You are on page 1of 2

Megahapsari Martaningtyas

NIM 1109045052
Program Studi Teknik Lingkungan

Dosen Pembimbing
I. Budi Nining Widarti S.T., M.Eng.
II. Ika Meicahayanti, S.T., M.T.

PENGARUH pH TERHADAP BOD, TSS, DAN VFA DALAM


PENGOLAHAN LINDI TPA SAMBUTAN SAMARINDA
DENGAN BIOREAKTOR ANAEROBIK
ABSTRAK
TPA Sambutan Samarinda merupakan tempat pemrosesan akhir yang tergolong masih
berusia muda yaitu kurang dari berumur 10 tahun sehingga memiliki kandungan organik
yang masih tinggi. Kandungan organik yang tinggi dapat mengakibatkan penurunan
kualitas air sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengolah lindi secara anaerob
dengan bioreaktor anaerobik. Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh dari variasi
pH kontrol, pH 7,2, dan pH 8 terhadap parameter BOD, TSS, dan VFA lindi dalam
biorekator anaerobik. Pada penelitian ini dilakukan variasi pH untuk mendapatkan
efisiensi penyisihan yang paling besar. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh dari variasi pH terhadap parameter BOD, TSS, dan VFA lindi
TPA Sambutan Samarinda dan untuk mengetahui efesiensi penurunan parameter BOD,
TSS, dan VFA lindi dalam bioreaktor anaerobik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sistem batch reaktor dalam skala
pilot. Proses pengolahan diawali dari tahap seeding dan aklimatisasi. Pengolahan
memanfaatkan mikroorganisme anaerobik yang terdapat dalam lindi dan rumen sapi
sebagai biostarter. Pengoperasian bioreaktor dilakukan selama 21 hari dengan
menggunakan variasi pH, yaitu pH kontrol tanpa penambahan buffer (P1), pH 7,2 (P2),
dan pH 8 (P3). Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa variasi
pH pada penelitian memberikan pengaruh terhadap penurunan parameter BOD, TSS,
dan VFA. Nilai pH optimum untuk pengolahan lindi dengan menggunakan bioreaktor
anaerobik adalah pH 7,2 dengan tekanan biogas yang tertinggi dibandingkan dengan P1
dan P3. Efisiensi removal konsentrasi BOD dan TSS dari P2 sebesar 80,29% dan 74,08%
dengan konsentrasi akhir VFA sebesar 91,15 mg/L.
Kata Kunci : Bioreaktor Anaerobik, Lindi, pH

Megahapsari Martaningtyas

Supervisor

NIM 1109045052
Departement of Environmental Engineering Study

I. Budi Nining Widarti S.T., M.Eng.


II. Ika Meicahayanti, S.T., M.T.

THE INFLUENCE OF pH ON BOD, TSS, AND VFA IN PROCESSING


OF LEACHATE WASTE TPA SAMBUTAN SAMARINDA WITH
ANAEROBIC BIOREACTOR
ABSTRACT
TPA Sambutan Samarinda is an under 10 years old landfills. It is classified as young
landfills so that it still has a high organic content. High content of organic substances
may decrease the quality of water. A research was conducted by treating the leachate
anaerobically using an anaerobic bioreactor. The research was performed to determine
the effect of the three treatments; pH control (P1), pH at 7,2 (P2), and pH at 8 (P3) on
the parameters of BOD, TSS, and VFA leachate in anaerobic bioreactor. In this
research, used ph variation to obtain the greatest removal efficiency. The purposes of
this research was to determine the effect of ph variation on the parameters leachate of
BOD, TSS, and VFA in TPA Sambutan Samarinda and to determine the decreasing
efficiency of parameters leachate of BOD, TSS, and VFA in anaerobic bioreactor.
This research used the system of batch reactor method in a pilot scale. The treatment
process began with the phase of seeding and acclimatization. The process involved
using the anaerobic microorganisms contained in the leachate and the rumen of cattle
as the biostarter. The research was conducted within 21 days by using three variations:
variations pH control without addition of buffer (P1), pH at 7,2 (P2), and pH at 8 (P3).
Based on the research conducted showed that the pH variations on research to gave
effect to decrease the parameters of BOD, TSS, and VFA. The results revealed that the
optimum pH in the processing of anaerobic using anaerobic bioreactor was the acid pH
as for 7,2 with the highest pressure of biogas compared to the P 1 and P3. The value of
BOD and TSS removal efficiency at P2 was 80,29% and 74,08%, while the number of
VFA (acetic acid) was 91,15 mg/L.
Keywords : Anaerobic Bioreactor, Leachate, pH