You are on page 1of 12

CERPEN PELAJARAN MENGARANG KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA

NO 1 KUTIPAN Pelajaran mengarang sudah di mulai PARAGRAF 1 TOKOH Bu guru Tati, anak-anak kelas lima 2 Ibu guru menawarkan tiga judul yang dituliskannya di papan tulis 3 Ibu guru memandang anakanak manis yang menulis dengan kening berkerut 4 Anak-anak itu sedang tenggelam ke dalam dunianya, pikir ibu guru Tati 2 Bu Tati 2 Bu tati Bu guru sedang memperhatikan anak muridnya yang sedang menulis Bu Tati sedang berpikir tentang apa yang dipikirkan muridmuridnya 5 Sepuluh menit segera berlalu. Tapi Sandra, 10 tahun belum menulis sepatah kata pun dikertasnya. 3 Sandra Sandra belum juga menulis dikertasnya 1 Bu tati Ibu guru sedang menulis di papan tulis PERISTIWA Proses belajar mengajar di sebuah sekolah dasar

Ingin rasanya ia lari keluar kelas, meninggalkan kenyataan yang sedang bermain dikepalanya

Sandra

Sandra sedang memikirkan tentang judul yang diberikan bu Tati, yang satupun tidak sesuai dengan kenyataan hidupnya

Setiap kali tiba pelajaran mengarang, Sandra selalu mendapat kesulitan

Sandra

Sandra mendapat kesulitan ketika pelajaran mengarang

Ketika berpikir tentang keluarga kami yang berbahagia, Sandra hanya mendapatkan gambaran rumah yang berantakan lewat belakang anak jadah, jangan ganggu tamu mama

Sandra

Sandra sedang memikirkan rumahnya yang selalu berantakan

Mama Sandra Mama marah pada Sandra

10

Mama apakah sandra punya papa

Sandra

Sandra menayakan keberadaan papanya kepada mamanya

11

Namun ia tidak punya gambaran tentang sesuatu yang

Sandra

Sandra bingung dengan apa yang mau ditulisnya

pantas ditulisnya 12 Sandra mencoba berpikir tantang sesuatu yang mirip dengan liburan kerumah nenek, dan yang masuk kedalam benaknya adalah wanita yang sedangberdandan dimuka cermin 13 Jangan rewel anak setan nanti kamu ku ajak ketempat ku kerja, tapi awas ya? 14 Ditempat kerja wanita itu meskipun gelap, Sandra melihat banyak orang dewasa berpelukan sampai lengket 15 Tiga puluh menit lewat tanpa permisi. Sandra mencoba berpikir tentang ibu 16 mama, mama, kenapa menangis mama 15 Sandra Sandra menanyakan keadaan mamanya yang sedang 14 Sandra Sandra mencoba memikirkan tentang ibunya 11 Sandra Sandra sedang berada ditempat kerja neneknya 9 Nenek Sandra Nenek mengancam Sandra 9 Sandra Sandra sedang berpikir tentang neneknya

menangis 17 Sandra tahu, setiap pertanyaan hanya akan dijawab dengan diam anak setan 18 Suatu malam wanita itu pulang merangkak-rangkak karena mabuk 19 Mama kerja apa sih 18 Sandra 17 16 Sandra Mama sandra menjawab pertanyaan Sandra dengan kata-kata yang kasar Mama Sandra Mama Sandra selalu pulang dalam keadaan mabuk Sandra menanyakan pekerjaan mamanya 20 Setiap hari minggu wanita itu mengajaknya jalanjalan ke plaza 21 berjanjilah pada mama kamu akan menjadi wanita baik-baik Sandra 22 Ditunggu di Mandarin kamar 505 pukul 20.00 23 Sandra tahu setiap kali pager ini menyebut nama hotel, no kamar, dan sebuah jam 23 Sandra 23 Pesan yang ada dalam pager mama Sandra Setiap kali ibunya mendapat pesan, ibu Sandra selalu pulang terlambat 20 Mama Sandra Mama Sandra berpesan pada Sandra 19 Mama Sandra Mama mengajak Sandra jalan-jalan setiap hari minggu

pertemuan, ibunya akan pulang terlambat 24 Empat puluh menit lewat sudah yang sudah selesai boleh dikumpulkan kata ibu guru Tati 24 Bu guru Tati Ketika pelajaran mengarang sudah empat puluh menit berlalu, bu guru memerintahkan murid-murid untuk mengumpulkan karangannya 25 Kertasmu masih kosong Sandra 26 Bu guru Tati Bu guru bertanya kepada Sandra ketika melihat kertas Sandra yang masih kosong 26 mama, mama dan pipinya basah oleh air mata 27 Dirumahnya, sambil nonton RCTI bu guru tati yang belum berkeluarga memeriksa pekerjaan muridnya 28 Ibuku seorang pelacur 28 Tulisan yang ditulis Sandra dikarangannya 28 Bu guru Tati 27 Sandra Sandra sedih melihat perangai mamanya Bu guru Tati memeriksa pekerjaan muridmuridnya dirumahnya

CERPEN WARUNG PENAJEM KARYA AHMAD TOHARI


NO 1 KUTIPAN Dengan cangkulnya Kartawi menghunjam tanah tegalan yang sudah lama kerantau 2 Ketika lajur garapan mencapai batas tanahnya, Kartawi berhenti mengayunkan cagkulnya 3 Dari latar belakang permukaan bumi yang berpendar itu tiba-tiba Kartawi melihat Citra Jum istrinya 4 Petani muda itu mendadak kehilangan semangat bekerja 5 Sosok Jum masih tanpak jelas dalam rongga matanya, melayani tetangga 4 Jum 3 Kartawi Ketika melihat istrinya kartawi kehilangan semangat bekerja Jum sedang berjualan 3 Kartawi Kartawi melihat kedatangan istrinya 2 Kartawi Kartawi berhenti sejenak dari pekerjaannya PARAGRAF 1 TOKOH Kartawi PERISTIWA Kartawi sedang bekerja diladangnya

yang membeli cabai, bumbu masak atau ikan asin 6 Ketika nbocah Jum paling suka main warung-warungan 8 Kang, kata orang tua, kayu dari pohon, buah-buahan bisa memancing selera pembeli 6 Jum 5 Jum Ketika kecil Jum paling suka main warung-warungan Jum mengatakan pada Kartawi kalau pohon buahbuahan bisa memancing selera pembeli 9 Dengan warung itu Jum terbukti mampu mengembangkan ekonomi rumah tangga 7 Jum Dengan adanya warung yang dibangun oleh Jum ia bisa membantu perekonomian keluarga 10 Orang bilang Jum pergi kesana demi memperoleh penglaris bagi warungnya 11 Namun cas-cis-cus para tetangga mengembang lebih jauh bahwa Jum telah memberikan penajem kepada pak koyor 8 Tetangga Jum 8 Tetangga Jum Tetangga Jum mengatakan kepada Kartawi kalau Jum pergi ke orang pintar Jum memberikan penajem atau syarat kepada orang pintar bisa berupa uang, ayam cemani atau tubuh pasien sendiri

12

Tetapi bagaimana bila benar jum telah memberikan tubuhnya sebagai penajem kepada kopyor ya kang, pekan lalu saya memanh pergi kepada pak kopyor

kartawi

Kartawi curiga pada jum

13

13

jum

Jum mengaku pada kartawi kalau dia memang pergi ke pak kopyor

14

Tangan kartawi meraih gelas yang seperti hendak diremukkannya yang saya lakukan tidak dengan sepenuh hati. Begitu-begitu sebenarnya hanya untuk kamu

13

kartawi

Kartawi marah mendengar penjelasan jum

15

14

jum

Jum mencoba meyakinkan kartawi

16

Selama tiga hari kartawi lenyap dari rumah

16

kartawi

Kartawi pergi dari rumah setelah tahu kebenaran gosipi tu dari jum

17

Pada hari keempat kartawi kembali pulang kerumahnya

17

kartawi

Kartawi kembali pulang kerumahnya karena rindu dengan anakanaknya

18

Tetapi dada kartawi kembali terasa remuk ketika teringat penajem yang diberikan jum

18

kartawi

Kartawi masih belum menerima kenyataan yang sedang dialaminya

CERPEN CALON SUAMI KARYA ASNELI LUTHAN


NO 1 KUTIPAN Tapi mereka: ibu, bapak, mamak, uda, adik, dan semu famili yang paling dekat, mereka itulah yang saya hadapi 2 Kalau saya membangkang atas ancaman itu, berarti saya harus kehilangan mereka semua 3 inne, kamu harus pulang setelah membaca surat ini. Calon suamimu telah kami sediakan 4 Dan yang lebih penting, kalau kamu menolak lagi, mayatmu kelak tidak akan dikunjungi suami 5 tak usah khawatir atau malu, bu. 7 inne Inne mencoba meyakinkan 5 Keluarga inne Keluarg mengancan inne 5 Keluarga inne Isi surat yang dikirimkan keluarga inne kepad inne 3 inne Keluarga inne ingin inne mengikuti keinginan mereka PARAGRAF 2 TOKOH inne PERISTIWA Inne memikirkan keluarganya yang akan dihadapinya

Banyak perempuan yang tidak kawin 6 alah, kamu hanya menutupi kelemahanmu saja 8 Ibu inne

keluarganya

Ibu inne menjawab perkataan inne yang mencoba meyakinkannya

Saya tanyakan lewat surat, kira-kira macam apa suami yang telah mereka sediakan itu

11

inne

Inne menanyaka kepada keluarganya tentang calon suami yang mereka carikan

Habisnya, sepanjang jalan tidak hentihentinya saya berhenti berdoa

13

inne

Inne berada dalam perjalanan pulang ke kampung halamannya

Singkat cerita, akhirnya saya sampai dirumah manaaaa??

15

inne

Inne sampai dirumahnya

10

16

inne

Inne menanyakan keberadaan calon suaminya

11

Saya angkat kepala pelan-pelan. Oh, tak sanggup! Tunduk lagi

20

inne

Waktu ktika inne bertemu dengan calon suami yang dicarikan keluarganya

12

Nama, alamat, umur, pekerjaan, suku, hobby,......

20

Calon suami inne

Calon suami memberikan data pribadinya pada

inne melalui secarik kertas 13 Setelah kenduri selesai, kami (saya dan suami) bersiapsiap berangkat 14 Terima kasih, bu. Terima kasih 21 inne Inne berterima kasih pada ibunya yang telah mencarikan jodoh untuknya 20 Inne dan suami Inne dan suami bersiap-siap berangkat