You are on page 1of 2

ABSTRAK Nama : Tb Mh Idris Kartawijaya Program Studi : Pascasarjana Ilmu Akuntansi Judul : Determinan Kinerja Pelaporan Tanggung Jawab

Sosial dan Lingkungan Perusahaan di Asia Tenggara Dengan menggunakan legitimacy theory penelitian ini bertujuan melihat seberapa besar pengungkapan sosial dan lingkungan yang dilaporkan perusahaan serta determinan yang mendorong tingkat pengungkapan informasi sosial dan lingkungan. 120 Perusahaan sampel dalam penelitian terdapat di kawasan Asia Tenggara, pemilihan kawasan ASEAN dengan pertimbangan utama adanya konvergensi antar perusahaan karena terintegrasi dalam perekonomian ASEAN serta sebagai dampak diferensi kesepakatan FTA ASEAN yang dengan sendirinya tercipta pasar terbuka sehingga masyarakat ditarik untuk lebih mengetahui aktivitas perusahaan. Faktor determinan dikategorikan county differences (sistem hukum dan tingkat pertumbuhan ekonomi) dan firm differences (original ethnic, ukuran perusahaan, tingkat keuntungan, multiple listing dan tingkat hutang). Besarnya tingkat pengungkapan sosial dan lingkungan dihitung dengan metode content analysis terhadap laporan tahunan 2008 yang dipublikasikan dengan mengacu pada index G3 yang dikeluarkan Global Reporting Initiative (GRI). Hasil penelitian memperlihatkan variasi dalam pengungkapan informasi sosial dan lingkungan di masing-masing negara. Faktor sistem hukum, original ethnicity dan tingkat keuntungan berpengaruh signifikan terhadap besarnya pengungkapan sosial dan lingkungan yang dilaporkan perusahaan. Kata kunci: Legitimacy theory, Pengungkapan sosial dan lingkungan, ASEAN, Global reporting initiative

vii
Universitas Indonesia

ABSTRACK Name : Tb Mh Idris Kartawijaya Study Program: Graduate Program In Accounting Title : Determinants of Corporate Social Responsibility and Environmental Reporting Performance in Southeast Asia This study, grounded in legitimacy theory (LT), examines how social and environmental disclosure reports, and company-level determinants that encourage disclosure social and environmental information. Using 120 companies in Southeast Asia, the ASEAN region with a selection of the main considerations of the convergence between companies because it is integrated in the ASEAN economies as well as the impact of the ASEAN FTA diferensi agreement among its members which in itself created an open market so that people drawn to better knowing the company's activities. Determinant factors categorized into the county differences (the legal system and the level of economic growth) and firm differences (ethnic original, size of company, profitability, multiple listing, and leverage). In looking at the size of social and environmental disclosures used content analysis method to the 2008 annual report published by the company refers to the G3 index issued by the Global Reporting Initiative (GRI). The results showed that variations in the disclosure of social and environmental information in each country have a variety of different. Factors legal system, original ethnicity and profitability have a significant effect on the amount of social and environmental disclosure that the company reported. Key words: Legitimacy theory, Corporate social responsibility and environmental, ASEAN, Global reporting initiative

viii
Universitas Indonesia