You are on page 1of 1

Pengaruh Peningkatan Suhu Sintering Terhadap Sifat Mekanik dan Termal Komposit Plastik-

Karet Modifikasi

Pengaruh Peningkatan Suhu Sintering Terhadap Sifat Mekanik dan Termal Komposit Plastik-
Karet Modifikasi. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu sintering
terhadap sifat mekanik ( Kekuatan lentur, impak, kekerasan) dan termal komposit plastic-karet
yang telah dimodifikasi. Karet dimodifikasi dengan penambahan tanah liat nanokomposit untuk
meningkatkan sifat mekanik dari karet tersebut. Plastik yang digunakan adalah plastik jenis
HDPE yang berasal dari botol kemasan susu dan karet yang digunakan adalah kompon karet SiR
20. Penelitian ini dikerjakan melalui tahapan-tahapam : pembuatan serbuk plastic HDPE ukuran
80 mesh dan kompon karet SiR 20.
variasi yang digunakan adalah suhu sintering, yakni 110 oC, 120 oC, 130 oC, dan 140oC.
Proses pressured sintering dilakukan 5 menit dengan tekanan 1MPa. Pengujian kekuatan lentur
menggunakan alat UTM dengan standar uji ASTM D790. Pengujian kekuatan impak memakai
alat impak izod dengan standar uji ASTM D5941, dan pengukuran densitas didasarkan pada
standar pengujian ASTM D792. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan suhu
sintering dari 110oC sampai 140oC akan meningkatkan densitas hingga 10.18%, kekuatan
impak hingga 71.52%, dan kekuatan lentur hingga 12.28%. Kenaikan densitas terbesar ketika
suhu naik dari 120oC ke 130oC yaitu sebesar 6.20%, kenaikan impak terbesar ketika suhu
dinaikkan dari 110oC ke 120oC yaitu sebesar 55.01%, dan kenaikan kekuatan lentur terbesar
ketika suhu naik dari 110oC ke 120oC yaitu sebesar 6.91%

Pendahuluan
Penggunaan plastic didunia cenderung naik
pesat, dikarenakan plastic memiliki banyak
keunggulan diantaranya adalah ringan,
praktis, tahan air dan harganya relatif murah.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan
material yang berbahan baku plastic,
menyebab terjadi peningkatan juga terhadap
jumlah limbah plastic. Teknologi komposit
yang terus berkembang dewasa ini ternyata
mampu mengatasi permasalahan yang
timbul pada saat mencampurkan dua jenis
atau lebih material dengan karakter berbeda
dan tidak mungkin dapat dilakukan secara
alamiah.
Dan seperti diketahui, limbah plastic
merupakan material yang tidak dapat
terdekomposisi oleh mikroorganisme
pengurai. Dengan demikian, penumpukan
limbah plastic di alam dipastikan akan
menimbulkan masalah pencemaran
lingkungan.
Pada penelitian ini bertujuan untuk
memanfaatkan limbah-limbah plastic
tersebut yang dicampurkan dengan kompon
karet SiR 20 yang akan menghasilkan
material komposit baru.
Teknologi komposit yang terus berkembang
dewasa ini ternyata mampu mengatasi
permasalahan yang timbul pada saat
mencampurkan dua jenis atau lebih material
dengan karakter berbeda dan tidak mungkin
dapat dilakukan secara alamiah.