You are on page 1of 4

Aglomerasi Industri Jepang dalam Lima Konsep Fundamental

Geograf

1. Lokasi
Pusat-pusat industri besar Jepang berkembang di wilayah yang
relatif datar dan dekat dengan daerah pesisir.

Lokasinya yang

strategis, berada di jalur pelayaran dunia dan

perdagangan

internasional menjadi salah satu pendukung majunya industri di


Jepang. Kota-kota yang dijadikan sebagai pusat industry di Jepang
terletak di tengah, yaitu Pulau Honshu dan Shikoku serta Kyushu
bagian utara. Sedangkan di bagian utara, Pulau Hokkaido yang
berpusat di Sapporo.
Darah-daerah industri di Jepang meliputi:
1

a. Daerah industri Keihin di dataran Kwanto di Teluk Tokyo merupakan daerah


industri terluas dan terpenting di Jepang. Daerah tersebut adalah penghasil besi, baja,
mobil, galangan kapal, alat listrik dan elektronika, tekstil, kimia, penyulingan minyak,
kertas dan percetakan.
b. Daerah industri Hanshin yang terletak di antara kota-kota Osaka - Kobe - Kyoto di
dataran Kinki di teluk Osaka. Hanshin adalah daerah industri ke-2 Jepang. Industri
yang ada yaitu industri besi, baja, penyulingan minyak, galangan kapal, mesin, kimia
mobil dan alat listrik. Industri tekstil terbesar terdapat di Osaka. Pusat industri
kerajinan tangan seperti keramik, tembikar dan lain-lain terdapat di Kyoto.
c. Daerah industri Chukyo di teluk Ise sekitar Daratan Nobi.
Daerah tersebut terdapat industri pesawat terbang, tekstil, kendaraan bermotor, pupuk,
mesin-mesin tekstil, besi, baja, jam, keramik, dan mainan. Pusat industri pesawat
terbang dan lokomotif kereta api terdapat di Nagoya. Chukyo adalah daerah industri
ke-3 terpenting. Di Hamatsu terdapat industri alat-alat musik.
d. Kitakyushu daerah industri di bagian utara Kyushu. Daerah ini terdapat industri
sebagai berikut :
- industri besi baja terbesar terdapat di Yawata
- industri galangan kapal terdapat di Nagasaki
- industri yang lain yaitu penyulingan minyak, semen, gelas dan kimia.
2. Jarak
Jarak beberapa lokasi industri besar yang banyak berpusat di Pulau
Honshu dan Shikoku tidak terlalu jauh, sehingga beberapa industri
dapat berkembang dengan baik di sana. Secara umum lokasi
industri Jepang letaknya berdekatan dengan laut dan pelabuhan,
sehingga biaya transport pengiriman bahan baku maupun barang
produksi tidak terlalu tinggi. Tidak hanya itu, jaraknya yang dekat
dengan kota-kota besar serta pusat kegiatan masyarakat seperti
Tokyo, Kyoto, Osaka dan Nagoya memudahkan dalam distribusi
barang pada konsumen.
3. Asksesbilitas
Transportasi di Jepang sudah maju, mulai dari transportasi darat,
laut maupun udara,. Sehingga memudahkan pendistribusian bahan
2

baku maupun hasil produksi pada konsumen dalam negeri dan luar
negeri. Ada beberapa pelabuhan besar yang digunakan untuk
perdagangan internasional. Ada dua bandara besar serta kereta api
dengan kecepatan tinggi, kereta api shinkansen. Selain dari segi
transportasi yang mudah, lokasi industri yang strategis menjadi
salah satu faktor mudahnya aksesbilitas.
4. Movement

5. Interaksi antara Manusia-Alam


Kondisi geomorfologi Jepang yang didominasi oleh dataran
tinggi serta gunungapi membuat negara tersebut memiliki wilayah
datar yang cukup sempi. Selain itu, Jepang yang merupakan bagian
dari Sirkum Pasifik rentan terhadap gempa. Sehingga dengan segala
keterbatasan,

termasuk

sumber

daya

alam

yang

terbatas,

mengharuskan masyarakat Jepang tanggap terhadap bencana alam


yang dapat terjadi kapan saja.
Dalam bidang industri, misalnya industri manufaktur adalah
salah satu kekuatan Jepang, tapi negara ini miskin akan sumber
daya alam. Pola umum yang dijalankannya adalah sebagai berikut:
Perusahaan-perusahaan Jepang mengimpor bahan-bahan mentah,
lalu mengolah dan membuatnya sebagai barang jadi, yang dijual di
dalam negeri atau diekspor. Impor dilakukan untuk memenuhi
kebutuhan dalam negeri maupun bahan baku industri.

Jepang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas,


keterbatasan sumber daya alam menyebabkan masyarakat Jepang
harus bersifat efektif dan efisien dalam memanfaatkan sumber daya
yang

ada.

Di

Jepang

dikenal

istilah

Joho

shakai,

the

information intelligence society, masyarakat cerdas dengan


akses yang luas terhadap informasi. Tidak heran apabila kemajuan
teknologi sangat berpengaruh pada kemajuan perekonomian dan
industry di Jepang.

Sumber:
http://sejarahnasionaldandunia.blogspot.com/2013/10/daerah-pertambangandan-industri-jepang.html
http://khairul-anas.blogspot.com/2010/06/jepang.html
http://www.id.emb-japan.go.jp/expljp_15.html