You are on page 1of 2

Penyaluran kredit merupakan salah satu kegiatan pokok bank dimana bank menyalurkan dana kepada masyarakat yang

membutuhkan dan memperoleh dana tersebut dari masyarakat melalui tabungan. Penyaluran kredit dilakukan oleh bank milik swasta maupun pemerintah. Kelancaran penyaluran kredit sangat tergantung peranan bank itu sendiri dan kesadaran pihak debitur untuk menyelesaikan kredit sebagaimana yang telah disepakati. Dengan adanya prosedur penyaluran kredit yang efisien dan efektif diharapkan kebutuhan nasabah dapat terpenuhi dan resiko kegagalan kredit menjadi kecil. Pemberian kredit mengandung suatu tingkat resiko kerugian, yang dapat diakibatkan oleh dua hal yaitu: resiko kerugian yang diakibatkan nasabah sengaja tidak mau membayar kreditnya padahal mampu, dan resiko kerugian yang diakibatkan karena nasabah tidak sengaja yaitu akibat terjadinya bencana alam. 1 Universitas Sumatera Utara 2

Oleh karena itu setiap bank harus mengendalikan kreditnya dengan baik secara internal. Pengendalian internal kredit adalah bagaimana mengelola pemberian kredit mulai dari kredit tersebut diberikan sampai dengan kredit tersebut lunas. Pengendalian internal tersebut dilakukan melalui serangkaian prosedur pemberian kredit dengan memperhatian prinsip-prinsip pemberian kredit yang disebut dengan 5C, yaitu: (1) Character, (2) Capacity, (3) Capital, (4) Colleteral dan (5) Condition. Character: menunjukkan kemungkinan atau profitabilitas dari debitur secara jujur berusaha untuk memenuhi kewajiban-kewajibannya. Faktor ini sangat penting karena setiap transaksi kredit mengandung kesanggupan untuk membayar. Capacity: pendapatan subyektif mengenai kemampuan dari debitur. Hal ini diukur dengan catatan pada waktu yang lalu, dilengkapi dengan observasi fisik pada perusahaan dari debitur. Capital: diukur oleh posisi finansial debitur secara umum dimana hal ini ditunjukkan oleh analisa rasio. Collateral: dicerminkan oleh aktiva dari debitur yang dikaitkan atau dijadikan jaminan bagi keamanan kredit. Condition: menunjukkan impact (pengaruh langsung) dari trend ekonomi pada umumnya terhadap perusahaan debitur yang bersangkutan atau perkembangan khususnya dalam suatu bidang ekonomi tertentu yang mungkin mempunyai efek terhadap kemampuan debitur untuk memenuhi kewajiban. Semua prinsip tersebut harus dianalisis secara mendalam sebelum kredit benar-benar diberikan.