You are on page 1of 10

ANATOMI DAN FISIOLOGI

JANTUNG

NIMAS AYU FATIMAH


2014720067

KERJA JANTUNG

1. Periode kontriksi (periode sistole)


Ventrikel dalam keadaan menguncup
Katup bikus dan trikuspidalis dalam keadaan
tertutup
Katup semilunaris aorta dan arteri pulmonalis
terbuka maka akan terjadi :

Darah dari ventrikel kanan mengalir ke arteri pulmonal


masuk ke paru paru kanan
Darah dari ventrikel kiri mengalir ke aorta dan diedarkan
ke seluruh tubuh

2. Periode dilatasi (periode diastole)


Jantung dalam kondisi mengembang
Katup bikuspidalis dan trikuspidalis
sehingga terjadi :

terbuka

Darah dari atrium kiri masuk ke ventrikel kiri


Darah dari atrium kanan masuk ke ventrikel kanan
Darah dari paru paru kiri dan kanan melalui vena
pulmonalis masuk ke atrium kiri
Darah dari seluruh tubuh melalui vena kava superior
dan inferior masuk ke atrium kanan

3. Periode istirahat
Waktu antara periode kontriksi dan dilatasi
ketika jantung
berhenti kira-kira 0,10 detik
Pada saat kita istirahat jantung akan
menguncup sebanyak 70-80 x/menit
Tiap kontriksi jantung akan memindahkan darah
ke aorta sebanyak 60-70cc

PEMBULUH DARAH TERDIRI DARI


1.

ARTERI
Pembuluh darah yang keluar dari jantung yang membawa darah ke
seluruh bagian dan alat tubuh
Terdapat pembuluh darah arteri yang paling besar yang keluar dari
ventrikel kiri disebut aorta
Arteri mempunyai dinding yang kuat dan tebal tetapi sifat nya elastis
dan terdiri 3 lapisan yaitu :
1. Tunika interna
2. Tunika Media
3. Tunika eksterna
Cabang cabang yang paling ujung dari sistem arteri disebut arteriol
Fungsi arteriol sebagai katup pengontrol untuk mengatur pengaliran
darah ke kapiler
Arteriol mempunyai dinding yang mengandung sedikit jaringan elastis
dan lebih banyak otot polos
Arteri mendapat darah dari darah yang mengalir di dalamnya tetapi
hanya untuk tunika intima sedangkan untuk lapisan lainnya mendapat
darah dari vasa vasorum
Arteri dapat mengecil dan melebar (kontriksi dan dilatasi) dikarenakan
adanya pengaruh susunan saraf otonom yang disebut vasomotor

2. KAPILER
Pembuluh darah yang sangat halus
Diameternya kira kira 0,008mm
Dindingnya terdiri dari suatu lapisan endotel
Bagian tubuh yang tidak terdapat kapiler yaitu rambut,
kuku, dan tulang rawan
Secara anatomis struktur kapiler berisi sel endotelium
dan bagian terusan kapiler berfungsi untuk proses difusi
Adanya pori pori pada bagian akhir kapiler atau
perbatasan akhir dari sel endotelium memfasilitasi
terjadinya difusi silang pada garis endotelial
Secara fisiologis kapiler berfungsi sebagai tempat
pertukaran cairan dan nutrisi antara darah dan ruang
interstitial
Untuk peran ini kapiler dilengkapi dinding yang sangat
tipis dan permeabel terhadap subtansi subtansi
bermolekul halus

3. VENA
Pembuluh darah yang membawa darah dari bagian dan alat tubuh
masuk ke dalam jantung
Katup katup pada vena kebanyakan terdiri dari 2 kelompok yang
gunanya untuk mencegah darah agar tidak kembali lagi
Vena vena yang ukurannya paling besar diantaranya vena kava dan
vena pulmonalis
Vena ini mempunyai cabang yang lebih kecil yang disebut venolus yang
selanjutnya menjadi kapiler

PERBEDAAN PEMBULUH DARAH ARTERI DAN VENA


N
ARTERI
VENA
O
1

Membawa
darah
bersih Membawa darah kotor kecuali
kecuali arteri pulmonalis
vena pulmonalis

Mempunyai
tebal

dinding

yang Mempunyai dinding yang tipis

Mempunyai
elastis

jaringan

yang Jaringannya kurang elastis

Katup hanya pada permulaan Mempunyai


katup
keluar dari jantung
seepanjang
jalan
mengarah ke jantung

katup
yang

Menunjukan adanya tempat Tidak

untuk

adanya

tempat

Curah Jantung
Curah Jantung (cardiac output)
Merupakan faktor utama dalam sirkulasi yang
mempunyai peranan
penting dalam transportasi darah
yang mengandung berbagai nutrisi
Jumlah darah yang dipompakan ventrikel dalam satu
menit
Pengaturan curah jantung bergantung pada hasil kali
denyut jantung
(heart rate) dan volume sekuncup

Besar curah jantung seseorang tidak selalu sama


bergantung pada keaktifan tubuhnya
Curah jantung orang dewasa pada keadaan istirahat
lebih kurang 5 liter dapat turun naik pada berbagai
keadaan :
Meningkat :
pada waktu kerja berat
stres
peningkatan suhu lingkungan