You are on page 1of 2

BAB II

TINJAUAN KEPUSTAKAAN
2.1 Kanker Leher Rahim
Kanker Leher rahim(kanker servik) adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam
servik(bagian terendah dari rahim yang menempel pada puncak vagina). 90% dari kanker servik
berasal dari sel skuamosa yang melapisi servik dan 10% sisanya berasal dari sel kelenjar
penghasil lendir pada saluran servikal menuju ke dalam rahim.(Sanif, 2001)
2.1.1 Epidemiologi
Kanker servik uteri masih menduduki peringkat kedua di dunia dan merupakan kanker
pembunuh wanita. Setiap tahunnya, terdapat kurang lebih 500 ribu kasus baru kanker servik,
sebanyak 80 persen terjadi pada wanita yang hidup di negara berkembang. Sedikitnya 231.000
wanita di seluruh dunia meninggal akibat kanker servik. Dari jumlah itu, 50% kematian terjadi di
negara-negara berkembang. Hal itu terjadi karena pasien datang dalam stadium lanjut.
(Prawirohardjo, 2007)
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, saat ini penyakit kanker serviks menempati
peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan di
dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan kira-kira
sebanyak 8000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian. Menurut WHO, Indonesia
merupakan negara dengan jumlah penderita kanker serviks yang tertinggi di dunia karena gejala
kanker servik sulit sekali dideteksi sehingga mencapai pada stadium lanjut.(Aninomous, 2008)
Di dunia, setiap dua menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks. Di Asia
Pasifik, setiap 4 menit seorang wanita meninggal karena kanker ini. Perempuan yang aktif secara
seksual memiliki risiko terinfeksi kanker serviks atau tahap awal penyakit ini tanpa memandang
usia atau gaya hidup.(Aninomous, 2008)
Kanker serviks merupakan penyakit kanker pada wanita kedua terbanyak diderita di Asia,
dan lebih dari setengah wanita Asia yang menderita kanker serviks meninggal atau kurang lebih
sama dengan 226.000 yang didiagnosa terkena kanker serviks dan sebanyak 143.000 penyebab
kematian.(Aninomous, 2009)
5

Di Indonesia, kanker serviks merupakan kanker nomor satu yang umum diderita wanita
Indonesia. Pada 2001, kasus kanker serviks merupakan peringkat satu yaitu 25,91% dari
keseluruhan kanker.(Aninomous, 2008)
Menurut data Departemen Kesehatan RI, penyakit kanker leher rahim saat ini menempati
urutan pertama daftar kanker yang diderita kaum wanita Indonesia. saat ini ada sekitar 200 ribu
kasus setiap tahunnya. Kanker serviks yang sudah masuk ke stadium lanjut sering menyebabkan
kematian dalam jangka waktu relatif cepat. Selain itu, lebih dari 70 persen kasus yang datang ke
rumah sakit ditemukan dalam keadaan stadium lanjut.(Aninomous, 2008)