You are on page 1of 2

Notulensi Seminar Lab.

Teknik Sumberdaya Air


Jumat, 30 Desember 2011

Pembicara : Satyanto K. Saptomo
Moderator : Fadli Irsyad

Peserta :
1. Prof. Budi Indra Setiawan
2. Wiranto
3. Gardjito
4. Lisminingsih
5. Sakti M
6. Rahman
7. Yanto
Materi :
Development of Automated Irrigation System for Production Field : Fuzzy Timer
Control

Poin Penting :
1. Sistem irigasi otomatis untuk sawah guna menjaga muka air di sawah
2. Menggunakan air irigasi seefektif dan seefisien mungkin
3. Membuat sistem timer, untuk menentukan berapa lama sistem harus menyala
4. Sebelum melakukan uji lapang harus disimulasikan terlebih dahulu.

Tanya Jawab :
Wiranto :
o Bagaimana pengaruh luasan terhadap kontrol Fuzzy?
o Bagaimana dengan sistem drainase? Apakah secara natural?
Jawaban :
o Permasalahan dengan luasan lebih kepada pendistribusian air dan penempatan
posisi sesor yang tepat, bisa diletakkan ditengah atau diujung
o Tergantung keinginan, jika difokuskan ke drainase maka sitem dibuat untuk
memompa air ke luar lahan. Pada prinsipnya jika air kurang maka ditambah
dan jika kurang maka dikeluarkan.


Gardjito :
o Apakan pengendali on off sistem pada dasarnya?
o Bagaimana sensitivitas dari sistem?
Jawaban :
o Sebagai pengendali sistem adalah tinggi muka air di lahan
o Terantung sensor yang digunakan, terkait ketelitian dari sensor.

Yanto :
o Apakan sistem dapat digunakan untuk beberapa petasan sawah atau hanya
untuk satu petakan?
o Bagaimana dengan kondisi sawah untuk sistem ini?
o Bagaimana cara peletakan sensor?
Jawaban :
o Idealnya sistem dilakukan pada satu petakan sawah yang besar
o Asumsi simulasi yang dilakukan pada kondisi ideal, dan biasanya dilapangan
tidak sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Idealnya sistem modren
diterapkan pada sawah modren
o Ditengah lahan dan tidak mengganggu aktivitas

Sakti :
o Keunggulan Fuzzy?
Jawaban :
o Lebih mudah diterima logika
o Lebih mudah dibaca kontroler, namun programnya lebih panjang.

Prof. Budi Indra Setiawan :
o Jawaban yang harus didapatkan dari penelitian ini berapa besarnya air yang
diperlukan untuk irigasi sawah.
o Enginering tidak bisa membuat untuk coba-coba harus saintifik.
o Percobaan dilakukan hanya dalam perhitungan atau disimulasikan terlebih
dahulu baru dibuat.
o Perlu adaptasi sitem dengan adanya perubahan.