You are on page 1of 1

BAB III

ANALISIS JURNAL

A. Identitas Jurnal
Judul

: Alcoholic povidone-iodine or chlorhexidine-based antiseptic for the


prevention of central venous catheter-related infections: In-use comparison

Peneliti

: Raphale Girarda,, Christine Comby b, Didier Jacques b

Tahun

: 2011

B. Tujuan Penelitian
Membandingkan efektifitas, kemudahan penggunanaan dan biaya antara larutan antiseptik
chlorhexidine (CBA) dengan larutan povidone-iodine berbasis alcohol ( PVP-IA) dalam
mencegah infeksi kateter vena sentral (CVC) di unit perawatan intensif.
Penelitian ini dilakukan di ICU sebuah R.S di Perancis pada pasien yang berada di ICU
minimal 2 hari pada kurun waktu januari 2007-juni 2009
C. Hasil
Penelitian ini melibatkan 806 CVC (CBA periode: 371). Setelah beralih dari PVPIA untuk CBA, kami mencatat penurunan yang signifikan dalam kejadian
kolonisasi / 100 kateter hari (1,12 vs 1,55, p = 0,041),

perbedaan tidak

signifikan terkait kejadian infeksi / 100 hari kateter (0,28 vs 0,26, p = 0,426),
dan perbedaan tidak signifikan terkait penurunan bakteremia / 100 hari kateter
CVC (0,14 vs 0,30, p = 0,052). Pengguna PVP-IA berada pada risiko lebih tinggi
secara signifikan mengalami kolonisasi atau infeksi CVC berdasarkan pada
analisis multivariat Cox Model (risiko relatif [95% CI]: 1.48 [1,01-2,15], p =
0,043). Kelemahan utama penggunaan CBA adalah aktivitas pembersihan
rendah dan yang larutan tidak berwarna. Tidak ada biaya keuntungan
ditemukan.

D. Kesimpulan: Penilitian klinis ini menunjukkan ada keuntungan klinis utama dari
penggunaan CBA pada infeksi CVC dan tidak ada keuntungan dalam segi biaya
kecuali dalam penggunaan terbatas