You are on page 1of 12

Peninggalan Kerajaan Budha Hindhu di Indonesia

9/9/2011

Nama Kelompok : 1. Anjas Awi Ladika (05) 2. Ari Badillah 3. Faradhila Amry (13) 4. Raka Bagaskara (24)

A. Budha 1. Kerajaan Sriwijaya Prasasti Kedukan Bukit


Ditemukan pada tanggal 29 November 1920 di kampong Kedukan Bukit, Palembang. Ditulis salam aksara pallawa, menggunakan bahasa melayu kuna

Prasasti Talang Tuo


Ditemukan pada tanggal 17 November 1920 di kaki Bukit Seguntang. Prasasti ini berangka tahun 606 saka.

Prasasti Telaga Batu

Prasasti Kota Kapur


Ditemukan dipesisir Pulau Bangka, ditulis dalam aksara pallawa menggunakna bahasa melayu kuna

2. Kerajaan Mataram Prasasti Kalasan


Prasasti peninggalan Wangsa Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno yang berangka tahun 700 Saka atau 778 M. Prasasti yang ditemukan di kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta, ini ditulis dalam huruf Pranagari (India Utara) dan bahasa Sansekerta

Prasasti Sojomerto
Merupakan peninggalan Wangsa Sailendra (sekitar abad ke-7) yang ditemukan di Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang,Jawa Tengah. Prasasti ini beraksara Kawi dan berbahasa Melayu Kuna.

Prasarti Kelurak
Merupakan prasasti batu berangka tahun 782 M yang ditemukan di dekat Candi Lumbung Desa Kelurak, di sebelah utara Kompleks Percandian Prambanan, Jawa Tengah. Prasasti Kelurak ditulis dalam aksara Pranagari, dengan menggunakan bahasa Sansekerta.

Prasasti Canggal
prasasti dalam bentuk candra sengkala berangka tahun 654 Saka atau 732 Masehi yang ditemukan di halaman Candi Gunung Wukir di desa Kadiluwih, kecamatan Salam, Magelang, Jawa Tengah.Prasasti yang

ditulis pada stela batu ini menggunakan aksara Pallawa dan bahasa Sansekerta.

B. Hindu 1. Kerajaan Kutai Prasasti Yupa


Dengan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Berupa tiang-tiang batu untuk mengikat hewan kurban.

2. Kerajaan Tarumanegara Prasasti Ciaruten


Ditemukan ditepi sungai Ciarunteun, dekat muara sungai Cisadane Bogor Prasasti Ciaruteun bergoreskan aksara Pallawa yang disusun dalam bentuk seloka bahasa Sansekerta dengan metrum Anustubh yang teridiri dari tiga baris dan pada bagian bawah tulisan terdapat pahatan gambar umbi dan sulur-suluran (pilin), sepasang telapak kaki dan laba-laba.

Prasasti Kebun Kopi


Prasasti Kebonkopi I ditemukan di Kampung Muara, desa Ciaruteun Ilir, Cibungbulang, Bogor, pada abad ke-19 ketika dilakukan penebangan hutan untuk lahan perkebunan kopi. Berhuruf palawa dan berbahasa sansekerta.

Prasasti Pasir Awi


Prasasti Pasir Awi telah diketahui sejak tahun 1867 dan dilaporkan sebagai prasasti Ciampea. Prasasti Pasir Awi berpahatkan gambar dahan dengan ranting dan dedaunan serta buah-buahan (bukan aksara) juga berpahatkan gambar sepasang telapak kaki.

3. Kerajaan Kediri Arca Wishnu

4. Kerajaan Singosari Arca Dwarapala

Candi Singhasari
Berlokasi di desa Candirenngo, Keamatan Singasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

5. Kerajaan Majapahit

Arca Harihara
Arca Harihara, dewa gabungan Siwa dan Wisnu sebagai penggambaran Kertarajasa. Berlokasi semula di Candi Simping - Blitar.

Arca Pertapa Hindu