You are on page 1of 2

Interpretasi Hasil Gula Darah

OLEH RAHMAT SETIADI

Tes Gula Darah Anda

Info Tentang Hasil Pemeriksaan Gula Darah

Glukosa darah dibentuk dari hasil penguraian karbohidrat dan perubahan glikogen dalam
hati.

Pemeriksaan

glukosa

darah

adalah

prosedur skrinning

tes yang

menunjukkan

ketidakmampuan sel pankreas memproduksi insulin, ketidakmampuan usus halus mengabsorbsi


glukosa, ketidakmampuan hati mengumpulkan dan memecahkan glikogen.

Nilai Normal Glukosa Test

Glukosa Puasa

: 70 - 100 mg/ dL

Glukosa 2 Jam PP

Glukosa adrandom : < 180 mg /dL

: < 140 mg/ dL

Implikasi Klinik
1.

Peningkatan gula darah (hiperglikemia) atau intoleransi glukosa (nilai puasa >120
mg/ dL) dapat menyertai penyakit cushing (muka bulan), stres akut, feokromasitoma,
penyakit hati kronik, defesiensi kalium, penyakit yang kronik, dan sepsis.

2.

kadar gula darah menurun (hipoglikemia) dapat disebabkan oleh kadar insulin
yang berlebihan atau penyakit addison.

3.

Obat-obatan golongan kortikosteroid dan anestetik dapat meningkatkan kadar gula


darah menjadi lebih dari 200 mg/dL

4.

Bila konsentrasi glukosa dalam serum berulang-ulang > 140 mg/dL, perlu dicurigai
adanya diabetes mellitus.

5.

Dengan menghubungkan konsentrasi serum glukosa dan adanya glukosa pada urin
dapat membantu menentukan masalah glukosa dalam ginjal pasien.

Faktor Pengganggu
Merokok dapat meningkatkan kadar gula darah. Kadar gula darah normal cenderung
meningkat dengan penambahan umur. Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang dapat
menyebabkan glukosa meningkat secara signifikan pada jam kedua atau spesimen darah
berikutnya. kemudian penyakit infeksi dan prosedur operasi mempengaruhi toleransi glukosa.
Dua minggu setelah pulih merupakan waktu yang tepat untuk mengukur kadar glukosa.
Perubahan diet (misalnya penurunan berat badan) sebelum pemeriksaan dapat menghilangkan
toleransi karbohidrat dan terjadi "false diabetes". Beberapa obat mengganggu kadar toleransi
glukosa (tidak terbatas pada) :

Insulin

Hipoglikemi oral

Salisilat dosis besar

Diuretik tiazid

Koertikosteroid

Estrogen dan Kontrasepsi Oral

Asam nikotinat

Fenotiazin

Litium

Propanolol;

Jika memungkinkan, obat tersebut seharusnya dihentikan selama paling kurang 3 hari sebelum
pemeriksaan