You are on page 1of 6

FOTOSINTESIS

1.1 LATAR BELAKANG


Tumbuhan merupakan organisme yang penting karena dapat membuat makanan
sendiri (autotrof) melalui proses fotosintesis. Hasil dari proses fotosintesis ini adalah
oksigen yang merupakan unsur terpenting dalam kehidupan.
Di dalam proses fotosintesis terdapat reaksi terang yang dikemukakan oleh Robin
Hill, yaitu proses perubahan zat-zat anorganik (H2O dan CO2) oleh klorofil menjadi
senyawa kimia organik yang stabil (Karbohidrat) dengan bantuan sinar matahari
(Rakasyadi, 2000).
Kemudian Blackman juga mengemukakan penemuannya dalam reaksi fotosintesis
dimana terjadi proses pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia (karbohidrat) yang
terjadi hanya dengan bantuan enzim fotofosforilase. Dimana CO2 tereduksi tanpa bantuan
cahaya yang dikenal dengan reaksi gelap (Rakasyadi, 2000).
Teori Sachs (1860), membuktikan bahwa pada fotosintesis dihasilkan karbohidrat
amilum. Adanya amilum dapat dibuktikan dengan pengujian memakai iodine/yodium.
Reaksi antara amilum dengan iodine/yodium menghasilkan warna hitam. Ternyata amilum
hanya terdapat pada daun-daun yang terkena sinar (Rasidin, 1990).
Teori Ingenhousz (1799), membuktikan bahwa pada proses fotosintesis dilepaskan
O2(oksigen). Hal ini dibuktikan dalam percobaannya menggunakan tanaman air Hydrilla
verticylata di dalam bekerglas di bawah corong terbalik yang ujungnya diletakkan sebuah
tabung reaksi. Organel yang berperan dalam fotosintesis adalah kloroplas. Organel tersebut
berisi pigmen klorofil yang menyebabkan warna hijau pada tumbuhan. Di setiap sel
terdapat 40-50 kloroplas. Di dalam kloroplas inilah penyerapan sinar oleh klorofil dimulai
pada proses fotosintesis (Rasidin, 1990).

1.2 TUJUAN

Membuktikan bahwa proses fotosintesis menghasilkan karbohidrat (amilum).

1.3 ALAT DAN BAHAN


1. Tabung reaksi dan penjepit tabung reaksi
2. Pipet tetes,pinset dan tissue
3. Kaki tiga dan kain kasa
4. Pembakar spritus
5. Tabung erlemenyer
6. air
7. alkohol 70%
8. iodium/lugol
9. daun singkong
10. kertas timah

1.4 CARA KERJA

1. bungkuslah daun singkong dengan kertas timah pada bagian tengahnya pilihlah
daun singkong yang terkena sinar matahari. setelah beberapa hari, dan dirasa sudah
mendapatkan cahaya yang cukup. Petiklah daun singkong tersebut dan membuka
daun yang terbungkus kertas timah dan memberi tanda agar diketahui bahwa daun
tersebut merupakan daun yang tidak terkena sinar matahari secara langsung warna
yang dihasilkan warna daun akan tampak hijau pucat.
2. Siapkan larutan alkohol 70% pada tabung reaksi kira-kira 2/3 nya lalu pasanglah
pembakar spritus dengan kaki tiga dan kasa.
3. Panaskanlah air didalam tabung erlemenyer hingga mendidih.
4. Rebuslah daun tersebut di tabumg reaksi berisi air 100 ml sampai layu, lalu
ambillah dengan pinset dan memasukkan kedalam tabung yang berisi alkohol 70%.
5. Siapkanlah air yang sudah dipanaskan tadi, lalu masukkan tabung reaksi yang berisi
alkohol dan panaskan tabung tersebut di dalam air yang mendidih. Panaskan sampai
daun tampak pucat.
6. Setelah daun tampak pucat, angkat dan cuci dengan air lalu bentangkan di atas tisue.
7. Tetesi bagian tengah daun singkong dan bagian lainnya dengan iodium/lugol.
Amatilah perubahan yang terjadi!

1.5 GAMBAR PADA SAAT PERCOBAAN

Gb. Alat dan bahan

Gb. Pada saat air dipanaskan

Gb. Pada saat daun direbus di dalam tabung berisi air

Gb. Pada saat daun yang sudah direbus di dalam air dipindahkan ke dalam tabung
berisi larutan alkohol dan dipanaskan di dalam air yang sudah dipanaskan terlebih
dahulu.

Gb. Pada saat daun singkong yang sudah tampak pucat ditetesi dengan
iodium/lugol.

1.6 PERTANYAAN
1. Jelaskan perubahan warna daun yang terjadi setelah ditetesi dengan lugol! Mengapa
hal tersebut dapat terjadi ?
JAWAB: Dari hasil pengamatan dan Pembahasan Pada percobaan digunakan
larutan lugol yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya amilum pada daun
tersebut. Jika terdapat amilum maka pada bagian daun yang ditetesi lugol akan
berubah warna menjadi hitam. Pada saat daun ditetesi dengan iodium bagian yang
sebelumnya tertutup oleh kertas foil tetap pucat, sedangkan yang tidak tertutup
warnanya menjadi hitam. Sehingga dapat dikatakan bahwa pada bagian daun yang
tidak ditutupi kertas foil terdapat amilum, sedangkan pada bagian daun yang tidak
ditutupi kertas foil tidak terdapat amilum. Amilum merupakan salah satu hasil dari
proses fotosintesis, yang berarti pada bagian daun yang terkena cahaya matahari
terjadi proses fotosintesis, sedangkan pada daun yang tidak terkena cahaya matahari
tidak terjadi proses fotosintesis

2. Mengapa alkohol menjadi hijau setelah daun dimasukkan ?


JAWAB: pada saat Perendaman/perebusan daun ke dalam air bertujuan untuk
melembekkan/ mematihkan sel sel yang ada pada daun dan agar mudah untuk
pelepasan klorofil yang ada pada saat perebusan pada alkohol .Karena klorofil dari
daun muda larut kedalam larutan alkohol dan tidak dapat larut ke dalam
air.sehingga alkohol menjadi hijau setelah daun dimasukkan.
3. Apakah fungsi kertas timah pada saat percobaan tersebut ?
JAWAB: fungsi Kertas timah untuk menghalangi cahaya matahari sehingga bagian
itu merupakan bagian yang tidak terkena cahaya matahari dan Agar sebagian
permukaan daun itu tidak mengalami fotosintesis sehingga tidak menghasilkan
amilum.

1.7 KESIMPULAN
Pada percobaan yang telah kita lakukan ini, benar-benar terbukti bahwa
dalam peristiwa fotosintesis dihasilkan amilum (karbohidrat).
Hal ini terbukti melalui terjadinya perubahan warna pada daun yang telah
direbus dalam air panas setelah ditetesi lugol.
Bagian daun yang tidak ditutupi berubah warna menjadi hitam setelah
ditetesi lugol dan hal ini membuktikan bahwa pada bagian daun itu terdapat
amilum sebagai hasil dari peristiwa fotosintesis karena glukosa sebagai awal
terbentuknya disatukan menjadi polyglukosa (amilum) yang terjadi sebelum
percobaan dilakukan,dan sebaliknya pada bagian daun yang ditutupi akan
berwarna pucat setelah ditetesi iodium dan hal ini membuktikan bahwa pada
bagian daun itu tidak terdapat amilum (karbohidrat), karena ketika proses
fotosintesis terjadi, bagian daun tersebut tidak mengalami fotosintesis karena
tidak mendapat sinar matahari yang cukup dan tidak dapat memperoleh
karbondioksida dari udara karena bagian daun tersebut tertutup rapat oleh
kertas timah.
Matahari dan klorofil sangat berperan dalam proses fotosintesis untuk
menghasilkan glukosa berupa bahan organik yang disimpan dalam bentuk
amilum.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.slideshare.net/n_muniira/fotosintesis-15259156
http://muthiaintansanubari.blogspot.com/2012/04/fotosintesis-menghasilkanamylum.html