mempunyai kebiasaaan berpindah tempat, sangat memungkinkan untuk menularkan penyakit kepada lingkungannya# *# Perkumpulan masyarakat# keluarga dan interaksi dengan

/9

Anggota keluarga dengan ISPA, biasanya kurang menggunakan waktu untuk berkumpul dengan

keluarga yang lain dan kurang berintraksi dengan masyarakat karena keluarga merasa dikucilkan, keluarga tidak dapat berkomunikasi dengan bebas dan keluarga merasa menarik diri dengan adanya anggota keluarga yang menderita ISPA# (# Sistem pendukung keluarga # 7eluarga dengan ISPA biasanya mempunyai sistem pendukung yang kurang berhubungan dengan

masalah kurangnya pemahaman kelurga tentang ISPA, masalah yang berhubungan dengan kondisi ekonomi dan kurang kemampuan keluarga untuk menggunakan fasilitas kesehatan (perlu waktu yang lama untuk berobat sehingga keluarga men%adi bosan!# IF# Struktur keluarga# 1# Pola komunikasi kelurga# 7eluarga yang pola menderita komunikasi ISPA, yang biasanya tertutup,

menggunakan

sehingga masyarakat dan petugas kesehatan tidak mengetahui bahwa ada anggota keluarga yang menderita ISPA#

+,

/# Struktur peran Anggota keluarga yang menderita ISPA sangat mempengaruhi perannya, sehingga berpengaruh pada tugas dan fungsinya dalam keluarga# +# Struktur peran# Anggota keluarga yang menderita ISPA sangat mempengaruhi perannya, sehingga berpengaruh pada tugas dan fungsinya dalam keluarga# *# Nilai dan norma keluarga# NilaiGnorma yang dianut oleh keluarga, sangat berhubungan dengan persepsinya tentang penyakit ISPA# $udaya dan perilaku dalam mencegah ISPA# (# Bungsi perawatan# 7esanggupan keluarga didalam melaksanakan

perawatan kesehatan dapat dilihat dari kemampuan keluarga melaksanakan ( tugas kesehatan keluarga hal yang perlu diketahui se%auh mana keluarga dengan menderita ISPA dalam melakukan

pemenuhan tugas perawatan keluarga adalah: a! 3ntuk mengetahui kemampuan keluarga

mengenal masalah kesehatan, yang perlu dika%i se%auh mana keluarga mengenal fakta . fakta penyebab, komplikasi, pencegahan, pengobatan,

+1

prognosis

dan

persepsi

keluarga

terhadap

penyakit ISPA# b! 3ntuk mengetahui keputusan kemampuan mengenal keluarga tindakan

mengambil

kesehatan yang tepat, hal yang perlu dika%i adalah: 1# Apakah keluarga= /# Apakah keluarga merasa menyerah terhadap penyakit ISPA# +# Apakah keluarga merasa takut akan akibat penyakit ISPA= *# Apakah keluarga mempunyai sikap negatif terhadap penyakit ISPA= (# Apakah keluarga dapat men%angkau fasiliatas kesehatan yang ada# # Bungsi perawatan# 7esanggupan keluarga didalam melaksanakan penyakit ISPA dirasakan oleh

perawatan kesehatan dapat dilihat dari kemampuan keluarga melaksanakan ( tugas kesehatan keluarga, hal yang perlu diketahui se%auh mana keluarga dengan menderita ISPA dalam melakukan

pemenuhan tugas perawatan keluarga adalah:

+/

a! 3ntuk

mengetahui

kemampuan

keluarga

mengenal masalah kesehatan, yang perlu dika%i se%auh mana keluarga mengenal fakta.fakta penyebab, komplikasi, pencegahan, pengobatan, prognosis dan persepsi keluarga terhadap

penyakit ISPA# b! 3ntuk mengetahui keputusan kemampuan mengenal keluarga tindakan

mengambil

kesehatan yang tepat, hal yang perlu dika%i adalah: 1# Apakah keluarga= /# Apakah keluarga merasa menyerah terhadap penyakit ISPA# +# Apakah keluarga merasa takut akan akibat penyakit ISPA= *# Apakah keluarga mempunyai sikap negati"e terhadap penyakit ISPA= (# Apakah keluarga dapat men%angkau fasiliatas kesehatan yang ada#
# Apakah

penyakit

ISPA

dirasakan

oleh

keluarga mendapat informasi yang

kurang lengkap dari tenaga kesehatan tentang tindakan dan pencegahan penyakit ISPA=

++

c! 3ntuk mengetahui se%auh mana kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang

menderita ISPA, hal yang perlu dika%i adalah:


1#

Se%auh mana keluarga dapat menghindari penularan ISPA# Se%auh mana keluarga dapat menindaklan%uti perawatan yang dibutuhkan oleh anggota keluarga yang menderita ISPA#

/#

Se%auh mana keluarga dapat menggunakan sumber . sumber yang ada dalam keluarga (anggota, keluarga yang bertanggung %awab, sumber keuangan G financial, fasilitas, fisik, psikososial! untuk anggota keluarga yang menderita ISPA#

d! 3ntuk mengetahui se%auh mana kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat yang perlu dika%i adalah: 1# Se%auh mana dapat menggunakan sumber ) sumber keluarga yang dimiliki untuk

membentuk anggota keluarga yang menderita ISPA#


/# Se%auh

mana keluarga dapat memanfaatkan

lingkungan untuk mencegah ter%adinya ISPA dalam keluarga#

+*

+# Se%auh

mana

keluarga .

dapat

mengambil yang dapat untuk

keuntunngan diproleh dari

keuntungan fasilitas

kesehatan

anggota keluarga yang menderita ISPA#


*# Se%auhmana

kepercayaan terhadap petugas.

petugas kesehatan dalam menangani anggota keluarga yang menderita ISPA#


(# $agaimana

pengalaman pelayanan petugas

kesehatan dalam menangani anggota keluarga yang menderita ISPA# 8# Bungsi reproduksi# 7eluarga yang menderita ISPA, perlu mempunyai program perencanaan dalam menambah %umlah anggota keluarga (anak!# 9# Bungsi ekonomi 3ntuk anggota keluarga yang menderita ISPA Se%auhmana keluarga dapat memanfaatkan sumber. sumber yang ada dimasyarakat untuk meningkatkan ekonomi memenuhi untuk anggota Se%auhmana keluarga yang

kebutuhan

nutrisi

keluarga

menderita ISPA#
F#

Stress dan koping a# Stress %angka pendek dan pan%ang:

+(

1# Stressor %angka pendek 7eluarga yang mempunyai anggota keluarga menderita ISPA akan membutuhkan perawatan dalam waktu kurang lebih /# Stressor %angka pan%ang 7eluarga yang mempunyai anggota keluarga sembuh dari penyakit ISPA kemudian kambuh kembali sehingga memerlukan perawatan dalam waktu lebih dari bulan# bulan#

b# 7emampuan keluarga berespon terhadap situasi G stressor Se%auh mana keluarga berespon terhadap situasiG stressor terhadap anggota keluarga yang menderita ISPA# c# Strategi koping yang digunakan# Strategi koping yang digunakan bila mempunyai anggota keluarga yang menderita ISPA# d# Strategi adaptasi fungsional Strategi adaptasi disfungsional apa yang digunakan bila menghadapi anggota keluarga yang menderita ISPA# 2.3.2 Perumusan Masalah Keperawatan Dengan ISPA &iagnosa keperawatan ditetapkan berdasarkan

masalah yang ditemukan# &iagnosis keperawatan akan memberikan gambaran tentang masalah dan status kesehatan keluarga baik yang nyata (actual!, resiko G ancaman kesehatan maupun potensial G keadaan se%ahtera# a# 0ipologi diagnosa keperawatan dibagi men%adi + kelompok : 1! &iagnosa aktual adalah masalah keperawatan yang sedang dialami oleh keluarga dan memerlukan bantuan dari perawat# Contoh diagnosis keperawatan aktual: a# 0er%adi ISPA pada salah satu anggota keluarga menderita ISPA dengan ketidakmampuan

keluarga mengenal masalah# b# ;engambil keputusan dalam melakukan tindakan yang tepat
c#

0er%adi ISPA pada keluarga dengan salah satu anggota yang menderita ISPA yang

berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat ISPA yang berhubungan dengan

ketidakmampuan

keluarga

memelihara

lingkungan rumah yang dapat mempengaruhi kesehatan


d#

0er%adi ISPA pada salah satu anggota keluarga

+8

yang

berhubungan dengan ketidakmampuan

keluarga menggunakan fasilitas kesehatan# /! &iagnosa resiko G ancaman kesehatan Adalah masalah keperawatan yang belum ter%adi tapi tanda untuk men%adi masalah keperawatan aktual dapat ter%adi dengan cepat apabila tidak segera mendapatkan bantuan keperawatan# Contoh diagnosis keperawatan resiko G ancaman kesehatan: a# 'esiko tinggi penyebaran ISPA pada salah satu anggota keluarga yang berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah# b# 'esiko tinggi penyebaran ISPA pada salah satu anggota keluarga yang mengambil keputsan dalam melakukan tindakan yang tepat dalam pencegahan ISPA c# 'esiko tinggi ISPA pada salah satu anggota keluarga yang menderita ISPA yang berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang dapat mempengaruhi kesehatan# +! &iagnosa potensial G keadaan se%ahtera adalah suatu keadaan se%ahtera dari keluarga ketika keluarga telah mampu memenuhi kebutuhan#

+9

Contoh diagnosa keperawatan potensialG keadaan se%ahtera: a# Status kesehatan anggota keluarga meningkat yang berhubungan dengan kemampuan keluarga mengenal masalah# b# Status kesehatan keluarga meningkat yang

berhubungan berhubungan dengan kemampuan keluarga merawat salah satu anggota keluarga (keluarga memberi makanan yang bergi4i!# c# Status anggota keluarga meningkat yang

berhubungan

dengan

kemampuan

keluarga

memelihara lingkungan rumah (keluarga telah menghindari pola kebiasaan yang kurang sehat seperti membuamg sampan sembarangan!# d# Status kesehatan anggota keluarga meningkat yang berhubungan dengan kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan yang terdekat (keluarga melakukan pemeriksaan Gpengobatan secara teratur dipuskesmas!# Ada * tahap kriteria dalam menentukan prioritas dari masalah masalah kesehatan keluarga yaitu# 1# Sifat )sifat masalah# &ikelompokkan dalam ancaman kesehatan tidakGkurang

+9

sehat dan kritis yang dapat diketahui# /# 7emungkinan dari masalah dapat diubah# 7emungkinan berhasilnya mengurangi masalah atau mencegah masalah bila seandainya ada tindakan# +# Potensial masalah dapat dicegah Sifat dan beratnya masalah yang akan timbul dan dapat dikurangi atau dicegah# *# ;asalah yang menon%ol Cara keluarga melihat dan menilai masalah dalam hal beratnya dan mendesaknya masalah# 3ntuk dapat menentukan prioritas kesehatan dan keperawatan keluarga,dibutuhkan penyusunan Skala prioritas seperti berikut ini:
0abel /#1 Skoring diagnosa keperawatan menurut $ailon ;agiaya

)riteria Sifat masalah Skala . tidak G atau kurang sehat . Ancaman kesehatan - 7eadaan se%ahtera 7emungkinan masalah dapat &irubah Skala ;udah Sebagian 0idak dapat Potensial masalah untuk dicegah Skala 0inggi Cukup 'endah ;enon%olnya masalah ;asalah berat harus segera ditangani Ada masalah tetapi tidak perlu ditangani

&k#r + / 1 / 1 , + / 1 / 1

B#3#t 1

*,

;asalah tidak dirasakan 7eterangan: 1! /!

0entukan skorignya dengan kriteria yang dibuat perawat# Selan%utya Skor dibagi dengan skor tertinggi dikalikan dengan bobot 'umus :
Skor yang diperoleh xBobot Skor Tertinggi

+!

Eumlah skor untuk semua kriteria (skor maksimum! : %umlah bobot yaitu

2.3.3

Peren6anaan ke+era7atan keluarga Dengan '&PA. 'encana keperawatan keluarga adalah kumpulan tindakan

yang ditentukan oleh perawat untuk dilaksanakan, memecahakan masalah kesehatan dan masalah keperawatan yang telah didefinisikan# a# Perancanaan dengan pendekatan obser"asi, dan identifikasi, meliputi: 1# Identifikasi tanda dan ge%ala serta perkembangan ISPA pada anggota keluarga# /# Identifikasi faktor pendukung yang menyebabkan anggota keluarga menderita ISPA (dapat dilihat dari komposisi keluarga, riwayat tahap perkembangan keluarga, status imunisasi anggota keluarga,

pengka%ian lingkungan rumah keluarga dan struktur keluarga!# b# Perencanaan dengan tindakan mandiri, meliputi:

*1

1# Periksa

langsung

faktor

pendukung

yang

menyebabkan anggota keluarga menderita ISPA (periksa komposisi keluarga, riwayat tahap

perkembangan keluarga, status imunisasi anggota keluarga, lingkungan rumah keluarga dan status keluarga!# /# 1akukan pemeriksaan fisik pada setiap anggota keluarga (berhubungan dengan tanda dan ge%ala ISPA!# +# &emonstrasikan cara perawatan dan pencegahan penularan penyakit ISPA# c# Perencanan dengan pendekatan pendidikan kesehatan (5ealth Aducation!, meliputi: 1# Eelaskan kepada keluarga tentang penyakit ISPA dan proses perkembangan penyakit ISPA (pengertian tanda dan ga%ala, terapi, pengobatan, komplikasi, cara penularan, cara pencegahan dan prognosis!#

/# Eelaskan kepada keluarga tentang pentingnya tata laksan pengobatan ISPA# +# Eelaskan kepada keluarga tentang pentingnya

makanan yang sehat dan bergi4i (0inggi kalori 0inggi protein! dalam upaya peningkatan status

*/

kesehatan terutama anggota keluarga yang menderita ISPA dalam rangka penyembuhan penyakitnya# *# Eelaskan kepada keluarga tentang pentingnya %adwal pemeriksaan dahak G foto roentgen dan pemeriksaan ulang# (# 'oentgen# # Eelaskan kepada keluarga mengenai dampak yang ditimbulkan bila pengobatan tidak teratur atau tidak lengkap# 8# $imbing (latih! anggota keluarga (care gi"en! agar dapat mandiri dalam perawatan anggota keluarga yang menderita ISPA dan mencegah penularan penyakit ISPA# d# Perencanaan dengan pendekatan kolaboratif# 'u%uk ke puskesmas terdekat, bila ditemukan ada anggota keluarga yang menderita ISPA#

2.3.

'm+lementasi 4+elaksanaan5 Pada tahap ini perawat menghadapi kenyataan dalam

perawatan keluarga yang dapat mendorongnya untuk mencoba segala daya dan kemampuan dalam mengadakan perubahan sesuai dengan permasalahannya kegiatan pada tahap ini adalah:

*+

1! /! +! *!

$imbing dan penyuluhan kepada keluarga dengan ISPA# ;endidik keluarga dalam perawatan dasar ;elaksanakan tu%uan pada kasus ISPA# ;elaksanakan pencatatan dan pelaporan atau

dokumentasi proses keperawatan Contoh implementasi keperawatan: 1! /! ;en%elaskan kepada keluarga tentang pengertian ISPA ;en%elaskan kepada keluarga tentang tanda dan ge%ala penyakit ISPA 2.3." E9aluasi A"aluasi merupakan kegiatan yang membandingkan antara hasil implementasi dengan kriteria dan standar yang telah ditetapkan untuk melihat keberhasilan# A"aluasi keperawatan keluarga dengan ISPA 1! 0u%uan %angka pan%ang# Setelah dilakukan tindakan keperawatan pada anggota keluarga dengan ISPA selama H / minggu, diharapkan dapat ter%adi perubahan perilaku keluarga sehingga status kesehatan meningkat dan penyakit ISPA pada angota keluarga teratasi# /! 0u%uan %angka pendek# Selama dilakukan tindakan keperawatan pada anggota keluarga dengan ISPA diharapkan:

**

a# 8(- keluarga sudah mengerti tentang penyakit ISPA# b# (,- keluarga mampu merawat anggota keluarga yang menderita ISPA dan anggota, keluarga yang sakit status kesehatannya men%adi meningkat# c# 1,,- anggota keluarga dapat mencegah penularan penyakit ISPA# d# 8(- keluarga dapat memelihara lingkungan rumah yang sehat#
e#

1,,- keluarga dapat mengambil keputusan untuk merawat anggota keluarga yang menderita penyakit ISPA dengan cara perawatan kesehatan#

BAB 3 T'N(AUAN )A&U&

.1

Pengkajian I# &ata 3mum

*(

1# Nama 77 /# 3mur +# Alamat *# Peker%aan (# Pendidikan

: 0n < ? < : */ tahun : 7oramil Pakel 7ec# 6unung Sari : PNS : S;A

# 7omposisi 7eluarga : No 1 / + * ( Nama ?asin Siti 7 ;ahdin 6unawan Nur Aguatia 3mur */ th +/th 1, th 9 th 11 bln Se2 1aki ) laki >anita >anita >anita 1aki ) laki 5ubungan Pendidikan Peker%aan Suami S;A PNS Istri S;A I'0 Anak S& Siswa Anak S& Siswa Anak $lm# Sklh $lm# Sklh 7et

Penderita

( 1 ! 6enogram *(

( / ! 7eterangan : : 7eluarga laki ) laki yang meninggal : 1aki . laki : Perempuan : 7lien : 6aris keturunan : 6aris perkawinan : 0inggal serumah

8# 0ipe 7eluarga

: 7eluarga inti

9# suku G bangsa : $ima G Indonesia 9# Agama : Islam 1,# Status sosial ekonomi keluarga : &iantara anggota keluarga yang mempunyai penghasilan sendiri adalah kepala keluarga atau ayah sebagai PNS golongan I dan sebagian digunakan untuk kebutuhan keluarga# Pendapatan keluarga dalam sebulan rata ) rata

'p# 1# 9,,#,,,,. dan peng hasilan keluarga kurang mencukupi kebutuhan, yang mengelola keuangan dalam rumah tangga adalah istri dan untuk mencukupinya Ny I S I ber%ulaan kecil.kecilan didekat rumahnya# II# 'iwayat tahap perkembangan keluarga 1# 0ahap perkembangan saat ini 0ahap perkembangan keluarga ini adalah anak rema%a /# 0ahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi 0idak ada tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi saat ini +# 'iwayat kesehatan keluarga inti Saat ini anggota keluarga yang diketahui menderita penyakit adalah An < N < keluarga menyatakan An < N < menderita penyakit ISPA se%ak H 1 minggu yang lalu tapi keluarga

*8

menyatakan tidak mengerti dengan penyakit yang diderita oleh An < N < *# 'iwayat kesehatan keluarga sebelumnya 0n < ? < mengatakan diantara anggota keluarganya tidak ada yang pernah mengalami penyakit seperti yang di derita An < N < III# 7eadaan 1ingkungan 1# 7arakteristik rumah 7eluarga 0n < ? < tinggal di rumah dinas dengan %enis bangunan permanen dengan luas * 2 mm /, atap gentang,

lantai plester, terdiri dari 1 ruang tamu, / kamar tidur, 1 dapur, dan mempunyai kamar mandi G >C sendiri# 'uang tamu tampak kotor, kamar tidur berantakan,

penerangan kurang, dan "entilasi kurang karena tidak pernah buka %endela rumah sehingga ruangan terasa agak pengap, penerangan lampu listrik, anggota keluarga mandi di kamar mandi dan keluarga sudah terbiasa dengan kebersihan lingkungan rumahnya seperti itu# &enah 'umah >C 7; 7' &apur '# 7eluarga $ '# 0amu 0eras S 0 3

*9

/# 7arakteristik tetangga 0etangga 0n < ? < perduli dengan penyakit An < N < terkadang %ika penyakit An < N < kumat, maka tetangga yang ada disekitarnya membantu untuk berobat ke Puskesmas atau memanggilkan mantri untuk memeriksa keadaannya# 7eluarga 0n < ? < termasuk keluarga biasa yang kesehariannya selalu berinteraksi dengan tetangga ) tetangga dekat rumahnya# 0n < ? < telah lama menempati rumah tersebut +# ;obilitas keluarga *# Perkumpulan keluarga dan interkasi dengan masyarakat 7eikutsertaan anggota keluarga dalam organisasi

kemasyarakatan khususnya dalam bidang kesehatan tidak ada# 0idak pernah ter%adi konflik antara keluarga dengan

masyarakat, keluarga %arang menggunakan masalah kesehatan untuk memecahkan masalah kesehatan# (# Sistem pendukung keluarga 'espon keluarga bila ada anggota keluarga yang bermasalah dalam pertahanannya adalah dengan mencari pertolongan dengan membawa An < N < ke Puskesmas# Pada saat ini keluarga yang bermasalh adalah An < N < IF# Struktur 7eluarga 1# Pola komunikasi keluarga

*9

7eluarga mengatakan dalam komunikasi dilakukan langsung, sifat komunikasi yang diterapkan dalam keluarganya yaitu terbuka# Anggota keluarga yang dominan berbicara adalah ayah, bahasa yang digunakan keluarga adalah bahasa Indonesia atau $ima# /# Struktur peran keluarga

+# Nilai dan norma keluarga 7ultur yang digunakan dalam keluarga adalah suku $ima karena anggora keluarga semua sama ) sama dari suku $ima# &alam keluarga tidak ada nilai ) nilai yang dianut yang bertentangan dengan kesehatan# 7eluarga mengikuti penga%ian di kampungnya# Persepsi keluarga tentang kesehatan adalah yang penting# F# Bungsi 7eluarga 1# Bungsi ekonomi &iantara anggota keluarga yang mempunyai penghasilan sendiri adalah kepala keluarga atau ayah sebagai PNS golongan 1 dan sebagian digunakan untuk kebutuhan keluarga# Pendapatan keluarga dalam sebulan rata ) rata

'p# 1# 9,,#,,,,. dan peng hasilan keluarga kurang mencukupi kebutuhan, yang mengelola keuangan dalam rumah tangga

(,

adalah istri dan untuk mencukupinya Ny ISI ber%ulaan kecil.kecilan didekat rumahnya# /# Bungsi sosial Anggota keluarga ra%in melaksanakan ibadah dan sering mengikuti kegiatan keagamaan seperti penga%ian ) penga%ian yang diadakan di dusunnya, tidak ada nilai agama yang bertentangan dengan kesehatan, keluarga kurang mengerti tentang kesehatan# +# Bungsi pendidikan 7eluarga mengatakan diantara anggota keluarga tidak ada anggota keluarganya yang sedang mengikuti pendidikan di luar pendidikan formal# &alam anggota keluarga semua anggota keluarga bisa membaca kecuali anaknya yang masih kecil# &iantara anggota keluarga tidak ada yang memiliki keterampilan khusus# *# Bungsi mendapat status sosial

(# Bungsi perawatan kesehatan 7eluarga 0n < ? < masih percaya terhadap duku dan setiap kali anggota keluarga yang sakit dibawa kedukun dulu baru ke Puskesmas# 7eluarga 0n < ? tidak mengetahui cara mempertahankan dan emingkatkan kesehatan serta cara pengobatan dan perawatannya, keluarga hanya mengetahui

(1

bahwa penyakit An < N < adalah penyakit ISPA# 7eluarga tidak tahu apa penyebabtersebut, bagaimana cara penularannya dan apa ge%ala dari penyakit tersebut # Bungsi afeksi 5ubungan dalam keluarga harmonis# Apabila dalam keluarga terdapat masalah kesehatan yang paling dipercaya adalah kepala keluarga atau ayah sedangkan pola mengasuh anak dengan pola terbatas# 5arapan keluarga terhadap ana adalah bisa men%aga diri dan men%aga keluarga# 8# Bungsi reproduksi 7eluarga mengatakan kebutuhan seksual pasangan terpenuhi dan tidak ada keluhan dalam hubungan seksual, keluarga men%adi akseptor 7$, %enis kontrasepsi yang dipakai adalah suntikan + 2 1 bulan tidak ada keluhan selama mengikuti alat kontrasepsi tersebut# FI# 1# Stres dan 7oping 7eluarga 7emampuan keluarga merespon terhadap stressor 0n < ? < menerima keadaan AN < N < dengan pasreah karena sedang mendapat cobaan dan berharap An < N < cepat semuh# /# Strategi koping yang digunakan 0n < ? < mnerima keadaan An < N < dan selalu mengambil keputusan yang terbaik bagi keluarga FII# Pemeriksaan fisik

(/

An < N < ( yang sakit ! a# 0anda ) 0anda Fital . . . . . . 0& Nadi '' Suhu :. : 9* 2 G menit : /( 2G menit : +8,/JC : 9 kg :9+ cm

$$ saat dika%i 0$

b# 5ead 0o 0oes . 7epala dan rambut : tidak terdapat lesi dan ben%olan, rambut tipis dan bersih . ;ata : simetris, skelera tidak pucat, kon%ungti"a tidak ikterus, gerakan bola mata simetris, mata tidak cowong . 5idung : lubang hidung kotor, ada sekret, tidak terdapat polip . 0elinga : tidak terdapat serumen, dan tidak ada gangguan pendengaran . . . ;ulut dan lidah : mukosa tampak lembab &ada : simteris, bunyi nafas normal Abdomen : simteris, tidak ada pembesaran abdomen, bising usus, normal ( 1/ ) 1+ ! tidak ada nyeri tekan, tidak ada distensi . 7ulit : turgor kulit baik kembali dengan cepat

(+

. .

Akstremitas atas : simetris kulit baik kembali dengan cepat Akstremitas bawah : simetris, klien bisa ber%alan, berlari

0n < ? < a# 0anda ) 0anda Fital . . . . 0& Nadi '' Suhu : 1/, G 9, mm5g : 9* 2 G menit : /, 2G menit : + ,(JC

b# 5ead 0o 0oes Pada pemeriksaan head to toes tidak ada keluhan Ny < S < a# 0anda ) 0anda Fital . . . . 0& Nadi '' Suhu : 11, G 9, mm5g : 9* 2 G menit : /, 2G menit : + ,(JC

b# 5ead 0o 0oes Pada pemeriksaan head to toes tidak ada keluhan An < ; < a# 0anda ) 0anda Fital . . . 0& Nadi '' :. : 9* 2 G menit : /, 2G menit

(*

Suhu

: + ,(JC

b# 5ead 0o 0oes Pada pemeriksaan head to toes tidak ada keluhan An < 6 < a# 0anda ) 0anda Fital . . . . 0& Nadi '' Suhu :. : 9* 2 G menit : /, 2G menit : + ,(JC

b# 5ead 0o 0oes Pada pemeriksaan head to toes tidak ada keluhan FIII# 5arapan 7eluarga 7eluarga berharap penyakit An < N < akan sembuh dan petugas kesehatan dapat membantunya untuk mendapatkan pengobatan yang lebih baik lagi#

.2

Diagn#sa )e+era7atan 1# 7urang pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan No 7riteria 1 a# Sifat masalah Skala : Ancaman kesehatan Perhitungan /G+ 2 1 Skor /G+ Pembenaran 0ingkat pengetahuan keluarga yang rendah memungkinkan

((

meuncuilnya komplikasi bagi penderita dan anggota keluarga lainnya b# 7emungkinan masalah untuk diubah Skala : sebagian K2/ 1 0ingkat pengetahuan keluarga yang berbeda antara orang tuan dan akan memungkinkan perbedaan informasi yang diterima# Namun %ika di%elaskan dengan bahasa yang sederhana kemungkinan diatas dapat ditekan Earak rumah yang tidak %auh dari tempat pelayanan kesehatan serta kondisi ekonomi yang baik memungkinkan keluarga untuk mencari pelayanan kesehatan 7eluarga menganggap masalah yang dihadapi keluarga merupakan hal yang sudah biasa sehingga tidak mencari informasi yang

c# Potensi untuk mencegah masalah Skala : tinggi

+G+ 2 1

d# ;enono%olnya masalah Skala : ada masalah tetapi tidak perlu ditangani

K21

berhubungan dengan masalah yang dihadapi 0otal Skor /# 'esiko penyebaran penyakit ISPA + 1G berhubungan dengan

ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan untuk men%amin kesehatan keluarga No 7riteria 1 a# Sifat masalah Skala : Ancaman kesehatan Perhitungan /G+ 2 1 Skor /G+ Pembenaran $ila keadaan tersebut tidak segera diatasi maka akan membahayakan anggota keluarga lainnya karena penyakit yang didertita An < N < merupakan penyakit menular Penyediaan sarana yanh murah dan mudah dilakukan seperti penyediaan obat batuk, pilek, panas dan perilaku hidup sehat 7eluarga tidak memiliki kesibukan yang tinggi, selain itu terdapat tekhnik untuk mencegah penyebaran penyakit 7eluarga merasa

b# 7emungkinan masalah untuk diubah Skala : ;udah

/G/ 2 /

c# Potensi untuk mencegah masalah Skala : Cukup

/G+ 2 1

/G+

d# ;enono%olnya

,G/ 2 1

(8

masalah Skala : masalah tidak dirasakan

keadaan tersebut tidak menimbulkan masalah karena tidak ada anggota keluarga yang merasakan keluhan yang serupa dengan An < N < + 1G+ kesehatan berhubungan dengan

0otal Skor +# 6angguan pemeliharaan

ketidakmampuan keluarga memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan No 7riteria 1 a# Sifat masalah Skala : Ancaman kesehatan Perhitungan /G+ 2 1 Skor /G+ Pembenaran Eika permasalahan tidak segera diatasi dapat menyebabkan semakin parahnya kondisi yang dialami An < N < karena tidak mendapatkan pengobatan yang semestinya Adanya saran pelayanan kesehatan dari rumah serta adanya fasilitas berupa sepeda motor# 7endala hanya berupa kesibukan anggota keluarga yang tidak dapat mengantar

b# 7emungkinan masalah untuk diubah Skala : Sebagian

K21

(9

c# Potensi untuk mencegah masalah Skala : Cukup

/G+ 2 1

/G+

Eika pengetahuan keluarga telah memadai maka secara tidak langsung berpengaruh terhadap perilaku kalurga untuk meningkatkan dera%at kesehatan, salah satunya dengan memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan 7eluarga merasakan adanya masalah yang ada namun mengaggap tidak harus segera ditangani karena telah terbiasa dengan masalah yang telah berlangsung lama tersebut

d# ;enono%olnya masalah Skala : ada masalah tetapi tidak perlu ditangani

K 21

0otal Skor Analisa &ata No 1 &ata

/ (G ;asalah Penyebab 7etidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan

&S : 7urang . 7eluarga menanyakan pengetahuan apa penyebab penyakit tersebut dan bagiaman cara pencegahan dan penularannya serta apa ge%ala dari penyakit tersebut . 7eluarga 0n < ? < tidak mengetahui cara mempertahankan dan

(9

memingkatkan kesehatan cara pengobatan dan perawatannya, keluarga hanya mengetahui bahwa penyakit An < N < adalah batuk, pilek, panas yang tidak berat . &@ : . 7eluarga tampak cemas dan bingung melihat kondisi An < N < . An < N < batuk, pilek dan panas / &S . 7eluarga mengatakan tidak mengetahui manfaat atau keuntungan pemeliharaan rumah yang memenuhi syarat kesehatan . 7eluarga mengatakan tidak mengetahui dampak dari rumah yang tidak memenuhi syarat sehat &@ . 7eluarga %arang membersihkan rumah dan rumah tampak kotor . Eendela rumah tidak dibuka . 1antai rumah berdebu . 0embok dan langit ) langit tampak berdebu . 7amar tidur tampak berantakan . Fentilasi kurang an makanan selalu ditutup# &idalam keluarga tidak terdapat pantangan terhadap makanan apapun# 7ebiasaan

keluarga dalam mengelola air minum dimasak dan mengelola makanan dipotong ) potong baru dicuci# &an kebiasaan makan dalam keluarga selalu bersama ) sama#

*# Aliminasi Pola $A$ 1. / kali G hari dilakukan di%amban milik pribadi sedangkan pola $A$ (. (# 7ebiasaan istirahat tidur 7eluarga mengatakan selama tidur siang anggota keluarga dalam sehari H 1 ) / %am, pukul 1+#,, ) 1(#,, >ita dan pada malam hari ) 8 %am G hari dari pukul kali G hari#

//#,, ) ,(#,, >ita# &idalam keluarga biasa tidur menggunakan selimut dan keluarga %arang tidur siang karena harus beker%a# Setiap anggota keluarga tidak mempunyai kesulitan dalam pola istirahat tidur# # A2ercise 7eluarga 0n < ? < tidak mempunyai kebiasaan berolahraga karena sibuk# 8# 7ebersihan diri 7eluarga mengatakan anggota keluarga mandi / kali sehari sedangkan sikat gigi / kali sehari, cucui rambut /

kali seminggu dengan menggunakan sampo, ganti ba%u 1 kali sehari atau %ika pakaian kotor# 9# 'ekreasi dalam waktu senggang 7eluarga melakukan rekreasi hanya pada waktu lebaran ketupat, waktu senggang dimanfaatkan untuk kegiatan nonton 0F bersama anggota keluarga# Persepsi keluarga tentang rekreasi adalah menikamti hari

kebahagiaan#

IL#

Psikologis a# Status Amosi 7eluarga mengatakan akan merasa bangga apabila ada salah satu anggota keluarga yang berhasil# &an %ika kehilangan salah satu anggota keluarga mereka merasa sedih# b# 7onsep &iri 7eluarga mengatakan menerima dirinya sebagai suatu yang berharga atau penting dan tidak ada perubahan atau konflik atau ketidak sesuaian peran didalam keluarga#

c# Pola Interaksi

Interaksi dalam keluarga tidak tentu biasanya interaksi dilakukan pada malam hari, dalam situasi makan bersama dan menonton 0F# Interaksi berlangsung dengan saling menyapa antar anggota keluarga dan tidak ada konflik dalam keluarga tentang pola interaksi# d# Pola 7omunikasi e# Pola Pertahanan 7eluarga mengatakan bahwa apabila anggota keluarga mendapat masalah akan berusaha menanggulanginya secara bersama ) sama# Eika salah satu anggota keluarga bermasalah dalam pola pertahanannya maka yang lainnya akan berusaha membantu mencari %alan keluar# L# &era%at 7esehatan a# 7e%adian 7esehatan 1# 7e%adian kesehatan saat ini 7eluarga mengatakan saat ini yang mengalami masalah kesehatan adalah An < N < dengan keluhan panas, batuk, pilek se%ak tadi malam, keluarga segera membawanya ke Puskesmas# /# 7e%adian penyakit kronis 7eluarga mengatakan bahwa anggota keluarga tidak ada yang menderita penyakit kronis seperti &;, hipertensi dll# +# 7e%adian 1 ( satu ! tahun terkahir

7eluarga mengatakan tidak ada anggota keluarga yang sakit satu tahun terakhir# b# 7e%adian Cacat &alam keluarga tidak ada anggota keluarga yang menderita cacat fisik maupun mental# c# 7e%adian 7ematian 1 ( satu ! 0ahun 0erakhir 7eluarga mengatakan dalam keluarga tidak ada anggota keluarga yang meninggal dalam 1 ( satu ! tahun terakhir ini# d# Perilaku dalam Penanggulangan Penyakit 7ebiasaan berobat %ika ada anggota keluarga yang sakit yaitu beli obat sendiri karena diberitahu tetangga atau teman# Eika masalah kesehatan tidak teratasi maka membawa ke Puskesmas# 7eluarga mengatakan tidak mengetahui apa yang harus dilakukan pada An < N < keluarga mengatakan tidak mengetahui keuntungan pemeliharaan rumah yang memenuhi syarat kesehatan dan keluarga mengatakan tidak mengetahui dampak dari rumah yang tidak memenuhi syarat rumah sehat# LI# Pengka%ian Bisik 7eluarga a# 'iwayat 7esehatan 1# Penyakit yang pernah diderita 7eluarga mengatakan An < N < pernah menderita penyakit yang sama seperti ini tapi An < N < sering mengalami pilek dan keluarga 0n < ? < membawa An < N < ke Puskesmas#

/# Penyakit yang diderita 7eluarga saat ini An < N < yang mengalami gangguan kesehatan batuk, pilek, panas se%ak tadi malam# b# 'iwayat Penyakit 7eluarga 7eluarga mengatakan tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit berat# c# 'iwayat 7ehamilan : Persalinan dan 7elahiran 1# Prenatal Selam hamil keluarga mengatakan tidak pernah mengalami atau menderita penyakit yang dapat menggangu

kehamilan# /# Natal 3sia kehamilan saat melahirkan cukup bulan dan ibu melahirkan normal dengan dibantu oleh bidan# +# Post natal 7eluarga mengatakan anaknya tidak pernah menderita penyakit apapun selama melahirkan# *# Status imunisasi lengkap ,)8 1 bulan / bulan + bulan * bulan : 5$I, Polio 1 : $C&6, Polio / : &P0 G Combo I, Polio + : &P0 G Combo II, Polio * : &P0 G Combo III

9 bulan

: Campak

d# 0ingkat Perkembangan 1# ;otorik kasar $isa ber%alan dengan baik, bisa membungkuk sambil mengambil sesuatu dilantai, bermain dan

menggelindingkan bola# /# ;otorik halus $isa memainkan / %ari, melambaikan tangan, bisa minum G makan sendiri# +# Sosial ;eminta sesuai yang diinginkan dengan menun%uk atau mendengarkan suara yang menyenangkan# *# $ahasa Anak mampu mengatakan * ) 1, kata dalam konteks yang benar# e# 0ingkat Pertumbuhan /# $$ normal sesuai usia 3mur 1 ) + tahun 'umus M /n ( tahun ! N 9 M/(1!N9 M 1, kg $$ sekarang +# 0inggi badan M 9 kg

Perkiraan tinggi badan anak usia todler ( 1 ) + tahun ! M n N 88 dimana n M tahun @0$ M M n ( tahun ! N 88 ( 1 ! N 88

M 9+ cm *# Spiritual 7eluarga mengatakan selalu menger%akan shalat lima waktu# LII# .3 Pemeriksaan Bisik Diagn#sa )e+era7atan )eluarga a# Prioritas ;asalah Skor + /G+ / /G+

$erikut ini %umlah perhitungan skoring : 1# 6angguan pola nafas /# 'esiko tinggi serangan berulang

Ren6ana Asuhan )e+era7tan )eluarga Nama 77 Alamat : 0n < ? < : 7oramil &esa Pakel 7ecamatan 6unung Sari

0abel *#+ 'encana Asuhan 7eperawatan No 0u%uan 7riteria Standar Inter"ensi &2 1 0upan : 'espon Cara merawat 1# 7a%i Setelah "erbal : anggota keluarga pengetahu dilakukan menyebut yang menderita an tindakan kan + cara ISPA keluarga keperawat perawatan 1# 7eluarga G ibu tentang an penderita bisa melegakan cara keluarga ISPA tenggorokanda perawatan

mampu merawat anggota keluarga yang mederita ISPA 0upen : Setelah + 2 +, pertemuan keluarga mampu menyebutk an cara merawat anggota keluarga yang menderita ISPA

/#

+#

0upan : Setelah dilakukan tindakan keperawat an tidak ter%adi serangan berulang pada An < N < selama dirumah 0upen : Setelah pertemuan + 2 +, pertemuan keluarga

'espon "erbal (pengetah uan!

1#

/#

+#

n meredakan batuk anak dengan madu, %eruk nipis atau ramuan lain buatan sendiri, dan obat dokter yang diberikan ditempat pelayanan kesehatan Eika anak panas diberi obat paracetamol atau kompres dengan air dingin Eika hidung tersumbat karena pilek bersihkan lubang hidungnya dengan sapu tangan bersih 7eluarga dapat menyebutkan tanda dan ge%ala penyakit ISPA keluarga dapat mengidentifika si kapan akan ter%adinya serangan keluarga dapat memutuskan tindakan yang harus dilakukan bila ter%dai serangan

/#

+#

*#

1#

/#

+#

*#

penderita ISPA $eri reinforcem ent positif atas pendapat yang disampaik an oleh keluarga Eelaskan cara perawatan anggota keluarga yang mederita ISPA $eri kesempata n pada keluarga untuk bertanya 7a%i pengetahu an keluarga 7a%i kemampua n keluarga yang telah dilakukan pada An <N< 7a%i tindakan keluarga pernah dilakukan bila An < N < mengalam i serangan &iskusika

dapat menyebutk an manfaat pemelihara an rumah yang men%adi syarat kesehatan

(#

8#

9#

9#

n dengan keluarga tentang ge%ala penyakit ISPA &iskusika n dengan keluarga cara mengident ifikasi serangan &iskusika n alternatif yang dapat dilakukan keluarga untuk mecegah serangan berulang $erikan kesempata n keluarga menanyak an pen%elasan yang telah diberikan setiap kali diskusi $erikan Pen%elasan ulang bila ada pene%elasa n yang belum dimengerti A"aluasi secara singkat terhadap topik yang didiskusik

an dengan keluarga 1,# $erikan pu%ian terhadap kemapuan keluarga yang diskusi 1# 7a%i kemampua n keluarga untuk menyediak an sarana yang dibutuhka n /# An%urkan keluarga untuk membuka %endela setiap hari +# An%urkan membersi hkan lantai setiap hari *# $erikan pu%ian terhadap perilaku yang dapat dilakukan oleh keluarga (# $erikan penguatan terhadap perilaku yang telah dilakukan untuk dipertahan

Perilaku (psikomot orik!

1# 7eluarga dapat menyediakan sarana perawatan yang diperlukan An < N < selama serangan dirumah /# 7eluarga melakukan upaya membuka %endela yang ada dan membersihkan lantai setiap hari +# 7eluarga dapat mengupayakan sinar matahari masuk kedalam kamar tidur dengan cara memasang genting kaca seusia kebutuhan

8,

kan setiap hari

."

'm+lementasi Nama 77 Alamat 5ariG0glGEam Selasa : 0n < ? < : 7oramil &esa Pakel 7ecamatan 6unung Sari No &2 1 Pelaksanaan 1# ;engka%i pengetahuan keluarga tentang cara perawatan penderita ISPA /# ;emberi reinforcement positif atas pendapat yang disampaikan oleh keluarga +# ;en%elaskan cara perawatan anggota keluarga yang menderita ISPA *# ;emberi kesempatan pada keluarga untuk bertanya 1# ;engka%i pengetahuan keluarga /# ;engka%i kemampuan keluarga yang telah dilakukan pada An < N < +# ;engka%i tindakan keluarga yang pernah dilakukan pada An < N < mengalami serangan *# ;endiskusikan dengan keluarga tentang tanda dan ge%ala penyakit ISPA (# ;endiskusikan dengan keluarga cara mengidentifikasi serangan # ;endiskusikan alternatif yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegah serangan berulang 8# ;emberikan kesempatan keluarga

81

menanyakan pen%elasan yang telah diberikan setiap kali diskusi 9# ;emberikan pen%elasan ulang bila ada pen%elasan yang belum dimengerti 9# ;enge"aluasi secara singkat terhadap topik yang didiskusikan dengan keluarga 1,# ;emberikan pu%ian terhadap kemampuan keluarga yang diskusi 1# ;engka%i ulang pengetahuan keluarga tentang cara perawatan penderita ISPA /# ;emberi reinforcement positif atas pendapat yang disampaikan oleh keluarga +# ;en%elaskan ulang cara perawatan anggota keluarga yang mendeita ISPA *# ;emberi kesempatan pada keluarga untuk bertanya 1# ;engka%i ulang pengetahuan keluarga /# ;engka%i ulang kemampuan keluarga yang telah dilakukan pada An < N < +# ;engka%i tindakan keluarga yang pernah dilakukan pada An < N < mengalami serangan *# ;endiskusikan dengan keluarga tentang tanda dan ge%ala penyakit ISPA (# ;endiskusikan dengan keluarga cara mengidentifikasi serangan # ;endiskusikan alternatif yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegah serangan berulang 8# ;emberikan kesempatan keluarga menanyakan pen%elasan yang telah diberikan setiap kali diskusi 9# ;emberikan pen%elasan ulang bila ada pen%elasan yang belum dimengerti 9# ;enge"aluasi secara singkat terhadap topik yang didiskusikan dengan keluarga 1,# ;emberikan pu%ian terhadap kemampuan keluarga yang diskusi

8/

.%

E9aluasi Nama 77 Alamat 0glGEam : 0n < ? < : 7oramil &esa Pakel 7ecamatan 6unung Sari No &2 1 Catatan Perkembangan S : 7eluarga mengatakan sudah mampu merawat An < 0 < @ : 7eluarga sudah mengetahui cara yang tepat dalam merawat An < 0 < 7eluarga tampak senang dan tersenyum A : ;asalah 0eratasi P:. Paraf

S : 7eluarga mengatakan sudah mengerti penyebab ter%adinya serangan berulang pada An < 0 <

8+

@ : 'umah tampak bersih Eendela rumah terbuka dan ada "entilasi A : ;asalah 0eratasi P:.

8*

BAB PEMBA&AHAN

Pembahasan dalam 7arya 0ulis Ilmiah ini merupakan lengkap akhir dari suatu pengamatan yang bertu%uan untuk mengetahui kesen%angan antara teori yang terdapat dalam $A$ / dengan gambaran kasus yang nyata pada $A$ +# Pembahasan terhadap kesen%angan yang ter%adi adalah sebagai berikut : ".1 Pengkajian Pengka%ian merupakan kumpulan tindakan yang digunakan oleh perawat untuk mengukur keadaan klien (keluarga! dengan

menggunakan norma.norma kesehatan keluarga maupun sosial dan merupakan suatu sistem yang terintegrasi dari kesanggupan keluarga untuk mengatasinya (Nasrul effendi,1999!# Pengka%ian ini terdiri dari dua tahap yaitu : tahap pertama yang terdiri dari pengumpulan data keluarga secara umum dan tahap keluarga terdiri dari data untuk mengarah kepada penentuan data diagnosa keperawatan# &ata.data yang dikumpulkan pada tahap satu ini meliputi : identitas keluarga, riwayat dan perkembangan keluarga, pengka%ian lingkungan, srtuktur keluarga, fungsi keluarga, stres koping keluarga, keadaan gi4i, gi4i keluarga, pemeriksaan fisik dan harapan keluarga# 3ntuk pengka%ian tentang pengka%ian lingkungan yaitu dalam teori dikatakan bahwa lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan, yaitu

8,

8(

pencahayaan yang cukup, pekarangan yang bersih, ruangan rumah yang cukup luas dan tidak dapat dipenuhinya# 0etapi pada saat pengka%ian keadaan kesehatan lingkungan tidak memenuhi syarat kesehatan sehingga men%adi pencetus timbulnya penyakit# Pencetus timbulnya penyakit itu dikarenakan kurang pengetahuan keluarga akan pentingnya kesehatan lingkungan bagi kesehatan keluarga# ".2 Diagn#sa )e+era7atan &iagnosa keperawatan merupakan pernyataan tentang faktor. faktor yang memepertahankan respon atau tanggapan yang tidak sehat# &an menghalangi perubahan yang diharapkan (Nasrul Affendi,1999!# &alam teori untuk masing.masing masalah keperawatan terdiri dari ( diagnosa keperawatan, berdasarkan ( fungsi keluarga yang terdiri dari ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan, ketidak mampuan keluarga mengambil keputusan, ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit, ketidak mampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan dan ketidak mampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang dapat menun%ang kesehatan anggota keluarga# 0etapi pada gambaran kasus didapatkan / diagnosa, yaitu ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit, ketidak mampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang dapat menun%ang kesehatan#

".3

Peren6anaan Perencanaan merupakan kumpulan tindakan yang ditentukan oleh perawat untuk dilaksanakan guna memecahkan masalah kesehatan dan masalah keperawatan yang diindentifikasi (Nasrul Affendi, 1999!# Pada gambaran kasus perencanaan disusun sesuai dengan langkah.langkah yang terdapat pada landasan teori yaitu diagnosa keperawatan, tu%uan, kriteria, standar dan inter"ensi# Eadi, dalam perencanaan antara landasan teori dengan gambaran kasus tidak ada kesen%angan yang penulis dapatkan#

".

'm+lementasi 4 Pelaksanaan 5 Pelaksanaan merupakan suatu tindakan keperawatan yang bertu%uan untuk mengatasi atau mencegah masalah kesehatan yang dihadapi keluarga sesuai dengan rencana asuhan keperawatan yang telah dibuat (Nasrul Affendi, 1999!# Sedangkan pada gambaran kasus, tahap pelaksanaan dilaksanakan sesuai dengan landasan teori dimana penulis menerapkan rencana asuhan keperawatan yang telah disusun pada tahap perencanaan#

"."

E9aluasi A"aluasi merupakan tahap yang menentukan apakah tu%uan tercapai atau tidak (Nasrul Affendi, 1999!# Pada asuhan keperawatan keluarga 0n <?I tahap e"aluasi dilaksanakan selama 1 hari, pada hari pertama tu%uan yang diharapkan belum tercapai sehingga e"aluasi terus

88

dilan%utkan dengan memberikan an%uran.an%uran kepada keluarga untuk meningkatkan kesehatan An <NI#

89

BAB " PENUTUP

%.1

)esim+ulan &ari uraian yang dikemukakan oleh penulis mulai dari $A$ 1, /, +, *, ( dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut antara lain : 1# Pengetahuan keluarga yang sebelum dilaksanakan asuhan keperawtan masih agak rendah seperti mengerti tentang cara merawat anggota keluarga yang menderita ISPA, masalah ) masalah yang akan timbul tentang perawatan ISPA, %ika tidak ditangani dengan segera maka setelah askep diberikan kepada indi"idu maupun keluarga maka keluarga sudah mulai mengerti tentang penyakit ISPA# /# 7eluarga yang sebelumnya askep dilakukan kurang bisa merawatGmenolong penderita ISPA, keluarga telah mampu mengambil keputusan yang diambil terhadap keluarga 0n <?I : maka setelah askep dilakukan keluarga telah mampu mengambil keputusan dam merawat penderita dengan semestinya# +# Setelah asuhan keperawatan keluarga 0n <?I selama + hari maka tingkat keberhasilan keluarga ini termasuk berhasil dan pada tahap pelaksanaan penulis %uga dapat menyimpulkan bahwa kegiatan yang dilakukan dapat terlaksana dengan baik#

8*

89

%.2

&aran $erdasarkan pembasahan dan kesimpulan diatas penulis

mengemukakan beberapa saran untuk Perawat, Puskesmas dan Institusi sebagai berikut : 1# Sehubungan dengan waktu khusus yang disediakan dalam pelaksanaan asuhan keperawatan tidak ada maka kepada pendidikan Stikes ?arsi ;ataram disarankan agar menyediakan waktu khusus untuk dalam menyusun 7arya 0ulis Ilmiah sehingga asuhan keperawatan terlaksana dengan baik# /# 7eluarga yang belum memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut dengan tu%uan pemulihan dan pengobatan penderita ISPA pada keluarga 0n <?I dapat lebih terencana# +# 7epada pemegang program di Puskesmas 7ediri 1ombok $erat agar dapat melan%utkan asuhan keperawatan keluarga ini#

9,

DA*TAR PU&TA)A

$# A4i4 Alimul 5idayat, /,, # Pengantar ilmu keperawatan anak, Eakarta, Salemba ;edika &irtektorat Eenderal Pemberantasan Penyakit ;enular dan Penyehatan 1ingkungan Pemukiman, 199(, Bimbingan Keterampilan dalam Penatalaksanaan Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Anak , Eakarta, &epartemen 7esehatan Affendy Nasrul# 1999, Dasar Dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat# Adisi ke ) /# Eakarta# Penerbit $uku 7edokteran, A6C# Ilmu 7esehatan Anak, /,,(, Ilmu Kesehatan Anak, Eilid +, Eakarta B73I 1ynda Euall Carpenito, 1999, Diagnosa Keperawatan, Adisi , Eakarata : A6C Nelson# 199 # Ilmu Kesehatan Anak# Fol /, Eakarta# $uku kedokteran, A6C# Ngastiyah# 1998# Perawatan Anak Sakit# Eakarta# Penerbit $uku 7edokteran, A6C# Nursalam, /,,1# Proses dan Dokumentasi Keperawatan Konsep dan Praktek, Eakarata, Salemba ;edika Pearce A"elyn, C# /,,*# Anatomi dan Fisiologi P0 6ramedia Pustaka 3tama Supra%itron# /,,*# Asuhan 7edokteran, A6C# Keperawatan ntuk Paramedis, Eakarta# Keluarga, Eakarta# $uku

91

&ATUAN A,ARA PEN:ULUHAN

Pokok bahasan Sub pokok bahasan Sasaran 0empat

ISPA : 7onsep &asar ISPA : : @rang 0ua G 7eluarga Penderita ISPA 7oramil : &esa Pakel, 7ecamatan 6unung Sari,

7abupaten 1ombok $arat 5ariGtanggal >aktu ;etode 0u%uan umum : 7amis, +, Euli /,,9 : 1 2 +, menit : Ceramah dan tanya %awab Setelah diberikan penyuluhan orang tua dan keluarga : dapat memahami tentang ISPA 0u%uan khusus 1# 7eluarga mengetahui tentang pengertian ISPA : /# ;en%elaskan tanda dan ge%ala ISPA +# ;en%elaskan penyebab ISPA *# ;en%elaskan tentang pencegahan penyakit ISPA (# ;en%elaskan cara merawat penderita ISPA Penyuluhan ;ahasiswa Stikes ?arsi ;ataram Program Studi &.III : 7eperawatan

9/

N 0ahap G o >aktu 1 Perkenalan (+ menit! / Pemberian materi (1( menit!

7egiatan Penyuluhan

7egiatan Sasaran

A"aluasi 1, menit

Penutup dan terima kasih / menit

1# ;emberi salam 1# ;en%awab salam /# ;emperkenalkan diri dan /# ;endengar dan memberi tahu tin%auan memperhatikan ;en%elaskan : ;endengarkan dan 1# Pengertian ISPA memperhatikan /# 0anda dan 6e%ala +# Penyebab ISPA ;enanyakan hal yang *# Pencegahan ISPA belum dimengerti (# Perawatan . ;emberikan kesempatan pada keluarga untuk bertanya . ;en%awab pertanyaan 1# A"aluasi 1# ;enanyakan kembali 1# ;en%awab pada sasaran tentang pertanyaan pen%elasan yang telah diberikan /# ;enanyakan kembali /# ;endengarkan dan informasi yang perlu atau memperhatikan penting 1# ;enutup ceramah 1# ;endengarkan /# ;emberi salam dan /# ;en%awab salam terima kasih

9+

Materi Pen0uluhan

1# Pengertian ISPA adalah infeksi yang terutama mengenai struktur saluran pernafasan diatas larink tetapi kebanyakan penyakit ini mengenai bagian saluran atas dan bawah secara simultan atau berurutan# /# Atiologi G penyebab a! $akteri b! Firus c! Eamur d! Aspirasi ( debu, polusi, makanan ! +# 0anda dan ge%ala a! $atuk b! Pilek c! 7adang demam d! Nyeri tenggorokan e! Panas *# Pencegahan a! Pemberian imunisasi lengkap b! Pemberian makanan yang bergi4i, sehingga anak dengan status gi4i baik c! 1ingkungan di dalam rumah sehat, misalnya sirkulasi udara baik, bebas debu dan polusi lain#

9*

(# Perawatan 1! 7eluarga G ibu bisa melegakan tenggorokan dan meredakan batuk anak dengan madu, %eruk nipis atau ramuan lain buatan sendiri, dan obat dokter yang diberikan di tempat pelayanan kesehatan# /! Eika anak panas diberi obat paracetamol atau kompres dengan air dingin# +! Eika hidung tersumbat karena pilek bersihkan lubang hidungnya dengan sapu tangan yang bersih#