You are on page 1of 13

Anatomi dan Fisiologi Sistem

Reproduksi Wanita

NAMA KELOMPOK
SUSTRA ARDIANA
TIARA WAHYUNI
TIKA MULYAWATI
TRIE NOPITASARI
YESITTA ARINI
YETI MMANUSARI
YULINA WULANDARI

Anatomi organ reproduksi wanita


Anatomi organ reproduksi wanita terdiri alat / organ
eksternal dan internal, sebagian besar terletak
dalam rongga panggul.
Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi
Internal : fungsi ovulasi, fertilisasi ovum,
transportasi blastocyst, implantasi, pertumbuhan
fetus, kelahiran.

GENITALIA EKSTERNA

GENITALIA EKSTERNA
Vulva merupakan suatu daerah yang menyelubungi vagina. Vulva terdiri atas
:
Mons Veneris
Bagian menonjol, terdiri dari jaringan lemak menutupi depan simfisis
pubis
tertutup rambut
Mons pubis : gundukan jaringan lemak yang terdapat dibagian bawah
perut,. Bagian ini akan di tumbuhi rambut saat seorang gadis beranjak
dewasa.
Labia: Lipatan berbentuk seperti bibir yang terletak di dasar mons
pubis.Terdiri dari dua bibir, yaitu labium mayora (bibir luar) merupakan
bibir yang tebal dan besar dan labium minora (bibir dalam), merupakan
bibir yang tipis yang menjaga jalan masuk ke vagina.
Klitoris : merupakan organ kecil yang terletak pada pertemuan antara ke
dua labia minora dan dasar mons pubis. Ukurannya sebesar kacang
polong, penuh dengan sel syaraf sensorik dan pembuluh darah. Organ
mungil ini sangat sensitif dan berperan besar dalam fungsi seksual.

GENITALIA EKSTERNA

GENITALIA EKSTERNA

Vestibulum
Daerah dengan batas atas clitoris, batas bawah
fourchet, batas lateral labia minora. Berasal dari
sinus urogenital.
Introitus / orificium vagina
Terletak di bagian bawah vestibulum. Pada gadis
(virgo) tertutup lapisan tipis bermukosa yaitu
selaput dara / hymen, utuh tanpa robekan

GENITALIA EKSTERNA

Vagina
Rongga muskulomembranosa berbentuk tabung
mulai dari tepi cervix uteri di bagian kranial dorsal
sampai ke vulva di bagian kaudal ventral. Daerah di
sekitar cervix disebut fornix, dibagi dalam 4 kuadran
: fornix anterior, fornix posterior, dan fornix lateral
kanan dan kiri.
Perineum
Daerah antara tepi bawah vulva dengan tepi depan
anus

GENITALIA INTERNAL

GENITALIA INTERNAL

Rahim (Uterus)
Uterus (rahim) merupakan organ yang memiliki
peranan besar dalam reproduksi wanita, yakni dari
saat menstruasi hingga melahirkan. Bentuknya
seperti buah pear, berongga, dan berotot. Sebelum
hamil beratnya 30-50 gram dengan ukuran panjang
9 cm dan lebar 6 cm kurang lebih sebesar telur ayam
kampung. Tetapi saat hamil mampu membesar dan
beratnya mencapai 1000 gram.

GENITALIA INTERNAL

Serviks uteri
Bagian terbawah uterus, terdiri dari pars vaginalis
(berbatasan / menembus dinding dalam vagina) dan
pars supravaginalis
Corpus uteri
Posisi corpus intraabdomen mendatar dengan fleksi
ke anterior, fundus uteri berada di atas vesica
urinaria.

GENITALIA INTERNAL

Salping / Tuba Falopii


Embriologik uterus dan tuba berasal dari ductus Mulleri. Sepasang tuba
kiri-kanan, panjang 8-14 cm, berfungsi sebagai jalan transportasi ovum
dari ovarium sampai cavum uteri.
Pars isthmica (proksimal/isthmus)
Merupakan bagian dengan lumen tersempit, terdapat sfingter uterotuba
pengendali transfer gamet.
Pars ampularis (medial/ampula)
Tempat yang sering terjadi fertilisasi adalah daerah ampula /
infundibulum, dan pada hamil ektopik (patologik) sering juga terjadi
implantasi di dinding tuba bagian ini.

GENITALIA INTERNAL

Pars infundibulum (distal)


Dilengkapi dengan fimbriae serta ostium tubae abdominale
pada ujungnya, melekat dengan permukaan ovarium.
Fimbriae berfungsi menangkap ovum yang keluar saat
ovulasi dari permukaan ovarium, dan membawanya ke dalam
tuba.
Ovarium
Organ endokrin berbentuk oval, terletak di dalam rongga
peritoneum, sepasang kiri-kanan. Dilapisi mesovarium,
sebagai jaringan ikat dan jalan pembuluh darah dan saraf.
Terdiri dari korteks dan medula.