You are on page 1of 13

PERENCANAAN DAN

ANALISIS SISTEM
Antonius Listyono (1207210016)
Donny M. Nurzeha (1207210133)
Tiko Yudistiro (1207210161)
Ayue Puspita Wartiningsih
(1207210028)
Dian Sagitta Putri (1207210031)
Risa Arlita (1207210037)
Anita Setyadi (1207210060)
Definisi Analisis Sistem dan
Perencanaan Sistem
 Analisis Sistem merupakan Penguraian dari suatu
sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian
komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan
dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan
yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga
dapat diusulkan perbaikan. 
Perencanaan sistem adalah proses membuat sebuah
laporan perencananaa sistem yang menggunakan sumber
sistem informasi yang berhubungan dan mendukung
tujuan bisnis dan operasi organisasi.
Perencanaan sistem dilakukan saat suatu kegiatan akan
berjalan.tujuannnya untuk melihat kesempatan
memanfaatkan teknologi informasi dan membangun
proyek sistem yang mendukung tujuan bisnis.

Proses Perencanaan Sistem
 Proses perencanaan sistem
dikelompokkan dalam 3 proses utama,yaitu: 
a.merencanakan proyek sistem yang dilakukan
oleh staff perencanaan
b.menentukan proyek sistem yang akan
dikembangkan oleh komite pengarah
c.mendefinisikan proyek sistem yang
dikembangkan oleh analis sistem 
Kebijakan Pengembangan
Sistem Informasi
 Kebijakan mengembangkan sistem
informasi dilakukan oleh manajemen
puncak. Adapun beberapa yang
dilakukannya adalah:
a.menentukan prioritas proposal proyek sistem
b.menyeujui perencanaan dan anggaran sistem
c.mereview kemajuan proyek
d.menentukan apakah proyek tertentu dapat
dilanjutkan atau tidak
Tahap-tahap Analisis
Sistem
1.Pembahasan dan perencanaan pada tingkat
manajemen puncak
2.Penetapan dewan pengarah perencanaan sistem
3.Penetapan tujuan dan batasan keseluruhan
4.Pengembangan perencanaan sistem informasi
strategik
5.Identifikasi dan memprioritaskan area spesifik dalam
organsasi sebagai focus pengembangan sistem
6.Pembuatan proposal sistem untuk mendukung dasar
analisis dan perancangan awal sub system
tertentu
7.Pembentukan tim untuk tujuan analisis perancangan
awal sistem

Langkah-langkah Analisis
Sistem
1. Identify , mengidentifikasi masalah; Identifikasi masalah merupakan
langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisis sistem.
Tugas yang harus dilakukan analis sistem adalah:
1. mengidentifikasi penyebab masalah, 
2. mengidentifikasi titik keputusan, dan
3. mengidentifikasi personil – personil kunci.
2. Understand, memahami kerja sistem yang ada; Langkah ini dapat
dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem
yang ada beroperasi. Diperlukan data yang dapat diperoleh dengan
cara melakukan penelitian. Sejumlah data perlu dikumpulkan
dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang ada yaitu
wawancara, observasi, daftar pertanyaan dan pengambilan
sampel.
3. Analyze, menganalisis sistem; Langkah ini dilakukan berdasarkan data
yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan.
Berdasarkan pertanyaan dan kriteria ini, selanjutnya analis sistem
akan dapat melakukan analis dari hasil penelitian dengan baik
untuk menemukan kelemahan dan permasalahan dari sistem yang
ada.
4. Report , membuat laporan hasil analisis.
Analisis Kelayakan
 Tiga tugas dalam analisis kelayakan :
1. penentuan masalah dan peluang yang dituju sistem 
2. pembentukan sasaran sistem baru 
3. pengidentifikasian para pemakai sistem
Metode penentuan penganggaran modal :
1. payback period 
2. net present value
3. internal rate of return
4. modified internal rate of return
Ukuran kelayakan :
1. Teknologi
2. Ekonomi
3. Non ekonomi 
4. organisasi atau operasional 
5. jadwal

Tujuan Analisis Kelayakan
 Tujuannya adalah :
a.menentukan kemungkinan keberhasilan solusi
yang diusulkan
b.berguna untuk memastikan bahwa solusi yang
diusulkan tersebut benar – benar dapat
dicapai dengan sumber daya dan dengan
memperhatikan kendala yang terdapat pada
perusahaan serta dampak terhadap
lingkungan sekeliling 
Tujuan Penyerahan Laporan
kepada Manajemen
 Laporan hasil analisis diserahkan ke Panitia
Pengarah yang nantinya akan diteruskan ke
manajemen. Pihak manajemen bersama-sama
dengan panitia pengarah dan pemakai sistem akan
mempelajari temuan-temuan dan analis yang telah
dilakukan oleh analis sistem yang disajikan dalam
laporan ini. Tujuan utama dari penyerahan laporan
ini kepada manajemen adalah:
1.karena analisis telah dilakukan,
2.meluruskan kesalah pengertian mengenai apa yang
telah ditemukan dan dianalisis sistem tetapi tidak
sesuai menurut manajemen,
3.meminta pendapat dan saran dari pihak manajemen,
dan
4.meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk
melakukan tindakan

Teknik Pengumpulan Fakta
 Fakta merupakan bagian dari informasi yang menunjukkan
realita, situasi, dan relasi yang menjamin analisis permodelan.

 Ada tiga sumber yaitu:


1.Sistem yang berjalan menyediakan kesempatan untuk menentukan
apakah sistem memuaskan,perlu sedikit perbaikan,
membutuhkan pemeriksaan yang besar, atau diganti.Juga
menyediakan sumber ide perancangan untuk membantu analis
mengidentifikasikan sumber yang ada bagi sistem yang baru.
2.Sumber internal lainnya; Sumber yang utama adalah orang yang
akan menggunakan system yang baru. Sumber kedua didapat
dari dokumen kerja yang ada dalam organisasi. Dokumen dapat
diklasifikasikan misalnya struktur organisasi, apa yang sudah
dilakukan organisasi, dan rencana apa yang akan dilakukan
organisasi
3.Sumber eksternal; Informasi yang berasal dari luar organisasi
membuka cakrawala ide dan teknik. Banyak industri dari
kelompok dan seminar memberikan
Teknik Pengumpulan Informasi
Tambahan
1. Interview (Wawancara)
 Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan jalan
mengadakan komunikasi dengan sumber data. Komunikasi tersebut dilakukan
dengan dialog (tanya jawab) secara lisan, baik langsung, maupun tidak
langsung.
Kelebihan teknik wawancara:
⁺ Flexibility
⁺ Nonverbal Behaviour
⁺ Question Order
⁺ Respondent alone can answer
⁺ Greater complexity of questionnaire
⁺ Completeness

Kelemahan:
– mengadakan wawancara dengan individu satu persatu
memerlukan banyak waktu dan tenaga dan juga mungkin
biaya,
– Interview bias, dan
– Keberhasilan wawancara tergantung dari kepandaian
pewawancara dalam melakukan hubungan antar manusia.
Teknik Pengumpulan Informasi
Tambahan
2. Teknik Observasi
Observasi adalah pengamatan langsung para pembuat keputusan berikut lingkungan
fisiknya dan pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang berjalan.

3.
4. Daftar Pertanyaan (Questionaire)
Suatu daftar yang berisi pertanyaan-pertanyaan untuk tujuan khusus yang
memungkinkan seorang analis sistem untuk mengumpulkan data dan pendapat dari
para responden yang telah dipilih. Daftar pertanyaan ini kemudian akan dikirim kepada
para responden yang akan mengisinya sesuai dengan pendapat mereka.
Keuntungan:
⁺ Bila lokasi responden jaraknya cukup jauh metode pengumpulan data
yang paling mudah adalah dengan angket.
⁺ Pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan adalah merupakan waktu
yang efisien untuk menjangkau responden dlm jumlah banyak.
 Kelemahan:
– Ada kemungkinan terjadi respon yang salah dari responden. Hal ini
terjadi karena kurang kejelasan pertanyaan atau keragu-raguan
responden menjawab.
– Jawaban yang diberikan oleh responden akan terpengaruh oleh keadaan
global dari pertanyaan
Teknik Pengumpulan Informasi
Tambahan
4. Teknik Pengumpulan Sampel (sampling)
 Sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Dinamakan penelitian sampel
apabila kita bermaksud untuk menggeneralisasikan hasil penelitian sampel.
Keuntungan:
⁺ Penelitian sampel dapat dilakukan lebih cepat dan lebih mudah
⁺ Penelitian sampel dapat menghasilkan informasi yg lebih
komprehensif.
⁺ Penelitian sampel lebih akurat
 Kekurangannya adalah kemungkinan terpilihnya item-item yang tidak
terwakili dari populasi.
 Teknik-teknik pengumpulan sampel:
1. Sampel random atau sampel acak
2. Sampel berstrata 
3. Sampel wilayah 
4. Sampel proporsi
5. Sampel bertujuan