You are on page 1of 2

FACULITY OF PUBLIC HEALTH

MULAWARMAN UNIVERSITY
SAMARINDA 2010

ABSTRACT

Ismail, 2010
The Analysis of Risk Factors of Dengue Hemoralgik Fever (DHF) in
Kelurahan Tanah Grogot Paser Regency in the Year of 2009. The Advisors
by Dra. Siti Badrah, M. Kes as a first advisors and Muhammad Sultan,
SKM,M.Kes as a second advisors.
DHF diases case is one of health problems in Indonesia especially in
Kelurahan Tanah Grogot which is increase every year. In Kelurahan Tanah
Grogot local is an endemic area of Dengue where in every year is found the
cases, although the case in up and down the total of cases from October
until December is 45 cases. The purpose of this research is to know the risk
factors of house condition, water reservoir, garbage handling and the about
the disease dengue in Kelurahan Tanah Grogot on 2009 years.
This research is analytic observasional study with control case
approach used of comparison 1 : 1, where the sufferer is 45 people and
controller is 45 people. The total of sample is 90 people.
Based on the chi square test with trust level α = 0,05 it is knowable that
the condition of house has risk factor with DHF case (OR= 4,363), water
reservoir has risk factor with DHF case (OR=1,734), and vector of mosquito
existence too (OR= 2,875).
Finally, the researcher suggest to society give pay attention to the
situation of their house, such as ventilation and window, and improve their
attention to water reservoir with do the 3M, by given abate powder and eater
fish of mosquito larva the water reservoir, and given attention the garbage
which can be propagation vector of mostquito DHF. Dinas kesehatan
kabupaten Paser can make the various programs, such as make counselling
to achieve their knowledge to eradication the diseases dengue and to optimal
the larva role which found.

Key words : Dengue Hemoralgik Fever (DHF), Risk Factors, Kelurahan


Tanah Grogot

Reference : (29 sources) 1995 – 2008

ii
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS MULAWARMAN
SAMARINDA
2010

ABSTRAK

Ismail 2010.
Analisis Faktor Resiko kejadian Demam Berdarah Dengue di
Kelurahan Tanah Grogot Kecamatan Tanah Grogot kabupaten Paser tahun
2009. Dibimbing oleh Dra Siti Badrah, M.kes dan Muhammad Sultan, SKM,
M.Kes selaku pembimbing II).
Kejadian Demam Berdarah Dengue merupakan masalah kesehatan di
Indonesia khusunya di Tanah Grogot yang megalami peningkatan dari setiap
tahunnya. Kelurahan Tanah Grogot merupakan daerah endemis DBD dimana
setiap tahun ditemukan kasus meski kasusnya naik turun jumlah kejadian
dari Oktober hingga Desember 2009 45 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui faktor resiko Keadaan Rumah, Tempat penampungan Air dan
Keberadan Jentik dengan kejadian DBD di wilayah Kelurahan Tanah Grogot
tahun 2009.
Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik secara observasional
dengan pendekatan case control menggunakan perbandingan 1 ; 1, dimana
penderita 45 orang dan kontrol 45 orang jumlah sampel 90 orang.
Berdasarkan hasil uji Chi Square dengan tingkat kepercayaan α = 0,05
dapat diketahui bahwa Keadaan Rumah mengandung faktor resiko kejadian
DBD (OR = 4,363), Tempat Penampungan Air mengandung faktor resiko
kejadian DBD OR = 1,734 dan Keberadaan Jentik Nyamuk mengandung
faktor resiko kejadian DBD (OR = 2,875).
Saran hendaknya masyarakat dapat memperhatikan keadaan rumah
seperti ventilasi rumah dan jendela rumah, dan meningkatkan pengawasan
tempat penampungan air dengan melakukan 3M, pemberian bubuk abate
serta ikan pemakan jentik, serta memperhatikan keberdaan sampah yang
dapat menjadi perkembangbiakan vektor nyamuk DBD. Selain itu Dinas
Kesehatan Kabupaten Paser hendaknya dapat mengadakan berbagai
program kesehatan seperti penyuluhan dalam hal peningkatan pengetahuan
masyarakat dalam hal pemberatasan DBD dan mengoptimalkan peran serta
jumantik yang ada.

Kata Kunci : Penyakit DBD, faktor-faktor resiko, Kelurahan tanah Grogot

Kepustakaan : 29, (1995-2008)

iii