You are on page 1of 4

Pertahankan berat badan ideal. Atur pola makan, antara lain tidak mengonsumsi

makanan tinggi garam dan tinggi lemak, serta perbanyak konsumsi buah dan sayur Olahraga teratur. Sedapat mungkin atasi stres dan emosi

Hentikan kebiasaan merokok

Hindari minuman beralkohol

Periksa tekanan darah secara berkala. Dan lakukan pengecekan ulang minimal setiap

2 tahun untuk kelompok nomotensi dan setiap tahun untuk kelompok pre hipertensi, yaitu tekanan darah sistolik 120-139 mmHg atau diastolik 80-90mmHg dan Bila diperlukan konsumsi obat-obatan penurunan tekanan darah serta makan secara teratur.

Pengobatan tekanan darah tinggi dimulai dengan perubahan-perubahan gaya hidup untuk membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Jika perubahan-perubahan itu tidak memberikan hasil, mungkin anda perlu mengkonsumsi obat- obat untuk penderita darah tinggi, tentu saja dengan berkonsultasi dengan dokter. Bahkan jika anda harus mengkonsumsi obat-obatan, alangkah baiknya disertai dengan perubahan gaya hidup yang dapat membantu anda mengurangi jumlah atau dosis obat-obatan yang anda konsumsi.

  • 1. Berhenti merokok

Nikotin yang ada di dalam rokok yaitu dari tembakau menyebabkan pembuluh darah

mengerut (konstriksi) dan denyut jantung menjadi lebih cepat, yang secara sementara akan menaikkan tekanan darah. Jika anda berhenti merokok, anda dapat dengan signifikan mengurangi resiko terserang penyakit jantung dan dari serangan jantung, serta dapat juga menurunkan tekanan darah.

  • 2. Berolahraga secara teratur

Kurangi berat badan jika anda overweight dan Lakukan olah raga secara teratur. Jika anda adalah seorang dengan overweight atau kelebihan berat badan, mengurangi berat badan biasanya membantu menurunkan tekanan darah. Olah raga teratur adalah suatu kebiasaan dan cara yang baik untuk mengurangi berat badan. Hal itu juga tampak berguna untuk menurunkan tekanan darah dengan sendirinya.

  • 3. Atur pola makan

Makanlah dengan makanan yang sehat termasuk didalamnya perbanyak makan buah dan sayur dan kurangi lemak dan Kurangi konsumsi sodium, alkohol dan cafein. alkohol berakibat pada naiknya tekanan darah yang cukup banyak. Pada orang lain itu tidak memberikan efek pada naiknya tekanan darah. Jika anda minum alkohol, batasi konsumsi alkohol anda dengan minium alkohol tidak lebih dari 1 atau 2 minuman per harinya. Satu minuman adalah satu kaleng bir, yang satu adalah satu gelas wine atau satu jigger atau liquor. Jika tekanan darah anda meningkat berhubungan dengan alkohol yang dikonsumsi, yang terbaik adalah tidak perlu mengkonsumsi alkohol.

Stress mungkin bisa berakibat pada tekanan darah. Untuk membantu melawan stress, cobalah lakukan relaksasi atau biofeeedback. Hal tersebut bekerja dengan baik bila dilakukan sedikitnya satu kali dalam satu hari.

Pengobatan Hipertensi

Diet Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

  • Kandungan garam (Sodium/Natrium) Seseorang yang mengidap penyakit darah tinggi sebaiknya mengontrol diri dalam mengkonsumsi asin-asinan garam, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk pengontrolan diet sodium/natrium ini ;

    • - Jangan meletakkan garam diatas meja makan

    • - Pilih jumlah kandungan sodium rendah saat membeli makan

    • - Batasi konsumsi daging dan keju

    • - Hindari cemilan yang asin-asin

    • - Kurangi pemakaian saos yang umumnya memiliki kandungan sodium

      • Kandungan Potasium/Kalium Suplements potasium 2-4 gram perhari dapat membantu penurunan tekanan darah, Potasium umumnya bayak didapati pada beberapa buah-buahan dan sayuran. Buah dan sayuran yang mengandung potasium dan baik untuk di konsumsi penderita tekanan darah tinggi antara lain semangka, alpukat, melon, buah pace, labu siam, bligo, labu parang/labu, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang dan bawang putih. Selain itu, makanan yang mengandung unsur omega-3 sagat dikenal efektif dalam membantu penurunan tekanan darah (hipertensi).

Kurangi konsumsi garam dalam makanan Anda. Jika Anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya Anda menghindari makanan yang mengandung garam.

Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.

Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari.

Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.

Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel,

melon, dan jeruk. Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan Anda mampu mengendalikan emosi Anda.

Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Kendalikan kadar kolesterol Anda.

Kendalikan diabetes Anda.

Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

Salah satu cara untuk menghindari darah tinggi adalah menjaga berat tubuh ideal, kemudian melakukan hal-hal berikut
Salah satu cara untuk menghindari darah tinggi adalah menjaga berat tubuh ideal, kemudian
melakukan hal-hal berikut ini:
1. Jalan kaki
Rutin melakukan jalan cepat ternyata efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien
hipertensi hingga 8 mmhg. Olahraga juga membantu jantung lebih efisien menggunakan
oksigen sehingga tidak akan bekerja terlalu keras memompa darah. Lakukan berbagai jenis
latihan kardio minimal 30 menit setiap hari.
  • 2. Tarik napas

 

Latihan olah napas dan bermeditasi, seperti yoga atau taichi efektif untuk menurunkan

 

hormon stres. Tingginya hormon stres akan meningkatkan renin, enzim ginjal yang bisa

 

menaikkan tekanan darah. Lakukan latihan napas minimal 5 menit pada pagi dan malam hari.

Menarik napas dalam juga akan mengendurkan semua tensi.

 
  • 3. Konsumsi makanan berpotasium

 

Menurut Linda Van Horn, PhD, profesor pencegahan penyakit dari Northwest Universitity

 

Feinberg School of Medical, banyak mengonsumsi makanan yang kaya potasium, seperti

 

buah dan sayur, sangat baik untuk menurunkan tekanan darah.

 
 

Sumber potasium terbaik antara lain kentang, tomat, orange juice, pisang, kacang-kacangan,

belewah, melon, serta buah yang dikeringkan, seperti kismis. Konsumsi potasium minimal

 

2000 - 4000 mg per hari, saran Linda.

 
  • 4. Batasi sodium

 

Konsumsi garam sebaiknya tak lebih dari 2,4 gr per hari (sodium) atau 6 gr per hari (NaCl).

Agar konsumsi garam tetap terkendali, perhatikan label makanan untuk mengetahui kadar

 

sodiumnya serta kurangi fastfood karena biasanya tinggi kandungan garamnya

 
  • 5. Konsumsi dark chocolate

 

Berbagai jenis dark chocolate mengandung flavanols yang bisa membuat pembuluh darah

 

lebih luwes. Sebuah studi menunjukkan, 18 persen pasien yang mengonsumsi dark chocolate

menunjukkan turunnya tekanan darah.

 
  • 6. Relaksasi

 

Penelitian yang dilakukan para peneliti dari Universitas Florence, Italia, mengungkapkan

 

pasien hipertensi yang melakukan relaksasi dengan cara mendengarkan musik selama 30

menit sambil menarik napas dalam-dalam menunjukkan penurunan angka sistolik hingga 3,2

poin.

 

PENGUKURAN TEKANAN DARAH

Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah

Praktikum Epidemiologi

Semester Ganjil (7)

PENGUKURAN TEKANAN DARAH Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Praktikum Epidemiologi Semester Ganjil (7) Disusun oleh: Novia

Disusun oleh:

Novia Irawati

0811015004

FKM B ‘08

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS MULAWARMAN

2011