You are on page 1of 2

Gempa Bumi Jawa Juli 2006 ialah gempa Bumi berkekuatan 6,8 versi bmkg pada skala Richter di

lepas pantai Jawa Barat,Indonesia. Terjadi pada 17 Juli 2006 pada pukul 8:19 UTC.[2] Gempa Bumi
ini menyebabkan tsunami setinggi 2 meter yang menghancurkan rumah di pesisir selatan Jawa,
membunuh setidaknya 659 jiwa. [3]
Tsunami itu menghantam desa-desa di pesisir selatan Jawa di Cipatujah,
Tasikmalaya dan Pangandaran, Ciamis. [4] Dilaporkan tempat liburan pantai Jawa Barat
di Pangandaran mengalami rusak parah. [5] Menurut U.S. Geological Survey gempa Bumi ini
berpusat pada

9,295LS 107,347BT, 48,6 km di bawah dasar laut. [6] Berada 225 km (140 mil)

timur laut Pulau Natal dan 240 km (150 mil) tenggara Tasikmalaya, Indonesia, dan 358 km (222 mil)
selatan Jakarta.[7]

Peta gambar lokasi episenter

BMG telah menyatakan bahwa "Ada kemungkinan tsunami lokal yang dapat memengaruhi pesisir
yang biasanya terletak tidak lebih daripada 100 kilometer dari pusat gempa," menandakan
ketidakmungkinan tsunami skala besar, seperti yang terjadi pada 26 Desember 2004.[8] Meski
begitu, India masih mengeluarkan peringatan tsunami untuk Kepulauan Andaman, yang terletak
di Teluk Benggala.[9] Kepulauan ini menderita kerusakan parah akibat tsunami 26 Desember 2004.
Peringatan juga dikeluarkan untuk Pulau Natal, namun laporan dari sana mengatakan bahwa tiada
kerusakan yang disebabkan.[10] Kini tiada laporan korban atau kerusakan di negara lain selain
Indonesia. Sebuah tsunami 60 cm tercatat di meteran pasang surut Bureau of Meteorology di pulau
itu. Peringatan juga diberikan di kawasan Kimberley di Western Australia.[11]
Seorang warga Pangalengan mengatakan bahwa gelombang datang ke arah pesisir dengan
kecepatan 40 kilometer per jam. [12] Ia juga berkata bahwa tsunami itu "berketinggian setidaknya 5
m." Warga lain mengatakan berlusin-lusin nelayan setempat takut basah kuyup karena gelombang
besar itu.

Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Indonesia, sekitar 450 orang terluka dan 52.700 orang
kehilangan rumahnya; 140 masih dinyatakan hilang.