You are on page 1of 1

Pengaruh Ragam Media Pembelajaran Dan Kecerdasan Intelektual Siswa Terhadap Sri Hartantiningrum Penelitian ini bertujuan untuk

mengetahui: 1) ada tidaknya pengaruh yang signifikan ragam media pembelajaran terhadap prestasi belajar IPA Biologi, 2) ada tidaknya pengaruh yang signifikan kecerdasan intelektual siswa terhadap prestasi belajar IPA Biologi, 3) ada tidaknya interaksi pengaruh yang signifikan antara media pembelajaran dan kecerdasan intelektual siswa terhadap prestasi belajar IPA Biologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Eksperimental. Populasi umum berjumlah 6536 siswa dan diambil populasi target yaitu siswa kelas VII sejumlah 2207 di empat belas sekolah SMP se Sub Rayon 05 Purwantoro. Populasi terukur yang merupakan bagian dari populasi target adalah siswa kelas VII yang memiliki kesetaraan nilai PPDB dari tujuh sekolah sejumlah 1060 siswa.Teknik sampling dengan Multistage Purposive Cluster Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 siswa meliputi 40 siswa kelas VIID SMP Negeri 1 Slogohimo untuk eksperimen pembelajaran bermedia model, 40 siswa kelas VIIC SMP Negeri 4 Purwantoro untuk eksperimen pembelajaran bermedia VCD, dan 40 siswa kelas VIIB SMP Negeri 1 Kismantoro untuk pembelajaran bermedia gambar. Instrumen penelitian ini terdiri dari Tes IQ Standar dan Test Prestasi Belajar IPA Biologi. Hasil uji coba test prestasi belajar dianalisis dengan uji validitas, uji reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Uji validitas tiap butir test dilakukan teknik korelasi Product Moment dari Pearson pada taraf signifikan 5%. Uji reliabilitas instrumen menggunakan teknik Split Half Method dari Spearman Brown. Dengan bantuan program MS Excel diperoleh angka koofisien reliabilitas sebesar 0,883, yang diimpretasikan dalam kelompok kriteria sangat tinggi. Uji Prasyarat analisis terdiri dari uji Normalitas dan uji Homogenitas. Uji normalitas dilakukan dengan Metode Lilliefors. Hasilnya seluruh kelompok data berdistribusi normal. Uji homogenitas menggunakan uji Bartllet. Hasilnya seluruh kelompok data variansi homogen. Teknik analisis data untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini adalah Analisis Variansi Dua Jalan dengan Sel Sama, desain faktorial 3 X 2 dan taraf signifikansi 0.05. Uji lanjut pasca Anava dengan Uji Tukey. Berdasar uji hipotesis dibuktikan (1) Ada pengaruh yang signifikan media pembelajaran terhadap prestasi belajar IPA Biologi (Fobs=19,32 > F tab= 3,09). Uji pasca Anava metode Tukey menunjukkan bahwa media model memiliki pengaruh yang paling signifikan, diikuti media VCD dan Gambar, (2) Ada pengaruh yang signifikan Kecerdasan Intelektual siswa terhadap prestasi belajar IPA Biologi (Fobs = 96,12 > F tab = 3,94). Dari besarnya rataan dibuktikan bahwa siswa yang memiliki Kecerdasan Intelektual (IQ) tinggi lebih baik prestasi belajarnya dari pada siswa yang memiliki Kecerdasan Intelektual (IQ) rendah, (3) Ada interaksi pengaruh yang signifikan antara media pembelajaran dan Kecerdasan Intelektual siswa terhadap prestasi belajar IPA Biologi (Fobs=18,59 > F tab=3,09). Berdasar uji pasca Anava metode Tukey ditunjukkan bahwa secara umum media model memiliki pengaruh signifikan yang paling kuat, diikuti media VCD dan Gambar. Namun bila ditinjau secara khusus pada tingkat IQ rendah, media model sama pengaruhnya dengan media VCD dan dengan media gambar prestasi belajarnya lebih baik. Media model merupakan benda tiga dimensi yang dapat disentuh sehingga dapat membantu realitas. Media VCD merupakan media audio visual dinamis yang dapat diproyeksikan menekankan komunikasi satu arah, Media gambar merupakan media visual diam yang tidak diproyeksikan yang menekankan pengamatan visual .Guru hendaknya mampu menerapkan media pembelajaran yang tepat sesuai karakteristik siswa termasuk kecerdasan intelektualnya. Untuk mengembangkan kemampuan berfikir dan meningkatkan prestasi belajar siswa, guru disarankan mengembangkan penggunan media Model dalam pembelajaran pada materi yang sesuai.

1/1