You are on page 1of 15

VALVE

Ir. SYAHRUL FAUZI SIREGAR,MT

Program Studi Teknik Kimia


Fakultas Teknik
Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Pengertian
Sulit untuk membayangkan sebuah pabrik kimia, minyak retinal, pabrik
pengolah bahan makanan, pabrik susu dan sebagainya tanpa valve. Valve sangat
luas penggunaannya dan begitu terkenal sehingga mereka setiap saat digunakan.
Sebagaimana perkembangan teknologi dan pertumbuhan kapasitas pabrik
yang lebih besar bagaimanapun valve telah berkembang baik dalam ukuran dan
biayanya (harga) dan valve menjadi sesuatu yang lebih penting lagi.
Valve tidak hanya mengatur aliran fluida tetapi juga untuk mengisolasi
perpipaan untuk pemeliharaan tanpa rintangan unit yang berhubungan dengan yang
lain. Desain valve harus menjaga tekanan, temperatur dan desakan dari hubungan
perpipaan dari rintangan permukaan bersegel.
Pemilihan valve melibatkan beberapa faktor, sedikitnya dasar perencanaan
berikut harus dipertimbangkan antara lain: tipe valve, bahan konstruksi, tekanan
dan temperatur, bahan pembungkus, biaya dan kegunaannya.

1.2 Jenis-Jenis
Banyak tipe dari valve yang digunakan tetapi ada dua tipe umum, secara
garis besamya adalah : -gate valve
-globe valve.
Valve dapat diklasifikasikan sebagai berikut : 1
* plug cocks
* globe valves
metal disc
composition disc
* gate valves
nonrising stem
rising stem
outside scrow and yoke
* check valves
ball check
swing check
automatic control valves

1
Badger L.Walter & Julius, T.Banchero,”Introduction To Chemical Engineering”, International Student
Edition

©2004 Digitized by USU digital library 1


BAB II
CARA KERJA
2.1 Kegunaan

Pada bagian luar tipe valve akan tergantung dari fungsinya untuk dikerjakan,
apakah aliran penutup, katup pemadam atau bukan aliran pembaik. Fungsi-fungsi ini
seharusnnya ditentukan hanya sesudah pertimbangan hati-hati dan keperluan unit
dan sistem yang mana valve dikehendaki.
Ada beberapa tipe penggunaan valve untuk masing-masing fungsinya, ini
juga penting untuk menentukan dalam kondisi bagaimana valve digunakan. Dan ini
dasar penting untuk mengetahui karakter kimia dan fisika fluida yang dipakai.
Secara ringkas pertimbangan harus diberikan kepada :
Fungsi valve :2
- valve shut off ( katup penutup )
yang biasanya dihubungkan dengan block valve atau on-off service valve.
- throttling valves ( katup pemadam )
Tipe service:
- liquid
- gas-gas
- cairan dengan gas
- cairan dengan padat
- gas dengan padat
- uap dari aliran liquid, oleh karena penurunan di sistem tekanan
- bersifat korosi atau tidak
- bersifat erosi atau tidak
Sekali fungsi dan tipe service ditetapkan, maka tipe sebuah valve yang sesuai ke
konstruksinya dapat dipilih dengan menunjukkan ke daftar klasifikasi valve. Dalam
daftar ini fungsi valve umumnya hanya petunjuk menggunakan konstruksi spesifik
tipe valve. Lebih dari satu tipe konstruksi dicocokkan ke fungsi spesifik.
Prinsip perencanaan dan penggunaan terbaik dari tipe valve untuk shut off
service adalah :

gate valve

digunakan untuk membuka penuh atau menutup penuh.

plug valve

untuk shut-offrapat, membuka penuh atau menutup.

ball valve

bagian aliran tidak menghalangi, digunakan untuk viskositas fluida dan slurry.

butterfly valve

kegunaan utama untuk on-off dan menservice katup pemadam (throttling valve)
untuk aliran besar gas dan cairan pada tekanan rendah.

2.1.1 Prinsip Perencanaan

2
Chemical Engineering Magazine, “Process Piping System”, Mc-Graw Hill. Pub.Co, 1981

©2004 Digitized by USU digital library 2


Prinsip perencanaan dan penggunaan valve untuk throttling service (katup
pemadam) adalah :

Globe valve
Seat umumnya ditempatkan sejajar ke arah aliran, melengkapi daya tahan bahan
dan tekanan jatuh.

Needle valve ( valve jarum )


Neeqle valve adalah berdasarkan atas globe valve, yang telah mempertajam needle
seperti plugs, fitting dengan ketelitian di seat mereka.

Y- valve-Y
Adalah globe valve yang menunjukkan jalan lurus yang sama dan aliran tanpa
penghalang yang dikerjakan gate valve. Keuntungannya adalah tekanan jatuh
melewati valve rendah dari pada valve konvensional.

Angle valve ( valve sudut )


Sebenarnya sama dengan globe valve. Perbedaan dasar antara keduanya adalah
aliran fluida menembus angle valve membuat sudut 90°.

Butterfly valve
Kegunaan utama untuk on-off dan throttling service untuk aliran besar gas-gas dan
cairan pada tekanan rendah ( 150 psig di bawah vacum ).
Untuk aliran yang tidak dapat balik valve mempunyai reaksi otomatis untuk
merubah tekanan untuk mencegah pembalikan aliran. Pemilihan khusus contoh valve
adalah berguna untuk pemakaian slurry yang baik. Contoh valve yang bagus
biasanya adalah angle, flush bottom, plug, ball dan pinch valve (katup jepit ). Ini
ditandai dengan daya tahan minimum terhadap aliran dan sering digariskan dengan
campuran spesial untuk daya tahan terhadap korosi dan erosi.

2.1.2 Konstruksi Bahan

Setelah menetapkan fungsi valve dan memilih tipe valve, insinyur harus
memberi pertimbangan ke konstruksi bahan yang cocok untuk menservice valve
yang akan digunakan. Seluruh bagian valve yang dihubungkan dengan fluida
seharusnya tahan terhadap korosi.

Dalam memilih konstruksi bahan tahan korosi, insinyur seharusnya


menggunakan petunjuk daftar memproduksi valve.
Contoh : Kehadiran garam yang tidak dapat larut, proses kontaminasi dan
perbedaan proses senyawa, aerasi fluida, kecepatan fluida yang tinggi, kehadiran
abrasi, perbedaan temperatur dan konsentrasi, dan sebagainya. Efek seperti di atas
tidak dapat ditentukan dengan tepat kecuali ada data digunakan dari unit operasi
secara identik.
Jika tidak ada pengalaman yang lengkap dan tidak ada data yang tepat
insinyur harus menganalisa kegunaan data untuk komposisi dan kondisi fluida yang
sama.

Bahan pembungku(packing material)


Adalah penting untuk memilih secara tepat bahan pembungkus valve
sebagaimana memilih dengan tepat bahan konstruksi.

©2004 Digitized by USU digital library 3


Contoh beberapa pembungkus untuk beberapa aplikasi dan batas temperatur
didaftarkan dalam tabel 1 di bawah ini.

Tabel 1. bahan Pembungkus Untuk Proses Valve3

Bahan Bentuk Kegunaan Temperatur


Pembungkus R
Flexibel, Bungkusan Stem Valve Sampai 450 F
Seluruhnya berbentuk spiral
logam pita tipis dari emas
lunak
Pembungkus Bungkusan Memanaskan Sampai
logam berbentuk spiral, MinyakValve, 1000 F
Fleksibel pita tipis dari diphenyl
(aluminium) lempengan Valve
aluminium
Bungkusan Tembaga lunak Memanaskan Sampai 1000 F
logam fleksibel Minyak valve,
(tembaga) Diphenyl
valve

Serat panjang Grafit spesial serar Daya lenting Sampai 750 F


asbes murni panjang Luar biasa
(non logam) Pengikat asbes

Di samping bahan pembungkus yang terdapat pada label 1 ada pula materi valve
yang lain yang penting dalam penggunaan valve yang sesuai dengan perencanaan:

1. Kuningan ( brass)
Valve dengan bahan ini digunakan untuk temperatur di bawah 450°F, apabila
temperatur lebih besar dari 550°F maka digunakan material perunggu ( bronze)
yang biasanya mempunyai diameter 3 inc dan tekanan lebih besar dari 350 psia.

2. Besi ( iron)
Macam -macamnya adalah :cast iron yang biasanya digunakan untuk valve
kecil sampai high strength metal alloy cast yang digunakan untuk katup besar (
valve ukuran besar ). Cast iron tidak boleh digunakan untuk temperatur lebih besar
dari 450 F.

3. Steel ( baja )
Material ini digunakan untuk valve yang memerlukan tekanan dan temperatur
tinggi.

4. Stainless steel ( besi putih )


Material ini digunakan untuk valve yang memerlukan temperatur rendah atau
aliran korosif.

2.2 Keunggulan masing -masing alat

3
Chemical Engineering Magazine, “Process Piping System”, Mc-Graw Hill. Pub.Co, 1981

©2004 Digitized by USU digital library 4


2.2.1 Plug cocks valve ( katup kran )
Valve ini mirip dengan katup bola ( lihat gambar 2.1 ).
Bulatannya diganti dengan silinder atau kerucut yang berpotong atasnya dan
lubangnya berupa celah.

Gambar 2.1 katup sumbat

Plug valve sama seperti gate valve kegunaan utamanya untuk on-off dan
bukan katup pemadam ( non throttling ). Sejak mengalir menembus valve tidak ada
halangan, ada sedikit turbulensi di dalam valve, karena itu tekanan jatuh melewati
alve rendah.

Ada 2 tipe plug valve:


1. Menggosok dengan minyak
Untuk mencegah tempat bocor antara permukaan plug dan body seat dan
mengurangi geseran selama putaran
2. Tanpa menggosok dengan minyak
Yang mempunyai mantel plug untuk mengurangi kebutuhan penggosokan.

Daerah utama plug valve meliputi: fully opened atau fully closed tanpa
throttling, ketahanan minimum untuk aliran, pengoperasian yang sering, tekanan
jatuh rendah. Komponen dasar plug valve adalah body, plug dan tutup ( cover).
Dua kategori utama plug valve yaitu straight-through plug mempunyai
bentuk silinder. Ada perbedaan desain port ( pintu gerbang ) untuk plug ini :
- Full round port ( port bulat penuh ). Ini mempunyai sebuah lubang terbuka penuh
di plug dan body.
- Rectangular port ( port rektangular )
lni minimum 70 % terbuka dari ukuran garis.
- Venturi port
lni mempunyai pembuka rektangular atau bulat dengan venturi mengalir
menembus body.
- Diamond port
Ini mempunyai sebuah pembukaan plug yang mempunyai bentuk berlian.

Di dalan tipe lubricated, lubricant ( penghalang ) disuntik di bawah tekanan


untuk mencegah ruang kebocoran fluida antara permukaan plug dan
body.Tambahannya. ini mengurangi gesekan ketika pemutaran plug.
Keuntungan plug lubricated adalah operasi yang cepat. Mereka mempunyai
batas range temperatur, tergantung penghalang ( lubricant) yang digunakan.
Non lubricated plug valve adalah berguna di hal lain :
1. Lift ( pengangkat )
2. Tipe mantel plug

©2004 Digitized by USU digital library 5


Valve tipe lift dioperasikan dengan mengangkat secara mekanik plug untuk
memudahkan perputaran. Mantel plug dibubuhi di atas body yang terbuat dari logam
dengan lengkap di sekitar plug.
Keuntungan utama plug valve non lubricated adalah shut off absolut, operasi
cepat, tidak ada masalah penghalang ( lubricant) dan range temperatur lebar.

Gambar 2.2 Plug valve

2.2.2 Globe valve ( katup bundar )


Globe valve adalah katup yang didesain untuk mengontrol aliran4 Disamping
itu digunakan untuk menghentikan atau mengatur aliran fluida tetapi biasanya
digunakan untuk mengatur aliran. Perubahan arah aliran fluida yang menembus
valve menyebabkan turbulen atau golakan dan tekanan jatuh.
Katup ini sering dipasang dengan plug atau selongsong ( sleeve) untuk
menghasilkan laju aliran sampai ke tingkat tertentu saat katup dibuka.

Gambar 2.3 Globe valve

4
D.J. Cullen & T.M.Cook, “Industri Kimia Dan Operasinya”, 2nd Edition, PT.Gramedia, Jakarta

©2004 Digitized by USU digital library 6


Secara ideal alai ini juga cocok dipakai untuk katup yang dikendalikan tanpa
kawat ( remote controlled valve ). Alat lain yang sering digabungkan adalah adanya
alat penutup diantara perrnukaan 2 mesin. Alat ini selalu membutuhkan tambahan
lain yang dapat menghalangi pengosongan muatan pada jalur horosontal.
Ketergantungan akan penutupan pada permukaan mesin membatasi pemakaiannya
untuk cairan-cairan yang korosif.
Struktur utama elemen yang istimewa dari globe valve adalah halld wheel,
stem, bonnet, seat, disk ( cakram ), body.
Bagian penting dari konstruksi adalah valve disk dan valve seat. Globe valve
tidak baik digunakan untuk pipa 72 inc. Jenis globe valve ada 2 yaitu all metal disc
dan composition disc.

Gambar 2.4 Globe valve disc; a. all metal disc


b.composition disc
2.2.3 Gate valve
lni biasanya digunakan untuk ukuran yang lebih besar, yaitu untuk
pengaturan aliran baik dilakukan dengan membuka atau menutup valve yang
disesuaikan dengan kebutuhan.
Gate valve terdiri dari :
-Rising -stem gate valve

Gambar 2.5 Rising stem gate valve

©2004 Digitized by USU digital library 7


- Non rising stem gate valve
Untuk jenis ini gate naik dan turun tanpa naiknya stem dan jatuh melalui
stuffing box.

Gambar 2.6 Non rising stem gate valve

-Out screw gate valve dan yoke


lni digunakan terbatas untuk ukuran luas dimana dibutuhkan ukuran
material sehingga dapat dipotong menjadi dimensi yang dapat digunakan.

Gambar 2.7 Out side screw dan yoke gate valve

Ada 3 variasi pemutaran gate valve ( berupa pintu ) yang bekerja cepat
dan valve tersebut mempunyai kegunaan khusus : .
a. butterfly valve ( katup kupu -kupu )
b. ball valve ( katup bola)
c. plug valve
a. butterfly valve
Butterfly valve adalah salah satu tipe tua dari valve yang diketahui. Valve ini
sederhana, ringan harganya murah. Butterfly valve kegunaan utamanya untuk kedua
on- off dan throttling melibatkan aliran gas dan cairan yang besar pada tekanan
rendah secara relatif.
Karakteristik utama butterfly valve meliputi : fully opened ( membuka dengan
penuh ), fully closed atau throttling, pengoperasian yang sering, shut off positif
untuk gas atau cairan, dan pessure drop yang rendah.
Struktur penting bagian butterfly valve adalah shaft body ( tiang/corong
),cakram pengontrol aliran dan rangka /selubung.

©2004 Digitized by USU digital library 8


Ada 3 tipe utama body:
1. tipe lug
Valve ini diapit diantara dua pipa flange dengan gabungan palang flange dan
menembus terus lobang- lobang di dalam selubung body valve.

2. tipe flange
valve ini adalah flange akhir yang berhubungan ke pipa flange.

3. tipe screw on
Tipe ini dipasang sekrup langsung ke dalam pipa.

Gambar 2.8 Butterfly valve

b. ball valve
Ball valve digunakan secara utama untuk on-off service. Ball valve ini kurang
memuaskan digunakan untuk service throttling. Ball valve ini cepat
pengerjaannya,mudah perawatannya, tidak perlu digosok dengan minyak.
Ball valve tidak dibatasi untuk bahan fluida tertentu. Mereka digunakan
untuk: uap, air, minyak, gas, udara, fluid a korosif, slurry ( partikel kasar ) dan
bahan bubuk kering.
Struktur elemen utama ball valve adalah body, seat, ball. Ada dua tipe utama
ball valve: - Top entry
- Split body
Top entry: ball dan seat dipasang menembus puncak.
Split body: ball dan seat dipasang dari akhir.
Ball valve diproduksi dalam range bahan yang banyak yaitu : besi tuang,
besi lunak, perunggu, aluminium, baja karbon ( karbon steel) , stainless steel,
kuningan,titanium, zirconium, tantalum, dan beberapa campuran bahan tahan korosi
dan plastik.

Gambar 2.9 Ball valve

©2004 Digitized by USU digital library 9


c. Qlug valve
Plug valve dipakai untuk aliran minyak dan pelumas kental. Keuntungan
utama plug valve adalah : operasi sederhana, ruang instalasi paling sedikit, kerja
cepat, dan shut off yang rapat.

2.2.4 Check valve

Check valve didesain tersendiri untuk mencegah pembalikan aliran sepanjang


garis. lni operasinya otomatis dan menjaga aliran dalam satu arah tapi mengikuti
aliran dalam hal lainnya. Ada 3 jenis yaitu ball check,swing check, dan automotic
control valve.

Gambar 2.10 Check valve (a) swing check; (b) ball check

Ada perbedaan tipe dati check valve, yaitu pemilihan tipe utama tergantung
pada temperatur, tekanan yang dapat dimasukkan dan kebersihan dari cairan.
Belokan check valve terbuka dengan tekanan dari garis, dimana aliran pada
arah normal akan mengakibatkan cakram memutar keluar.
Swing check valve digunakan dalam cairan dengan kecepatan rendah dimana
pembalikan aliran jarang, mereka dijalankan pada sistem searah dengan gate valve.
Karakteristik utama dati swing check valve adalah mempunyai resistensii minimum
mengalir, dari kecepatan rendah dan jarang mengubah arah.
Konstruksi bagian utama dati swing check valve adalah body, cakram,
swingpin, dan cap.
Dua tipe cakram yang digunakan pada swing check valve adalah logam dan
susunannya. Cakrarn logam dapat digunakan dalam Y dan Straight Through
Patterns.Susunan cakram lebih baik untuk aliran yang mengandung partikel luar.

2.2.5 Jenis valve yang lain


* Y valve
Y valve merupakan modifikasi dati globe valve, serupa dengan gate valve
memiliki tekanan yang rendah dialirkan sepanjang valve kemudian ke globe valve
konvensional.
Keseluruhan elemen konstruksi dati Y valve adalah stem ( tangkai ), cakram
dan cincin seperti pada globe valve. Bahan konstruksi dan perbandingan ukuran kira-
kira sama dengan globe valve.
*Angle valve ( valve sudut )
Angle valve adalah berdasarkan globe valve yang mempunyai hubungan pintu
masuk dan keluar di sudut kanan. Valve ini terutama digunakan untuk service
throttling dan sedikit lebih tahan daripada globe valve.
Stem berotasi dan berpindah keluar ketika dibuka. Konstruksi keseluruhan
elemen dari sebuah angle valve pada dasarnya sama untuk stem, disk, dan desain
seat ring dengan globe valve. Poros stem segaris dengan salah satu ujungnya.
Bentuk sudut kanan body rnenggantikan kegunaan sebuah elbow, setiap aliran ke

©2004 Digitized by USU digital library 10


atas pintu masuk adalah pada angle kanan ke aliran pada sisi pintu keluar ( outlet
side ).
Konstruksi bahan valve ini kira-kira sama dengan globe valve yang terdiri
dari: perunggu, besi tuang, monel, baja tuang, stainless steel, PVC, poly propilen,
grafit.
* Needle Valve ( Valve Jarum )
Needle valve didasarkan atas globe valve. Konstruksi bahan biasanya
perunggu,stainless steel, kuningan dan campuran-campuran lainnya. Ujungnya
biasanya dimasukkan benang ke dalam lobang jarum.
* Pinch Valve ( Valve Apit )
Pinch valve adalah jenis valve paling murah dan paling sederhana dalam
beberapa jenis valve. Valve ini digunakan untuk on-off service atau untuk service
throttling yang dapat menyirnpang dari 10 % -95 % dari kapasitas laju alir.
Karakteristik utama dari service pinch valve adalah on-off dan throttling
(dengan biaya pemeliharaan rendah ), pressure drop rendah, temperatur sedang.
Ketika cairan diisolasi dari bagian metal oleh karet atau pipa sintetik, fluida
korosif dapat dikontrol dengan baik. Ketika pressure drop menembus valve-valve ini
rendah, valve ini cocok untuk slurry dan cairan mempunyai sejumlah besar unsur
suspensi.
Bahan-bahan pinch valve adalah silikon, neopreon, dll.
* Slide Valve ( Katup Sorong)
Slide valve umumnya digunakan untuk mengontrol pressure drop cairan
dangas, tidak selalu digunakan untuk service dimana penutup erat mutlak
diperlukan.
Elemen kontrol aliran terdiri dari satu atau dua disk yang slidenya ( gelincir )
antara seat body paralel. Konstruksi bahan slide valve meliputi : cram sedikit, baja
dan stainless steel.

* Diaphragm Valve ( Valve Diapragma )


Valve diapragma digunakan untuk on-off dan service throttling. Di dalam
valve diapragma diisolasi. Fluida tidak dapat mencapai beberapa bagian kerja
mengakibatkan korosi dan kegagalan service akhir. Ketika valve dibuka, diapragma
diangkat keluar dari daerah alir dan fluida mempunyai alir arus licin. Ketika valve
ditutup, diapragma dengan erat ditempatkan melawan bendungan atau daerah
sirkular pada bottom valve.
Aplikasi utama valve diapragma melibatkan operasi tekanan rendah dan
slurry. Struktur utama elemen valve diapragma adalah body, bonnet ( tutup
cerobong ) dan diapragma fleksibel. Dua tipe valve ini secara umum yaitu : sraight-
through (menembus lurus ) dan weir ( bendungan ).
Straight-throught valve mempunyai diamater dalam yang sama dan bentuk
sebagai pipa saluran. Untuk mengoperasikan tipe valve ini, usapan panjang
diperlukan.
Tipe weir atau bendungan lebih baik untuk throttling dan memberikan
penutupan erat sebagaimana baiknya. Sebuah usapan yang lebih pendek akan
mengoperasikan valve dan mengizinkan menggunakan bahan diapragma yang lebih
keras seperti teflon.
Stem di dalam valve diapragma tidak berputar ( berotasi ). Diapragma
bergerak ke alas dan ke bawah dengan bantuan piston compression yang dalam
perputaran yang lain digerakkan oleh lengan pengungkit atau pengopersian stem.
Biasanya valve ini tidak ada pembungkus atau penyelubung sehingga menyebabkan
pemeliharaannya sedikit lebih mudah. Tetapi bagaimanapun juga untuk bahan-bahan
kimia berbahaya, bonnet disediakan dan disegel dengan teflon atau pembungkus
lainnya.

©2004 Digitized by USU digital library 11


Valve diapragma ini diproduksi dari bahan yang meliputi:besi tuang, besi
lunak, baja lunak, stainless steel, dan campuran bahan tahan korosi.

Gamar 2.11 Valve Diapragma

2.3 Pemilihan Valve


Pabrik-pabrik dalam industri proses kimia terutama terdiri dari bejana,
pompa, pipa dan katup ( valve ). Standard masing-masing katup memiliki ciri yang
membuatnya menjadi yang terbaik dalam penggunaannya. Di sini disajikan informasi
yang mana dibutuhkan untuk mengetahui katup yang mana dan dimana
penempatannya.
Katup dan pipa membuat penanaman terbesar dari beraneka ragam
komponen pabrik yang memproses hidrokarbon. Valve dan pipa memiliki kira-kira 22
% dari keseluruhan, pompa lebih kurang 4 %, kompressor 4,5 %, furnace ( tungku
perapian ) 4 %. Setelah katup dan pipa, komponen penanaman terbesar berikutnya
adalah bejana sekitar 15,4 %.
Seorang perancang harus mempertimbangkan banyak hal pada saat
menyeleksi valve meskipun derajat kepentingan untuk masing-masing akan
berubah. Prioritas utama adalah fungsi umum katup. Apakah dapat sebagai katup
penahan ( hanya untuk mematikan dan menyalakan ) apakah untuk modulasi atau
pembelok, apakah untuk mencegah arus balik, atau mungkin kombinasi hal-hal yang
telah disebutkan. Fungsi katup akan dikatagorikan atas 4 kelas yaitu :5
1. Mematikan dan menyalakan
ƒ gate valve
ƒ plug valve
ƒ ball valve
2. Sebagai throttling
ƒ globe valve
ƒ butterfly valve
ƒ diaphragm valve
ƒ pinch valve
3. Pencegah arus balik yaitu check valve
ƒ serbaneka
ƒ control valve
ƒ selenoid valve
Industri proses kimia menggunakan valve dalam aneka medium yang lebih luas pada
butiran padat pada limbah industri. Pada umumnya karaktenstik yang paling
dipertimbangkan adalah viskositas, perkaratan, abrasi. Bagaimanapun juga
perancang harus mempertimbangkan parameter proses yakni suhu terendah yang
dapat diperkirakan pada kondisi terburuk. Sirkum lain yang paling khusus adalah
menangani lebih dan satu aliran dalam valve yang sama, atau penjumlahan aliran

5
Chemical Engineering Magazine, “Process Piping System”, Mc-Graw Hill. Pub.Co, 1981

©2004 Digitized by USU digital library 12


yang menghasilkan potensial tekanan tinggi yang kemudian menguap untuk kondisi
yang paling panas.
Tekanan pada valve yang dapat diperhitungkan untuk porsi substansi yang
bergeser hilang dalam suatu sistem seleksi valve yang menghasilkan tekanan luar
minimum dan masih membutuhkan syarat-syarat lain yang nyata.
Katup yang sama sekali dibuat dan damar termoplastik dan logam yang
dilapisi plastik telah menjadi benda yang akrab dalam proses korosi ( perkaratan ).
Ketika membandingkannya dengan besi tuang dan besi lunak yang berada pada suhu
dan tekanan tinggi tahan terhadap kontak. Perlu diketahui bahwa besi lunak lebih
tahan terhadap karat untuk beberapa aliran daripada baja, maka besi lunak banyak
digunakan dalam berbagai bidang.
Valve benda-benda dan konstruksi kadang-kadang diikat untuk memastikan
ukuran valve untuk air, minyak, gas, udara, dll. Biasanya ada 4 macam ukuran yang
terbuat dan kuningan dan perunggu untuk ukuran kecil dan untuk ukuran besar
digunakan besi dan baja.

2.3.1 Gate Valve


Dalam kategori on-off gate valve jauh lebih dari persentase yang
diperhitungkan dalam suatu operasi. Meskipun ditemukan valve ini mempunyai
batasan, gate valve tidak dapat mengontrol diri sendiri karena terjadinya
disproporsionasi persentase perputaran aliran yang terjadi di dekat shut off dalam
kecepatan tinggi atau tidak pada posisi pemutaran karena gate valve berfungsi untuk
menutup dan membuka.
Pada saat dalam keadaan benar -benar terbuka pada pemutaran maka akan
terlihat pada "wire drowing" dan erosi yang pada dasarnya terdapat pada shut-off.
Pada saat terbuka, banyak gate valve yang lurus sekitar aliran dalam suatu ukuran
yang mempunyai diameter esensial yang disesuaikan dengan pipa dan banyak
variasi dasarnya. Gate valve pada umumnya menghasilkan sedikit tekanan luar
dalam sistem aliran air cair dibandingkan dengan katup lain.

2.3.2 Plug Valve


Komponen dasar plug valve adalah body, plug atau sumbat dan cover atau
penutup. Dalam posisi terbuka, lobang pada katub menghubungkan jalan masuk dan
keluar akhir katup menyediakan aliran berupa garis lurus.
Sifat penting dan plug valve adalah kemudahannya dan pola dasarnya kaku
untuk semua tetapi sedikit jarang dijumpai fluida. Ia juga mempunyai koefisien
pergeseran yang rendah dan oleh karena itu cenderung menjadi berminyak sedikit.

2.3.3 Katup Bola ( Ball Valve)


Mekanisme Pengatur Arus
Walaupun katup bola telah tersedia beberapa puluh tahun yang lalu katup ini
hanya ditemukan digunakan meluas dalam industi proses kimia selama sepuluh
tahun yang lalu.
Katup bola pada dasarnya adalah adaptasi dan plug valve. Sebagai pengganti
sunbat, ia memiliki bola dengan lobang melalui satu paras menghubungkan pintu
masuk dan keluar dan badan. Pada posisi terbuka, sambil memutar bola 900
mengakibatkan tutup.

Sealing Methods ( metode jaminan )


Dalam jaminan untuk mencegah kebocoran dari luar, ball valve
mempekerjakan jaminan tangki dari cincin ke packing konvensional. Jaminan pada
penyambungan akhir akan mengikuti spesifikasi pipa saluran dan identik dengan
jaminan yang digunakan untuk penggabungan pipa lain dan pengepasan. Ball valve

©2004 Digitized by USU digital library 13


menawarkan operasi putar on-off yang cepat, mudah dipertahankan, tidak
memerlukan pelumas, dan menyediakan jaminan terikat dengan hubungan
keharusan. Valve valve ini terbatas dalam penggunaan karena sifat kedudukan dan
bahan jaminan yang tahan terhadap tekanan dan suhu. Meskipun pelumas tidak
penting, beberapa ball valve merancang penggabungan pelumas pintu sisi dan
pelumas daerah luar. Dimana penutup rapat penting, dan periode penahanan katup
tidak mungkin, sifat pelumas menjamin kemampuan untuk menghasilkan jaminan
pada kondisi mendadak.

2.3.4 Globe Valve


Teknik menggerakkan elemen pengontrol fluid a dari globe valve sama
pentingnya dengan yang ada dalam keluarga gate valve.

Sealing Methods ( metode Jaminan )


Operasi globe valve dengan tangan terdiri dari disk atau sumbat yang
sepasang dengan lingkaran kedudukan metalik. Disk mungkin semuanya logam atau
mungkin mempunyai sisipan elastis. Jaminan elastis melibatkan penekanan
permukaan logam yang biasanya melawan permukaan karet atau plastik. Tipe
jaminan ini menyediakan penutup yang lebih erat dan khususnya diinginkan untuk
fluida terdiri dari partikel zat padat ketika partikel terkurung diantara permukaan
jaminan, partikel itu diturunkan ke permukaan lembut dan dengan demikian tidak
mungkin mengganggu jaminan. Jaminan yang elastis tidak cocok untuk logam.
Disk logam mempunyai kedudukan permukan yang runcing atau berbentuk
bola dengan garis hubung kedudukan berbentuk kerucut. Kedudukan mungkin
penting untuk menjadi lengkap dengan badan katup atau mungkin digantikan atau
kalau tidak, diperbaharui.

2.3.5 Butterfly Valve


Katup kerja tekanan rendah pada butterfly valve sering dilapisi dengan karet
atau bahan lain, Badan butterfly valve dalam ukuran kecil secara langsung dipaksa
keluar ke pipa saluran berhubungan, Dalam ukuran yang lebih besar, katup
dirancang untuk instalasi antara pasangan pipa yang ujungnya lebih menonjol dan
diklasifikasikan dalam tipe lug atau tipe wafer, dimana badan katup wafer digunakan,
baut merintangi badan.
Butterfly valve baik untuk on-off dan menyebabkan kerugian pergeseran
yang rendah. Mereka khususnya cocok untuk aliran gas yang besar atau cairan
dengan tekanan yang relatif rendah.

BAB III
PEMELIHARAAN

Untuk menjaga agar valve dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama
maka perlu dilakukan pemeliharan/perawatan terhadap alat tersebut. Untuk bahan
material:
1. Kuningan
Valve dengan jenis bahan ini tidak boleh digunakan untuk temperatur diatas
450 ºF, apabila digunakan pada temperatur yang melebihi dari yang tersebut
diatas maka valve tersebut akan mengalami kerusakan.
2. Besi
Valve dengan jenis bahan ini juga tidak boleh digunakan untuk temperatur
yang lebih besar dari 450 ºF

©2004 Digitized by USU digital library 14


3. Stainless Stell (besi putih)
Valve dengan jenis bahan ini digunakan untuk temperatur rendah dan aliran
korosif valve ini tidak boleh digunakan dalam temperatur yang tinggi
4. Stell baja
Valve jenis ini digunakan untuk temperatur yang tinggi dan tekanan yang
tinggi (mempunyai kelebihan dibandingkan dengan jenis bahan yang lain
dalam hal penggunaan temperatur).

Jadi untuk bahan material tersebut diatas, agar valve dapat berfungsi dengan
baik maka harus disesuaikan dengan temperatur.
Pemeliharaan yang lain yang dapat dilakukan terhadap valve adalah dengan
menggunakan minyak pelumas. Minyak pelumas sangat dibutuhkan dalam
perawatan. Valve yaitu pada bagian screw. Dalam jangka waktu yang telah
ditentukan minyak pelumas ini perlu diberikan pada bagian-bagian screw. Hal ini
ditujukan untuk memperlancar proses pemutaran pada valve.

KESIMPULAN

1. Valve salah satu alat transportasi pada industri kimia yang digunakan untuk
menutup atau mengatur aliran dari fluida
2. Secara garis besar valve terbagi dua : Gate Valve clan Globe Valve Gate valve
digunakan untuk pipa yang ukurannya lebih besar dari dua inci Globe valve
digtmakan untuk pipa yang ukurannya lebih kecil dari dua inci
3. Valve dalam penggunaannya disesuaikan dengan karakter sifat fisik dan kimia
fluida yang digunakan
4. Dalam proses valve digunakan bahan pembungkus yang disesuaikan dengan
kegunaan dan temperatur.
5. Hal yang paling penting dalam penggunaan valve adalah pemilihan bahan
material valve yang sesuai dengan perencanaan.

DAFTAR PUSTAKA

Chemical Engineering Magazine, Process Piping System, Mc. Graw-Hill, Pub. Co.,
1981
Kaswari.,Teknologi Dan Perencanan System Perpian, Penerbit Universitas Indonesia,
Jakarta, 1986.
Peter, Max S., Ph.D., Elementery Chemical Engineering, Second Edition, Mc.Graw-Hill
Book Company, USA, 1994.
Bodger, Walter L. & Banchero, Julius T., Introduction To Chemical Engineering,
international Studen Edition.

©2004 Digitized by USU digital library 15