You are on page 1of 9

Anatomi dan fisiologi Hati

Hepar merupakan kelenjar eksokrim terbesar yang memiliki fungsi untuk menghasilkan
empedu, serta juga memiliki fungsi endokrin. Secara garis besar, hepar dibagi menjadi 2 lobus, dextra
(kanan-besar) dan sinistra (kiri-kecil), hepar dilapisi oleh kapsula fibrosa yang disebut Capsula
Glisson. Secara holotopi, hepar terletak di regio hypochondrium dextra, regio epigastrium, dan regio
hypochondrium sinistra. Secara skeletopi, hepar terletak setinggi costa V pada linea
medioclavicularis dextra, setinggispatium intercosta V di linea medioclavicularis sinistra, di mana
bagian caudal dextra (baah kanan)-nya mengikuti arcus costarum (costa IX - VIII) dan bagian
caudal sinistra (baah kiri)-nya mengikuti arcus costarum (costa VIII - VII). Secara syntopi, hepar
berbatasan dengan diaphragma (facies diaphragmatica hepatis) dan berbatasan dengan organ-organ
lain seperti gaster, pars superior duodeni, glandula suprarenalis dexter, sebagian colon transversum,
flexura coli dextra, vesica fellea, oesophagus, dan vena cava inferior (facies visceralis hepatis).
Hepar terbagi menjadi 2 lobus yaitu lobus hepatis dextra dan lobus hepatis sinistra olehincisura
umbilialis, ligamentum falciforme hepatis, dan fossa sagittalis sinistra.
!ada lobus hepatis dextra, terdapat fossa sagittalis sinistra, fossa sagittalis dextra, danporta hepatis.
"ossa sagittalis sinistra hepatis terdiri dari fossa ductus venosi dan fossa venae umbilicalis. "ossa
sagittalis dextra terdiri dari fossa vesicae fellea dan fossa venae cavae. !orta hepatis
membentuk lobus !uadratus hepatis dan lobus caudatus hepatis.
#obus $uadratus Hepatis memiliki batas anterior pada margo anterior hepatis, batas dorsal
pada porta hepatis, batas dextra pada fossa vesicae fellea, dan batas sinistra pada venae umbilicalis.
!ada lobus %uadratus hepatis ini, terdapat cekungan yang disebut impressio duodeni lobi !uadrati.
#obus &audatus Hepatis ("pigeli) memiliki batas ventro-caudal padaporta hepatis, batas
dextra padafossa venae cavae, dan batas sinistra pada fossa ductus venosi. !ada lobus caudatus
hepatis ini terdapat tonjolan yaituprocessus caudatus dan processus papillaris.
#obus Hepatis Sinistra adalah lobus hepar yang berada di sebelah kiri ligamentum falciforme
hepatis. #obus ini lebih kecil dan pipih jika dibandingkan dengan lobus hepatis dextra. #etaknya
adalah di regio epigastrium dan sedikit pada regio hyochondrium sinistra. !ada lobus ini,
terdapat impressio gastrica, tuber omentale, dan appendix fibrosa hepatis.
"acies hepatis terdiri darifacies diaphragmatica dan facies visceralis hepatis. "acies
diaphragmatica (sisi yang berhadapan dengan diaphragma) pada facies anteriornya (sisi depan facies
diaphragmatica) terdiri dari margo anterior hepatis dan perlekatan ligamentum falciforme hepatis,
sedangkan pada facies superiornya (sisi atas facies diaphragmatica) terdapatimpressio
cardiaca dan pars affixa hepatis (bare area).
"acies 'isceralis hepatis (sisi yang menghadap organ intraperitoneal) memiliki facies
posterior yang pada facies itu terdapat pars affixa hepatis, fossa vena cavae, impressio suprarenalis,
ligamentum hepatogastricum, impressio oesophagea. !ada facies inferiornya terdapat impressio
colica, impressio renalis, impressio duodenalis, fossa vesicae felleae, dan fossa venae umbilicalis.
!orta hepatis terdiri dari vena porta, ductus cysticus, ductus hepaticus, dan ductus choledochus, arteri
hepatica propria dextra dan arteri hepatica sinistra, serta nervus dan pembuluh lymphe#
$igamenta hepatis terdiri dari(
%# $igamentum falciforme hepatis
&# 'mentum minus
(# $igamentum coronarium hepatis
)# $igamentum triangulare hepatis
*# $igamentum teres hepatis
+# $igamentum venosum ,rantii
-# $igamentum hepatorenale
.# $igamentum hepatocolicum
)ambar *. +natomi hati
$igamentum falciforme hepatis merupakan reflexi peritoneum parietale yang terdiri dari 2
lembaran (lamina dextra dan lamina sinistra) serta membentuk lamina anterior ligamentum
coronarii hepatis sinistrum dan dextrum. !ada tepi inferior ligamentum ini terdapatligamentum teres
hepatis dan vena para umbilicalis.
'mentum minus membentang dari curvatura ventriculi minor dan pars superior
duodenimenuju ke fossa ductus venosi dan porta hepatis. $igamentum
gastrohepatica danligamentum hepatoduodenale merupakan bagian dari omentum minus ini.
"iksasi hepar dilakukan oleh vena hepatica, desakan negatif (tarikan) cavum thoracis, desakan
positif (dorongan) cavum abdominis, dan oleh ligamenta yang telah disebutkan sebelumnya,
diantaranya(
%# $ig#falciforme hepatis
&# 'mentum minus
(# $ig#/riangulare hepatis
)# $ig#coronarium hepatis
*# $ig#/eres hepatis
+# $ig#venosum ,rantii
Vascularisasi hepar oleh(
%# Circulasi portal
&# ,# 0epatica communis
(# Vena portae hepatis
)# Vena hepatica
,rteri hepatica communis berasal dari a#coeliaca. +rteri ini meleati lig#
hepatoduodenale(bersama ductus choledochus, v#portae, pembuluh lymphe dan serabut saraf) dan
bercabang menjadi a# hepatica propria dextra dan a#hepatica propria sinistra.
Vena portae hepatis dibentuk oleh v# mesenterica superior dan v#lienalis. ,ena ini berjalan
meleati lig# hepatoduodenale, bercabang menjadi ramus dexter dan ramus sinister.
-nner'asi hepar oleh(
1. 1n# "planchnici (simpatis)
2. 1# Vagus dexter et sinister (chorda anterior dan chorda posterior), dan
(# 1# 2hrenicus dexter (viscero-afferent)
,pparatus excretorius hepatis (oleh karena hepar sebenarnya adalah suatu kelenjar raksasa) adalah(
%# Vessica fellea
&# 3uctus cysticus
(# 3uctus hepaticus, dan
)# 3uctus choledochus
Fisiologi Hepar
Hepar merupakan pusat dari metabolisme seluruh tubuh, merupakan sumber energi tubuh sebanyak
2./ serta menggunakan 2. 0 21/ oksigen darah. +da beberapa fungsi hepar yaitu (
*. "ungsi hepar sebagai metabolisme karbohidrat. !embentukan, perubahan dan pemecahan 2H,
lemak dan protein saling berkaitan satu sama lain.Hepar mengubah pentosa dan heksosa yang
diserap dari usus halus menjadi glikogen, mekanisme ini disebut glikogenesis. )likogen lalu
ditimbun di dalam hepar kemudian hepar akan memecahkan glikogen menjadi glukosa.
!roses pemecahan glikogen menjadi glukosa disebut glikogenelisis.2arena proses-proses ini,
hepar merupakan sumber utama glukosa dalam tubuh, selanjutnya hepar mengubah glukosa
melalui heksosa monophosphat shunt dan terbentuklah pentosa. !embentukan pentosa
mempunyai beberapa tujuan( 3enghasilkan energi, biosintesis dari nukleotida, nucleic acid
dan +4!, dan membentuk5 biosintesis senyaa 6 karbon (6&) yaitu pyru'ic acid (asam piru'at
diperlukan dalam siklus krebs).
2. "ungsi hepar sebagai metabolisme lemak. Hepar tidak hanya membentuk 5 mensintesis lemak
tapi sekaligus mengadakan katabolisis asam lemak +sam lemak dipecah menjadi beberapa
komponen (
a. Senyaa 7 karbon 0 2849: ;9<-8S
b. Senyaa 2 karbon 0 +&4-,8 +&84+48 (dipecah menjadi asam lemak dan gliserol)
c. !embentukan cholesterol
d. !embentukan dan pemecahan fosfolipid
Hepar merupakan pembentukan utama, sintesis, esterifikasi dan ekskresi cholesterol. <i mana
serum &holesterol menjadi standar pemeriksaan metabolisme lipid
6. "ungsi hepar sebagai metabolisme protein. Hepar mensintesis banyak macam protein dari
asam amino. dengan proses deaminasi, hepar juga mensintesis gula dari asam lemak dan asam
amino.<engan proses transaminasi, hepar memproduksi asam amino dari bahan-bahan non
nitrogen. Hepar merupakan satu-satunya organ yang membentuk plasma albumin dan = -
globulin dan organ utama bagi produksi urea. >rea merupakan end product metabolisme
protein. = - globulin selain dibentuk di dalam hepar, juga dibentuk di limpa dan sumsum
tulang. ? 0 globulin hanya dibentuk di dalam hepar. +lbumin mengandung @ 1A7 asam amino
dengan ;3 BB....
7. "ungsi hepar sehubungan dengan pembekuan darah. Hepar merupakan organ penting bagi
sintesis protein-protein yang berkaitan dengan koagulasi darah, misalnya( membentuk
fibrinogen, protrombin, faktor ,, ,--, -C, C. ;enda asing menusuk kena pembuluh darah 0
yang beraksi adalah faktor ekstrinsi, bila ada hubungan dengan katup jantung 0 yang beraksi
adalah faktor intrinsik. "ibrin harus isomer biar kuat pembekuannya dan ditambah dengan
faktor C---, sedangakan ,it 2 dibutuhkan untuk pembentukan protrombin dan beberapa
faktor koagulasi.
1. "ungsi hepar sebagai metabolisme 'itamin. Semua 'itamin disimpan di dalam hepar
khususnya 'itamin +, <, 8, 2
B. "ungsi hepar sebagai detoksikasi. Hepar adalah pusat detoksikasi tubuh, !roses detoksikasi
terjadi pada proses oksidasi, reduksi, metilasi, esterifikasi dan konjugasi terhadap berbagai
macam bahan seperti Dat racun, obat o'er dosis.
E. "ungsi hepar sebagai fagositosis dan imunitas. Sel kupfer merupakan saringan penting
bakteri, pigmen dan berbagai bahan melalui proses fagositosis. Selain itu sel kupfer juga ikut
memproduksi = - globulin sebagai immune li'ers mechanism.
A. "ungsi hemodinamik. Hepar menerima @ 21/ dari cardiac output, aliran darah hepar yang
normal @ *1.. cc5 menit atau *... 0 *A.. cc5 menit. <arah yang mengalir di dalam
a.hepatica @ 21/ dan di dalam '.porta E1/ dari seluruh aliran darah ke hepar. +liran darah ke
hepar dipengaruhi oleh faktor mekanis, pengaruh persarafan dan hormonal, aliran ini berubah
cepat pada aktu exercise, terik matahari, shock. Hepar merupakan organ penting untuk
mempertahankan aliran darah.
Sumber (
Snell F. ,natomi ,bdomen# 3alam4 ,natomi 5lini 6ntu 7ahasis8a 5edoteran# Gakarta( 8)&H
*IIE
Hepatitis
a. Definisi
Hepatitis adalah suatu proses peradangan difus pada jaringan hati yang dapat disebabkan oleh
berbagai macam jenis organisme seperti 'irus, bakteri ataupun parasit, dimana masing-masing dapat
memberikan gejala dan kelainan yang berbeda-beda.
b. Klasifikasi
*. Hepatitis 'irus akut
*.* Hepatitis +.
,irus hepatitis + (H+,) terdiri dari F:+ berbentuk bulat tidak berselubung
berukuran 2E nm. <itularkan melalui jalur fekal 0 oral (feses, sali'a), sanitasi
yang jelek, kontak antara manusia, penyebarannya melalui air dan makanan.
3asa inkubasinya *1 0 71 hari dengan rata 0 rata 21 hari. -nfeksi ini mudah
terjadi di dalam lingkungan dengan higiene dan sanitasi yang buruk dengan
penduduk yang sangat padat. !enyakit hepatitis + disebabkan oleh 'irus yang
disebarkan melalui feses manusia yang diakibatkan kesalahan dalam
mengkonsumsi suatu jenis makanan dan minuman. ,irus hepatitis + atau ,H+
penyebarannya melalui pembuangan limbah manusia yang dilatar belakangi oleh
keadaan lingkungan dan sanitasi yang kurang baik dan bersih. Hepatitis + ini
masih tergolong jenis hepatitis yang ringan dan dapat disembuhkan dengan
pemberian 'aksinasi, lamanya penyakit ini berlangsung 2-B minggu. Hepatitis +
dibagi menjadi 6 stadium. !rodromal dengan gejala letih, lesu, demam,
kehilangan selera makan, dan mual. Stadium dengan gejala kuning (stadium
ikterik), dan stadium kesembuhan (kon'alesensi), namun stadium dengan gejala
kuning jarang ditemukan. +kan tetapi untuk memastikan diagnosis dilakukan
pemeriksaan enDim hati, S)!4 dan S)94. 2arena pada hepatitis + juga bisa
terjadi radang empedu, maka pemeriksaan gama-)4 dan alkali fosfatase dapat
dilakukan disamping kadar bilirubin.
*.2 Hepatitis ; (H;,).
,irus hepatitis ; (H;,) merupakan 'irus yang bercangkang ganda yang
memiliki ukuran 72 nm. <itularkan melalui darah atau produk darah, sali'a,
semen, sekresi 'agina. -bu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis ; bisa
menularkan 'irus kepada bayi selama proses persalinan. 3asa inkubasi 7. 0 *A.
hari dengan rata- rata E1 hari. "aktor resiko bagi para dokter bedah, pekerja
laboratorium, dokter gigi, peraat dan terapis respiratorik, staf dan pasien dalam
unit hemodialisis, para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-
sama, atau diantara mitra seksual baik heteroseksual maupun pria homoseksual.
Hepatitis ; adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh 'irus hepatitis ;
(,H;), suatu anggota famili hepadna'irus yang dapat menyebabkan peradangan
hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi
sirosis hati atau kerusakan fungsi hati dan kanker hati.
!enyakit hepatitis ini mula-mula banyak terjadi di negara +sia dan +frika
kemudian penyakit ini mulai merambah samapi ke 4iongkok dan berbagai
negara +sia lainnya termasuk -ndonesia. !enyebab penyakit hepatitis ; ini tidak
hanya dikarenakan oleh 'irus dari hepatitis ;, banyak faktor penyebab dari
hepatitis ; seperti keracunan obat dan berbagai efek samping Dat kimia yang
mungkin terdapat dalam jenis makanan, minuman dan jenis obat-obatan tertentu
seperti karbon tetraklorida, chlorpromaDine, chloroform, arsen, fosfor dan Dat-Dat
lain yang banyak sekali digunakan obat dalam industri modern bisa juga
menyebabkan hepatitis. Jat-Dat kimia ini mungkin saja tertelan, terhirup atau
diserap oleh darah dan kulit penderita. 9rgan hati yang kita ketahui berfungsi
sebagai organ tubuh yang dapat menetralisir segala macam racun yang berada di
setiap jaringan darah. :amun jika organ hati sudah terinfeksi dan teridentifikasi
racun dan 'irus seperti hepatitis ; ini maka fungsi organ hati akan terganggu dan
tak mampu lagi menetralkan racun. Hal ini disebabkan 'irus hepatitis ; ini *..
kali lebih kuat dan 'irus *. kali lebih banyak dibanding dengan 'irus H-, yang
sifatnya sama-sama menular.
*.6 Hepatitis & (H&,).
Hepatitis & adalah penyakit yang disebabkan oleh 'irus hepatitis &. -nfeksi
'irus ini dapat menyebabkan peradangan hati (hepatitis) yang biasanya
asimtomatik. ,irus ini menyebar melalui kontak darah. )ejala pada hepatitis &
ini dapat ditangani secara medis dan prorposi pasien dapat dibersihkan dengan
jangka panjang. Seseorang yang mengalami infeksi 'irus ini sering mengalami
gejala ringan dan sebagai sebab tidak melakukan peraatan. <iperkirakan *1.-
2.. juta orang di dunia terinfeksi hepatitis &. ,irus hepatitis & (H&,)
merupakan 'irus F:+ kecil, terbungkus lemak yang diameternya 6. 0 B. nm.
<itularkan melalui jalur parenteral (darah) pemakai obat yang menggunakan
jarum bersama-sama. A./ kasus hepatitis terjadi akibat transfusi darah. Garang
terjadi penularan melalui hubungan seksual. 3asa inkubasi 'irus ini *1 0 B. hari
dengan rata 0 1. hari
*.7 Hepatitis < (H<,).
,irus hepatitis < atau 'irus <elta adalah 'irus yang unik yang tidak lengkap
dan untuk replikasi memerlukan keberadaan 'irus hepatitis ;. !enularanmnya
melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah, )ejala penyakit
hepatitis < ber'ariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau
amat progresif. ,irus hepatitis < (H<,) merupakan 'irus F:+ berukuran 61
nm. !enularannya terutama melalui darah (serum) dan menyerang orang yang
memiliki kebiasaan memakai obat terlarang. 3asa inkubasi dari 'irus ini 2* 0
*7. hari dengan rata 0 rata 61 hari. Hanya terjadi jika seseorang terinfeksi 'irus
hepatitis ; sehingga 'irus hepatitis < ini menyebabkan infeksi hepatitis ;
menjadi lebih berat.
*.1 Hepatitis 8 (H8,).
,irus hepatitis 8 ini merupakan penyebab dari timbulnya penyakit hepatitis
8. !enyebarannya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh
'irus. )ejala-gejalanya adalah demam, rasa letih, hilang nafsu makan, rasa mual,
sakit perut, air seni berarna kuning tua, serta timbul arna kekuningan pada
kulit dan mata. Hepatitis 8 ini akan semakin parah dan perlu diaspadai
terutama pada ibu yang sedang dalam masa kehamilan pada usia kandungan 6
bulan terakhir. 3asa inkubasi 'irus asalah 7. hari (rentang *1-B. hari). ,irus
hepatitis 8 (H8,) merupakan 'irus F:+ kecil yang diameternya 62 0 6B nm.
!enularan 'irus ini melalui jalur fekal-oral (feses, sali'a), kontak antara manusia
dimungkinkan meskipun resikonya rendah. 3asa inkubasi *1 0 B1 hari dengan
rata 0 rata 72 hari. "aktor resiko perjalanan kenegara dengan insiden tinggi
hepatitis 8 dan makan makanan, minum minuman yang terkontaminasi.
2. Hepatitis 'irus kronik
a. Hepatitis kronik persisten
Hepatitis kronik persisten ditandai dengan sebutan sel-sel radang bulat di
daerah portal. +rsitektur lobular tetap normal, tidak atau hanya sedikit fibrosis.
#imiting plate pada hepatosit antara daerah portal dan kolom-kolom hepatosit tetap
utuh. 4idak terjadi piecemeal nocrosis.
b. Hepatitis kronik #obular
Hepatitis kronik lobular sering pula disebut hepatitis akut berkepanjangan
karena perjalanan penyakit lebih dari 6 bulan. !ada tipe ini ditemukan adanya tanda
peradangan dan daerah-daerah nekrosis di dalam lobulus hati.
c. Hepatitis kronik aktif
Hepatitis kronik aktif ditandai dengan adanya sebutan sel-sel radang bulat
terutama limfosit dan sel plasma di daerah portal yang menyebar dan mengadakan
infiltrasi ke dalam lobulus hati sehingga menyebabkan erosi limiting plate dan
menimbulkan piecemeal nerosis.
<ikenal dua tipe hepatitis kronik aktif yaitu(
o 4ipe berat( ditemukan septa jaringan ikat menyebar ke dalam kolom-kolom
hepatosit sehingga menyebabkan kelompokan hepatosit yang terisolasi
menimbulkan gambaran seperti bentuk rosette. 4ampak pula intra-hepatic
bridging antara portal dengan sentral atau portal dengan portal.
o 4ipe ringan( ditemukan erosi ringan pada limiting plate dan juga piecemeal
necrosis yang ringan saja tanpa adanya bridging atau pembentukan rosette.
2lasifikasi hepatitis kronik secara histopatologis tersebut didasarkan atas
gambaran morfologis yang dianggap dapat membantu memperkirakan prognosis.
Hepatitis kronik persisten biasanya tidak berkembang menjadi sirosis hati.
Sedangkan hepatitis kronik lobular mungkin akan mengalami progresi tetapi
lamban. Hepatitis kronik aktif bentuk ringan secara perlahan dapat berkembang
menjadi sirosis hati. Hepatitis kronik bentuk berat secara cepat berkembang menjadi
sirosis hati.
Hepatoma
a. Definisi
2anker hepar atau kanker hati (hepatocellular carcinoma) adalah suatu
kanker yang timbul dari hati. -a juga dikenal sebagai kanker hati primer atau
hepatoma. Hati terbentuk dari tipe-tipe sel yang berbeda (contohnya, pembuluh-
pembuluh empedu, pembuluh-pembuluh darah, dan sel-sel penyimpan lemak).
;agaimanapun, sel-sel hati (hepatocytes) membentuk sampai A./ dari jaringan hati.
Gadi, mayoritas dari kanker-kanker hati primer (lebih dari I. sampai I1/) timbul dari
sel-sel hati dan disebut kanker hepatoselular (hepatocellular cancer) atau 2arsinoma
(carcinoma).
2anker hati adalah penyakit gangguan pada hati yang disebabkan karna hepatis
kronik dalam jangka panjang yang menyebabkan gangguan pada fungsi hati. ( )hofar
, +bdul ( 2..I ).
2anker hati berasal dari satu sel yang mengalami perubahan mekanisme
kontrol dalam sel yang mengakibatkan pembelahan sel yang tidak terkontrol. Sel
abnormal tersebut akan membentuk jutaan kopi, yang disebut klon. 3ereka tidak
dapat melakukan fungsi normal sel hati dan sel terus menerus memperbanyak diri.
Sel-sel tidak normal ini akan membentuk tumor (+nonim, 2..7).
b. Klasifikasi
&a Hepar atau kanker hati dapat digolongkan beberapa type yaitu (
*. 2anker Hati !rimer
a. &holangio &arcinoma 0 kanker yang tumbuh relatif lambat yang berasal dari
lapisan kantung empedu di dalam atau di luar hati. <i &ina, infeksi cacing
pita hati (parasit) memberi kontribusi perkembangan kanker ini. 9rang
dengan sclerosing cholangitis primer beresiko terbentuknya
cholangiocarcinoma. )ejala-gejala pada kanker seringkali tidak jelas tetapi
bisa termasuk kemunduran tiba-tiba pada kesehatan umum orang tersebut,
adanya massa di bagian atas sebelah kanan perut, penyakit kuning (perubahan
arna kekuning-kuningan pada kulit dan arna putih pada mata), kehilangan
berat badan, dan perut tidak nyaman.
b. Hepatoblastoma 0 adalah kanker yang relatif sering terjadi pada bayi. +nak
laki-laki yang terkena dua kali lebi sering dibandingkan pada anak
perempuan. 2adangkala, hal itu terjadi pada anak yang lebih tua dan bisa
menghasilkan hormon (disebut gonadotropin) yang menghasilkan pubertas
dini (precocious). 4idak terdapat penyebab yang telah diidentifikasi. <okter
kemungkinan bisa mendiagnosa kanker ini berdasarkan peningkatan kadar
alpha-fetoprotein dan hasil pada tes imaging. +ngiosarcoma 0 kanker yang
jarang terjadi, bermula di pembuluh darah yang ada pada hati.
c. Hepatoma (H&&) 0 kanker langka yang beraal di pembuluh darah pada hati.
+ngiosarcoma kemungkinan disebabkan oleh bersentuhan dengan 'inil
klorida di tempat kerja, yang terjadi di pabrik poly'inyl klorida (!,&), atau
bersentuhan dengan arsenik. 3eskipun begitu, pada kebanyakan orang, tidak
ada penyebab yang teridentifikasi.
2. 2anker Hati Sekunder
2anker hati sekunder dapat muncul dari kanker hati primer pada organ-organ
lain. 4etapi, pada umumnya bersumber dari perut, pankreas, kolon, dan rektum.
Standar klasifikasi stadium klinis hepatoma primer(
*. -a ( tumor tunggal berdiameter 6 cm tanpa emboli tumor, tanpa metastasis
kelenjar limfe peritoneal ataupun jauh( &hild +
2. -b ( tumor tunggal atau dua tumor dengan diameter gabungan 1 cm, di separuh
hati, tanpa emboli tumor, tanpa metastasis kelenjar limfe peritoneal ataupun jauh(
&hild +
6. --a ( 4umor tunggal atau dua tumor dengan diameter gabungan *.cm, di separuh
hati, atau dua tumor dengan gabungan 1cm, dikedua belahan hati kiri dan kanan,
tanpa emboli tumor, tanpa metastasis kelenjar limfe peritoneal ataupun jauhH
&hild +
7. --b ( 4umor tunggal atau multiple dengan diameter gabungan *.cm, di separuh
hati, atau tumor multiple dengan gabungan 1cm, dikedua belahan hati kiri dan
kanan, tanpa emboli tumor, tanpa metastasis kelenjar limfe peritoneal ataupun
jauhH &hild +. 4erdapat emboli tumor dipercabangan 'ena portal, 'ena hepatika
atau saluran empedu dan atau &hild ;.
1. ---a ( 4idak peduli kondisi tumor, terdapat emboli tumor di pembuluh utama'ena
porta atau 'ena ka'a inferior, metastasis kelenjar limfe peritoneal atau jauh, salah
satu daripadanyaH &hild + atau;
B. ---b ( 4idak peduli kondisi tumor, tidak peduli emboli tumor, metastasisH &hild &.
Sumber ( Smeltzer, suzanna C, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Brunner
dan Suddart. Alih bahasa Agung Waluyo, Edisi 8, jakarta, EC, 2!!1.
htt"#$$m.medi%astore.%om$inde&."h"'mod("enyakit)id(*1+8 diakses "ada 2,
se"tember 2!1*
Smeltzer, Suzanne C., 2001, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan Suddarth, Edisi 8, EGC :
Jakarta