You are on page 1of 64
TRAINING Peserta FOR TRAINER ASRAMA HAJI BEKASI KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427
TRAINING Peserta FOR TRAINER ASRAMA HAJI BEKASI KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427

TRAINING Peserta FOR

TRAINING Peserta FOR TRAINER ASRAMA HAJI BEKASI KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427
TRAINING Peserta FOR TRAINER ASRAMA HAJI BEKASI KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427
TRAINING Peserta FOR TRAINER ASRAMA HAJI BEKASI KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427

TRAINER

ASRAMA HAJI BEKASI

TRAINING Peserta FOR TRAINER ASRAMA HAJI BEKASI KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427 H

ANATOMI, FISIOLOGI & PATOLOGI MANUSIA

OLEH

Drs. H. ISMANTO

ASRAMA HAJI BEKASI KAMIS, 07 SEPTEMBER 2006 M / 13 SYA’BAN 1427 H

Siapa Ismanto ?

Alumni Fakultas Biologi Universitas Nasional

Alumni Hypnosis Institute of Indonesia (HTII)

Ketua Natural Healing Cource (NHC) Jak-Sel

Sekretaris Natural Healing Course (NHC) Depok

Master Training Hypnotherapy di Avicenna Therapy Center Depok

Master Training & Therapist di HARMONY HYPNOTHERAPY Bumi Serpong Damai Tangerang

Contact Person (021) 70880691

Allah SWT

Allah

SWT berfirman

berfirman ::

QS At-Tiin

QS

At-Tiin (95)

(95) :: 44

SWT Allah berfirman : : At-Tiin QS (95) : : 4 4 “Sesungguhnya kami telah

“Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.

SWT Allah berfirman : : At-Tiin QS (95) : : 4 4 “Sesungguhnya kami telah

“Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya tak ada tuhan (yang berhak di sembah) melainkan Dia, yang Maha Perkasa

PROSES KEJADIAN MANUSIA

Allah menciptakan Manusia dalam 4 model

Proses Penciptaan Nabi Adam AS Proses Penciptaan Bunda Hawa

Proses Penciptaan Nabi Isa AS Proses Penciptaan Kebanyakan

Manusia

QS Al-Mu’minuun (23) 12-14

PROSES KEJADIAN MANUSIA Allah menciptakan Manusia dalam 4 model  Proses Penciptaan Nabi Adam AS 

PROSES KEJADIAN MANUSIA

QS Al-Mu’minuun (23) 12-14

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia

dari suatu sari pati (berasal) dari tanah.

Kemudian Kami jadikan sari pati itu air mani (yang

disimpan) ditempat yang kukuh (rahim).

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah,

lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal

daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang

belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus

dengan daging . Kemudian kami jadikan dia makhluk

yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah,

Pencipta yang paling baik.

SUSUNAN TUBUH MANUSIA

SUSUNAN TUBUH MANUSIA J. Epitel, J. Ikat, J. Otot, J. Saraf SEL JARINGAN ORGAN Mata, Hidung,
  • J. Epitel, J. Ikat, J. Otot, J. Saraf

SEL
SEL

JARINGAN

ORGAN
ORGAN
SUSUNAN TUBUH MANUSIA J. Epitel, J. Ikat, J. Otot, J. Saraf SEL JARINGAN ORGAN Mata, Hidung,
  • Mata, Hidung, Otak, Jantung dll.

SISTIM ORGAN

  • Sistim Pencernaan, Sistim Pernafasan, dll

………………..SEL

SEJARAH PENEMUAN SEL

……………….. SEL SEJARAH PENEMUAN SEL SEL CARA MEMPELAJARI SEL MACAM-MACAM SEL BAGIAN SEL
SEL
SEL

CARA MEMPELAJARI SEL

MACAM-MACAM SEL

……………….. SEL SEJARAH PENEMUAN SEL SEL CARA MEMPELAJARI SEL MACAM-MACAM SEL BAGIAN SEL

BAGIAN SEL

………………..SEL

ABU RAIHAN IBN AHMAD AL BIRUNI

  • - Memberi wacana Tentang OPTIK

ALI HASAN IBN HAITSAM (965-1038)

  • - Menemukan LENSA ditulis dalam kitabnya Al Munazhir yang ditulis kembali oleh FREDERICK RISNER di Basel pada tahun 1572 dengan judul “OPTICAE THEOSAURUS”

Sejarah Penemuan SEL

ZACHARIAS JANSSEN (1590)

  • - Menemukan MIKROSKOP

ROBERT HOOKE (1665)

  • - Menemukan SEL

ANTONIO VAN LEEUWENHOEK (1683)

  • - Menemukan BAKTERI

SCHLIEDEN & SCHWAN (1838)

  • - Menemukan SEL Tumbuhan & Sel Hewan

………………..SEL

MIKROSKOP CAHAYA - Melihat SEL dengan pembesaran sampai 2000 kali TEM (Transmission Electron Microscope) - untuk
MIKROSKOP CAHAYA
-
Melihat SEL dengan pembesaran sampai
2000 kali
TEM
(Transmission Electron
Microscope)
-
untuk melihat bagian
dalam SEL
Cara Mempelajari
MIKROSKOP
ELEKTRON
SEL
SEM
(Scaning Electron
Microscope)
-
untuk melihat
Permukaan SEL

Melihat SEL dengan pembesaran sampai 500.000 kali

………………..SEL

PROKARIOTIK  SEL tanpa membran inti  DNA berbentuk sirkuler yang disebut Nukleoid & Plasmid 
PROKARIOTIK
SEL tanpa membran inti
DNA berbentuk sirkuler yang disebut
Nukleoid & Plasmid
Contoh : Spirulina sp.
Macam-Macam
SEL
EUKARIOTIK
SEL memiliki membran inti
DNA ada di dalam membran inti
Kesatuan antara Nukleus & Sitoplasma
disebut Protoplasma
 Contoh : Sel Tumbuhan & Sel Hewan

………………..SEL

Bagian-Bagian SEL SITOPLASMA INTI SEL
Bagian-Bagian SEL
SITOPLASMA
INTI SEL

MEMBRAN SEL

……………….. SEL Bagian-Bagian SEL SITOPLASMA INTI SEL MEMBRAN SEL
……………….. SEL Bagian-Bagian SEL SITOPLASMA INTI SEL MEMBRAN SEL

………………..SEL

Selaput yang sangat tipis (+ 0.000008 mm)

……………….. SEL Selaput yang sangat tipis ( + 0.000008 mm) MEMBRAN Tersusun atas 2 lapisan SEL

MEMBRAN

Tersusun atas 2 lapisan SEL   Fosfat bersifat hidrofilik Lipid bersifat hidrofobik Menjamin ketersediaan Nutrisi
Tersusun atas 2 lapisan
SEL
Fosfat bersifat hidrofilik
Lipid bersifat hidrofobik
Menjamin ketersediaan Nutrisi SEL
……………….. SEL Selaput yang sangat tipis ( + 0.000008 mm) MEMBRAN Tersusun atas 2 lapisan SEL

Menyeleksi zat-zat yang masuk & keluar SEL

Melindungi bagian dalam SEL

……………….. SEL Selaput yang sangat tipis ( + 0.000008 mm) MEMBRAN Tersusun atas 2 lapisan SEL

………………..SEL

Cairan yang berada di dalam Membran Plasma tapi diluar membran inti Sebagai tempat terjadinya Metabolisme SEL
Cairan yang berada di dalam Membran
Plasma tapi diluar membran inti
Sebagai
tempat
terjadinya
Metabolisme
SEL
Sebagai gudang zat-zat
kimia
yang
SITOPLASMA
berguna untuk Metabolisme seperti
Enzim, Protein & Lemak
Sebagai tempat organel-organel sel berada
 Ribosom (tempat terjadinya Sintesis protein)
 Retikulum Endoplasma
Sintesis Protein & Lemak
(tempat
terjadinya
 Badan
Golgi
(sebagai
tempat
memproses
protein
&
molekul
lain
sebelum
dibawa
keluar SEL).
 Lisosom (tempat terjadinya Respirasi selular
yang menghasilkan ATP)

Peroksisom (menambah H2O2 yang bersifat racun

………………..SEL

Mengatur seluruh aktifitas SEL

……………….. SEL Mengatur seluruh aktifitas SEL Tempat terjadinya Replikasi (Perbanyakan DNA) & Transkripsi (Pengutipan DNA) Menyimpan
Tempat terjadinya Replikasi (Perbanyakan DNA) & Transkripsi (Pengutipan DNA) Menyimpan informasi Genetik dalam bentuk DNA 
Tempat terjadinya Replikasi
(Perbanyakan DNA) & Transkripsi
(Pengutipan DNA)
Menyimpan informasi Genetik dalam
bentuk DNA
 Contoh dalam keadaan Normal
……………….. SEL Mengatur seluruh aktifitas SEL Tempat terjadinya Replikasi (Perbanyakan DNA) & Transkripsi (Pengutipan DNA) Menyimpan

NUKLEUS

(INTI SEL)

……………….. SEL Mengatur seluruh aktifitas SEL Tempat terjadinya Replikasi (Perbanyakan DNA) & Transkripsi (Pengutipan DNA) Menyimpan

Mengatur kapan & dimana ekspresi, gen- gen harus dimulai, dijalankan dan di akhiri

Jari-jari tangan manusia hanya 10 buah dengan jari tengah lebih tinggi dari yang lainnya

Sel-sel kulit telapak kaki tidak berada di bibir & sebaliknya.

JARINGAN

JARINGAN EPITEL JARINGAN IKAT JARINGAN OTOT JARINGAN SARAF
JARINGAN EPITEL
JARINGAN IKAT
JARINGAN OTOT
JARINGAN SARAF

JARINGAN

JARINGAN

J. EPITEL PIPIH J. EPITEL BATANG EPITEL J. EPITEL KUBUS / SILINDRIS
J. EPITEL PIPIH
J. EPITEL BATANG
EPITEL
J. EPITEL KUBUS /
SILINDRIS

JARINGAN

JARINGAN

J. IKAT PADAT J. IKAT LONGGAR J. IKAT LEMAK J. IKAT TULANG JARINGAN RAWAN IKAT J.
J.
IKAT PADAT
J.
IKAT
LONGGAR
J.
IKAT LEMAK
J.
IKAT TULANG
JARINGAN
RAWAN
IKAT
J.
IKAT TULANG
J.
IKAT DARAH
J.
IKAT LIMFA
JARINGAN JARINGAN OTOT POLOS JARINGAN OTOT JARINGAN OTOT LURIK / RANGKA JARINGAN OTOT JANTUNG
JARINGAN
JARINGAN
OTOT POLOS
JARINGAN
OTOT
JARINGAN
OTOT
LURIK /
RANGKA
JARINGAN
OTOT
JANTUNG

JARINGAN

JARINGAN TULANG RAWAN HIALIN JARINGAN TULANG RAWAN ELASTIN JARINGAN TULANG RAWAN FIBROBLAS
JARINGAN TULANG
RAWAN HIALIN
JARINGAN TULANG
RAWAN ELASTIN
JARINGAN TULANG
RAWAN FIBROBLAS

JARINGAN TULANG RAWAN

JARINGAN

JARINGAN DARAH MERAH / ERITROSIT DARAH PUTIH / LEUKOSIT JARINGAN DARAH KEPING-KEPING DARAH /TROMB CAIRAN DARAH
DARAH MERAH / ERITROSIT DARAH PUTIH / LEUKOSIT JARINGAN DARAH KEPING-KEPING DARAH /TROMB
DARAH MERAH /
ERITROSIT
DARAH PUTIH /
LEUKOSIT
JARINGAN
DARAH
KEPING-KEPING
DARAH /TROMB

CAIRAN DARAH / PLASMA DARAH

JARINGAN

JARINGAN SARAF
JARINGAN
SARAF

ORGAN TUBUH

ORGAN TUBUH BAGIAN LUAR  Kulit  Mata  Hidung  Telinga  dll ORGAN TUBUH
  • BAGIAN LUAR

Kulit Mata

Hidung Telinga dll

ORGAN TUBUH BAGIAN LUAR  Kulit  Mata  Hidung  Telinga  dll ORGAN TUBUH
ORGAN TUBUH
ORGAN TUBUH
  • BAGIAN DALAM Jantung Paru-Paru Ginjal Lambung dll

SISTEM ORGAN

SISTEM RANGKA Sistim gerak 1 SISTEM OTOT SISTEM PENCERNAAN 2 SISTEM SIRKULASI 3 SISTEM ORGAN SISTEM
SISTEM RANGKA
Sistim
gerak 1
SISTEM OTOT
SISTEM PENCERNAAN
2
SISTEM SIRKULASI
3
SISTEM
ORGAN
SISTEM RESPIRASI
4
SISTEM SARAF
5
SISTEM ENDOKRIN
6
SISTEM EKSKRESI
7
SISTEM REPRODUKSI
8

SISTEM ORGAN

RANGKA PERSENDIAN SISTEM GERAK PADA MANUSIA OTOT GANGGUAN PADA SISTEM GERAK
RANGKA
PERSENDIAN
SISTEM GERAK
PADA MANUSIA
OTOT
GANGGUAN PADA
SISTEM GERAK

SISTIM ORGAN

RANGKA MANUSIA PENYUSUNAN RANGKA MANUSIA FUNGSI RANGKA MANUSIA PENGELOMPOKAN RANGKA MANUSIA
RANGKA
MANUSIA
PENYUSUNAN
RANGKA MANUSIA
FUNGSI RANGKA
MANUSIA
PENGELOMPOKAN
RANGKA MANUSIA
SISTIM ORGAN RANGKA MANUSIA PENYUSUNAN RANGKA MANUSIA FUNGSI RANGKA MANUSIA PENGELOMPOKAN RANGKA MANUSIA
SISTIM ORGAN RANGKA MANUSIA PENYUSUNAN RANGKA MANUSIA FUNGSI RANGKA MANUSIA PENGELOMPOKAN RANGKA MANUSIA
SISTIM ORGAN RANGKA MANUSIA PENYUSUNAN RANGKA MANUSIA FUNGSI RANGKA MANUSIA PENGELOMPOKAN RANGKA MANUSIA

SISTIM ORGAN

PROSES PEMBENTUKAN TULANG Pembuluh darah masuk ke perikondrium di bagian tulang Diafise keadaan ini merangsang sel
PROSES PEMBENTUKAN TULANG
Pembuluh darah masuk ke perikondrium di bagian
tulang Diafise keadaan ini merangsang sel
perikondrium berkembang menjadi : Osteoblas &
memproduksi tulang keras
Tulang yang sedang berkembang ini dibungkus oleh
periosteum bagian tengah tulang yang kemudian
terisi pembuluh darah & Osteoklas. Matriks
kartilago kemudian diisi dengan kalsium & fosfat
PENYUSUNAN
RANGKA MANUSIA
TULANG
yang dibawa oleh darah.
Bagian tengah tulang mengalami pengikisan oleh
osteoklas sehingga tulang membentuk rongga
sumsum tulang rawan terus tumbuh memanjang
yang kemudian digantikan oleh tulang Spons.
BENTUK-BENTUK TULANG
Tulang Pipa
Tulang Pendek
Tidak Beraturan
JENIS-JENIS TULANG
Tulang Rawan
Tulang Keras

SISTIM ORGAN

PEMBENTUKAN FORMASI TUBUH PEMBENTUKAN PERSENDIAN PELEKATAN OTOT-OTOT BEKERJA SEBAGAI PENGUNGKIT FUNGSI RANGKA MANUSIA PENYOKONG & PENYEBAR
PEMBENTUKAN FORMASI TUBUH
PEMBENTUKAN PERSENDIAN
PELEKATAN OTOT-OTOT
BEKERJA SEBAGAI PENGUNGKIT
FUNGSI
RANGKA
MANUSIA
PENYOKONG & PENYEBAR BERAT
BADAN
PELINDUNG ALAT-ALAT TUBUH
BAGIAN DALAM
PEMBENTUK SEL-SEL DARAH
PEMBENTUK SEL-SEL IMUNITAS
PENYIMPAN KALSIUM
SISTIM ORGAN SKLETON AKSIAL    PENGELOMPOKAN RANGKA MANUSIA  Tengkorak Tulang Belakang Tulang Dada
SISTIM ORGAN
SKLETON AKSIAL
PENGELOMPOKAN
RANGKA MANUSIA
Tengkorak
Tulang Belakang
Tulang Dada
Tulang Rusuk
SKLETON APENDIKULER
Anggota Gerak Atas
Anggota Gerak Bawah

SISTIM ORGAN

KOMPONEN PENUNJANG SENDI     Ligamen Kapsul Sendi Cairan Sinovial Tulang Rawan Hialin TIPE
KOMPONEN PENUNJANG SENDI
Ligamen
Kapsul Sendi
Cairan Sinovial
Tulang Rawan Hialin
TIPE PERSENDIAN
Diartrosis
Sinartrosis
PERSENDIAN
Peluru
Putar
S. Sinkondrosis
S. Sinfibrosis
Pelana
Engsel
Luncur
GERAK KARENA ADANYA
PERSENDIAN
Fleksi & Ekstensi
Addukasi & Abdukasi
Elevasi & Depresi
Supinasi & Pronasi
Inversi & Eversi

SISTIM ORGAN

MEKANISME GERAK OTOT OTOT SIFAT GERAK OTOT  ANTAGONIS  SINERGIS JENIS OTOT   
MEKANISME GERAK OTOT
OTOT
SIFAT GERAK OTOT
ANTAGONIS
SINERGIS
JENIS OTOT
OTOT RANGKA
OTOT POLOS
OTOT JANTUNG

SISTIM ORGAN

GANGGUAN PADA SISTEM RANGKA  GANGGUAN FISIK  Fraktura Green stick  Comminuted   GANGGUAN
GANGGUAN PADA SISTEM RANGKA
GANGGUAN FISIK
Fraktura
Green stick
 Comminuted
GANGGUAN FISIOLOGIS
Rakhitis
Osteoporosis
GANGGUAN PADA
SISTEM GERAK
MANUSIA
Mikrosefalus
GANGGUAN PERSENDIAN
Dislokasi
Ankilosis
Arthritis (Rhematoid,
Osteoartritis,
Gautartritis
GANGGUAN TULANG BELAKANG
Skoliosis
Lordosis
Kifosis
Subluksasi
GANGGUAN PADA SISTEM OTOT
HERNIA
ANTROFI
HIPERTROFI
TETANUS
DISTROFI OTOT
ABDOMINALIS
MIASTEMIA
GRAVIS

PENCERNAAN

SALURAN PENCERNAAN   Usus Besar Mulut (Cavumoris)  (kolon) Kerongkongan (Esofagus)   Anus Lambung
SALURAN PENCERNAAN
Usus Besar
Mulut (Cavumoris)
(kolon)
Kerongkongan (Esofagus)
Anus
Lambung (Ventrikulus)
Usus halus (Intestinum
Tenue)
SISTEM
ENZIM-ENZIM PENCERNAAN
PENCERNAAN
Hati
Amilase
Kemotripsin
Erepsin
Pankreas
Pepsin
Peptidase
Maltase
Renin
Nuklease
Disakarase
Lipase
Enterokinase
Sukrase
Kolon
Tripsin
Laktase
Ileum
Apendik
GANGGUAN PENCERNAAN
Rektum
Gastritis
Diare
Anus
Kontipasi
Flatus
Pankreasitis

PENCERNAAN

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

PENCERNAAN SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Proses pencernaan itu terdiri atas :  Pencernaan Mekanis Pencernaan adalah proses

Proses pencernaan itu terdiri atas :

Pencernaan Mekanis

Pencernaan adalah proses pemecahan molekul-molekul komplek menjadi molekul-molekul sederhana atau sebaliknya yakni penyusunan molekul- molekul sederhana menjadi komplek dengan tujuan zat-zat yang dihasilkan dari proses itu dapat dimanfaatkan oleh tubuh dalam arti menghasilkan energi

Berupa gerakan organ-organ seperti, memotong, merobek, menumbuk dan menggiling oleh organ gigi dirongga mulut serta mengaduk, menekan, mendorong, berupa gerakan peristaltik di lambung & usus.

Pencernaan Enzimatis

Pencernaan dengan bantuan sekret dari kelenjar pencernaan, sehingga terjadi Pengubahan, Pengemulsian, Penghidrolisisan, Pengaktifan dan bahkan penggumpalan zat-zat sehingga dapat dimanfaatkan oleh sel-sel tubuh dalam arti menghasilkan energi

PENCERNAAN

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

No NAMA ORGAN NAMA ENZIM KERJA ENZIM 1 Mulut - Amilase - Mengubah Amilase menjadi Maltosa
No
NAMA ORGAN
NAMA ENZIM
KERJA ENZIM
1
Mulut
-
Amilase
-
Mengubah Amilase menjadi
Maltosa (gula)
2
Lambung
-
Pepsin
-
Menghidrolisis Protein menjadi
Peptida
-
-
Renin
Mengubah kaseinogen menjadi
kasein
-
Menghidrolisis trigliserida menjadi
-
Lipase
asam lemak & gliserol
3
Pankreas
-
Natrium bikarbonat
-
Menetralkan keasaman isi usus
-
Amilase
-
Idem
-
Lipase
-
Idem
-
Tripsin
-
Memecah molekul protein
-
Peptidase
-
Menghidrolisis peptida menjadi
asam amino
-
-
Nuklease
Menghidrolisi asam nukleat (RNA &
DNA) m : komponen Nukleotida

PENCERNAAN

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

No NAMA ORGAN NAMA ENZIM KERJA ENZIM 4 Usus Halus - Enterokinase - Mengaktifkan tripsinogen -
No
NAMA ORGAN
NAMA ENZIM
KERJA ENZIM
4
Usus Halus
-
Enterokinase
- Mengaktifkan tripsinogen
-
Laktase
- Mengubah laktosa menjadi glukosa
-
Erepsin
- Mengubah Pepton menjadi Asam
Amino
-
Maltase
- Mengubah
Maltosa menjadi
glukosa
-
Disakarase
- Mengubah
Disakarida
menjadi
Monosakarida
-
Peptidase
-
Sukrase
- Idem
- Mengubah
Sukrosa
menjadi
Glukosa & Fruktosa
-
Lipase
- Mengubah
Sukrosa
menjadi
Glukosa & Fruktosa

PENCERNAAN

KEAJAIBAN SISTEM

PENCERNAAN

PENCERNAAN KEAJAIBAN SISTEM PENCERNAAN Dalam satu hari, proses pencernaan membutuhkan 8 ltr zat cair yang terdiri

Dalam satu hari, proses pencernaan membutuhkan 8 ltr zat cair yang terdiri atas :

2 liter air liur 2 liter cairan lambung 1,5 liter cairan yang berasal dari hati & empedu 2,5 liter cairan usus

Gigi Manusia jauh lebih tahan panas dari pada baja Gigi berumur sangat panjang, walau telah terkubur selama ribuan tahun gigi tetap utuh

Pernahkan anda membayangkan ketika anda tersedak sebutir nasi atau apapun kemudian anda batuk atau bersin, angin yang berasal dari batuk / bersin anda berkecepatan 950 km /jam ?

PENCERNAAN

Tahukah anda asam lambung (HCl) dapat mengikis pisau silet yang terbuat dari baja ? Atau jika anda memasukkan jari ke dalam lambung, ketika diangkat daging-daging jari anda sudah menjadi bubur tapi mengapa lambung kita tidak bocor ? Ada 2 alasan :

... !
...
!

liter getah bening

Dinding lambung dilapisi oleh lapisan lendir yang bersifat basa Setiap menit terdapat 500.000 sel dinding lambung yang mengelupas untuk diganti dengan sel baru.

Subhanallah

Ternyata pada lambung terdapat 35 juta kelenjar

yang semuanya berfungsi sebagai pabrik yang menghasilkan 1 – 2

Usus halus memiliki jaringan saraf mencapai 100 juta, hampir sama dengan saraf tulang belakang, ia juga memiliki vilus & setiap vilus mempunyai 5000 mikrovilus, yang dengan demikian penyerapan zat gizi menjadi efisien. Seandainya usus halus tidak memiliki vilus dengan mikrovilusnya, maka kita mempunyai usus halus yang panjangnya 4,2 km, agar penyerapannya se efisien memiliki vilus & mikrovilusnya

PENCERNAAN

Hati, walaupun bukan meerupakan organ pencernaan langsung ia merupakan pendukung utama sistem pencernaan.

PENCERNAAN Hati, walaupun bukan meerupakan organ pencernaan langsung ia merupakan pendukung utama sistem pencernaan. Hati merupakan

Hati merupakan organ unik yang memiliki 500 macam fungsi, ia juga memiliki jumlah sel hingga 300 Milyar & uniknya masing- masing sel memiliki fungsi sendiri.

Hati dilalui darah sebanyak 1,4 liter.menit, ini berarti dalam 1 tahun ia dilewati sebanyak 735.840 liter darah. Darah yang melewati hati berasal dari dua sumber yaitu jantung, lambung dan usus yang membawa sari-sari makanan yang akan disterilkan oleh hati.

TRANSPORTASI

SISTEM PERADARAN DARAH

TRANSPORTASI SISTEM PERADARAN DARAH SISTEM KELAINAN & PENYAKIT SISTEM PERADARAN GETAH BENING TRANSPORTASI SISTEM KEKEBALAN TUBUH
SISTEM KELAINAN & PENYAKIT
SISTEM
KELAINAN & PENYAKIT

SISTEM PERADARAN GETAH BENING

TRANSPORTASI

SISTEM KEKEBALAN TUBUH

PADA SISTEM TRANSPORTASI

TRANSPORTASI

TRANSPORTASI Fungsi Plasma Darah Sel-sel Darah DARAH SISTEM PEREDARAN DARAH o JANTUNG Darah dari seluruh tubuh

Fungsi

  • Plasma Darah

Sel-sel Darah

DARAH

TRANSPORTASI Fungsi Plasma Darah Sel-sel Darah DARAH SISTEM PEREDARAN DARAH o JANTUNG Darah dari seluruh tubuh

SISTEM

PEREDARAN

DARAH

o

JANTUNG

Darah dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan

o

Kemudian di pompa ke bilik kanan

PEMBULUH

DARAH

TRANSPORTASI Fungsi Plasma Darah Sel-sel Darah DARAH SISTEM PEREDARAN DARAH o JANTUNG Darah dari seluruh tubuh

Arteri

  • Kapiler

Vena

o

Selanjutnya dari bilik kanan darah dipompa ke paru-paru, terjadilah pertukaran gas

o

Dari paru-paru darah masuk kembali ke serambi kiri, darah ini banyak mengandung O 2.

o

Selanjutnya darah diserambi kiri ini masuk ke bilik kiri &

o

Dari bilik kiri darah di pompa kembali ke

TRANSPORTASI

FUNGSI DARAH Mengangkut zat makanan & O2, serta sisa metabolisme ke & dari seluruh tubuh Sebagai
FUNGSI DARAH
Mengangkut zat makanan
& O2, serta sisa
metabolisme ke & dari
seluruh tubuh
Sebagai alat pertahanan
tubuh
Mengedarkan hormon-
hormon untuk membantu
proses fisiologis
Menjaga stabilitas suhu
DARAH
PLASMA DARAH
Menjaga tubuh keseimbangan
asam basa jaringan tubuh
Merupakan bagian darah 
yang cair
Tiap ion-ion Na + & Cl -
Serum adalah plasma
darah yang tidak
mengandung fibrinogen
7% berupa protein
dalam bentuk
4% serum albumin, 2,7%
Globulin & 0,3%
Fibrinogen
Protein darah juga
berperan sebagai antibodi,
karena dpt mengenali &
mengikat antigen antibodi
berasal dari globulin
Eritrosit (Sel-sel darah
merah)
SEL-SEL DARAH
Trombosit (keping-2
darah
Leukosit (sel darah
putih)
Granulos
Agranulosi
it
t
-
Netrofil
-
Monos
Sel B
-
Basofil
-
it Limfosi
-
Eosinofil
t
Sel T

TRANSPORTASI

TRANSPORTASI Endokardium  Lapisan yang membatasi ruangan- ruangan jantung LAPISAN JANTUNG  Mengandung pembuluh Otot jantung

Endokardium

Lapisan yang

membatasi ruangan-

ruangan jantung

LAPISAN JANTUNG

TRANSPORTASI Endokardium  Lapisan yang membatasi ruangan- ruangan jantung LAPISAN JANTUNG  Mengandung pembuluh Otot jantung

Mengandung pembuluh

Otot jantung yang

tersusun atas berkas-

Miokardium darah & saraf

Perikardium berkas otot

Merupakan selaput

pembungkus jantung

RUANGAN2

JANTUNG

JANTUNG

TRANSPORTASI Endokardium  Lapisan yang membatasi ruangan- ruangan jantung LAPISAN JANTUNG  Mengandung pembuluh Otot jantung

Memiliki 4 ruang ta 2

serambi & 2 bilik

Bilik kiri memiliki dinding

lebih tebal dari yang

kanan, karena bilik kirilah

yang bertugas memompa

darah ke seluruh tubuh

TRANSPORTASI Endokardium  Lapisan yang membatasi ruangan- ruangan jantung LAPISAN JANTUNG  Mengandung pembuluh Otot jantung

KERJA JANTUNG

Kerja jantung ada 3

tahapan :

Serambi

kanan

jantung mengembang

darah

masuk

ke

serambi kanan

Serambi

menguncup

darah masuk ke bilik kanan

Bilik

menguncup

TRANSPORTASI

PEMBULUH

DARAH

ARTERI (Pembuluh Nadi)

Mengalirkan darah dari jantung ke jaringan

Dindingnya tebal, kuat & elastis

TRANSPORTASI PEMBULUH DARAH ARTERI (Pembuluh Nadi)  Mengalirkan darah dari jantung ke jaringan  Dindingnya tebal,

VENA (Pembuluh Balik)

Mengalirkan darah dari kapiler ke jantung

Dindingnya tipis, tidak elastis letaknya dekat permukaan tubuh

KAPILER

Merupakan pembuluh darah kecil yang menghubungkan arteriola & venula

Hanya tersusun atas selapis endotelium

TRANSPORTASI CAIRAN LIMFE  Berasal dari jaringan  Mengandung leukosit yang berfungsi utk membunuh kuman penyakit

TRANSPORTASI

CAIRAN LIMFE  Berasal dari jaringan  Mengandung leukosit yang berfungsi utk membunuh kuman penyakit dan
CAIRAN LIMFE
Berasal dari jaringan
Mengandung leukosit yang berfungsi
utk membunuh kuman penyakit dan
juga mengandung lemak yang berasal
dari usus
PEMBULUH lIMFATIK
Pembuluh limfa kiri (duktus torasikus)
Pembuluh limfa kanan
Kelenjar limfa
KELENJAR LIMFA
Kelenjar
ini
banyak
terdapat
di
sepanjang pembuluh
limfa
tubuh
terutama
di
leher,
ketiak
&
lipatan
paha
berfungsi
sebagai
saringan
biologi
tempat
makrofag
membuang
bahan-bahan partikel
&
sebagai
ORGAN 2 LIMFA
pertahanan tubuh thd zat-zat asing
Limpa
Timus
Tonsil

PEREDARAN LIMFA

SISTEM PEREDARAN GETAH BENING

Merupakan peredaran terbuka, karena

ujung2nya tidak saling bersambungan

Cairan jaringan masuk ke pembuluh limfa

sehingga m : Cairan Limfa

Kedua Pembuluh Limfa (kiri & kanan) akan

bermuara pada vena yang kemudian akan

TRANSPORTASI KEKEBALAN BAWAAN  Fagositas o Dilakukan oleh SISTEM KEKEBALAN TUBUH (IMUNITAS) leukosit & sel pada
TRANSPORTASI
KEKEBALAN BAWAAN
 Fagositas
o
Dilakukan oleh
SISTEM
KEKEBALAN
TUBUH (IMUNITAS)
leukosit & sel pada
sistem makrofag
jaringan terhadap
 Perusakan bakteri & oleh penyakit asam
lambung
Daya tahan kulit
yang luar biasa
 Adanya senyawa-
senyawa kimia
tertentu didalam
darah yang akan
menghancurkan
Antigen (benda
asing)
KEKEBALAN BUATAN

Kekebalan yang disebabkan oleh suatu sistem imunitas khusus. Sistem imunitas tersebut membentuk antibodi atau limfosit

KELAINAN & PENYAKIT PADA SISTEM TRANSPORTASI ANEMIA TALASEMIA, ANEMIA HEREDITER kurang Hb HEMOFILIA TROMBOSITOPENIA  Penyakit
KELAINAN & PENYAKIT PADA
SISTEM TRANSPORTASI
ANEMIA
TALASEMIA, ANEMIA HEREDITER
kurang Hb
HEMOFILIA
TROMBOSITOPENIA
 Penyakit kekurangan Trombosit
JANTUNG KORONER
HIPERTENSI
KELAINAN & PENYAKIT PADA SISTEM TRANSPORTASI ANEMIA TALASEMIA, ANEMIA HEREDITER kurang Hb HEMOFILIA TROMBOSITOPENIA  Penyakit

TRANSPORTASI

Suatu keadaan kekurangan eritrosit,

disebabkan karena kehilangan atau lembutnya produksi

Sel tidak mampu mensintensis rantai

Polipepsida alfa (α) & beta (β) sehingga darah

Penyakit turunan dengan gejala pendarahan yang sukar dihentikan

Penyakit jantung yang disebabkan oleh gangguan aliran darah pada pembuluh koroner, karena pengerasan nadi akibat endapan lemak (Arteriosklerosis)

Tekanan darah tinggi, dikatakan tekanan darah tinggi jika tekanan darah Sistol > 140mm/Hg

EKSKRESI GINJAL PARU-PARU SISTEM EKSKRESI MANUSIA HATI KULIT
EKSKRESI
GINJAL
PARU-PARU
SISTEM
EKSKRESI
MANUSIA
HATI
KULIT

EKSKRESI

GINJAL
GINJAL

STRUKTUR GINJAL

FUNGSI GINJAL

PROSES PEMBENTUKAN URIN

GANGGUAN DAN KELAINAN GINJAL

EKSKRESI

Bentuknya seperti kacang merah

Jumlahnya ada 2 (sepasang)

 Beratnya + 0,5% berat badan  Setiap menit 20-25% darah yang dipompa jantung melalui ginjal
 Beratnya + 0,5% berat badan
 Setiap menit 20-25% darah yang dipompa
jantung melalui ginjal
GINJAL
ta 3 BAGIAN
UTAMA
KORTEKS
(Bagian Luar)
1 juta
 Setiap Nefron ta :

Badan Malphigi & Tubulus

Pada badan malphigi terdapat kapsula bowman yang membungkus gromelurus

Korteks (Bagian Luar)

Medula (Sumsum Ginjal)

Pelvis Renalis (Rongga Ginjal)

STRUKTUR

Tersusun atas banyak Nefron +

EKSKRESI

EKSKRESI FUNGSI GINJAL Mengekskresikan zat sisa seperti urea Mengatur volume plasma darah & jumlah air dalam

FUNGSI

GINJAL

Mengekskresikan zat sisa seperti urea

Mengatur volume plasma darah & jumlah air dalam tubuh

Menjaga tekanan osmosis agar terjadi keseimbangan dalam tubuh

Mengatur PH Plasma & Cairan tubuh

Menjalankan fungsi sebagai hormon dengan mengahasilkan Renin & Eritropoietin

EKSKRESI

GAGAL GINJAL & UREMIA

Penyakit ini disebabkan oleh bocornya

salah satu saluran Nefron, sehingga ginjal

gagal melakukan fungsinya sebagai

pembuat urin akibatnya

urin terbawa ke

NEFRITIS
NEFRITIS

dalam aliran darah.

Peradangan Nefron karena bakteri

streptococcus yang masuk melalui saluran

pernafasan kemudian terbawa melalui aliran

GANGGUAN & KELAINAN PADA GINJAL
GANGGUAN &
KELAINAN
PADA GINJAL

darah ke ginjal, yang berakibat protein ikut

DIABETES INSIPIDUS

keluar bersama urin.

Penyakit yang disebabkan oleh gagalnya

kelenjar hipotesis mensekresikan hormon

antidiuretik akibatnya penderita

mengekspresikan urin hingga 15 liter/hari,

efeknya adalah dehidrasi & pengeluaran

DIABETES MELITUS

elektrolit dari cairan tubuh.

Penyakit yang di sebabkan oleh kekurangan

hormon insulin akibatnya dalam urin

ALBUMINARIA

terdapat Glukosa

Terdapatnya molekul albumin & protein lain

dalam urine, karena kerusakan pada alat

EKSKRESI GAGAL GINJAL & UREMIA Penyakit ini disebabkan oleh bocornya salah satu saluran Nefron, sehingga ginjal

filtrasi BATU GINJAL

Terbentuknya butiran dari senyawa kalsium

& penimbunan asam Urat sehingga

EKSKRESI

STRUKTUR PARU-PARU

FUNGSI PARU-PARU (PULMO) MEKANISME PEMBUANGAN ZAT-ZAT SISA METABOLISME
FUNGSI PARU-PARU
(PULMO)
MEKANISME PEMBUANGAN ZAT-ZAT
SISA METABOLISME
EKSKRESI STRUKTUR PARU-PARU FUNGSI PARU-PARU (PULMO) MEKANISME PEMBUANGAN ZAT-ZAT SISA METABOLISME PARU-PARU GANGGUAN & KELAINAN PARU-PARU

PARU-PARU

GANGGUAN & KELAINAN PARU-PARU

EKSKRESI

Terletak antara rongga dada & Diafragma

Terdiri atas dua bagian, paru-paru kiri dua (2) gelambir, paru-paru kanan tiga (3) gelambir, kesemuanya dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura

STRUKTUR

ORGAN

PARU-PARU

Di dalam paru-paru terdapat cabang-cabang yang disebut Bronkus, Bronkus bercabang lagi

disebut Bronkiolus, diujung Bronkiolus gelembung-gelembung halus yang disebut Alveolus

Dinding Alveolus sangat tipis, namun elastis &

mengandung kapiler-kapiler darah pada dinding Alveoluslah terjadi pertukaran O 2 & Co 2

SEBAGAI TEMPAT PERTUKARAN GAS O 2 & Co 2
SEBAGAI TEMPAT
PERTUKARAN GAS O 2 & Co 2

EKSKRESI

SEBAGAI SALAH SATU ALAT RESPIRASI

FUNGSI

PARU-PARU

SEBAGAI SALAH SATU ALAT EKSKRESI

TERJADINYA

EKSKRESI

Sisa metabolisme berupa Co 2 (karbon

dioksida) & air dalam bentuk uap air dari jaringan diangkut oleh darah menuju ke paru-paru untuk dibuang

EKSKRESI Sisa metabolisme berupa Co (karbon dioksida) & air dalam bentuk uap air dari jaringan diangkut

MEKANISME PEMBUANGAN SISA METABOLISME

Proses

pembuangan

diawali

oleh

berdifusinya karbon dioksida dari sel-sel ke dalam darah melalui cairan jaringan &

akhirnya masuk ke dalam Alveolus. Dari alveolus karbon doksida akan dikeluarkan melalui udara yang dihembuskan pada saat membuang nafas

EKSKRESI

PREMONIA : Peradangan paru-paru, alveolus berisi cairan

& eritrosit yang berlebihan, peradangan disebarkan dari

satu alveolus ke alveolus lain.

EKSKRESI PREMONIA : Peradangan paru-paru, alveolus berisi cairan & eritrosit yang berlebihan, peradangan disebarkan dari satu

EMFISEMA PARU-PARU : jumlah udara yang berlebihan

dalam paru-paru biasanya karena merokok

ASMA : kontraksi yang kaku dari bronkiolus, yang

menyebabkan kesulitas bernafas

GANGGUAN & KELAINAN PARU-PARU

DIPTERI : merupakan penyakit lnfeksi yang disebabkan

oleh bakteri Corynebacterium diptherial, yang dapat

menimbulkan penyumbatan pada rongga faring (faringitis)

EKSKRESI PREMONIA : Peradangan paru-paru, alveolus berisi cairan & eritrosit yang berlebihan, peradangan disebarkan dari satu

ASFIKSI : gangguan dalam pengangkutan oksigen ke

jaringan yang disebabkan terganggunya fungsi paru-paru,

pembuluh darah atau jaringan tubuh

TBC/TUBERKOLUSIS : penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculose
TBC/TUBERKOLUSIS
:
penyakit
yang
disebabkan
oleh
Mycobacterium tuberculose

ASIDOSIS : meningkatnya kadar asam karbonat & asam

bikarbonat dalam darah yang menyebabkan terganggunya

respirasi

HATI / HEPAR

EKSKRESI

HATI / HEPAR EKSKRESI  Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia, terletak di bagian kanan atas

Merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh manusia, terletak di

bagian kanan atas rongga perut

Peran hati dalam sistem ekskresi adalah menghasilkan empedu,

empedu yang dihasilkan mencapai 1 liter/hari

Empedu mengandung air, asam empedu, garam empedu,

kolesterol, fosfolipid (lisetin), zat warna empedu (Bilirubin &

Biliverdin) serta beberapa ion.

Empedu berfungsi mencerna lemak, mengaktifkan lipase &

mengabsorpsi lemak dalam usus halus serta mengubah zat

yang tidak larut dalam air menjadi larut dalam air juga

berperan dalam pembentukan Urea.

Jika tubuh kelebian asam amino, maka asam amino tersebut

akan mengalami deaminasi (-NH) dari asam amino, yang

mengakibatkan terkumpulnya Amonia yang bersifat racun.

Hati dengan bantuan enzim arginase akan mengubah arginin

menjadi ornitin & Urea. Urea akan dibuang melalui ginjal,

sedang ornitin akan mengikat amonia yang bersifat racun &

akan dikeluarkan ke dalam Empedu & Urin

EKSKRESI

EKSKRESI Pelindung tubuh bagian dalam Tempat penyimpanan kelebihan lemak Sebagai alat Perasa & Peraba Tempat pembentukan

Pelindung tubuh bagian dalam

Tempat penyimpanan kelebihan lemak

Sebagai alat Perasa & Peraba

Tempat pembentukan Vitamin D

Sebagai alat Ekskresi

EKSKRESI Pelindung tubuh bagian dalam Tempat penyimpanan kelebihan lemak Sebagai alat Perasa & Peraba Tempat pembentukan
EKSKRESI Pelindung tubuh bagian dalam Tempat penyimpanan kelebihan lemak Sebagai alat Perasa & Peraba Tempat pembentukan
FUNGSI KULIT
FUNGSI
KULIT

EPIDERMIS TERSUSUN ATAS :

Stratum korneum (zat tanduk)

Stratum Lusidum

Stratum Granulosum (hidung pigmen)

Stratum Spinosum

Stratum Basale

STRUKTUR

DERMIS TERDIRI ATAS :

Akar rambut

Kelenjar minyak (sebasea)

Pembuluh darah

Saraf

Kelenjar keringat (Sudahfera)

EKSKRESI

Kelenjar pituitari (Hipofisis) merupakan kelenjar yang mampu mensekresikan

bermacam-2 hormon yang mengatur bermacam-2 aktifitas tubuh, karenanya

disebut Mastergland

Kelenjar Gondok (tiroid) menghasilkan

hormon tiroksin & triyodotironin yang

berfungsi untuk meningkatkan kecepatan

reaksi kimia dalam tubuh

Hormon

adalah

:

Sekret yang

dihasilkan oleh

kelenjar

buntu

endokrin,

karena

tidak

memiliki

saluran, maka hormon mencapai organ target dengan mengikuti aliran darah.

Ciri-ciri hormon

 

1.

Diproduksi & diskresikan ke darah oleh kelenjar endokrin

2.

Diangkut oleh darah ke sel target

3.

Mengadakan interaksi dengan reseptor khusus yang terdapat di sel target

4.

Mempunyai

pengaruh

 

mengaktifkan enzim khusus

 

5.

Mempunyai pengaruh tidak hanya terhadap satu sel target, tapi juga mempengaruhi beberapa sel target yang berlainan

Pada

manusia

ada

8

kelenjar

 

Endokrin yang penting yaitu :

1.

Kelenjar Hipofisis

 

2.

Kelenjar Tiroid

3.

Kelenjar Paratiroid

 

4.

Kelenjar Supra Renalis

 

5.

Kelenjar Pankreas

 

6.

Kelenjar Ovarium

7.

Kelenjar Testis

8.

Kelenjar Plasenta

 
SISTEM SEKRESI / KELENJAR ENDOKRIN
SISTEM SEKRESI /
KELENJAR ENDOKRIN

Kelenjar anak gondok (paratoid) menghasilkan Parathormon yang berfungsi sebagai pengatur ion Ca & F, jika kekurangan hormon ini penderita mengalami kejang-kejang.

Kelenjar anak ginjal (Supra Renalis)

Ta : Korteks yang menghasilkan hormon kertosin, hormon ini terdiri atas Minerolokartikoid yang berfungsi untuk membantu metabolisme garam Na dan K serta menjaga keseimbangan Hormon Seks & Glukokartikoid bt membantu metabolisme karbohidrat

Medula menghasilkan hormon adrenalin yang berfungsi mempercepat denyut jantung & pernafasan serta meningkatkan tekanan darah, dan hormon Nor Adrenalin yang berfungsi berlawanan dengan Adrenalin.

EKSKRESI

Kelenjar Pankreas (Pulau langer hans) menghasilkan

hormon insulin & Glukagon kedua hormon ini bekerja

berlawanan untuk mengatur kadar gula dalam darah

EKSKRESI Kelenjar Pankreas (Pulau langer hans) menghasilkan hormon insulin & Glukagon kedua hormon ini bekerja berlawanan
SISTEM SEKRESI / KELENJAR ENDOKRIN
SISTEM SEKRESI /
KELENJAR ENDOKRIN
EKSKRESI Kelenjar Pankreas (Pulau langer hans) menghasilkan hormon insulin & Glukagon kedua hormon ini bekerja berlawanan

Ovarium, merupakan kelenjar kelamin wanita yang berfungsi menghasilkan ovum, hormon esfrogen & progesteron, hormon estrogen berfungsi menampakkan ciri seks Sekunder pada wanita. Hormon Progesteron berfungsi mempersiapkan dinding uterus (rahim) agar dapat

menerima ovum yang sudah dibuahi.

Testis, merupakan kelenjar kelamin Pria yang menghasilkan hormon testeron yang berfungsi merangsang pematangan

seperma (Spermmatogenesis)

Plasenta, merupakan alat yang menghubungkan antara bayi dengan ibnya di dalam rahim.

Plasenta menghasilkan 4 macam hormon yaitu :

  • 1. Hormon Guadotropin korion yang berfungsi meningkatkan pertumbuhan korpus intern serta sekresi estrogen & progesteron oleh korpus intern.

  • 2. Hormon Estrogen yang berfungsi meningkatkan pertumbuhan organ kelamin ibu & jaringan janin

  • 3. Hormon Progesteron yang berfungsi untuk meningkatkan perkembangan jaringan & organ janin

MACAM-MACAM FUNGSI

HORMON YANG DIHASILKAN

KELENJAR HIPOFISIS / PITUITARI

EKSKRESI

No

HORMON YANG

FUNGSI DAN KEGUNAANNYA

DIHASILKAN

1

Somatotropin (STH), hormon

Merangsang sintesis protein & metabolisme lemak,

Pertumbuhan (Growth

serta merangsang pertumbuhan tulang & otot,

Hormone / GH)

kekurangan hormon ini pada anak-anak menyebabkan

pertumbuhannya terhambat atau kerdil (kretinisme) &

sebaliknya jika kelebihan akan menyebabkan

pertumbuhan raksasa (gigantisme), jika kelebihan

pada masa dewasa akan menyebabkan akromegali

(pertumbuhan tidak seimbang pada tulang jari tangan,

kaki, rahang atau tulang hidung.

2

Hormon Tirotropin (Thyroid

Mengontrol pertumbuhan & perkembangan kelenjar

stimulating Hormone / TSH)

gondok / tiroid serta merangsang sekresi Tiroksin

3

Adrenocorticotropic Hormone

Mengontrol pertumbuhan & perkembangan aktifitas

(ACTH)

kulit ginjal & merangsang kelenjar andrenal untuk

menskresikan gluko kortikoid (Hormon yang

dihasilkan untuk metabolisme karbohidrat).

MACAM-MACAM FUNGSI

HORMON YANG DIHASILKAN

KELENJAR HIPOFISIS / PITUITARI

EKSKRESI

No

HORMON YANG

 

FUNGSI DAN KEGUNAANNYA

 

DIHASILKAN

 

4

Prolaktin (PRL) atau

Memelihara korpus Luteum (kelenjar sementara pada

Lactogenic Hormon (LTH)

Ovarium) untuk memproduksi Progesteron & ASI

 

5

Hormon Gonadotropin pada

 

wanita

  • 1. Follicle Stimulating

Merangsang pematangan foliked dalam ovarium &

Hormone (FSH

menghasilkan hormon estrogen

 

2. Luteinizing Hormone (LH)

Mempengaruhi pematangan folikel dalam ovarium

& menghasilkan hormon Progesteron

 

6

Hormon Gonadotrapin pada

 

PRIA

  • 1. Follicle Stimulating

Merangsang

terjadinya

Spermatogenesis (Proses

Hormone (FSH

Pematangan Sperma)

2. Interstitial Cell stimulating

Merangsang

Sel-sel

interstisial

testis

untuk

Hormone (ICTH)

memproduksi tertosteron & androgen.

 

Sampai Jumpa

di lain kesempatan

JAGA ORGAN TUBUH ANDA

SEBELUM PENYAKIT

MENGHAMPIRINYA

Salam Manis

Ismanto