You are on page 1of 17

Disusun oleh :

Dhea Ajeng Clara P


NPM : 12213317
Kelas : 2EA33

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014

Kata Pengantar

Puji Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmatNya
saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara
(KPSBU) sebagai Koperasi Kreatif di Bandung dengan lancar dan tepat waktu. Makalah ini
saya buat untuk memenuhi tugas kedua saya sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma
Fakultas Ekonomi pada mata kuliah Softskill Ekonomi Koperasi.
Tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penulisan makalah ini sehingga saya dapat menyelesaikanya tanpa hambatan apapun.
Makalah ini tidaklah sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca sangat saya
harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi pembaca dan masyarakat
dalam bidang perkoperasian terutama dalam menciptakan industri yang kreatif dan unggul.

Penulis.

i|EKONOMI KOPERASI

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................................................................................................................................... i


DAFTAR ISI................................................................................................................................................. ii
BAB I ............................................................................................................................................................ 1
A. Latar Belakang ..................................................................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ................................................................................................................................ 1
C. Tujuan ................................................................................................................................................. 1
BAB II........................................................................................................................................................... 2
A. Sejarah Berdirinya KPSBU ................................................................................................................. 2
B. Profil dan Struktur Organisasi KPSBU ............................................................................................... 4
C. Keunggulan & Kesuksesan .................................................................................................................. 8
D. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan KPSBU............................................................................... 9
BAB III ................................................................................................................................................... 12
A. Kesimpulan ........................................................................................................................................ 12
B. Saran ................................................................................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................................. 13

ii | E K O N O M I K O P E R A S I

iii | E K O N O M I K O P E R A S I

BAB I
A. Latar Belakang
Seiring dengan bertambah modernya zaman, perkoperasian di Indonesia mengalami
kemajuan yang sangat pesat terutama dalam bidang teknologi. Perkoperasian di Indonesia
mengalami perubahan-perubahan kearah yang semakin maju.
Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) merupakan salah satu koperasi di Jawa
Barat yang terkenal dengan keunggulanya. KPSBU merupakan salah satu koperasi di Indonesia
yang termasuk kedalam Koperasi yang berstandar Internasional.
Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara menjadi salah satu industri kreatif yang
memberikan banyak manfaat bagi Indonesia terutama bagi masyarakat sekitar. Keberhasilan
KPSBU disebabkan oleh factor-faktor pendorong yang membuat KPSBU menjadi salah satu
koperasi terbaik di Indonesia dengan omzet mencapai Rp. 320 Milyar pada tahun 2009.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan maka dapat dibuat rumusan masalah sebagai
berikut :
1.
2.
3.
4.

Sejarah Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU)?


Profil dan Struktur Organisasi Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) ?
Keunggulan dan Kesuksesan KPSBU ?
Apa faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kesuksesan KPSBU ?

C. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan informasi mengenai Koperasi
Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) yang diharapkan mampu menambah wawasan
masyarakat.

1|EKONOMI KOPERASI

BAB II
A. Sejarah Berdirinya KPSBU
KPSBU Lembang ( Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara ), adalah koperasi primer tunggal
usaha di kecamatan Lembang yang merupakan suatu wadah bagi para petani peternak sapi perah
dengan wilayah kerja Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) meliputi wilayah Desa
Lembang, Wangunsari, Jayagiri, Cikidang, Cikahuripan, Pagerwangi, Sukajaya, Cilumber.
Daerah Lembang yang berbukit-bukit ini memiliki ketinggian 1.200 meter dari permukaan
laut, temperatur antara 17-25 C dan curah hujannya sekitar 1.800 - 2.500 mm/tahun.
Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU), terletak di komplek pasar panorama
Lembang dengan menempati lahan seluas 1.800 m, yang dibagi atas 400 m untuk bagian
produksi, 600 m digunakan untuk produk pakan jadi atau makanan konsentrat, 400 m
digunakan untuk gudang bahan pollard dan dedak, 400 m digunakan untuk perkantoran dan
gudang kebutuhan pengurus dan anggota.
Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU), didirikan pada tahun 1971, dan
mendapat pengesahan Badan Hukum No.4891/BH/DK-10/20 tanggal 8 Agustus 1971.
KPSBU lahir ditengah gejolak para peternak akibat adanya para kolektor atau pengumpul susu
yang sudah banyak menguasai pemasaran dalam bidang susu di Lembang. Mulai saat itulah
suatu pemikiran atau gagasan yang disertai rasa kebersamaan dan kebulatan tekad untuk
mendirikan suatu koperasi, sehingga KPSBU ini lahir dari kehendak para peternak, oleh peternak
dan untuk peternak yang bertempat di kecamatan Lembang wilayah Bandung Utara. Rasa
kebersamaan dan kekeluargaan para peternak itu diwujudkan dengan timbulnya respon dari
peternak yang saat itu berjumlah 35 orang peternak yang masuk jadi anggota KPSBU di
Lembang sebagai anggota perintis. Tujuan utama KPSBU Jabar adalah menghasilkan Core
Commodity yang unggul, yakni susu segar yang dihasilkan peternak sebagai produk bermutu
tinggi di pasaran.
Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang semakin berkembang dengan
meningkatnya produksi susu yang dihasilkan dari tahun ke tahun. Peningkatan itu turut didorong
upaya pengembangan susu segar dengan adanya kerjasama dari PT. Frisian Flag Indonesia (FFI)
yang menampung pasokan dari KPSBU Lembang sejak tahun 2002. Tercatat hingga sekarang
sekitar 6.351 peternak menjadi anggota KPSBU. Pada umumnya sapi yang dipelihara adalah
sapi bangsa Fries Holland (FH) dan peranakan FH.45
Pada saat ini,KPSBU menjadi salah satu koperasi terbaik di Indonesia. KPSBU menempati
urutan pertama sebagai koperasi susu terbaik dan merupakan leader, baik dari segi manajemen,
pengembangan organisasi, maupun kualitas produk di Jawa Barat. Keberhasilan KPSBU dapat
terukur dengan diberikannya penghargaan Indonesia Cooperative Award dari Kementrian
Negara Koperasi dan
UKM serta Majalah SWA pada tahun 2006. Pada tanggal 13 Juli 2008 KPSBU
Lembang diresmikan oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menjadi KPSBU Jabar.

2|EKONOMI KOPERASI

Sejarah
1800s

1990

2001

diperkenalkan oleh Bangsa Belanda


0 Kg per hari Anggota : 319 orang

Produksi : 41.891 Kg per hari


Populasi Sapi perah : 7.026 ekor

Frisian Flag Indonesia - KPSBU dibawah Kerjasama Pemerintah Indonesia dan


Belanda
Kemitraan CCA
KPSBU dalam Program INCODAP Extension

Pemilihan Pengurus dan Pengawas

Koperasi

2002

2004

an penerapan Standard Operating Procedure manajemen

2005

2006

ng

per mililiter

ri Kementerian Negara Koperasi dan


UKM
3|EKONOMI KOPERASI

2007

2009 (s/d Juni 2009)

B. Profil dan Struktur Organisasi KPSBU


PETA LOKASI KPSBU

Alamat : Komplek Pasar Baru Lembang No. 23 Lembang, Bandung, Jawa barat 40391,
Indonesia
Visi
4|EKONOMI KOPERASI

Menjadi koperasi susu terdepan di Indonesia dalam menyejahterakan Anggota


Misi
1. Menyejahterakan anggota melalui layanan prima dalam industri persusuan dengan manajemen
yang berkomitment
2. Meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi melalui pendidikan, pemberdayaan SDM dan
kemitraan strategis
Nilai-nilai
Nilai-Nilai KPSBU: Inovatif, Dinamis, Berorientasi Pada Kualitas Keterbukaan, Keadilan,
Demoktratis, Mandiri
Profil Koperasi Peternak Susu Bandung Utara
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

No. Badan Hukum


Kelurahan
Kabupaten/Kota
Propinsi
No. Telpon
No. Faximile
Tahun Berdiri
Kegiatan Usaha
No. SK Penetapan
Tgl. SK Penetapan
Thn Penerimaan IT
Bank Pelaksana

: 4891/BH/PAD/KWK.10/X
:Lembang
: Kab. Bandung
: Jawa Barat
: (022)2786198
: (022)278643
: Tahun 1971
: Produsen Susu Murni
: 36/KEP/BMAP/IX/2002
: 16 September 2002
: Tahun 2002
: Bank BPD.Jabar Capem Lembang

Struktur Organisasi
KPSBU Lembang, dalam pelaksanaan kegiatannya bernaung dibawah Badan Hukum
No.4891/BH/PAD/KWK-10/X tanggal 5 Oktober 1995. Dalam menjalankan usahanya perlu
memiliki struktur organisasi karena hal ini menyangkut fungsi dan peranan pengurus dalam
menjalankan tugas-tugasnya, dan sebagai kontrol dalam menghadapi perkembangan usaha di
KPSBU Lembang untuk pertanggung jawaban pengurus kepada anggota dalam Rapat Anggota
Tahunan (RAT) sebagai sarana
pengambilan keputusan serta kebijakan manajemen koperasi. Organisasi Koperasi Peternak Sapi
Bandung Utara (KPSBU), terdiri dari beberapa unsur yaitu :
1. Rapat Anggota
2. Pengurus
3. Pengawas
4. Manajer
5|EKONOMI KOPERASI

5. Karyawan

Produk Yang Dihasilkan


Adapun produk yang dihasilkan oleh Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) adalah :
1. Fresh Milk
2. Yoghurt
3. Susu Sterilisasi
4. Permen Susu Karamel

Kegiatan Usaha Yang Dilakukan KPSBU


a. Produksi dan Pemasaran susu
6|EKONOMI KOPERASI

Pemasaran merupakan ujung tombak kegiatan ekonomi dalam agribisnis peternakan. KPSBU
mempermudah dalam hal pemasaran susu yaitu dengan mendirikan Tempat Penampungan Susu
(TPS) di tiap kampung/dusun sehingga peternak sapi perah hanya memasarkan hasil susu sapi
ternaknya melalui TPS ini.
b. Simpan pinjam
banyak anggota yang melakukan peminjaman ke koperasi maka semakin baik bagi koperasi
karena dapat memberikan penambahan modal dari jasa pinjaman. Banyaknya anggota
melakukan pinjaman ke koperasi terkait dengan kebutuhan finansial yaitu untuk menambah
modal usaha seperti membeli sapi, membeli tanah, dan biaya pendidikan bagi anak-anak (hasil
wawancara dengan Ace Mulyana, Apong, dan Omoy tanggal 13 dan 14 Oktober 2008, hari Senin
dan Selasa).
c. Penyaluran Makanan Ternak
Koperasi menjual makanan ternak lebih murah dengan harga pasar sehingga anggota lebih
memilih membeli makanan ternak di koperasi.
d. Penyaluran Obat-obatan dan Peralatan Ternak
Koperasi menawarkan harga obat-obatan dan peralatan ternak lebih murah dibandingkan harga
pasar sehingga anggota tertarik membeli obat-obatan dan peralatan ternak di koperasi.

7|EKONOMI KOPERASI

C. Keunggulan & Kesuksesan

1. Keunggulan KPSBU adalah anggota yang setia dan aktif dalam menjalankan semua
kewajibannya. Pengurus mendorong tercapainya transparansi dan bertanggungjawab
membangun manajemen koperasi yang berbasis pada hasil dan berorientasi pada kebutuhan
anggota. Cost effective dan quality oriented merupakan kewajiban bagi Team Manajemen.
Tujuan utama koperasi kami adalah menghasilkan Core Commodity yang unggul, yakni susu
segar yang dihasilkan peternak sebagai produk bermutu tinggi di pasaran.

2. Pelayanan yang dilakukan KPSBU antara lain :


Layanan keuangan, Layanan Teknis, Pelayanan Kesehatan dan Penyuluhan. Pelayanan
teknis berupa Pelayanan IB (Inseminasi Buatan) / Keswan (Kesehatan Hewan) dan Pelayanan
Potong Kuku. Semua Pelayanan teknis terhadap Anggota KPSBU Jawa Barat tidak dikenakan
biaya, Anggota cukup melaporkan permohonan Pelayanan IB/Keswan kepada Petugas,
kemudian petugas akan datang untuk memberikan pelayanan terhadap anggota. Pelayanan
kesehatan yang diberikan KPSBU terhadap anggotanya gratis melalui pemberian kartu
kesehatan, setiap tahun anggota diberi 5 buah kartu kesehatan yang dapat digunakan sebagai alat
pembayaran. KPSBU Jabar telah bekerjasama dengan seluruh dokter dan poliklinik di wilayah
kerjanya untuk memberikan layanan kesehatan bagi seluruh anggotanya.

3. Dengan pelayanan terpadu dan memenuhi kebutuhan anggotanya, KPSBU lembang Jabar
berhasil meraih berbagai prestasi seperti :
1. Penghargaan ICA 2006 dari kementrian Koperasi dan UKM
2. Petugas Inseminasi Buatan Terbaik Tingkat Jabar tahun 2008
3. Predikat 5 besar koperasi terbaik Indonesia

8|EKONOMI KOPERASI

D. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan KPSBU

Partisipasi anggota
Partisipasi
merupakan
faktor
penting
dalam
mendukung
keberhasilan
atau perkembangan suatu organisasi. Melalui partisipasi segala aspek yang berhubungan dengan
pelaksanaan kegiatan pencapaian tujuan direalisasikan. Menyatakan bahwa partisipasi
dikembangkan untuk menyatakan atau menunjukkan peran serta (keikutsertaan) seseorang atau
kelompok orang dalam aktivitas tertentu,sedangkan partisipasi anggota dalam koperasi berarti
mengikutsertakan anggota koperasi itu dalam kegiatan operasional dan pencapaian tujuan
bersama. Banyaknya anggota koperasi yang belum memanfaatkan jasa pelayanan yang tersedia
di koperasi.Hal ini menunjukkan kurang tumbuhnya rasa memiliki dari anggota sehingga
merekamasih memanfaatkan jalur lain dalam memenuhi kebutuhannya.
Solidaritas Antar Anggota Koperasi
Berkoperasi juga dimaknai sebagai upaya membangun ikatan solidaritas antaranggota, karena
dengan ikatan ekonomi, ikatan solidaritas bisa dibangun secara lebih kongkrit.
Ikatan solidaritas ini pada kenyataannya juga bisa dikembangkan untukmeraih tujuan gerakan
yang lebih besar.Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya Solidaritas yang kuat antar anggota
koperasi dapat menjadi suatu kekuatan didalammencapai tujuan koperasi.

Pengurus Koperasi Yang Juga Tokoh Masyarakat


Pengurus koperasi yang juga tokoh dalam masyarakat sehingga rangkap jabatan
inimenimbulkan fokus perhatian terhadap pengelolaan koperasi berkurang sehingga kurang
menyadari adanya perubahan lingkungan. Dapat disimpulkan bahwa denganadanya rangkap
jabatan yang dimiliki oleh pengurus koperasi menyebabkan kurang profesionalismenya
pengurus dalam mengelola koperasi.
Skala Usaha
Skala usaha yang belum layak, karena kemampuan pemasaran yang masih
terbatas pada beberapa jenis komoditi, dan belum terbinanya jaringan dan mata rantai pemasara
n prduk koperasi secara terpadu menyebabkan koperasi sulit untuk berkembang.
Dapat disimpulkan bahwa dengan skala usaha yang kecil yang dilaksanakan oleh koperasi
menyebabkan koperasi sulit untuk berkembang.
Perkembangan Modal
Perkembangan modal dalam koperasi sangat mempengaruhi perkembangan usahakoperasi
karena dengan modal yang cukup besar koperasi dapat mengembangkanusahanya yang lebih
banyak lagi. menyatakan bahwa apabila koperasi inginmengembangkan usahanya kepasar
9|EKONOMI KOPERASI

global maka koperasi membutuhkan modal yang banyak, karena di pasar global terdapat resiko
bisnis yang cukup tinggi.
Bahwa kebanyakkan koperasi belum mampu menggalang pemupukan modal dari anggota
koperasi
sendiri
selain
dari
iuran
pokok
dan
iuran
wajib
anggota.
Tidak jarang bahwa iuran wajib bulanan masih kurang lancar dilakukan. Bawasannya koperasi
adalah suatu badan usaha ekonomi yang berdiri karena kesamaan kepentingan ekonomi
anggotanya dan berdasarkan prinsip selp-help.karena maju mundurnya koperasi sangat
ditentukan oleh anggota.

Ketrampilan Manajerial
Hal ini sebenarnya saling berkaitan dengan kualitas sumber daya insani dan masih
kurangnya pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh koperasi yang bersangkutan.
Ketrampilan manajerial di koperasi sangat penting karena organisasi
yang
baik
adalah
organisasi yang memiliki manajemen yang baik koperasi tidak akan berkembang tanpa fungsi
pengaturan yang terarah. Dan dalam perencanaan program kerja koperasi harus mampu
diterjemahkan oleh tim manajemen berdasarkan kesepakatan di dalam rapat anggota tahunan
(RAT).
Jaringan Pasar
Jaringan pasar merupakan suatu tempat untuk mencari pangsa pasar yang lebih luas agar dapat
memperoleh kentungan yang lebih besar. Bahwa Pelayanan koperasiumumnya terfokus pada
internal koperasi yang belum terbentuk jaringan antar koperasi. Koperasi akan lebih berdaya
saing jika koperasi mampu membentuk jaringan usaha. Melalui jaringan yang kuat, koperasi
akan mampu berkiprah di pasar global dengan meningkatkan mutu pelayanan. Dapat dijelaskan
bahwa jaringan adalah suatu faktor pendukung yang mempunyai kekuatan yang menentukan
dalam melaksanakan usaha ekonomi dan program lainnya

Jumlah dan Kualitas Sumber Daya Manusia Para Pengurus dan Manajer
Jumlah dankualitas sumber daya manusia para pengurus dan manajer koperasi umumnya
dikelola oleh tim manajemen dengan status pendidikan yang tidak begitu tinggi, sehingga
kemampuan manajerialnya juga kurang memadai. Apalagi pelatihan sebagai
media penambah wawasan dan kemampuan manajerialnya belum tersedia secara optimal.
Kualitas sumber daya koperasi merupakan suatu hal penting dalam perkembangan koperasi
secara keseluruhan
Pemilikan dan Pemafaatan Perangkat Teknologi Produksi dan Informasi
Pemilikan dan pemafaatan perangkat teknologi produksi dan informasi yang belum memadai.
Pada umumnya koperasi masih belum memiliki akses terhadap alat-alat komunikasi modern
seperti jaringan internet. Banyak koperasi yang masih menggunakan mesin ketik sebagai piranti
manajemennya sehingga cukup lamban dalam memberikan berbagai pelayanan kepada anggota.
10 | E K O N O M I K O P E R A S I

Jadi koperasi harus lebih tanggap dan lebih cepat dalam memperoleh informasi-informasi agar
tidak tertinggaldengan badan usaha lain, karena untuk memenuhi keinginan anggotanya dan
masyarakat koperasi harus selalu mengikuti perkembangan zaman.
Sistem manajemen
Sistem manejemen yang baik adalah faktor yang paling penting untuk suksesnya
koperasi. Dalam menerapkan manejemen, pengurus mempunyai tanggung jawab untuk
merumuskan kebijaksanaan, menyetujui tanggung jawab untuk merumuskan kebijaksanaan,
menyetujui rencana dan program, melimpahkan wewenang kepada manajer
Kinerja Pengurus
Pengurus dalam koperasi mempunyai kedudukan yang sangat menentukan bagi keberhasilan
koperasi sebagai organisasi ekonomi yang berwatak sosial. Pengurus koperasi dipilih dari dan
oleh anggota koperasi dalam rapat anggota. Oleh karena itu kinerja pengurus mempunyai
kedudukan yang menentukan keberhasilan koperasi. Dengan pengurus yang memiliki
kompetensi yang baik akan dapat membuatkoperasi berkembang menjadi lebih baik.

11 | E K O N O M I K O P E R A S I

BAB III
A. Kesimpulan
Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) merupakan koperasi kreatif yang memiliki
kegiatan usaha produksi dan pemasaran susu, simpan pinjam, penyaluran makanan ternak,
penyaluran obat-obatan dan peralatan ternak. Melalui kegiatan usaha tersebut KPSBU mampu
untuk berprestasi bahkan termasuk kedalam lima koperasi terbaik se-Indonesia.

B. Saran
Sebagai mahasiswa, menurut saya Koperasi Peternak Susu Sapi Bandung (KPSBU) bis
dijadikan motivasi dan contoh agar koperasi di Indonesia dapat maju dan berkembang seperti
halnya KPSBU Jabar. Pemerintah dan masyarakat harus lebih bekerja sama supaya koperasi di
Indonesia dapat terus berkembang seperti KPSBU Jabar.

12 | E K O N O M I K O P E R A S I

DAFTAR PUSTAKA
1. http://www.academia.edu/7705482/Profil_KPSBU
2. http://titik-sendy.blogspot.com/2013/01/koperasi-sukses.html
3. http://a-research.upi.edu/operator/upload/s_sej_040420_bab_4.pdf

13 | E K O N O M I K O P E R A S I