You are on page 1of 2

RINGKASAN

Achmad Tri Candra K2C 007 003, Strategi Peningkatan Kapasitas Fasilitas Dasar Dan Fungsional Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan. (Pembimbing: Abdul Rosyid dan Herry Boesono) Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan sebagai Unit Pelaksana Teknis Departemen Kelautan dan Perikanan yang bertanggung jawab kepada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan dan pengembangan ekonomi perikanan yang berbasis perikanan tangkap, pada gilirannya diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perkembangan ekonomi secara keseluruhan. Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan Mengacu pada tingkat pemanfaatan Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan serta permasalahan operasional, maka diperlukan adanya suatu rencana strategi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang guna mengakomodir berbagai kebutuhan pengguna jasa pelabuhan perikanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi dan tingkat pemanfaatan fasilitas PPN Pekalongan,Mengetahui tingkat pendayagunaan fasilitas dasar dan fungsional di PPN Pekalongan,Menyusun langkah-langkah kebijakan yang terkait dengan upaya peningkatan fungsi dari fasilitas dasar maupun fungsional di PPN Pekalongan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yaitu dengan melakukan pengamatan langsung ke lapangan untuk mengamati aspek-aspek yang mencakup dalam lingkup penelitian untuk menggambarkan secara tepat kondisi empiris pada waktu sekarang. Sementara itu metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu metode yang dilakukan dengan mengambil orang-orang yang terpilih betul oleh peneliti menurut ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh sampel itu. Sementara untuk menganalisis strategi peningkatan kapasitas pelabuhan digunakan metode analisis SWOT. Dari hasil penelitian didapat bahwa Fasilitas-fasilitas yang ada di Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan kondisi fisiknya masih baik dan masih layak dipakai, baik itu fasilitas dasar maupun fungsional. Tingkat pemanfaatan didapatkan bahwa alur pelayaran 110 %, kolam pelabuhan 17 %, dermaga 130%, TPI (selatan) 40 % (utara) 38 % dan TPI Higienis 42,5. Strategi peningkatan kapasitas dapat dilakukan antara lain : Pengerukan sedimentasi dengan perencanaan agar kapal-kapal besar dapat masuk ke PPN Pekalongan, atau dengan membangun pelabuhan lagi yang baru, Meningkatkan lagi mutu ikan yang didaratkan dan memenuhi permintaan ikan di pasar, Meningkatkan keamanan TPI, Membangkitkan kembali kawasan minapolitan.

ABSTRACT Achmad Tri Chandra K2C 007 003, Strategy of Enhancement Basic Facilities and functional capacity of Nusantara Fishery Harbor (PPN) Pekalongan. (Lecturers: Abdul Rosyid and Herry Boesono) Nusantara Fishery Harbor Pekalongan as Technical Implementing Unit of Maritim and Fishery Department has responsible to General Directorate of Fishery Catch that is expected to be the center of economic fishery growth and development based on catched fisheries, in turn, is expected to have an impact on improving the welfare of the community and economic development as a whole. Nusantara Fishery Harbor (PPN) Pekalongan refers to the level of utilization of Nusantara Fishery harbor as well as operational issues, it would require the existence of a short-term strategic, medium and long-term plans in order to accommodate the various needs of service users in fishery harbor. The research aims to identify the condition and facilities utilization rate of PPN Pekalongan, Knowing the level of utilization of basic and functional facilities in PPN Pekalongan, Arranging policy steps related to efforts to increase the function of basic and functional facilities in PPN Pekalongan. The research was conducted using descriptive method that is make observations directly to the field to observe the aspects that include within the scope of research to describe accurately the empirical conditions in the present. Meanwhile, the sampling method is using purposive sampling, a method by taking the people who elected by the researchers according to specific characteristics possessed by the sample. While, to analyze improvement strategy of used harbour capacity is using SWOT analysis. The results obtained that the existing facilities at the Nusantara Fishery Harbor Pekalongan, the physical condition is still good and still proper to use, whether it is basic and functional facilities. The utilization rate is found that the flow of shipping 110%, 17% pool harbor, dock 130%, TPI (south) 40% (northern) 38% and 42.5 Hygienic TPI. Capacity Improvement Strategy can be done by: dredging sediment with planning for big ships in order can enter the PPN Pekalongan, or by building new harbor, Improving the quality of landed fish and fulfill the require of fish in the market, TPI Increasing security, back generating of Minapolitan area.

Key words: Capacity Improvement Strategy, Basic and Functional Facility, Nusantara Fishery Harbor (VAT) Pekalongan.