You are on page 1of 12

2013

ANALISA BIAYA
Pada UKM Peyek Kacang Cap Kapal Terbang
Jln Pasar 1 Tanjung sari

DEPARTEMEN TEKNIK INDUSTRI


F A K U L T A S

T E K N I K

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA


M E D A N
2013
Grizli777

UKM WILDA PERABOT


1.

Deskripsi UKM
UKM Wilda Perabot adalah UKM yang bergerak dalam bidang furnitur

pembuatan kursi. UKM ini terletak di Jalan Mahkamah Mesjid Agung. Produksi
furnitur yang dilakukan oleh UKM ini dilakukan dari jam 09.00-18.00. Di UKM
ini terdapat enam stasiun yaitu pemotongan, pengeboran, pegetaman, perakitan,
pengecatan dan pemolesan. Untuk pengecatan dan pengeboran dilakukan oleh
orang yang berbeda selebihnya dilakukan oleh orang yang sama (sistem
keroyokan) dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 8 orang. Sistem produksi dari
UKM ini adalah make to order. Harga jual kursi adalah sebesar Rp 80.000,-/kursi
jika pemesanan hanya 1 kursi jika pemesanan lebih dari 10 maka harganya
menjadi Rp 60.000,-/kursi. Kapasitas produksi tergantung pada jumlah
pemesanan.

Proses pembuatan kursi di UKM Wilda Perabot


No.

Stasiun

1.

Pengukuran

Gambar

Keterangan

Diukur kayu yang akan


dipotong

Dipotong kayu yang


baru datang sesuai
2.

Pemotongan

ukuran yang sudah


ditentukan dari
pemesanan

Dilubangi bagian-bagian
3.

Pengeboran

kayu yang ingin


dibentuk

4.

Pembuatan Pen

5.

Perakitan

Dibuat lubang sebagai


penyangga pada kursi

Dirakit kayu-kayu yang


sudah dibor dan dipen

Diamplas kursi yang


6.

Pengamplasan

sudah jadi akan


permukaannya halus

Dicat kursi dengan


7.

Pengecatan

warna coklat agar lebih


menarik.

Biaya Produksi
Biaya yang berhubungan dengan produk adalah sebagai berikut:
1. Bahan Baku Langsung
Adapun bahan baku langsung untuk pembuatan kursi adalah sebagai
berikut:
a. Papan
b. Kayu
c. Cat

2. Tenaga Kerja Langsung


Adapun UKM ini memiliki 8 orang pekerja dan 1 pemilik, dimana gaji
pekerja sebesar tergantung pada pemesanan kursi, gaji biasanya dibayarkan setiap
minggu dan pemilik diasumsikan tidak memperoleh gaji.

3. Biaya Overhead Pabrik


a. Bahan tidak langsung
Bahan tidak langsung yang digunakan dalam pembuatan peyek ini adalah
pernis dan penghalus kayu (amplas).

b. Biaya tidak langsung lainnya, antara lain:


1) Pajak bumi dan bangunan
2) Air dan listrik

Peralatan yang digunakan dalam pembuatan peyek ini adalah:


1) Mesin Pen
2) Gergaji
3) Mesin bor
4) Pensil
5) Penggaris
6) Palu
7) Kuas

Biaya dalam Hubungan dengan Volume Produksi


Dapat dikelompkkan menjadi:
1. Biaya tetap
Adapun yang termasuk pada biaya tetap adalah sebagai berikut:
Uraian

Jumlah
Pemakaian

Satuan

Harga/unit
(Rp)

Mesin Pen

Buah

20.000

40.000

Gergaji

Buah

45.000

90.000

Mesin Bor

Buah

200.000

1.800.000

Pensil

100

Ikat

5.000

500.000

Penggaris

Buah

100.000

200.000

Palu

Buah

450.000

450.000

Kuas

12

Tabung

75.000

900.000

Total (Rp)

7.940.000

Total

2. Biaya Variabel
Adapun biaya Variabel adalah sebagai berikut:
Uraian

Jumlah
Pemakaian

Satuan

Kacang

100

Kg

17.000

1.700.000

Tepung sagu

150

Kg

5.500

825.000

Tepung roti

25

Kg

6.500

162.500

Tepung beras

15

Kg

7.000

105.000

Garam

10

Kg

3.500

35.000

200

Kg

10.000

2.000.000

20

Kg

13.000

260.000

30

Kg

35.000

1.050.000

Kencur

10

Kg

6.000

60.000

Ketumbar

10

Kg

15.000

150.000

Minyak
makan
Bawang
putih
Bawang
merah

Harga/unit
(Rp)

Total (Rp)

Telur

Papan

27.000

108.000

Udang
kecepe

60

Kg

5.000

300.000
6.755.500

Total

3. Biaya semivariabel
Uraian

jumlah

Pajak bumi dan


bangunan
Biaya Listrik &
Air

25 % dari
rumah

Sewa tanah

Satuan

Harga (Rp)

Bulan

Rp 35.000,-

Bulan

Rp 58.750,-

Bulan

100.000

Rincian keseluruhan biaya adalah sebagai berikut:


1. Daftar Pembelian bahan baku langsung pada Bulan Mei
Uraian

Jumlah
Pemakaian

Satuan

Harga/unit
(Rp)

Kacang

100

Kg

17.000

1.700.000

Tepung sagu

150

Kg

5.500

825.000

Tepung roti

25

Kg

6.500

162.500

Tepung beras

15

Kg

7.000

105.000

Garam

10

Kg

3.500

35.000

Minyak
makan

200

Kg

10.000

2.000.000

Bawang putih

20

Kg

13.000

260.000

Bawang
merah

30

Kg

35.000

1.050.000

Kencur

10

Kg

6.000

60.000

Ketumbar

10

Kg

15.000

150.000

Total (Rp)

Telur

Papan

27.000

108.000

Udang kecepe

60

Kg

5.000

300.000

Plastik 1 kg

pak

21.000

105.000

Karet

kg

16.000

48.000
6.908.500

Total

2. Biaya tenaga kerja langsung


12 x @700.000; = Rp. 8.400.000;
Pemilik diasumsikan tidak memperoleh gaji
3. Daftar Bahan Baku tidak langsung

Plastik 1 kg

Jumlah
Pemakaian
5

Karet

Uraian

Satuan
pak
kg

Harga/unit
Total (Rp)
(Rp)
21.000
105.000
16.000

153.000

Total
4.

48.000

Perlengkapan
Uraian

Jumlah
Pemakaian

Satuan

Pisau

Buah

20.000

40.000

Baskom

Buah

45.000

90.000

Kuali
penggorengan

Buah

200.000

1.800.000

Kayu bakar

100

Ikat

5.000

500.000

Peniris

Buah

100.000

200.000

Timbangan

Buah

450.000

450.000

Gas 12 kg

12

Tabung

75.000

900.000

Stapler

Buah

25.000

25.000

Blender

Buah

3.800.000

3.800.000

Sendok
penggorengan

Buah

15.000

135.000

Total

Harga/unit
(Rp)

Total (Rp)

7.940.000

5. Penyusutan
Uraian
Pisau
Baskom
Kuali
penggorengan
Peniris
Timbangan

Usia Pakai
(tahun)
0,5
0,5
5

Tungku
Tabung Gas 12 kg
Stapler
Blender
Sendok
penggorengan

Harga
Harga Jual
beli/unit (Rp)
(Rp)
20.000
45.000
-

jumlah

Satuan

2
2

Buah
Buah

Buah

200.000

90.000

0,5
10

2
1

Buah
Buah

200.000
450.000

15.000

5
5
10
5
0,5

4
2
1
1

Buah
Tabung
Buah
Buah

250.000
300.000
25.000
3.800.000

80.000
200.000
25.000
15.000

Buah

15.000

425.000

Total
6. Overhead pabrik Umum
Uraian
Pajak bumi dan
bangunan
Biaya Listrik & Air
Sewa tanah

jumlah

25 % dari rumah

Satuan
bulan

Harga (Rp)
35.000

bulan
bulan

58.750
100.000
193.750

Total
Sehingga dari data tersebut diperoleh:
Pembelian bahan baku langsung
*Biaya angkut pembelian

Rp. 6.908.500;
Rp.

50.000;

Tenaga kerja langsung

Rp. 8.400.000;

Bahan tidak langsung

Rp.

Perlengkapan

Rp. 7.940.000;

Penyusutan

Rp.

425.000;

Pajak bumi dan bangunan

Rp.

35.000;

Listrik dan air

Rp.

58.750;

153.000;

Sewa Tanah

Rp. 100.000;

Ket. *diasumsikan
Daftar bahan baku pada 1 Mei

Kacang
Tepung sagu
Tepung roti

Jumlah
Pemakaian
10
15
5

Tepung beras

Kg
Kg
Kg
Kg

Garam

Minyak makan
Bawang putih
Bawang merah
Kencur
Ketumbar
Telur
Udang kecepe

2
3
3
1
1
10
-

Uraian

Satuan

Harga/unit
(Rp)
17.000
5.500
6.500

Total (Rp)
170.000
82.500
32.500

7.000

35.000

kg

3.500

3.500

Kg
Kg
Kg
Kg
Kg
butir
-

10.000
13.000
35.000
6.000
15.000
1.000
-

20.000
39.000
105.000
6.000
15.000
10.000
518.500

Total
Daftar persediaan bahan baku 31 mei

Kacang
Tepung sagu
Tepung roti

Jumlah
Pemakaian
10
18
3

Tepung beras

Kg
Kg
Kg
Kg

Garam

Uraian

Minyak
makan
Bawang
putih
Bawang
merah
Kencur
Ketumbar
Telur

Satuan

Harga/unit
(Rp)
17.000
5.500
6.500

Total (Rp)
170.000
99.000
19.500

7.000

14.000

Kg

Kg

10.000

40.000

0,5

Kg

13.000

6.500

Kg

35.000

140.000

1
1
17

Kg
Kg
butir

6.000
15.000
1.000

6.000
15.000
17.000

Udang
kecepe

527.000

Total

Data lain yang diasumsikan:


Awal
Persediaan barang dalam proses,

Akhir

Rp. 246.000;

Rp. 12.500.000;

Rp. 300.000;

Rp. 6.250.000;

1 Mei
Persediaan barang jadi, 1 Mei

Laporan Harga Pokok Penjualan pada UKM MANDIRI BAHAGIA 17


1

Bahan Baku
Persediaan bahan baku, 1 Mei

Rp.

518.500;

Pembelian

Rp. 6.908.500;

Biaya angkut pembelian

Rp.

Bahan baku tersedia untuk

Rp. 7.477.000;

50.000;

digunakan
Dikurangi
Bahan baku tidak langsung

Rp. 153.000;

yang digunakan
Persediaan bahan baku, 31 Mei

Rp. 527.000;

Rp.

680.000;

Bahan baku yang digunakan

Rp. 6.797.000;

Tenaga kerja langsung

Rp. 8.400.000;

Overhead pabrik
Bahan baku tidak langsung

Rp. 7.940.000;

Tenaga kerja tidak langsung


Penyusutan

Rp.

Asuransi

425.000;
-

Overhead pabrik umum

Rp. 193.750;

Rp. 8.558.750;

Total biaya manufaktur

Rp. 23.755.750;

Ditambahkan
persediaan
barang dalam proses, 1 Mei

Rp.

246.000;

Rp. 24.001.750;

Dikurangi persediaan barang


dalam proses, 31 Mei
Harga pokok produksi

Rp. 11.501.750;

Ditambahkan

Rp.

persediaan

Rp. 12.500.000;

300.000;

barang jadi, 1 Mei


Barang tersedia untuk dijual

Rp. 11.801.750;

Dikurangi persediaan barang

Rp

6.250.000;

jadi, 31 Mei
Harga pokok penjualan

Rp. 5.551.750;

Harga pokok penjualan= Rp. 5.551.750;


Harga jual/ keping

= Rp. 5.551.750;/22.000 keping = @ Rp. 252,36;