You are on page 1of 21

Tipu Daya Setan untk

Menghancurkan Keikhlasan
Orang2 yg Beriman

Setan telah menguasai mereka lalu menjadikan

mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan


setan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan setan
itulah golongan yang merugi. (al-Mujaadalah [58]: 19)

Iblis bertekad

Iblis menjawab, Karena Engkau telah menghukum

saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalanghalangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka
dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri
mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati
kebanyakan mereka bersyukur (taat). (al-Araaf [7]:
16-17)

Ibnul Qoyyim rahimahullah dalam kitabnya Ighosatul Lahfan


menjelaskan : Jalan yang dilalui oleh insan ada empat, (tidak
lebih) ia terkadang arah depan dan arah belakang di jalan
manapun ia lalui, ia akan menjumpai syaithan mengintai. Bila
menempuh jalan ketaatan, ia menjumpai syaithan siap
menghalangi atau memperlambat laju jalannya bila ia
menempuh jalur kemaksiatan, ia akan menjumpai syaithan siap
mendukungnya

Inilah ambisi syaithan, untuk menyesatkan semua bani Adam


sampai tidak tersisa seorang pun dari mereka yang bersyukur
dan taat kepada Allah. Secara realita, ternyata program
syaithan ini menjadi kenyataan karena mayoritas bani Adam
telah terperangkap dalam jebakan-jebakannya, kecuali hambahamba Allah yang ikhlas. Allah Azza wa Jalla berfirman tentang
Iblis : Iblis menjawab : Demi kekuasaan Engkau, aku akan
menyesatkan mereka semuanya. Kecuali hamba-hamba-Mu
yang mukhlis di antara mereka. Allah berfirman: Maka yang
benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang
Aku katakan. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka
Jahannam dengan jenismu dan orang-orang yang mengikutimu
di antara mereka semua. (Shad : 82-85)

Syahqiq pernah berkata :Tiada suatu pagi pun melanikan


syaithan telah duduk mengintaiku dari empat penjuru dari depan
dan belakangku serta dari arah kanan dan kiriku. Iapun berkata :
Jangan engkau takut karena Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang maka aku membaca : Dan sesungguhnya Aku Maha
Pengampun bagi orang yang bertaubat, beramal sholih,
kemudian tetap di jalan yang benar. (Thaha: 82)

Cara Syaithan Menggoda Bani


Adam

Dalam rangka menyesatkan bani Adam dari jalan yang lurus,


syaithan mempersiapkan cara dan jebakan-jebakan. Ada enam
tingkatan jebakan yang dipasang syaithan untuk menjerat bani
Adam sebagaimana yang diterangkan para ulama, yaitu :

Pertama : Syaithan akan berupaya menjerumuskan bani


Adam ke lembah kekafiran atau kesyirikan. Namun bila bani
Adam selamat dari jebakan ini syaithan akan menggunakan
cara berikutnya.
Kedua : Syaithan akan berusaha menjatuhkan bani Adam ke
lembah bidah sehingga ia mengamalkan bidah dan menjadi
ahlil bidah. Namun bila bani Adam termasuk ahli sunnah dan
tidak mampu diperdaya, maka syaithan akan menggunakan
cara berikutnya

Cara Syaithan Menggoda Bani


Adam

Ketiga : Syaithan akan menggoda bani Adam untuk


melakukan dosa-dosa kecil dan menganggapnya remeh.
Namun bila Allah menjaganya, maka syaithan akan
menggoda dengan cara lain.
Keempat : Syaithan akan menggoda bani Adam untuk
melakukan dosa-dosa kecil dan menganggapnya, maka
syaithan akan menggoda dengan cara lain.
Kelima : Syaithan akan menyibukkan bani Adam dengan
perkara mubah sehingga mereka lalai dari perkara pokok.
Namun bila bani Adam selamat dari perangkap ini, maka
syaithan akan menggunakan cara yang terakhir.
Keenam : Syaithan akan menyibukkan bani Adam dengan
amalan yang rendah nilai pahalanya, misalnya dia
menyibukkan bani Adam dengan amal sunnah sehingga
melalaikannya dari amal wajib. Demikian seterusnya (Lihat
Madakhilus Syaithon alas shalihin 9-10)

Makar Jahat
Syaithon

1. Menabur Benih Permusuhan dan Buruk Sangka


di Kalangan Muslimin
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya
iblis telah berputus asa untuk dapat disembah oleh orang-orang
sholih, namun dia berupaya menebarkan benih permusuhan di
kalangan mereka. (HR Muslim 2812 dan Tirmidzi 1938)
: Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam pernah itikaf di masjid,
lalu aku datang menjenguk beliau pada suatu malam untuk
berbincang-bincang dengan beliau. (Setelah selesai) aku pun
bangkit untuk kembali dan beliau pun bangkit bersamaku untuk
menemani. Ketika itu lewatlah dua orang laki-laki Anshor
radliallahu anhuma. Tatkala mereka melihat Rasulullah shalallahu
alaihi wa sallam, mereka pun mempercepat langkahnya.
Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam pun berseru : Perlahanlah!
Wanita ini adalah Shafiyah! Dua orang itupun
berkata :Subhanallah, ya Rasulullah! Maka Rasulullah shalallahu
alaihi wa sallam bersabda : Sesungguhnya syaithan menjalar
pada diri Adam pada aliran darah dan sungguh aku khawatir
syaithan akan melemparkan kejahatan pada hati kalian berdua
(ketika melihat aku) lalu terucaplah sesuatu. (HR Bukhari 4/349350)

2. Menghiasi Bidah Bagi


Manusia

Syaithan akan datang pada seseorang dengan menghiasi


kebidahan dan membisikkan dalam hatinya : Orang-orang di
masa kini telah jauh meninggalkan agamanya dan sulit sekali
mengembalikan mereka kepada agama. Alangkah baiknya
kalau engkau mengerjakan beberapa amal ibadah dengan
beberapa tambahan dari apa yang telah ditetapkan dalam
sunnah Rasul dengan harapan agar mereka kembali pada
agama mereka, karena menambah amal kebajikan adalah
baik. Akhirnya orang bodoh tersebut pun mengikuti bisikan
syaithan
Kita telah mengetahui bahwa ibadah adalah perkara tauqifiyah
yaitu harus diambil dari petunjuk Rasulullah shalallahu alaihi
wa sallam semata. Kita tidak memiliki hak untuk menambah
dan mengurangi atau mengubah semau kita karena ini adalah
perbuatan yang tidak dibenarkan dan termasuk perangkap
syaithan

3. Menakut-nakuti Bani
Adam

Pertama : Syaithan akan menakuti bani Adam dengan waliwalinya dari kalangan orang-orang kafir, musyrik, fasiq, dan ahli
maksiat. Syaithan membisikkan : Hati-hati kamu dari mereka!
Mereka memiliki kekuatan yang dahsyat.! Akhirnya dia pun
bergabung dengan wali-wali syaithan.
Allah Subhanahu wa Taala berfirman : Sesungguhnya yang
demikian itu tidak lain hanyalah syaithan yang menakut-nakuti
kamu dengan kawan-kawannya (orang musyrik Quraisy) karena
itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah
kepada-Ku jika kamu benar-benar beriman. (Ali Imron : 175)

3. Menakut-nakuti Bani
Adam
Kedua : Syaithan akan menakuti bani Adam dengan kefakiran.
Allah Subhanahu wa Taala menceritakan : Syaithan menjanjikan
(menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu
dengan kejahatan (kikir) (Al-Baqarah : 268)
Syaithan membisikkan kepada tukang riba : Kalau engkau
tinggalkan profesimu, dari mana kamu akan mendapatkan harta?
Kamu akan jatuh miskin! Akhirnya orang tersebut lebih
bersemangat menekuni profesi riba.
Syaithan membisikkan kepada penjual khamr : Jangan engkau
tinggalkan profesimu, tidak ada profesi yang lebih
menguntungkan selain profesi yang sedang engkau geluti. Kalau
engkau tinggalkan engkau akan jatuh. Belum tentu engkau
mendapati profesi pengganti sebaik ini! Akhirnya dia pun
semakin giat memasarkan berbagai produk dan merek khamr
Semua itu adalah bisikan syaithan yang menyesatkan bani Adam
padahal Allah Azza wa Jalla telah berfirman : Barangsiapa
bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya
jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak
disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada
Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.
Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap
sesuatu. (Ath-Thalaq : 2-3)

4. Melemparkan Keraguan
Dalam Hati

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Masih banyak lagi cara dan perangkap yang dipasang


syaithan untuk menjerat bani Adam :
Kebodohan bani Adam
Hawa nafsu, lemah keikhlasan, dan tipisnya keimanan
Lalai dari dzikrullah
Tidak memperhatikan jebakan-jebakan syaithan
Mengerjakan perbuatan sia-sia
Berlebih-lebihan (israf) dari kebutuhan

Tipu daya syetan

Dan saya benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan

membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan akan


menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu
mereka benar-benar memotongnya, dan akan saya suruh mereka
(mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya.
Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah,
maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. Setan itu
memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan anganangan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan
kepada mereka selain dari tipuan belaka. (an-Nisaa` [4]: 119-120)

Kelicikan setan

Dan Kami berfirman, Hai Adam, diamilah oleh kamu

dan istrimu surga ini, dan makanlah makananmakanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang
kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang
menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang
zalim. (al-Baqarah [2]: 35)
Kemudian setan membisikkan pikiran jahat
kepadanya, dengan berkata, Hai Adam, maukah saya
tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan
yang tidak akan binasa? (Thaahaa [20]: 120)

Kelicikan setan

Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk

menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu


auratnya dan setan berkata, Tuhanmu tidak melarangmu dari mendekati
pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau
tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga). Dan dia (setan)
bersumpah kepada keduanya, Sesungguhnya, saya adalah termasuk
orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua.
Maka setan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu
daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, tampaklah bagi
keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan
daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka, Bukankah
aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan
kepadamu, Sesungguhnya, setan itu adalah musuh yang nyata bagi
kamu berdua? (al-Araaf [7]: 20-22)

Jalan Keluar dari Makar


Syaithan
1. Beriman kepada Allah Taala dan bertawakal kepada-Nya.
Allah berfirman : Sesungguhnya syaithan itu tidak ada
kekuasaan atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal
kepada Rabb-Nya. (An-Nahl :99)
2. Menuntut ilmu syari dari sumber dan pemahaman yang
benar karena dengan ilmu ini kita terbimbing kepada jalan yang
lurus dan mampu menepis sekian banyak perangkap syaithan
yang dipasang untuk menjerat kita.
3. Mengokohkan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah.
Allah Subhanahu wa Taala berfirman : Kecuali hamba-hamba
Engkau yang mukhlis (ikhlas) di antara mereka. (Al-Hijr :40)
4. Membentengi dengan dzikrullah dan istiadzah (memohon
perlindungan) kepada Allah. Allah Taala berfirman : Dan jika
kamu ditimpa godaan syaithan maka berlindunglah kepada
Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha
Mengetahui. (Al-Araf : 200)

Peringatan Allah

Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk

menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu


auratnya dan setan berkata, Tuhanmu tidak melarangmu dari mendekati
pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau
tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga). Dan dia (setan)
bersumpah kepada keduanya, Sesungguhnya, saya adalah termasuk
orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua. Maka setan membujuk
keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya
telah merasai buah kayu itu, tampaklah bagi keduanya aurat2nya, dan
mulailah keduanya menutupinya dg daun2 surga. Kemudian Tuhan mereka
menyeru mereka, Bukankah aku telah melarang kamu berdua dari pohon
kayu itu dan Aku katakan kepadamu, Sesungguhnya, setan itu adalah
musuh yg nyata bagi kamu berdua? (al-Araaf [7]: 20-22)

Peringatan Allah

Orang2 yg beriman berperang di jalan Allah, dan

orang2 yg kafir berperang di jalan thagut, sebab itu


perangilah kawan2 setan itu, karena sesungguhnya tipu
daya setan itu adalah lemah, (an-Nisaa` [4]: 76)
Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka
berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya, Allah Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya,
orang2 yg bertaqwa bila mereka ditimpa waswas dari
setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga
mereka melihat kesalahan2nya. (al-Araaf [7]: 200-201)

Cara melawan setan

Sesungguhnya, mereka itu tidak lain hanyalah setan yg menakut-

nakuti (kamu) dg kawan2nya (orang2 musyrik Quraisy), karena itu


janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku,
jika kamu benar2 orang yg beriman. (Ali Imran [3]: 175)
Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan, maka berlindunglah
kepada Allah. Sesungguhnya, Allah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui. Sesungguhnya, orang2 yg bertaqwa bila mereka
ditimpa waswas dari setan, mereka ingat kpd Allah, maka ketika
itu juga mereka melihat kesalahan2nya. (al-Araaf [7]: 200-201)

Manusia yg taqwa dan


ikhlas

Iblis berkata, Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa

aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik


(perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan
mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara
mereka. (al-Hijr [15]: 39-40)
Sesungguhnya, hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas
mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga. (al-Israa` [17]: 65)
Sesungguhnya, setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang
yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. (an-Nahl [16]: 99-100)
Sesungguhnya, hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas
mereka. Dan cukuplah Tuhanmu sebagai penjaga. (al-Israa` [17]: 65)
Sesungguhnya, setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang
yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. (an-Nahl [16]: 99-100)

Inilah penangkalnya
Setan tidaklah berkuasa untuk menyesatkan

orang-orang beriman, menghalangi keikhlasan


mereka, atau membawa mereka ke jalan yang
sesat tanpa seizin Allah. Ketika setan
berusaha untuk menempatkan keinginankeinginan palsu di dalam hati mereka,
seorang muslim percaya bahwa Al-Qu`an
tidak diragukan lagi merupakan sebuah
keberkahan yang nyata dari Allah sebagai