You are on page 1of 1

PERBEDAAN PENERAPAN MODEL PENGAJARAN DAN

PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL (CTL) DENGAN MODEL


PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL
BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) PADA SISWA
KELAS X SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2008/2009

Oleh
P. WAYAN ARTA SUYASA
0614041041
Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui profil hasil belajar siswa
sebelum dan sesudah perlakuan dan profil motivasi belajar siswa setelah perlakuan, 2)
menganalisis perbedaan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa yang
belajar menggunakan model pengajaran dan pembelajaran kontekstual (CTL) dan
Konvensional pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2008/2009
pada pokok bahasan sistem politik Indonesia.Jenis penelitian ini adalah penelitian
eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan eksperimen pretest-posttest
non-equivalent control group design. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas X
SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2008/2009 yang terdiri dari 6 kelas, yaitu kelas
X1, X2, X3, X4, X5, X6. Pemilihan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen
digunakan teknik undian, sehingga diperoleh jumlah subjek penelitian adalah 80
siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data pengetahuan awal
(pre-test) dan hasil belajar (post-test) yang dikumpulkan dengan tes hasil belajar serta
motivasi belajar siswa diukur menggunakan angket motivasi. Data hasil belajar siswa
dianalisis menggunakan statistik inferensial, yaitu analisis kovarian (ANAKOVA)
satu jalur. Semua pengujian dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Sedangkan data
motivasi belajar siswa dianalisis menggunakan satatistik deskriptif.
Kata-kata kunci: model pengajaran dan pembelajaran kontekstual (CTL),
model pembelajaran konvensional, pengetahuan awal, hasil belajar, dan
motivasi belajar siswa.