You are on page 1of 2

Analisa 1 (referensi dari internet) untuk menentukan angka jam trafo 3 phasa dari analisa arus dari gambar

rangkaian trafo 3 phasa didapatkan angka jam 0. hal ini disebabkan hubungan belitan antara primer dan sekunder adalah deltadelta dengan cara menghubungkan belitan antara 2 sisinya sama. r' dihubungkan dengan s, s' dengan t, t' dengan r. Begitu pula sisi HV, R' dengan S, S' dengan T, dan T' dengan R. ketika dimasuki tegangan maka arus pada dua sisi (HV dan LV) akan mengalir ke arah yang sama (bawah) sehingga fluksinya ke arah atas. kemudian digambarkan dalam bentuk vektor. vektor grup mengindikasikan perbedaan antara fasa primer dan sekunder. sisi primer digambarkan dengan hubungan delta yang lebih besar dari sisi sekunder. kemudian letakkan gambar vektor delta sisi sekunder didalam vektor delta sisi primer. vektor delta sisi primer akan selalu mengarah ke angka jam 0 sehingga lihat arah fluksi sisi sekunder. karena arahnya ke atas maka gambar vektor deltanya juga mengarah ke atas. kemudian tarik garis dari r ke R maka akan ditemukan sudut alfa nya. dikarenakan sudut alfa = 0 derajat maka angka jam dari hubungan D-d dengan cara belitan yang sama adalah 0 to determine the number of hours transformer 3 phase from flow analysis of images 3 phase transformer circuit, obtained clock rate 0 . this is due to the connection between the primary and secondary windings are delta - delta windings by connecting the 2 sides with the same way . r ' is connected with s , s ' with t , t ' with r . Similarly the HV , R ' with S , S ' with T , and T ' with R. when the voltage induced , the current on the two sides ( HV and LV ) will flow in the same direction ( down ) so the flux is upward . then represented in a vector diagram . vector group indicates the difference between primary and secondary phases . The primary side drawn with larger delta connection than secondary side. then draw the secondary delta vector diagram in primary delta vector diagram. delta vector primary side will always lead to the hour digits 0 so, see the direction of flux secondary side . because its upward then the delta vector diagram is also pointing up . then draw a straight line from r to R, then it will find its alpha angle . because the alpha angle = 0 degrees then the number of hours D-d connection with the same winding way is 0.

Analisa 2 (yg di stabilo referensi dari buku analisa sistem tenaga bukunya perpus kota) menentukan angka jam trafo 3 fasa dari membaca tabel kebenaran datasheet trafo (buku TERCO). trafo yang digunakan harus menggunakan step down karena rangkaian percobaannya sama dengan open circuit. ketika mengukur tegangan antara Cc, Bc, Cb, dan AB didapatkan hasil Cc < Bc = Cb > Cc < AB. ketika dicocokkan dengan tabel kebenaran, data tersebut masuk pada kelompok jam 0. Cc lebih kecil dari Bc karena Cc adalah hasil pengukuran tegangan dari sebuah trafo fasa tunggal. sedangkan Bc hasil pengukuran dari dua buah trafo fasa tunggal yang identik. Cb = Bc karena Cb juga hasil pengukuran dari dua buah trafo fasa tunggal yang identik. dan AB lebih besar dari Bc dan Cb karena AB adalah hasil pengukuran dari tiga buah trafo fasa tunggal yang identik. To determine the number of hours transformer 3 phase from reading truth table datasheet transformer (Tero book). transformer used must use a step-down transformer due to a series of similar experiments with an open circuit. when measuring the voltage between Cc, Bc, Cb, and Cc is obtained AB <Bc = Cb>

Cc <AB. When the data matched with the truth table, it is include in the 0 hour group. Cc is Smaller than Bc because Cc is the voltage measurement results of a single phase transformer. while Bc is the measurement results of two identical single-phase transformers. Cb = Bc because Cb as well as measurement results of two identical single-phase transformers. and AB is greater than Bc and Cb because AB is the result of the measurement of three identical single-phase transformers.

Analisa 3 (kata2nya tak ambil dari fotokopiannya bu harrij) menentukan angka jam trafo 3 fasa dari perhitungan kombinasi GGL HV dan LV. Angka perbandingan ditetapkan dengan pengukuran-pengukuran tegangan tanpa beban. Bilamana pada sisi primer diukur antara ketiga apitan tegangan-tegangan sebesar E(R-S), E (R-T), dan E (S-T) dan pada sisi sekunder tegangan-tegangan e(r-s), e (r-t), dan e (s-t) maka angka perbandingan adalah Er : er, dimana Er adalah harga rata-rata daripada ketiga tegangan pada sisi primer, dan er adalah harga rata-rata pada sisi sekunder. Maka dari pengukuran percobaan yang dilakukan, harga Er adalah 230 V dan er adalah 127 V. masukkan harga tersebut untuk rumus pendekatan angka jam 0 :

dari rumus tersebut dapat diketahui perhitungan R-s dan S-r sama, hal ini membuktikan tabel kebenaran TERCO untuk angka jam 0 nilai S-t = T-s. fasa yang digunakan memang berbeda tetapi maksutnya adalah sama, hal tersebut dikarenakan pada rumus pendekatan tersebut, yang dijumper adalah sisi T-t sedangkan saat percobaan dilakukan, sisi yang dijumper adalah R-r.

to determine the number hours of 3 phase transformer from calculations combination GGL of HV and LV. The Ratio determined by measurements of the voltage without load . When measured on the primary side between the third clamp voltages of E ( R-S ) , E ( R-T ) , and E ( S-T ) and the secondary side voltages e ( r-s ) , e ( r-t ) , and e ( s-t ) then the ratio are Er : er , where Er is the average price t from the third of them voltage on the primary side , and er is the average price on the secondary side . So from experiments measurements , Er price is 230 V and er is 127 V. use the price to the formula vector group 0:

from the formula, can determined of the price between S-r and R-s are same , this proves Tero truth table for vector group 0, value S-t = T-s . the phase that used was different but the purpose is the same , it is because in formula, the phase that be jumpered is T-t side while the experiments were the phase that be jumpered is R-r .