You are on page 1of 2

3 Tipe jaringan otot

1. Otot polos yang terdiri atas serabut-serabut kecilumumnya berdiameter


1 sampai 5 mikrometer dan panjangnya hanya 20 sampai 500 mikrometer.
memiliki 1 inti yang berada di tengah
dipersarafi oleh saraf otonom (involunter)
serat otot polos (tidak berserat)
terdapat di organ dalam tubuh (viseral)
sumber Ca2+ dari CES
sumber energi terutama dari metabolisme aerobic
awal kontraksi lambat
kadang mengalami tetani
tahan terhadap kelelahan
2. Otot rangka dibentuk oleh sejumlah serabut yang diameternya berkisar
dari 10 sampai 80 mikrometer. Masing-masing serabut ini terbuat dari
rangkaian subunit yang lebih kecil. Pada sebagian otot rangka, masingmasing serabutnya membentang di seluruh panjang otot. Kecuali pada
sekitar 2 persen serabut, masing-masing serabut biasanya hanya
dipersarafi oleh satu ujung saraf, yang terletak di dekat bagian tengah
serabut.
memiliki banyak inti
dipersarafi oleh saraf motorik somatik (volunter)
melekat pada tulang
sumber Ca2+ dari retikulum sarkoplasma (RS)
sumber energi dari metabolisme aerobik & anaerobic
awal kontraksi cepat
mengalami tetani & cepat lelah
3. Otot jantung merupakan suatu otot yang khas. Otot jantung memiliki
serabut-serabut otot jantung yang tersusun seperti dari suatu kisi-kisi,
dengan serabut-serabutnya yang terpisah, bergabung kembali, dan
menyebar kembali.
memiliki 1 inti yang berada di tengah
dipersarafi oleh saraf otonom (involunter)
serat otot berserat
hanya ada di jantung
sumber Ca2+ dari CES & RS
sumber energi dr metabolisme aerobic
awal kontraksi lambat
tidak mengalami tetani & tahan terhadap kelelahan
Guyton, Arthur C. Buku Ajar fisiologi kedokteran/ Arthur C. Guyton, John R.
Hall ; alih bahasa, Irawati [et al.]; editor bahasa Indonesia, Luqman
Yanuar Rachman [et al.].Ed 11. Jakarta : EGC, 2007.

Otot jantung