You are on page 1of 13

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI

PEMANASAN GLOBAL BIDANG STUDI GEOGRAFI KELAS X

Oleh:

Gusti Askolani Habibi 081024027 2008A

TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL BIDANG STUDI GEOGRAFI KELAS X
CAI (Computer Assisted Instruction) adalah suatu sistem penyampaian materi pelajaran yang berbasis mikroposesor yang pelajarannya dirancang dan diprogram ke dalam sistem tersebut. CAI dapat berbentuk tutorial, drills and practice, simulasi, dan permainan. Media pembelajaran berbasis CAI ini memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan komponen warna, musik, dan animasi grafik (graphic animation). Media pembelajaran berbasis CAI ini juga mampu memberikan balikan (feedback) sehingga siswa dapat aktif berinteraksi dengan media yang diproduksi. Bentuk pembelajaran CAI yang diberikan adalah bentuk tutorial bercabang. Kemajuan di bidang teknologi pendidikan (educational technology), maupun teknologi pembelajaran (instructional technology) menuntut digunakannya berbagai media pembelajaran (instructional media) serta peralatan-peralatan yang semakin canggih (sophisticated). Boleh dikatakan bahwa dunia pendidikan dewasa ini hidup dalam dunia media, di mana kegiatan pembelajaran telah bergerak menuju dikuranginya sistem penyampaian bahan pembelajaran secara konvensional yang lebih mengedepankan metode ceramah, dan diganti dengan sistem penyampaian bahan pembelajaran modern yang lebih mengedepankan peran pebelajar dan pemanfaatan teknologi multimedia. Lebih-lebih pada kegiatan pembelajaran yang menekankan pada kompetensi-kompetensi yang terkait dengan keterampilan proses, peran media pembelajaran menjadi semakin penting. Pembelajaran geografi yang dirancang secara baik dan kreatif dengan memanfaatkan teknologi multimedia, dalam batas-batas tertentu akan dapat memperbesar kemungkinan siswa untuk belajar lebih banyak, mencamkan apa yang dipelajarinya lebih baik, dan meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, khususnya dalam rangka meningkatkan ketercapaian kompetensi Rumusan masalah: Dibutuhkan pengembangan media pembelajaran berbasis CAI (Computer Assisted

Instruction) untuk materi pemanasan global bidang studi Geografi kelas X


Tujuan: mempermudah siswa untuk belajar materi tentang sistem koordinasi karena siswa dapat berinteraksi langsung dangan media komputer pembelajaran (CAI) Geografi yang dirancang khusus untuk siswa SMA kelas X. Manfaat: a. melalui media ini diharapkan guru dapat meningkatkan efektifitas pembelajaran b. Meningkatkan kepekaan terhadap masalah-masalah belajar yang ada di lingkungan sekitar; c. meningkatkan kreativitasnya dalam memproduksi media pembelajaran Rumusan Masalah:

Dibutuhkan pengembangan media pembelajaran berbasis CAI (Computer Assisted

Instruction) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemanasan global bidang studi Geografi kelas X
Variabel penelitian: 1. Variabel bebas Pengembangan media pembelajaran CAI (computer assisted Instruction) 2. Variable terikat Meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pemanasan global bidang studi geografi kelas X Definisi a. Pengembangan Media pembelajaran CAI adalah proses penerjemahan spesifikasi rancangan berupa unsur gambar (visual), suara (audio), film (video) dan beberapa animasi yang diproses melalui komputer dengan menggunakan soft were tertentu sebagai medium yang bisa di kontrol atau dijalankan sesuai dengan petunjuk. b. Hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. c. Pemanasan global (global warming) pada dasarnya merupakan fenomena peningkatan temperatur global dari tahun ke tahun karena terjadinya efek rumah kaca (greenhouse effect) yang disebabkan oleh meningkatnya emisi gas-gas seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), dinitrooksida (N2O) dan CFC sehingga energi matahari terperangkap dalam atmosfer bumi. Indikator variabel: a. Siswa dapat memahami pengertian dari pemanasan global b. Siswa dapat menyebutkan penyebab dan akibat dari pemanasan global c. siswa dapat berinteraksi langsung dangan media komputer pembelajaran (CAI) d. siswa dapat lebih termotivasi dalam belajar karena di dalam media ini terdapat unsur Visual, Audio, dan Video, dan berbagai animasi; teknik analisis Rumus P=F/Nx100% Keterangan : P = Angka persentase F = Frekuensi yang di cari persentasenya N = Banyaknya individu Cara menganalisis dengan menggunakan rumus persentase yaitu dengan membagi frekuensi jawaban responden dengan 100%. Setelah itu hasilnya dikonversikan ke penilaian.

Berikut ini adalah versi HTML dari berkas http://images.dwipujiyani09.multiply.multiplycontent.com/attachment/0/S6tmpAooCqQAABuT3R A1/PENGEMB.%20DAN%20PEMANF.%20MEDIA%20PEMBEL.(S1).ppt?nmid=326009924. G o o g l e membuat versi HTML dari dokumen tersebut secara otomatis pada saat menelusuri web. 1

BAHAN KULIAH PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN

DOSEN PENGAMPU: PROF. DR. SUDARSONO SUDIRDJO, M.SC.ED

S-1 TEKNOLOGI PENDIDIKAAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN -- UNJ

. 2

PERKEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN (1) ALIRAN REALISME (JOHAN AMOS COMENIUS ABAD 17) REAKSI TERHADAP ALIRAN HUMANISME YANG MENYEMPIT YANG HANYA MEMPELAJARI BAHASA LATIN SEBAGAI TUJUAN PENDIDIKAN UTAMA BAGI ANAK-ANAK DI EROPAH PADA WAKTU ITU. BUKU COMENIUS: ORBIS SENSUALIUM PICTUS ATAU DISINGKAT ORBIS PICTUS (DUNIA DALAM GAMBAR) SEBAGAI BAHAN VISUAL UNTUK BELAJAR BAHASA LATIN YANG BERSIFAT SANGAT ABSTRAK. VISUAL INSTRUCTION MOVEMENT DI AMERIKA SERIKAT PADA TAHUN 1920-AN YANG MERUPAKAN GERAKAN UNTUK MENGGUNAKAN BAHAN VISUAL DALAM PENGAJARAN (PEMBELAJARAN) AGAR MENJADI LEBIH KONKRIT KATIMBANG PENGGUNAAN BAHASA ATAU LAMBANG VERBAL SAJA 3 PERKEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN (2) AUDIO VISUAL INSTRUCTION MOVEMENT PADA TH 1930-AN PADA WAKTU DITEMUKANNYA RADIO YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL COMMUNICATION INSTRUCTION YANG KEMUDIAN BERUBAH MENJADI INSTRUCTIONAL MEDIA, TH 1950-AN (SETELAH DIKEMBANGKAN MODEL KOMUNIKASI OLEH SHANNON DAN WEAVER) EDUCATIONAL AND INSTRUCTIONAL TECHNOLOGY, TAHUN 1960 DAN 1970-AN (PEMANFAATAN BERBAGAI JENIS SUMBER BELAJAR DI MANA MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI SALAH SATU SUMBER BELAJAR BAIK YANG DIRANCANG (BY DESIGN) MAUPUN YANG DIMANFAATKAN (BY UTILIZATION) 4 ARTI DAN FUNGSI MEDIA PEMBELAJARAN MEDIA (SINGULAR MEDIUM) IS A CHANNEL OF COMMUNICATION. DERIVED FROM LATIN WORD MEANING IN BETWEEN. IT

REFERS TO ANYTHING THAT CARRIES INFORMATION BETWEEN A SOURCE AND A RECEIVER, FOR EXAMPLES: FILM, TELEVISION, DIAGRAM, PRINTED MATERIALS, COMPUTERS. THE MEDIUM CARRIES THE MESSAGE (MARSHALL MC LUHAN

MENGATAKAN MEDIUM IS THE MESSAGE) THE PURPOSE OF MEDIA IS TO FACILITATE COMMUNICATION THEY ARE CONSIDERED INSTRUCTIONAL MEDIA WHEN THEY CARRY MESSAGES WITH AN INSTRUCTIONAL PURPOSE. IN ANY INSTRUCTIONAL SITUATION THERE IS A MESSAGE TO BE COMMUNICATED. THE PURPOSE OF INSTRUCTIONAL MEDIA IS TO FACILITATE INSTRUCTIONAL MESSAGE SO THAT IT WILL FACILITATE LEARNING 5 DUA KEGIATAN POKOK DALAM KOMUNIKASI (TERMASUK DALAM PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN ATAU PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN) 1. ENCODING: PEMILIHAN LAMBANG (LAMBANG VERBAL DAN ATAU LAMBANG VISUAL) YANG DIGUNAKAN UNTUK MENYAMPAIKAN PESAN DALAM KOMUNIKASI ATAU DALAM MENGEMBANGKAN / MEMPRODUKSI MEDIA PEMBELAJARAN, MISALNYA MENULIS MODUL, MEMPRODUKSI PROGRAM SLIDE SUARA, MEMPRODUKSI PROGRAM KASET AUDIO, DST. 2. DECODING: MENAFSIRKAN LAMBANG YANG TERDAPAT DALAM MEDIA UNTUK MENERIMA PESAN YANG DISAMPAIKAN DALAM MEDIA TERSEBUT. MISALNYA MELIHAT FILM, MENDENGARKAN RADIO, MEMBACA BUKU, DST. 6 PERAN (ROLES) BAHAN VISUAL DALAM PEMBELAJARAN

VISUALS PROVIDE A CONCRETE REFERENT OF IDEAS. WORD DONT LOOK LIKE THE THING THEY STAND FOR, BUT VISUALS ARE ICONIC THAT IS, THEY HAVE SOME RESEMBLANCE TO THE THING THEY REPRESENT VISUALS CAN ALSO MOTIVATE LEARNERS BY ATTRACTING THEIR ATTENTION, HOLDING THEIR ATTENTION, AND GENERATING EMOTIONAL RESPONSES VISUALS CAN SIMPLIFY INFORMATION THAT IS DIFFICULT TO UNDERSTAND. DIAGRAM CAN MAKE IT EASY TO STORE AND RETRIEVE SUCH INFORMATION VISUALS PROVIDE A REDUNDANT CHANNEL. THAT IS, WHEN ACCOMPANYING SPOKEN OR WRITTEN VERBAL INFORMATION THEY PRESENT THAT INFORMATION IN A DIFFERENT MODALITY, GIVING SOME LEARNERS A CHANCE TO COMPREHEND VISUALLY WHAT THEY MIGHT MISS VERBALLY 7 FUNGSI MEDIA (1) (1). A. SEBAGAI ALAT BANTU GURU OR SUPPLEMENTAL SUPPORT OF THE LIVE INSTRUCTOR IN THE CLASSROOM, DALAM MENYAMPAIKAN PESAN AGAR MENJADI LEBIH KONKRIT (SEBAGAI TEACHING AIDS, AUDIO VISUAL AIDS ATAU ALAT PERAGA) B. LAMBANG VERBAL DALAM KERUCUT PENGALAMAN (BERUPA CERAMAH) BERSIFAT SANGAT ABSTRAK (MOST ABSTRACT SYMBOL) C. INSTRUCTOR -- DIRECTED (DEPENDENT) INSTRUCTION 8 FUNGSI MEDIA (2)

(2). A. SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI UNTUK MENYAMPAIKAN PESAN ATAU MATERI PEMBELAJARAN KEPADA SISWA (SISWA DAPAT BERINTERAKSI DENGAN MEDIA, MISALNYA MODUL, COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION (CAI), PROGRAMMED INSTRUCTION) B. KARAKTERISTIK MEDIA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI. ADALAH PERLU TERDAPAT MEKANISME FEEDBACK, AGAR DAPAT TERJADI INTERAKSI ANTARA PESERTA DIDIK DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN C. SANGAT PENTING SEBAGAI SARANA UNTUK BELAJAR JARAK JAUH (DISTANT LEARNING) ATAU BELAJAR MANDIRI. D. MEDIA SEPERTI INI DISEBUT SELF INSTRUCTIONAL LEARNING MATERIALS E. INSTRUCTOR -- INDEPENDENT INSTRUCTION (STUDENT DIRECTED INSTRUCTION)

9 Demostration Dramatised Experience Contrived Experience Direct, Purposeful Experience Fieldtrip Exhibit

Television Motion Picture Visual Symbol Recording, Radio, Still Picture Verbal Symbol KERUCUT PENGALAMAN ( EDGAR DALE ) 10 EMPAT JENIS PENGALAMAN (DALAM KERUCUT PENGALAMAN) MENGAMATI DAN BERINTERAKSI DENGAN LAMBANG VERBAL (MISALNYA MENDENGAR CERAMAH) MENGAMATI DAN BERINTERAKSI DENGAN MEDIATED EVENTS (MISALNYA MENONTON SLIDE, VIDEO / VCD, FILM) MENGAMATI DAN BERINTERAKSI DENGAN ACTUAL EVENTS (MISALNYA FIELDTRIP. DEMONSTRATION, SOSIODRAMA / ROLEPLAY) MELAKUKAN DALAM PENGALAMAN LANGSUNG (MISALNYA MEMASAK, MANCANGKUL KEBUN SEKOLAH) 11 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGEMBANGAN/PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TUJUAN PEMBELAJARAN SARANA YANG DIMILIKI JUMLAH SISWA (BESAR KECILNYA KELAS) KARAKTERISTIK SISWA DANA YANG TERSEDIA 12 SIFAT MEDIA (MEDIA ATTRIBUTES) A MEDIA ATTRIBUTE IS A CHARACTERISTIC OF A MEDIA PRESENTATION WHICH DEFINE THE KINDS OF INFORMATION THAT MAY BE PROVIDED BY THE PRESENTATION 5 CATEGORIES OF MEDIA ATTRIBUTES:

1. SIGN VEHICLE CHARACTERISTICS A. DIGITAL SIGNS ( WORDS, NUMBERS) B. ICONIC SIGNS (DIAGRAMS, PICTURES) 2. REALISM CUE CHARACTERISTICS (PICTORIAL DETAILS, SOUND, COLOR, MOTION, SHAPE, DIMENSIONALITY) 3. SENSORY CHANNEL CHARACTERISTICS (VISION, AUDITION, TOUCH, MULTI CHANNEL PRESENTATION) 4.. LOCUS OF CONTROL CHARACTERISTICS A. FIXEDNESS FLEXIBILITY OF PACE B. FIXEDNESS FLEXIBILITY OF SEQUENCE 5. RESPONSE ACCPETANCE CHARACTERISTICS A. RESPONSE DEMANDS B. FEEDBACK PROVISIONS 13 JENIS-JENIS MEDIA 1. MEDIA CETAK (PRINTED MEDIA) : BUKU TEKS, MAJALAH, ENCYCLOPEDIA, JOURNAL, MODUL, PROGRAMMED INSTRUCTION) 2. MEDIA AUDIO (AUDIO KASET, AUDIO TAPE, CD, MP3) MEDIA VIDEO (VIDEO CASSETTE, VIDEO TAPE, VCD, DVD) MEDIA ELEKTRONIK (MEDIA TV) 5. MEDIA COMPUTER (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION ATAU CAI) MEDIA VISUAL NON PROYEKSI (GAMBAR/FLAT PICTURES, GRAFIK) MEDIA GRAFIS (CHART, DIAGRAM, SKETS, KARIKATUR,DLL) 8. MEDIA PROYEKSI DIAM VISUAL (SLIDE TIDAK BERSUARA) 9. MEDIA PROYEKSI DIAM AUDIO-VISUAL (SOUND SLIDES)

10.MEDIA PROYEKSI BERGERAK VISUAL (FILM BISU) 11.MEDIA PROYEKSI BERGERAK AUDIO VISUAL (FILM BERSUARA) 12.MEDIA OHP/TRANSPARANSI 13.MEDIA PROYEKSI TIDAK TEMBUS CAHAYA (OPAQUE) 14.MEDIA REALIA: SPECIMEN, BAGIAN TANAMAN, MODEL / TIRUAN (MOCK UP) 15. MEDIA INTERNET 14 MEDIA SELECTION MODELS IDENTIFY THE MEDIA ATTRIBUTES REQUIRED BY THE IINSTRUCTIONAL OBJECTIVES OR LEARNING ACTIVITIES 2. IDENTIFY THE STUDENT CHARACTERISTICS WHICH SUGGEST OR PRECLUDE CERTAIN MEDIA 3. IDENTIFY CHARACTERISTICS OF THE LEARNING ENVIRONMENT WHICH FAVOR OR PRECLUDE CERTAIN MEDIA 4. IDENTIFY ECONOMIC OR ORGANIZATIONAL FACILITATORS WHICH MAY AFFECT THE FEASIBILITY OF CERTAIN MEDIA 15 PRINSIP-PRINSIP MENDESAIN VISUAL A. EMPHASIS B. BALANCE C. CONTRAST D. UNITY E. COLOR F. INTERACTION

16 BEBERAPA KETERAMPILAN DASAR DALAM MEMPRODUKSI BAHAN VISUAL LETTERING (STENCIL, MECHANICAL, PRESS, CUT OUT LETTER) 2. MOUNTING (MT-5, LAMINATING, RUBBER CEMENT) COLOURING PHOTOGRAPHING (HIGH CONTRAST DAN CONTINOUS TONES FILM, REVERSAL DAN NEGATIVE FILM, STILL DAN MOVING PICTURES) 17 LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENETAPKAN TUJUAN PEMBELAJARAN/ KOMPETENSI YANG DIINGINKAN MEMILIH MEDIA YANG TEPAT (MENYESUAIKAN TUJUAN/KOMPETENSI YANG DIINGINKAN DENGAN SIFAT/KARAKTERISTIK MEDIA) MENGEMBANGKAN GARIS BESAR ISI / PESAN PEMBELAJARAN MENYUSUN STORY BOARD (NASKAH) PRODUKSI PROGRAM PROTOTIPE MEDIA UJICOBA PROGRAM PROTOTIPE REVISI PROGRAM MEDIA PEMBELAJARAN 18 CARA PENGGUNAAN MEDIA SECARA SISTEMATIK (MODEL ASSURE) (1) ANALIZE LEARNERS: PELAJARI (ANALISIS) KARAKTER ISTIK SISWA ANDA A. KARAKTERISTIK UMUM: UMUR, KEADAAN KELUARGA, KELAS BERAPA, KONDISI EKONOMI/BUDAYA DSB B. SPECIFIC ENTRY COMPETENCIES: PENGETAHUAN AWAL MEREKA, PREREQUISITE SKILLS / KNOWLEDGE, PRIOR KNOWLEDGE MEREKA 2. STATE OBJECTIVES: APAKAH TUJUAN PEMBELAJARAN (KHUSUS) ATAU KOMPETENCIES YANG INGIN DICAPAI. APAKAH KEMAMPUAN BARU YANG DIINGINKAN SETELAH PEMBELAJARAN SELESAI? RUMUSAN TUJUAN HARUS SESPESIFIK MUNGKIN SELECT METHODS, MEDIA AND MATERIALS: FORMAT MEDIA

YANG DIPILIH TERGANTUNG PADA : INSTRUCTIONAL SETTING (LARGE GROUP, SMALL GROUP, SELF INSTRUCTIONAL), LEARNER VARIABLES (READER, NON READER, AUDITORY PREFERENCE), NATURE OF OBJECTIVE (KOGNITIVE, AFECCTIVE, PSIKOMOTOR)

19 CARA PENGGUNAAN MEDIA SECARA SISTEMATIK (MODEL ASSURE) (2) 4. UTILIZE MEDIA AND MATERIALS : PREVIEW MATERIALS, BERLATIHLAH UNTUK PRESENTASI ANDA, SIAPKAN LINGKUNGANNYA (KELAS, AUDITORIUM, DLL) TERMASUK SARANA DAN SEGALA SESUATUNYA, SIAPKAN SISWA DAN PRESENTASIKAN MEDIA DALAM PEMBELAJARAN ANDA 5. REQUIRE LEARNERS PERFORMANCE (PARTICIPATION): MEMBERI KESEMPATAN SISWA UNTUK MEMPRAKTEKKAN KEMAMPUAN YANG DIAJARKAN. PARTISIPASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN SANGAT PERLU 6. EVALUATE / REVISE 1. EVALUATION OF LEARNER ACHIEVEMENT 2. EVALUATION OF MEDIA AND METHODS 3. EVALUATION OF INSTRUCTIONAL PROCESS