You are on page 1of 1

Pembelajaran penemuan terbimbing IPA di sekolah dasar untuk meningkatkan hasil belajar ditinjau

dari kemandirian siswa

Ma Min Shen

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di Sekolah Dasar
dengan menerapkan pendekatan pembelajaran penemuan terbimbing dan mengembangkan kemampuan
kerja ilmiah. Secara khusus penelitian ini bertujuan : meningkatkan penguasaan konsep IPA dan
menumbuhkan sikap kemandirian siswa dalam melakukan kerja melalui pendekatan pembelajaran
penemuan terbimbing pada siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
dengan disain penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu
tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Penelitian dilaksanakan di SDN 2
dan SDN 5 Mataram dan subyek penelitiannya adalah siswa kelas V dikedua SD tersebut, yang jumlahnya
70 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi.
Teknik analisis data dilakukan dengan kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk
mendiskripsikan data hasil observasi dan wawancara selama penelitian tindakan, dan analisis kuantitatif
untuk mendiskripsikan tingkat kemampuan penguasaan konsep IPA dan kemampuan kerja ilmiah. Hasil
penelitian menunjukan bahwa penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan kemampuan penguasaan
konsep IPA dan meningkatkan kemampuan kerja ilmiah. Hal ini didasarkan pada hasil observasi, dan refleksi
dengan guru kelas. Pendekatan pembelajaran penemuan terbimbing dengan menggunakan alat, bahan yang
sesuai dan memadai dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V di SDN 2 dan SDN 5 Mataram. Ini
ditunjukan dari peningkatan nilai rata-rata hasil tes kognitif pada setiap siklusnya (siklus I 5,90, siklus II 7,29 ,
siklus III 7,67). Demikian juga dengan nilai kerja ilmiah turut mengalami peningkatan, siklus I 7,55, siklus II
7,77, siklus III 8,00. Pada sikap kemandirian siswa diperoleh gambaran 24% (17 siswa) memiliki tingkat
kemandirian rendah, 57% (40 siswa) tingkat kemandiriannya sedang, dan 19% (13 siswa) tingkat
kemandiriannya tinggi. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran penemuan
terbimbing dengan menggunakan media yang sesuai dan memadai dapat meningkatkan kemampuan
penguasaan konsep IPA dan meningkatkan kemampuan kerja ilmiah di SDN 2 dan SDN 5 Mataram.
Kemadirian siswa dapat ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran penemuan terbimbing secara benar.

1/1