You are on page 1of 3

ABSTRAK Purnamawati, Erlin Lana Mega. 2011. Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Ujian Nasional Matematika.

Skripsi, Program Studi Matematika. STKIP PGRI Jombang. Pembimbing Dra. NURWIANI, M. Si Kata Kunci : Kesulitan, Menyelesaikan Soal, UN Matematika

Pendidikan merupakan salah satu proses interaksi belajar-mengajar dalam bentuk formal yang dikenal dengan pengajaran. Evaluasi hasil belajar siswa pada tingkat akhir satuan pendidikan dasar dan menengah selalu diukur dan diuji oleh Ujian Nasional (UN). Tujuan dari UN untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran yang ditentukan dari kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka pencapaian standar nasional pendidikan. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di sekolah yang telah masuk dalam daftar UN. UN mata pelajaran matematika sering dikeluhkan para siswa karena dalam pengerjaannya selalu terhambat pada waktu yang terbatas serta pemilihan metode yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah pada setiap soal tersebut. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal UN, perbedaan analisis tingkat kesulitan siswa mengerjakan paket A dengan paket B, dan penyebab kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal UN. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX B SMP 1 Negeri Tembelang Jombang tahun pelajaran 2010-2011 sebanyak 33 siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 hari, pengambilan data dilakukan dengan menggunakan test dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata tingkat kesulitan yang diperoleh siswa pada paket A adalah 0, 6984 dengan kategori sedang dan pada paket B adalah 0, 7472 dengan kategori sedang. Soal dengan tingkat kesulitan tertinggi adalah soal menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kesebangunan. Soal dengan tingkat kesulitan terendah adalah soal menyajikan dan menafsirkan data. Hasil penelitian dengan uji-t, didapat nilai P-value= 0,028, p-value ,<0,05 maka Ho ditolak, sehingga hipotesis penelitian diterima yakni tidak ada perbedaan tingkat kesulitan soal UN SMP mata pelajaran matematika tahun 2010 paket A dengan paket B pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tembelang Jombang tahun 2010/ 2011. Hasil penelitian penyebab kesulitan siswa adalah tidak tahu rumus yang akan digunakan, lupa dengan rumus yang akan digunakan, salah dalam mengoperasikan rumus, kurang cermat dan teliti dalam berhitung, kurang memahami dan menguasai

materi-materi UN, kurang cermat dalam memahami maksud dari yang ditanyakan soal, waktu yang terbatas.

ABSTRACT Purnamawati, Erlin Lana Mega. 2011. Analysis of Student Difficulties in Solving Task of Math National Exam. Thesis, Math Studies Program. STKIP PGRI Jombang. Supervising Dra. NURWIANI, M. Si. : Adversity, Problem Solving, UN Mathematics

Keywords

Education is one of the interaction processes of teaching and learning in formal form known as teaching. Evaluation of student learning outcomes at the end of elementary and secondary education units are always measured and tested by the National Examination (UN). The purpose of the UN to assess the achievement of the competence of graduates nationally on the subjects that are determined from the subjects of science and technology in the achievement of national education standards. Mathematics is one subject that has been included in the UN list in schools. UN mathematics courses often complain about the students because in the process is always blocked at the time limited and the selection method that can be used to solve the problem on every matter. This study is a descriptive qualitative and quantitative research. This study also aims to determine students' level of difficulty in completing a matter of the UN, the difference in difficulty level analysis of students work on package A and package B, and the cause of the difficulties experienced by students in solving the matter of the UN. Research subjects were junior high school students in grade IX B 1 Tembelang Jombang District 2010-2011 school year as many as 33 students. The research was carried out for 3 days; data retrieval is done by using a test and interview. The collected data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative approaches. Based on average results obtained by students' level of difficulty on the package A is 0, 6984 with the category of being and the packet B is 0, 7472 with the category of being. Task with the highest difficulty level is all about solving tasks by using the concept kesebangunan. Task with the lowest difficulty level is a matter of presenting and interpreting data. The results with t-test, obtained the value P-value = 0.028, p-value <.05 then Ho is rejected, so the research hypothesis is accepted that there was no difference in the level of difficulty about the UN school mathematics courses in 2010 A package with package B grade students Tembelang IX SMP Negeri 1 Jombang year 2010/2011. The results are not the cause of the difficulties students know the formula to be used, forgot the formula to be used, either in operating its formula, less careful and meticulous in counting, lack of understanding and mastering the material of the UN, less careful in understanding the intent of being asked about , a limited time.