You are on page 1of 59

Ventilasi Tambang

VENTILASI TAM AN!


FF

A. PENDAHULUAN Dalam teknologi penambangan bawah tanah ada dua masalah pokok yang menjadi kendala pada saat pelaksanaan, yaitu : Segi Mekanika Batuan Apakah sistem tambang bawah tanah yang akan diterapkan dapat ditunjang oleh sistem penyanggaan terhadap bukaan-bukaan di dalam tambang. Apakah masih menguntungkan untuk dilakukan penambangan dengan menggunakan sisitem penyanggaan yang diperlukan. Segi Ventilasi ambang Apakah pada kedalam tambang yang akan dihadapi masih dimungkinkan untuk melakukan pengaturan udara agar penambangan dapat dilaksanakan dengan suasana kerja dan lingkungan kerja yang nyaman.

Apakah jawaban dari kedua masalah diatas adalah ya!, "ika ya, maka dapatlah dimulai membuat ran#angan dari jaringan $entilasi dari tambang tersebut. 1. Fungsi Ventilasi Tambang Ventilasi tambang ber%ungsi untuk : a. Menyediakan dan mengalirkan udara segar kedalam tambang untuk keperluan menyediakan udara segar &oksigen' bagi pernapasan para pekerja dalam tambang dan juga bagi segala proses yang terjadi dalam tambang yang memerlukan oksigen. b. Melarutkan dan membawa keluar dari tambang segala pengotoran dari gasgas yang ada di dalam tambang hingga ter#apai keadaan kandungan gas dalam udara tambang yang memenuhi syarat bagi pernapasan. #. Menyingkirkan debu yang berada dalam aliran $entilasi tambang bawah tanah hingga ambang batas yang diperkenankan. d. Mengatur panas dan kelembaban udara $entilasi tambang bawah tanah sehingga dapat diperoleh suasana ( lingkungan kerja yang nyaman. 2. Prinsip Ventilasi Tambang )ada pengaturan aliran udara dalam $entilasi tambang bawah tanah, berlaku hukum alam bahwa* a. +dara akan mengalir dari kondisi bertemperatur rendah ke temperatur panas. b. +dara akan lebih banyak mengalir melalui jalur-jalur $entilasi yang memberikan tahanan yang lebih ke#il dibandingkan dengan jalur bertahanan yang lebih besar. #. ,ukum-hukum mekanika %luida akan selalu diikuti dalam perhitungan dalam $entilasi tambang.

Diktat Ventilasi ambang ,al. - - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

". Ling#up

a$asan Ventilasi Tambang

Dalam membahas $entilasi tambang akan ter#akup tiga hal yang saling berhubungan, yaitu* a. )engaturan.()engendalian kualitas udara tambang. Dalam hal ini akan dibahas permasalahan persyaratan udara segar yang diperlukan oleh para pekerja bagi perna%asan yang sehat dilihat dari segi kualitas udara &5uality #ontrol'. b. )engaturan(pengendalian kuantitas udara tambang segar yang diperlukan oleh pekerja tambang bawah tanah. Dalam hal ini akan dibahas perhitungan untuk jumlah aliran udara yang diperlukan dalam $entilasi dan pengaturan jaringan $entilasi tambang sampai perhitungan kapasitas dari kipas angin #. )engaturan suhu dan kelembaban udara tambang agar dapat diperoleh lingkungan kerja yang nyaman. Dalam hal ini akan dibahas mengenai penggunaan ilmu yang mempelajari si%at-si%at udara atau psikrometri &psy#hrometry'. Dalam membahas pengaturan $entilasi tambang yang bersi%at mekanis perlu juga dipahami masalah yang berhubungan dengan kemungkinan adanya aliran udara akibat $entilasi alami, yaitu antara aliran udara sebagai akibat perbedaan temperatur yang timbul se#ara alami. %. Pengertian mengenai U&ara Tambang +dara segar normal yang dialirkan pada $entilasi tambang terdiri dari * 6itrogen, 7ksigen, 8arbondioksida, Argon dan 9as-gas lain seperti terlihat pada tabel -. abel -. 8omposisi +dara Segar +nsur 6itrogen &63' 7ksigen &73' 8arbondioksida &173' Argon &Ar', dll )ersen Volume &:' ;<,4/ 34,/. 4.4= 4,/= )ersen Berat &:' ;.,.= 3=,-> 4,4>? -,3<>

Dalam perhitungan $entilasi tambang selalu dianggap bahwa udara segar normal terdiri dari : 6itrogen @ ;/: dan 7ksigen @ 3-: Disamping itu selalu dianggap bahwa udara segar akan selalu mengandung karbondioksida &173' sebesar 4,4=:. Demikian pula perlu diingat bahwa udara dalam $entilasi tambang selalu mengandung uap air dan tidak pernah ada udara yang benar-benar kering. 7leh karena itu akan selalu ada istilah kelembaban udara. . PEN!ENDALIAN 'UALITAS UDA(A TAM AN!
Diktat Ventilasi ambang ,al. 3 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

1. Per$itungan 'eperluan U&ara Segar "enis kegiatan manusia dapat dibeda-bedakan atas : Dalam keadaan istirahat Dalam melakukan kegiatan kerja yang moderat, misalnya kerja kantor Dalam melakukan kegiatan kerja keras, misalnya olah raga atau kerja di tambang.

Atas dasar jenis kegiatan kerja yang dilakukan ini akan diperlukan juga udara segar yang berlainan jumlahnya. Dalam suatu perna%asan terjadi kegiatan menghirup udara segar dan menghembuskan udara hasil perna%asan. Aaju perna%asan per menit dide%inisikan sebagai banyaknya udara dihirup dan dihembuskan per satuan waktu satu menit. Aaju perna%asan ini akan berlainan bagi setiap kegiatan manusia yang berbeda, makin keras kerja yang dilakukan makin besar angka laju perna%asannya. )erlu juga dalam hal ini dide%inisikan arti angka bagi atau nisbah perna%asan &respiratori Buotient' yang dide%iniskan sebagai nisbah antara jumlah karbondioksida yang dihembuskan terhadap jumlah oksigen yang dihirup pada suatu proses perna%asan. )ada manusia yang bekerja keras, angka bagi perna%asan ini &respiratori Buotient' sama dengan satu, yang berarti bahwa jumlah 173 yang dihembuskan sama dengan jumlah 7 3 yang dihirup pada perna%asannya. abel 3 berikut memberikan gambaran mengenai keperluan oksigen pada perna%asan pada tiga jenis kegiatan manusia se#ara umum. abel 3. 8ebutuhan +dara )erna%asan &,artman, -/<3' 8egiatan kerja Aaju )erna%asan )er menit -3 2 -< =4 >4 +dara terhirup per menit dalam in=(menit &-4-> m=(detik' =44-<44 &4,<3-3,-<' 3<44-=?44 &;,?>-/,<=' ?444 &-?,>' 7ksigen ter konsumsi #%m &-4-. m=(detik' 4,4- &4,>;' 4,4; &=,=' 4,-4 &>,;' Angka bagi perna%asan & respiratori Buotient' 4,;. 4,/ -,4

Cstirahat 8erja Moderat 8erja keras

Ada dua #ara perhitungan untuk menentukan jumlah udara yang diperlukan perorang untuk perna%asan, yakni* Atas dasar kebutuhan 73 minimum, yaitu -/,. :. "umlah udara yang dibutuhkan @ 5 #%m

)ada perna%asan, jumlah oksigen akan berkurang sebanyak 4,- #%m * sehingga akan dihasilkan persamaan untuk jumlah oksigen sebagai berikut* )*21 + , )*1 - )*1./ + &8andungan 7ksigen' 2 &"umlah 7ksigen pada perna%asan' @ & 8andungan 7ksigen minimum untuk udara pernapasan ' ," + - 0)*11 0)*21 2 )*1./33 - 4*5 67m 0-"*2 8 1) m"1&eti#3 Atas dasar kandungan 173 maksimum, yaitu 4,. :.
Diktat Ventilasi ambang ,al. = - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

Dengan harga angka bagi perna%asan @ -,4 * maka jumlah 17 3 pada perna%asan akan bertambah sebanyak -,4 D 4,- @ 4,- #%m. Dengan demikian akan didapat persamaan : )*)))" + 9 )*1 - )*))/ + &8andungan 173 dlm udara normal' 2 & "umlah 173@ & kandungan 17 3 maksimum hasil perna%asan' dalam udara'

+ - 0)*110)*))/ 2 )*)))"33 - 21*" 67m 0- )*)1 m"1&eti#3 Dari kedua #ara perhitungan tadi, yaitu atas kandungan oksigen minimum -/,. : dalam udara perna%asan dan kandungan maksimum karbon dioksida sebesar 4,. : dalam udara untuk perna%asan, diperoleh angka kebutuhan udara segar bagi perna%asan seseorang sebesar ?,; #%m dan 3-,= #%m. Dalam hal ini tentunya angka 3-,= #%m yang digunakan sebagai angka kebutuhan seseorang untuk perna%asan. Dalam meran#ang kebutuhan udara untuk $entilasi tambang digunakan angka kurang lebih sepuluh kali lebih besar, yaitu 344 #%m per orang & @ 4,m=(detik per orang' a. 'an&ungan :#sigen Dalam U&ara 7ksigen merupakan unsur yang sangat diperlukan untuk kehidupan manusia. )ada perna%asannya, manusia akan menghirup oksigen, yang kemudian bereaksi dengan butir darah &haemoglobine' menjadi oksihaemoglobin yang akan mendukung kehidupan. Dalam udara normal, kandungan oksigen adalah 3- : dan udara dianggap layak untuk suatu perna%asan apabila kandungan oksigen tidak boleh kurang dari -/,. :. Banyak proses-proses dalam alam yang dapat menyebabkan pengurangan kandungan oksigen dalam udara* terutama untuk udara tambang bawah tanah. )eristiwa oksidasi, pembakaran pada mesin bakar dan perna%asan oleh manusia merupakan #ontoh dari proses kandungan pengurangan oksigen . 8andungan oksigen dalam udara juga akan berkurang pada keadaan ketinggian &altitude' yang makin tinggi. 8ekurangnan oksigen dalam udara yang digunakan bagi perna%asan akan berpengaruh terhadap keadaan %isiologi manusia, seperti diperlihatkan pada tabel = berikut* b. !as,!as Peng;t;r Ada beberapa ma#am gas pengotor dalam udara tambang bawah tanah. 9as-gas ini berasal baik dari proses-proses yang terjadi dalam tambang maupun berasal dari batuan ataupun bahan galiannya. abel = )engaruh 8ekurangan 7ksigen 8andungan 73
Diktat Ventilasi ambang ,al. > - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

)engaruh
1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

Di +dara -; : -. : -= : /: ;: ?:

Aaju pernapasan meningkat &ekui$alen dengan ketinggian -?44 m' erasa pusing, suara mendesing dalam telinga dan jantung berdetak #epat 8ehilangan kesadaran )u#at dan jatuh pingsan Sangat membahayakan kehidupan 8ejang-kejang dan kematian

Mesin-mesin yang digunakan dalam tambang misalnya merupakan salah satu sumber dari gas pengotor. Demikian juga proses peledakan yang diterapkan dalam tambang untuk pemberaian dapat merupakan sumber gas pengotor. Dalam tambang batubara, gas methan &1, >' merupakan gas yang selalu ada dalam lapisan batubara. 9as-gas pengotor yang terdapat dalam tambang bawah tanah tersebut, ada yang beri%at gas ra#un, yakni* gas yang bereaksi dengan darah dan dapat menyebabkan kematian. Dapat juga gas pengotor ini menyebabkan bahaya, baik terhadap kehidupan manusia maupun dapat menyebabkan peledakan. abel > menunjukan berma#am gas yang dapat berada dalam tambang bawah tanah. 13 'arb;n&i;#si&a 0<:23 9as ini tidak berwarna dan tidak berbau dan tidak mendukung nyala api dan bukan merupakan gas ra#un. 9as ini lebih berat dari pada udara, karenanya selalu terdapat pada bagian bawah dari suatu jalan udara. Dalam udara normal kandungan 17 3 adalah 4,4= :. Dalam tambang bawah tanah sering terkumpul pada bagian bekas-bekas penambangan terutama yang tidak terkena aliran $entilasi, juga pada dasar sumur-sumur tua. Sumber dari 17 3 berasal dari hasil pembakaran, hasil peledakan atau dari lapisan batuan dan dari hasil perna%asan manusia. )ada kandungan 173 @ 4,. : laju perna%asan manusia mulai meningkat, pada kandungan 173 @ = : laju perna%asan menjadi dua kali lipat dari keadaan normal, dan pada kandungan 17 3 @ . : laju perna%asan meningkat tiga kali lipat dan pada 17 3 @ -4 : manusia hanya dapat bertahan beberapa menit. 8ombinasi 17 3 dan udara biasa disebut dengan =blacdamp>. 23 Met$an 0<H%3 9as methan ini merupakan gas yang selalu berada dalam tambang batubara dan sering merupakan sumber dari suatu peledakan tambang. 1ampuran gas methan dengan udara disebut Firedamp. Apabila kandungan methan dalam udara tambang bawah tanah men#apai - : maka seluruh hubungan mesin listrik harus dimatikan. 9as ini mempunyai berat jenis yang lebih ke#il dari pada udara dan karenanya selalu berada pada bagian atas dari jalan udara. Methan merupakan gas yang tidak bera#un, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa. )ada saat proses pembatubaraan terjadi maka gas methan terbentuk bersama-sama dengan gas karbondioksida. 9as methan ini akan tetap berada dalam lapisan batubara selama tidak ada perubahan tekanan padanya. erbebasnya
Diktat Ventilasi ambang ,al. . - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

gas methan dari suatu lapisan batubara dapat dinyatakan dalam suatu $olume per satuan luas lapisan batubara, tetapi dapat juga dinyatakan dalam satuan $olume per satuan waktu. erhadap kandungan gas methan yang masih terperangkap dalam suatu lapisan batubara dapat dilakukan penyedotan dari gas methan tersebut dengan pompa untuk diman%aatkan. )royek ini dikenal dengan nama seam methane drainage. "3 'arb;n M;n;#si&a 0<:3 9as karbon monoksida merupakan gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa, dapat terbakar dan sangat bera#un. 9as ini banyak dihasilkan pada saat terjadi kebakaran pada tambang bawah tanah dan menyebabkan tingkat kematian yang tinggi. 9as ini mempunyai a%initas yang tinggi terhadap haemoglobin darah, sehingga sedikit saja kandungan gas 17 dalam udara akan segera bersenyawa dengan butir-butir haemoglobin &17,b' yang akan mera#uni tubuh lewat darah. A%initas 17 terhadap haemoglobin menurut penelitian &0orbes and 9ro$e, -/.>' mempunyai kekuatan =44 kali lebih besar dari pada oksigen dengan haemoglobin. 9as 17 dihasilkan dari hasil pembakaran, operasi motor bakar, proses peledakan dan oksidasi lapisan batubara. 8arbon monoksida merupakan gas bera#un yang sangat mematikan karena si%atnya yang kumulati%, seperti terlihat pada gambar -. Misalnya gas 17 pada kandungan 4,4> : dalam udara apabila terhirup selama satu jam baru memberikan sedikit perasaan tidak enak, namun dalam waktu 3 jam dapat menyebabkan rasa pusing dan setelah = jam akan menyebabkan pingsan( tidak sadarkan diri dan pada waktu lewat . jam dapat menyebabkan kematian. 8andungan 17 sering juga dinyatakan dalam ppm &part per milion'. Sumber 17 yang sering menyebabkan kematian adalah gas buangan dari mobil dan kadangkadang juga gas pemanas air. 9as 17 mempunyai berat jenis 4,/?;3 sehingga selalu terapung dalam udara.

9ambar -. )engaruh Ea#un 9as 17 Sebagai 0ungsi Faktu %3 Hi&r;gen Sul7i&a 0H2S3 9as ini sering disebut juga stinkdamp &gas busuk' karena baunya seperti bau telur busuk. 9as ini tidak berwarna, merupkan gas ra#un dan dapat meledak, merupakan hasil dekomposisi dari senyawa belerang. 9as ini mempunyai berat jenis yang sedikit lebih berat dari
Diktat Ventilasi ambang ,al. ? - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

udara. Merupakan gas yang sangat bera#un dengan ambang batas & AVFA' sebesar -4 ppm pada waktu selama < jam terdedah &eDposed' dan untuk waktu singkat & AV-S GA' adalah -. ppm. Falaupun gas , 3S mempunyai bau yang sangat jelas, namun kepekaan terhadap bau ini akan dapat rusak akibat reaksi gas , 3S terhadap syara% pen#iuman. )ada kandungan ,3S @ 4,4- : untuk selama waktu -. menit, maka kepekaan manusia akan bau ini sudah akan hilang. /3 Sul7ur Di;#si&a 0S:23 Sul%ur dioksida merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak bisa terbakar. Merupakan gas ra#un yag terjadi apabila ada senyawa belerang yang terbakar. Aebih berat dari pada udara, dan akan sangat membantu pada mata, hidung dan tenggorokan. ,arga ambang batas ditetapkan pada keadaan gas @ 3 ppm & AV- FA' atau pada waktu terdedah yang singkat & AV-S GA' @ . ppm. 43 Nitr;gen :#si&a N:?3 9as nitrogen oksida sebenarnya merupakan gas yang HinertI, namun pada keadaan tekanan tertentu dapat teroksidasi dan dapat menghasilkan gas yang sangat bera#un. erbentuknya dalam tambang bawah tanah sebagai hasil peledakan dan gas buang dari motor bakar. 673 merupakan gas yang lebih sering terdapat dalam tambang dan merupakan gas ra#un. ,arga ambang batas ditetapkan . ppm, baik untuk waktu terdedah singkat maupun untuk waktu < jam kerja. 7ksida notrogen yang merupakan gas ra#un ini akan bersenyawa dengan kandungan air dalam udara membentuk asam nitrat, yang dapat merusak paru-paru apabila terhirup oleh manusia. 53 !as Peng;t;r Lain 9as yang dapat dikelompokkan dalam gas pengotor lain adalah gas ,idrogen yang dapat berasal dari proses pengisian aki &battery' dan gas-gas yang biasa terdapat pada tambang bahan galian radioakti% seperti gas radon. 6. Pengen&alian !as,!as Tambang Beberapa #ara pengendalian berikut ini dapat dilakukan terhadap pengotor gas pada tambang bawah tanah : -' )en#egahan &)re$entation' a' Menerapkan prosedur peledakan yang benar b' )erawatan dari motor-motor bakar yang baik #' )en#egahan terhadap adanya api 3' )emindahan &Eemo$al' a' )enyaliran &drainage' gas sebelum penambangan b' )enggunaan $entilasi isap lokal dengan kipas abel > Si%at Berma#am 9as 6ama Sim Bol Berat "enis +dara Si%at %isik )engaruh Sumber +tama Amban Amb 8isar g batas ang ledak A+bata
1opyright 2 34--

Diktat Ventilasi ambang ,al. ; - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

Ventilasi Tambang

@-

FA &:' dk berwarna Bukan tdk berbau,tdk ra#un tdk ada rasa berbahay a dk Bukan berwarna, Ea#un tdk tapi berbau,tdk Menyesak ada rasa kan dk Sesak berwarna, na%as tdk berkering berbau,rasa at agak asam dk Menyesak berwarna, kan na%as tdk dapat berbau,tdk meledak ada rasa dk Ea#un berwarna, dapat tdk meledak berbau,tdk ada rasa dk Ea#un berwarna, dapat bau telur meledak busuk, rasa asam dk Ea#un berwarna, bau mangganggu , rasa asam Bau tajam, Ea#un warna #oklat, rasa pahit dk Dapat berwarna, meledak tdk berbau,tdk ada rasa Eadio akti% +dara normal

s A+1 &:'

7ksigen

73

-,-4. ? 4,/?; =

6itrgen

63

+dara normal lapisan

8arbon 173 -,.3/ Dioksida -

)erna%asan,la pisan,motor bakar,peledak an Aapisan, motor bakar, peledakan

4,.

Methan

1,> 4,..> .

.2 -.

8arbon Monoksid a

17

4,/?; 3

6yala 4,44. api,peledakan ,motor bakar, oksidasi Aapisan air tanah,pele dakan )embakaran sul%ida,motor bakar )eledakan,m otor bakar Air pada api,panas bateray lapisan CFA ! 4,44-

-3.. 2 ;>

,idrogen ,3S -,-/sul%ida 3

>2 >>

Sul%ur S73 3,3?= Dioksida ?

4,444 .

6itrogen 673 -,.</ 7ksida 637 . ,idrogen ,3 4,4?/ .

4,4 44. >2 ;>

Eadon

EA

;,??.

=' Absorpsi &Absorption' a' )enggunaan reaksi kimia terhadap gas yang keluar dari mesin b' )elarutan dengan per#ikan air terhadap gas hasil peledakan >' Csolasi &Csolation' a' Memberi batas sekat terhadap daerah kerja yang terbakar
Diktat Ventilasi ambang ,al. < - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

b' )enggunaan waktu-waktu peledakan pada saat pergantian gilir atau waktu-waktu tertentu .' )elarutan a' )elarutan lokal dengan menggunakan $entilasi lokal b' )elarutan dengan aliran udara utama Biasanya #ara pelarutan akan memberikan hasil baik, tetapi sering beberapa #ara tersebut dilakukan bersama-sama. "umlah udara segar yang diperlukan untuk mengen#erkan suatu masukan gas sampai pada nilai MA1 adalah: + - 0+g1 0MA<3 2 Dimana * 5g B 3 2 +g

@ masukan gas pengotor @ konsentrasi gas dalam udara normal

1ontoh.: Suatu masukan gas pengotor dengan laju -4 #%m memasuki suatu ruang kerja. Apabila MA1 @ -4 : maka banyaknya udara segar yang diperlukan adalah: + - 01) 1 0)*1,)33 , 1) - 1)) 2 1) - .) 67m &. 'ara#teristi# Debu* Sumber &an <ara Penanganann@a -' )erilaku Dinamik )artikel Debu Debu yang dihasilkan dalam operasi tambang bawah tanah dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi para pekerjanya. )artikel debu yang sering dijumpai di alam biasanya terdiri dari partikel-partikel yang berukuran lebih besar dari pada >4 mikron. Sedangkan partikel terke#il yang dapat dilihat melalui mikroskop adalah 4,3. mikron. 8urang lebih <4 : debu hasil dari operasi tambang mempunyai ukuran partikel sekitar dibawah - mikron. )artikel debu, baik yang dapat menimbulkan e%ek patologis atau terbakar, umumnya berukuran lebih ke#il dari -4 mikron. Sedangkan partikel debu yang lebih ke#il dari . mikron diklasi%ikasikan sebagai debu yang terhisap &respirable dust'. )artikel debu dengan ukuran lebih besar dari -4 mikron sangat sulit untuk tersuspensi di udara dalam waktu yang lama, ke#uali ke#epatan aliran udara sangat tinggi. Sedangkan partikel debu yang sering dijumpai di tambang bahwah tanah mempunyai ukuran rata-rata antara 4,. 2 = mikron. )artikel debu dengan ukuran dibawah -4 mikron, yang berbahaya bagi kesehatan, tidak mempunyai inertia sehingga akan tersuspensi di aliran udara. 7leh karenanya kontrol debu selalu berhubungan dengan debu yang berukuran tersebut. 3' 8lasi%ikasi Debu 8lasi%ikasi debu pada dasarnya dapat dibedakan menurut tingkat bahaya terhadap %isiologis dan kemampuledakannya. Berikut ini adalah klasi%ikasi yang diurut menurut menurunnya tingkat bahaya. a' Debu 0ibrogenik &berbahaya terhadap perna%asan'* &-' Silika &kuarsa dan #hert'
Diktat Ventilasi ambang ,al. / - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

&3' &=' &>' &.' &?' &;'

Silikat &asbestos, talk mika dan silimanit' Metal %umes( asap logam Bijih timah Bijih besi &beberapa' 8arborondum Batubara &antrhra#ite dan bituminous'

b' Debu 8arsinogenik &-' 8elompok Eadon &3' Asbestos &=' Arsenik #' Debu Ea#un &ra#un terhadap organ tubuh dan jaringan(tissues' &-' Bijih berilium &3' Arsenik &=' imah hitam &>' +ranium &.' Eadium &?' orium &;' 8romium &<' Vanadium &/' Air raksa &-4' 8admium &--' Antimoni &-3' Selenium &-=' Mangan &->' ungsten &-.' 6ikel &-?' )erak &khusus oksida dan karbonat' d) Debu Eadioakti% &membahayakan karena radiasi sinar alpha dan sinar betha &-' Bijih uranium &3' Eadium &=' orium e' Debu Aedak &terbakar diudara' &-' Debu logam &magnesium, aluminium, seng, timah, dan besi' &3' Batubara &bituminuous dan lignit' &=' Bijih sul%ida &>' Debu organik %' Debu pengganggu &sedikit mengganggu' &-' 9ipsum &3' 8aolin &=' 9amping

g' Debu inert &tidak membahayakan' - idak ada "3 E7e# Fisi;l;gis &ari Debu Fibr;geni# )engaruh buruk dari debu %ibrogenik dapat dipahami bila komponen dan %ungsi dari sistem perna%asan diketahui dengan baik.
Diktat Ventilasi ambang ,al. -4 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

"alur dari lubang dan mulut terus berhubungan dengan tra#hea di dalam tenggorokan yang selanjutnya ke bron#hial. "alur ini mengalirkan udara ke paru-paru bagian kiri dan kanan. 8emudian masing-masing ber#abang lagi ke jalur-jalur ke#il, yaitu bron#hioli. )ada ujung bron#hioli terdapat kantung-kantung al$eoli dimana terjadi oksiginasi darah. Sistem perna%asan manusia dilengkapi dengan sistem perlindungan terhadap debu. Eambut(bulu hidung akan menyaring partikel debu yang besar &J . 2 -4 m'. KMu#ous membran#eI yang melapisi hidung dan tenggorokan juga akan menangkap debu. Selanjutnya di dalam tra#hea dan bron#hi, sejenis rambut(bulu akan menahan partikel debu berukuran &. 2 -4 m'. dapat dikatakan tidak ada debu berukuran J - yang masuk ke a$eoli. %3 Pen@a#it Perna7asan Debu dapat menyebabkan penyakit perna%asan %ibrous dan non %ibrous atau disebut juga pnemo#oniosis. 6ama-nama jenis penyakit sejenis ini dan jenis debu penyebabnya antara lain sebagai berikut* a' b' #' d' e' %' Sili#osis 2 akibat silika bebas Sili#otuber#ulosis 2 komplikasi tuberkolosis ooleh silika Asbestosis 2 akibat asbestos Sili#atosis - akibat silika lain Siderosis 2 akibat bijih besi )ekerja tambang batubara bawah tanah 2 pneumo#oniosis &bla#klung' 2 atau anthra#osilosis 2 akibat batubara baik bituminous maupun anthra#ite.

Lang paling serius dari kesemua jenis penyakit itu adalah sili#osis. Sedangkan debu yang dianggap sangat berbahaya dan dapat menimbulkan penyakit kanker adalah: 1ro#idolite &asbestos' 8eluarnga radon &kanker paru-paru' 1hrysotile &asbestos' Arseni#. /3 Fa#t;r,Fa#t;r Aang Menentu#an 'eba$a@aan Debu 'epa&a Manusia ingkat bahaya debu pada kesehatan dipengaruhi oleh beberapa %aktor antara lain * komposisi debu, kosentrasi, ukuran partikel, lamanya waktu berhubungan, dan kemampuan indi$idual. a' 8omposisi Debu Ditinjau dari tingkat bahaya yang dapat ditimbulkan komposisi mineralogi debu lebih penting dibandingkan komposisi kimiawi atau si%at %isiknya. Sebagai #ontoh silika bebas memiliki akti$itas kimia yang lebih besar di dalam paru-paru dibandingkan silika #ampuran. 6amun pada kasus asbestos, e%ek mekanik lebih penting, sedangkan untuk debu bera#un, kelarutan merupakan %aktor penting. b' 8onsentrasi 8onsentrasi debu di udara dapat dinyatakan dengan dua #ara yaitu: atas dasar jumlah : satuan @ mpp#% &million o% parti#les per #ubi# %oot' @ pp## &parti#les per #ubi# #entimeter'

Diktat Ventilasi ambang ,al. -- - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

atas dasar berat : satuan

@ mg(m=.

0aktor konsentrasi merupakan %aktor terpenting kedua setelah komposisi. Se#ara umum debu dapat membahayakan paruparu jika konsentrasinya lebih besar dari 4,. mg(m =. +ntuk debu-debu bera#un radioakti% konsentrasi yang lebih ke#il pun dapat membahayakan. #' +kuran )artikel Debu berukuran haslus &M . m' merupakan debu yang paling berbahaya karena luas permukaannya besar, dengan demikian akti$itas kimianya pun besar. Selain itu debu halus tergolong debu yang dapat dihirup &respirable dust' karena mungkin tersuspensi di udara. d' Aamanya Faktu erdedah &eDposed time' )enyakit akibat debu umumnya timbul setelah seseorang bekerja di lingkungan yang berdebu untuk suatu jangka waktu yang #ukup lama. Faktu rata-rata perkembangan penyakit sili#osis berkisar antara 34 sampai =4 tahun. e' 8emampuan Cndi$idual 0aktor kemampuan indi$idu terhadap bahaya debu sampai saat ini merupakan %aktor yang belum dapat dikuanti%ikasi. Dapat disimpulkan bahwa penyakit akibat debu atau Hpneumo#oniosisI dipengaruhi oleh kombinasi dari kelima %aktor diatas. ,ubungan antara kelima %aktor di atas dapat dilihat pada gambar 3 berikut*

9ambar 3. ,ubungan Antara 8onsentrasi Eata-Eata Debu Dan Aamanya Faktu Berhubungan erhadap 9ejala H)neumo#oniosisI &,artman,-/<3' <. PEN!ENDALIAN 'UANTITAS UDA(A )engendalian kuantitas berkaitan dengan beberapa masalah seperti, perpindahan udara, arah aliran, dan jumlah aliran udara. Dalam pengendalian kualitas udara tambang baik se#ara kimia atau %isik, udara segar perlu dipasok dan pengotor seperti debu, gas, panas, dan udara lembab harus dikeluarkan oleh sistem $entilasi.
Diktat Ventilasi ambang ,al. -3 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

Dengan memperhatikan beberapa %aktor tersebut diatas, maka kebutuhan udara segar di tambang bawah tanah kadang-kadang lebih besar dari pada 344 #%m(orang atau bahkan hingga 3.444 #%m(orang. 8ondisi tambang bawah tanah saat ini sudah banyak yang menyediakan aliran udara untuk sebanyak -4 2 34 ton udara segar per ton mineral tertambang. 1. Peruba$an Energi Di Dalam Aliran Flui&a Ventilasi tambang biasanya merupakan suatu #ontoh aliran tunak &steady', artinya tidak ada satupun $ariabelnya yang merupakan %ungsi waktu. Salah satu tujuan dari perhitungan $entilasi tambang adalah penentuan kuantitas udara dan rugi-rugi, yang keduanya dihitung berdasarkan perbedaan energi. ,ukum konser$asi energi menyatakan bahwa energi total di dalam suatu sistem adalah tetap, walaupun energi tersebut dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.

9ambar = Sistem Aliran 0luida )erhatikan gambar =, dimana* Gnergi total - @ energi total 3 N kehilangan energi Atau* Gnergi masuk sistem @ energi keluar sistem "adi didapat persamaan yang disebut persamaan Bernouli : &)-(w' N &V-3(3g' N & P-' @ &)3(w' N &V33(3g' N & P3' N ,l O O .. O .. O O &3' O O O O O O .. &-'

Dimana : &)(w' @ energi statik (head statik &V3(3g' @ energi ke#epatan (head ke#epatan P @ energi potensial (head potensial ,l @ energi kehilangan (head kehilangan Setiap suku dalam persamaan diatas pada dasarnya adalah energi spesi%ik dalam satuan %t. lb(lb atau %t. 8arena %t adalah ukuran head %luida, maka suku-suku tersebut dapat dinyatakan sebagai Hpresure headI atau HheadI saja. Sehingga persamaan &-' dapat ditulis menjadi : ,t- @ ,t3 N ,l O O O O O O O O O O O O O O &='
Diktat Ventilasi ambang ,al. -= - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Dan )ersamaan &3' menjadi : ,s- N ,$- N ,Q- @ ,s3 N ,$3 N ,Q= N ,lO O O O O O O O Dimana * ,s ,$ ,Q @ head statik @ head ke#epatan @ head potensial &>'

Gnergi potensial dapat dihitung dengan #ara memasukkan besaran perbedaan tinggi, yakni* ) @ w- ,- @ w3 ,3 Dimana : )@ tekanan, dalam )a atau lbs(sB.%t. F@ bobor isi udara, dalam kg(m= atau lbs(#u%t. , @ head, dalam m atau %t. Dengan bobot isi air @ ?3,> lb(%t =, pengaruh berda tinggi untuk kolom - in#i air pada kondisi udara standar adalah : ,- @ &w3 ,3( w-' @ &&?3,> lb(%t ='&- in'( &4,4;.4 lb(%t ='' @ .=3 in @ ?/,= %t udara "adi untuk udara diatas permukaan air laut, suatu kenaikan ele$asi sebesar ?/,= %t akan menaikkan head potensial ,Q sebesar - in dan sebagai kompensasinya head statik akan turun juga sebesar - in. Dalam praktek, kon$ersi sebesar ;4 %t udara ekui$alen dengan - in air. "ika head potensial &,Q' diperhitungkan dalam persamaan &>' maka head statik dinyatakan dalam tekanan gauge. 7leh karena itu head statik diukur dari datum tertentu. 9ambar > menunjukkan perhitungan energi aliran udara untuk susunan saluran udara yang diletakkan se#ara mendatar dan tegak. +ntuk posisi mendatar : , , ,
3 -

@ ,s- N ,$- N ,Q@ ,s3 N ,$3 N ,Q3 @ , 3 N ,A

Dengan menggunakan tekanan absolut : &> N >4<' N - N 4 @ & - N >4< ' N - N 4 N = >-= @ >-= Dengan tekanan gage : >N-N4 @ -N-N4N= . @ .
Diktat Ventilasi ambang ,al. -> - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

9ambar > Susunan Saluran +dara Mendatar dan egak +ntuk posisi tegak : ,
-

@ ,

N ,A

Dengan tekanan absolut : &> N >4<' N - N 4 @ &- N >4; ' N - N - N = >-= @ >-= Dengan tekanan gage : >N-N4 -N-N-N= . ? )erhitungan dengan tekanan gage salah karena tidak mempertimbangkan perubahan datum yang terjadi karena perubahan ele$asi. )ada prakteknya penggunaan tekanan absolut dalam perhitungan $entilasi membuat rumit. 7leh karena itu diterapkan kon$ensi penggunaan tekanan gage sebagai basis perhitungan dengan #ara menghilangkan , Q dalam semua perhitungan. Dengan demikian persamaan energi yang disederhanakan menjadi : ,t- @ ,t3 N ,A ,s- N ,$- @ ,s3 N ,$3 N ,A .. O O O O O O O O O O &.'

)ersamaan ini berlaku selama pengukuran dan perhitungan head statik didasarkan pada tekanan gage. 6amun persamaan tersebut tidak berlaku untuk $entilasi alam dimana ,Q tidak bisa diabaikan. 2. Prinsip Pengaliran U&ara Serta 'ebutu$an U&ara Tambang 2 3 a. ,ead Aos Aliran udara terjadi karena adanya perbedaan tekanan yang ditimbulkan antar dua titik dalam sistem. Gnergi yang diberikan untuk
Diktat Ventilasi ambang ,al. -. - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

mendapatkan aliran yang tunak &steady', digunakan untuk perbedaan tekanan dan mengatasi kehilangan aliran &,A'.

menimbulkan

,ead los dalam aliran udara %luida dibagi atas dua komponen, yaitu : H%ri#tion loss &,%'I dan Hsho#k loss &,D'I. Dengan demikian head loss adalah: ,A @ ,% N ,D O O O O O O O O O O OO O O &?'

0ri#tion loss menggambarkan head loss pada aliran yang linear melalui saluran dengan luas penampang yang tetap. Sedangkan sho#k loss adalah kehilangan head yang dihasilkan dari perubahan aliran atau luas penampang dari saluran, juga dapat terjadi pada inlet atau titik keluaran dari sistem, belokan atau per#abangan, dan halangan-halangan yang terdapat pada saluran. b. Mine ,ead +ntuk menentukan jumlah aliran udara yang harus disediakan untuk mengatasi kehilangan head &head losses' dan menghasilkan aliran yang diinginkan, diperlukan penjumlahan dari semua kehilangan energi aliran. )ada suatu sistem $entilasi tambang dengan satu mesin angin dan satu saluran keluar, komulati% pemakaian energi disebut Hmine headI, yaitu perbedaan tekanan yang harus ditimbulkan untuk menyediakan sejumlah tertentu udara ke dalam tambang. -' Mine statik head &mine ,s' Merupakan energi yang dipakai dalam sistem $entilasi untuk mengatasi seluruh kehilangan head aliran. ,al ini sudah termasuk semua kehilangan dalam head loss yang terjadi antara titik masuk dan keluaran sistem dan diberikan dalam bentuk persamaan: Mine ,s @ ,A @ &,% N ,D' 3' Mine $elo#ity head &mine ,$' Dinyatakan sebagai $elo#ity head pada titik keluaran sistem. Velo#ity head akan berubah dengan adanya luas penampang dan jumlah saluran dan hanya merupakan %ungsi dari bobot iisi udara dan ke#epatan aliran udara. "adi bukan merupakan suatu head loss komulati%, namun untuk suatu sistem merupakan kehilangan, karena energi kinetik dari udara dilepaskan ke atmos%er. =' Mine total head &mine , ' Merupakan jumlah keseluruhan kehilangan energi dalam sistem $entilasi. Se#ara matematis, merupakan jumlah dari mine statik &, s' dan $elo#ity head &,$', yaitu : Mine , @ mine ,s N mine ,$ ". !ra&ien Te#anan 0!ra&ien Hi&r;li#3 )enampilan berbagai komponen head dari persamaan umum energi se#ara gra%is dapat menjelaskan gradien tekanan. 9ambar . menunjukkan gradien tekanan untuk suatu sistem aliran udara sederhana. ampak dari gambar tersebut bahwa ada = gradien yang jelas, yaitu : ele$asi, statik N ele$asi &termasuk tekanan atmos%er' dan head total. Dalam $entilasi tambang, hanya gradien tekanan statik dan total yang di plot. G%ek ele$asi dapat diabaikan dan datum yang digunakan paralel dengan garis tekanan barometrik.
Diktat Ventilasi ambang ,al. -? - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

)engaliran udara melalui sistem tekan &boeling' dilakukan dengan meletakkan sumber penekan udara di lubang masuk dan menaikkan tekanan udara tambang hingga diatas tekanan atmos%er &lihat gambar ?'. )ada gambar ? tampak bahwa perubahan tekanan ditunjukkan oleh head ke#epatan &,$', head gesek &,%', subskrip a, b, #, menggambarkan posisi saluran, sedangkan subskrip d, e, dan % masing-masing mewakili kondisi sho#k losses akibat pengembangan, penyempitan, dan pengeluaran. )erlu diperhatikan bahwa pada sistem ini semua head positi% ke#uali pada bagian masuk.

9ambar . 9radien ekanan +ntuk Sistem Aliran +dara Sederhana

9ambar ? 9radien ekanan )ada Sistem Ventilasi ekan +ntuk menggambarkan sistem gradien tekanan perlu memperhatikan beberapa hal berikut : ,ead tekanan total selalu nol pada bagian masuk sistem, tetapi positi% dan sama dengan head ke#epatan di bagian keluar. ,ead keamanan statik selalu negati% dan sama dengan head ke#epatan pada bagian masuk tetapi nol pada bagian keluar. ,ead total pada setiap titik digambarkan dahulu, dan head statik berikutnya yang sama dengan pengurangan head total terhadap head ke#epatan. Bila sumber tekanan aliran udara ditempatkan pada bagian keluar disebut sistem $entilasi eDhaust. )enggambarannya dilakukan sama dengan sistem tekan, ke#uali bahwa bagian masuk dianggap sebagai titik mula &lihat gambar ;'.

Diktat Ventilasi ambang ,al. -; - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

)ada sistem HboosterI, sumber pembuat tekanan &%an' diletakkan antara bagian masuk dan bagian keluar. +mumnya %an akan menerima udara di bawah tekanan atmos%er dan mengeluarkan di atas tekanan atmos%er &lihat gambar <'.

9ambar ; 9radien ekanan Sistem Ventilasi GDhaust

9ambar < 9radien ekanan )ada Sistem HBoosterI %. 'ea&aan Aliran U&ara Di Dalam Lubang u#aan

Dalam sistem aliran %luida akan selalu ditemui keadaan aliran : laminer, entermediate dan turbulent. 8riteria yang dipakai untuk menentukan keadaan aliran adalah bilangan Eeynold &6Ee'. Bilangan Eeynold untuk aliran laminer adalah 3444 dan untuk turbulent di atas >444. 6Ee @ & D V '(& ' @ & D V ' ( &' O O O O O O OO O O O &;' Dimana:
Diktat Ventilasi ambang ,al. -< - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

D V

@ rapat massa %luida &lb.det 3(%t> atau kg(m=' @ $iskositas kinematik &%t3(detik atau m=(detik' @ $iskositas absolut &@ * lb detik(%t 3 atau a.detik' @ diameter saluran %luida &%t atau m' @ ke#epatan aliran %luida &%t(detik'

+ntuk udara pada temperatur normal @ -.? D -4-> %t3(detik atau ->.< D -4 -? m3(detik. Maka: 6Ee @ ?.3.4 DV atau, 6Ee @ ?;.3<4 DV untuk SC Dengan menganggap bahwa batas bawah aliran turbulent dinyatakan dengan 6Ee @ >.444, maka ke#epatan kritis dari suatu dimensi saluran %luida dapat ditentukan dengan : V# @ &?4 6Ee'( ?.3.4 D @ &?4'&>444'( &?.3.4 D' @ =<,> ( D &%pm' Atau kira-kira V# >4 ( D Aliran turbulen hampir selalu terjadi pada lubang bukaan tambang bawah tanah. )ipa saluran udara dengan diameter lebih ke#il - %t jarang dipakai di tambang, oleh karena itu ke#epatan di atas >4 %pm selalu menghasilkan aliran turbulent. Distribusi ke#epatan dan bilangan Eeynold didalam suatu saluran bulat ditunjukkan pada gambar / berikut.

9ambar / Distribusi 8e#epatan Aliran Di Dalam Aubang Bulat 8e#epatan maksimum terjadi pada pusat lubang, tetapi bilangan Eeynoldnya berbeda-beda. Lang paling penting untuk $entilasi adalah ke#epatan rata-rata, karena itu pengukuran ke#epatan pada garis sumbu saja tidak #ukup. 8arena bilangan Eeynold di dalam suatu sistem $entilasi tambang biasanya lebih besar dari pada -4.444, ke#epatan rata-rata seringnya dapat dinyatakan sebagai berikut : V @ 4.< VmaD. /. Per$itungan Hea& L;ss

Diktat Ventilasi ambang ,al. -/ - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

,ead loss terjadi karena adanya aliran udara akibat ke#epatan &,$', gesekan &,%' dan tikungan saluran atau perubahan ukuran saluran &,D'. "adi dalam suatu sistem $entilasi distribusi head loss dapat disederhanakan sebagai berikut : ,s @ ,A @ &,% N ,D' ,$ @ ,$ pada keluaran Dan ,t @ ,s N ,$ a. Velo#ity head Falaupun bukan merupakan suatu head loss, se#ara teknis dapat dianggap suatu kehilangan. Velo#ity head merupakan %ungsi dari ke#epatan aliran udara, yakni: ,$ @ &V3'(&3g' O O O O O O O O O O O O O O O &<' Dimana: ,$ @ $elo#ity head V @ ke#epatam aliran &%ps' 9 @ per#epatan gra$itasi &%t(dt 3' Dari persamaan diatas, diperoleh turunan berikut : ,$ @ &&w V3'(&.,3'&?>,>'&?4'3' @ w &&V'( &-.4/<''3 Atau : ,$ @ &&V'(&>.444''3 )ersamaan terakhir menyatakan bahwa ke#epatan aliran sebesar >44 %pm ekui$alen dengan head ke#epatan sebesar - in#hi. +ntuk mempermudah perhitungan kon$ersi dari ke#epatan dan head ke#epatan dapat menggunakan nomogram yang ditunjukkan pada gambar -4 b. 0ri#tion Aoss Besarnya head loss akibat gesekan dalam aliran udara melalui lubang bukaan di tambang bawah tanah sekitar ;4 : hingga /4 : dari total kehilangan &head loss'. 0ri#tion loss merupakan %ungsi dari ke#epatan aliran udara, kekasaran muka lubang bukaan, kon%igurasi yang ada di dalam lubang bukaan, karakteristik lubang bukaan dan dimensi lubang bukaan. )ersamaan mekanika %luida untuk %ri#tion loss pada saluran berbentuk lingkaran adalah: ,A @ % &A(D'&V3(3g' Dimana: A D V 0 O O O O O O O O O O O O O O O O &/'

@ panjang saluran @ diameter saluran &%t' @ ke#epatan &%pm' @ koe%isien gesekan

+ntuk memudahkan perhitungan pada berma#am-ma#am bentuk saluran, diperoleh dengan menyatakan head loss dalam bentuk radius hidrolik &hydrouli# radius' E,, yaitu perbandingan antara luas penampang A terhadap perimeter atau keliling ) dari saluran. +ntuk saluran berbentuk lingkaran, E, adalah:
Diktat Ventilasi ambang ,al. 34 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

E, @ A() @ &-(>. D3'(.D @ D(> Dengan demikian maka diperoleh persamaan : ,A @ % &A(> E,'&V3(3g' +ntuk %ri#tion loss pada $entilasi tambang &dikenal sebagai rumus Atkinson' didapat sebagai berikut : ,% @ &%(.,3'&l(>E,'&4,4;.V3(3g&?4'3' @ &8(.,3'&A(E,'&V3' @ &8)AV 3' ( &.,3 A' @ &8SV 3'( &.,3 A' karena debit , 5 @ V D A, maka persamaan ditas menjadi* ,% @ &8)A53' ( &.,3 A=' Dimana : ,% @ %ri#tion loss &in#h water' V @ ke#epatan aliran 8 @ %aktor gesekan untuk densitas udara standar &lb.men 3(%t>' A @ luas penampang saluran &%t 3' S @ rubbing sur%a#e &%t 3' @ )A ) @ keliling saluran &%t' A @ panjang saluran &%t' 5 @ debit udara &#%m' 0aktor gesek 8 didalam sistem $entilasi tambang berhubungan dengan koe%isien gesek dalam aliran umum %luida. +ntuk bobot isi udara standard: 8 &<44'&-4'--4 % Sebenarnya di dalam aliran turbulen nilai % berubah sesuai dengan 6Ee. etapi pada $entilasi tambang 8 dianggap konstan dan besarnya untuk berbagai kondisi lubang bukaan tambang bawah tanah bukan batubara dapat dilihat pada tabel ..

abel . 0aktor 9esek 8 untuk Aubang Bukaan ambang Bawah anak Bukan Batubara

Diktat Ventilasi ambang ,al. 3- - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

#. Sho#k Aoss Sho#k loss terjadi sebagai akibat dari adanya perubahan arah aliran dalam saluran atau luas penampang saluran udara dan merupakan tambahan terhadap %ri#tion losses. Falaupun besarnya hanya sekitar -4 : =4 : dari head loss total di dalam $entilasi tambang, tetapi tetap harus diperhatikan. Berdasarkan sumber yang menimbulkan sho#k loss, pada dasarnya berkurangnya tekanan sebanding dengan kuadrat ke#epatan atau berbanding lurus dengan $elo#ity head. )erhitungan sho#k loss dapat dilakukan se#ara langsung sebagai berikut : )erhitungan sho#k loss, ,D dalam in#i air dapat dihitung dari $elo#ity head, yakni ,D @ R ,$ Dimana* ,D @ sho#k loss R @ %aktor sho#k loss 0ormula untuk menentukan %aktor sho#k loss ter lihat pada tabel ?.

abel ? )anjang Gkui$alen +ntuk Berbagai Sumber Sho#k Aoss &%t'


Diktat Ventilasi ambang ,al. 33 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Sumber Bend, a#ute, round Bend, a#ute, sharp Bend, right, round Bend, right, sharp Bend, obtuse, round Bend, obtuse, sharp Doorway 7$er#ast Cnlet Dis#harge 1ontra#tion, gradual 1ontra#tion, abrupt GDpansion, gradual GDpansion, abrupt Splitting, straight bran#h Splitting, straight bran#h &/4 o' "un#tion, straight bran#h "un#tion, de%le#ted bran#h &/4o' Mine #ar or skip &34 : o% airway area' Mine #ar or skip &>4 : o% airway area' d. 8ombinasi 0ri#tion dan Sho#k Aoss 0eet = -.4 ;4 -. ;4 ?. 34 ?. -4 34 =4 344 ?4 =4 -44 .44

Ae Meter >. 34 . 34 34 ? 34 = ? -4 ?4 34 -4 =4 -.4

,ead loss merupakan jumlah dari %ri#tion loss dan sho#k loss, maka * ,A @ ,% N ,D @ &8) &A N A e'53'( .,3 A= dimana * ,A @ head loss &in#i air' Ae @ panjang ekui$alen &%t' 8 @ %aktor gesekan untuk density udara standar 5 @ debit udara &#%m' A @ luas penampang saluran &%t 3' A @ panjang saluran &%t' 4. Air H;rsep;Ber Daya yang diperlukan untuk mengatasi kehilangan energi dalam aliran udara disebut Air ,orsepower &)a': )a @ p5 @ .,3 ,5 lb %t(menit )a @ .,3 ,5 ( ==.444 @ &,5 ( ?.=>?' ,) 5. Te;ri Per$itungan Caringan Ventilasi a. ,ubungan Antara ,ead dan 8uantitas Seperti sudah diketahui dari persamaan Atkinson bahwa head merupakan %ungsi kuantitas aliran udara ,A S 53 ,S S 53 ,V S 53 , S 53 7leh karenanya persamaan head loss untuk $entilasi tambang ditulis sebagai berikut : , S 53
Diktat Ventilasi ambang ,al. 3= - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Dalam upaya menanggulangi masalah $entilasi perlu diketahui karakteristik $entilasi tambang dengan #ara membuat gra%ik antara head dan kuantitas aliran udara dari suatu sistem. Lang dimaksud dengan sistem disini adalah sebagian dari tambang atau keseluruhan tambang jika digunakan hanya - %an. 9ra%ik ini disebut kur$a karakteristik tambang. Dalam pembuatan kur$a, kuantitas diasumsikan dahulu, kemudian head ditentukan dengan persamaan : ,-(,3 @ &5-(53'3 , atau ,3 @ ,- &53(5-'3 b. ahanan Saluran +dara ambang &Airway Eesistan#e' ,ubungan dasar antara head dengan kuantitas aliran udata dinyatakan pada persamaan Atkinson yang dapat dituliskan sebagai berikut : ,A @ E 53 Dimana , E @ konstanta proporsionalitas. E @ 8) &A N Ae' ( .,3 A= +ntuk sistem $entilasi tambang, E kemudian disebut tahanan ekui$alen. ahanan ekui$alen serupa dengan sistem aliran listrik yang mengikuti hukum 7hm. ,ukum 8ir#ho%% Ada dua dasar aturan dalam mempelajari sistem aliran listrik, yang dapat digunakan pada sistem jaringan $entilasi. ,ukum 8ir#ho%% Bila ada aliran-aliran udara yang masuk melalui sutau titik atau disebut juga "un#tion dan keluar lagi ke per#abangan, maka udara keluar harus sama dengan udara masuk &lihat gambar -4' 5- N 53 @ 5= N 5> @ 4 Bila aliran udara keluar persimpangan dinyatakan positi% dan yang masuk dinyatakan negati%, maka* 5- N 53 - 5= - 5> @ 4 Atau * 5 @ 4

Q1

Q3

Q2

Q4

nol*

9ambar -4 Aplikasi ,ukum 8ir#ho%% ,ukum 8ir#ho%% 3 )enjumlahan kehilangan tekanan pada jalur tertutup sama dengan
Diktat Ventilasi ambang ,al. 3> - ./

)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

,A @ 4 Menurut gambar >--3 jelas bahwa head loss jaringannya menjadi* ,A @ ,la N ,Ab N ,A# - ,Ad @ 4 ,la , ,Ab dan ,A# adalah positi% karena aliran udara 5- bergerak melalui a, b, dan # dengan arah yang sama, sedangkan , Ad adalah negati% karena udara 53 mengalir dengan arah berlawanan terhadap aliran lainnya.

9ambar -Aplikasi ,ukum 8ir#ho%% 3 Menurut Atkinson, persamaan tersebut di atas dapat dibentuk menjadi * ,A @ Ea5-5- N Eb5-5- N E#5-5- 2 Ed 5353 @ 4 #. "aringan Seri Dalam sistem $entilasi ada dua kemungkinan jaringan Seri dan )aralel &lihat gambar -3'

9ambar -3 Eangkaian "aringan Ventilasi Seri Eangkaian jaringan $entilasi seri seperti tampat pada gambar -=.a dapat disederhanakan dalam bentuk jaringan $entilasi seri seperti ditunjukkan pada gambar -=.b.

Diktat Ventilasi ambang ,al. 3. - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

9ambar -= Saluran Aliran +dara : a' ,ubungan Seri* b' Saluran Gkui$alen "umlah aliran udara yang mengalir melalui masing-masing saluran adalah sama: 5 @ 5 - @ 53 @ 5 = Dan* ,A- N ,A3 N ,A= - ,m @ 4 Atau * ,m @ head loss &head statik' ,A @ ,A- N ,A3 N ,A= O

Maka persamaan head loss dapat ditulis sebagai berikut : ,A @ E-53 N E353 N E=53 Atau* ,A @ &E- N E3 N E= N .. ' 53 @ EeB.53.

ahan eBui$alen hubungan seri saluran adalah : EeB. @ ,A ( 53. 4 d. "aringan )aralel Bila jaringan $entilasi dihubungkan se#ara paralel, maka aliran udara dibagi menurut jumlah #abang paralel, yang besarnya masing-masing tergantung kepada tahanan salurannya. Di dalam $entilasi tambang, per#abangan paralel ini disebut sebagai HsplittingI sedangkan #abangnya sendiri disebut HsplitI. 8alau jumlah aliran udara dibagi ke per#abangan paralel menurut karakteristik alamiahnya tanpa peraturan, hal ini disebut Hnatural splittingI Sedangkan splitting terkendali berlaku bila pembagian jumlah aliran udara diatur dengan memasang beberapa penyekat &regulator' di dalam saluran udara yang dikehendaki. Menurut hukum 8ir#ho%% -* 5 @ 5- N 53 N 5= N O Maka bila aliran udara didalurkan keper#abangannya paralel maka jumlah total aliran udara merupakan penjumlahan jumlah aliran udara setiap saluran. Demikian juga halnya dengan head loss. Menurut hukum 8ir#ho%% 3 *
Diktat Ventilasi ambang ,al. 3? - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

,A @ ,A- @ ,A3 @ ,A= @ O ahanan ekui$alen saluran hubungan paralel ditunjukkan pada gambar -?. )ada gambar ini tampak bahwa aliran udara 5 dibagi menjadi 5-, 53, dan 5= yang masing-masing melalui tahanan saluran E-, E3, dan E=. Bila tahanan saluran masing-masing dinyatakan dalam satu nilai atau didapat tahanan ekui$alen yang perhitungannya sesuai dengan #ara yang dilakukan pada masalah listrik, maka persamaan Atkinson untuk "un#tion A adalah* 5 @ ,A(E- N ,A(E3 N ,A(E= Atau* 5 @ ,A & -(E- N -(E3 N -(E=' @ ,A &-(EeB.'

Sedangkan : -(EeB. @ -(E- N -(E3 N -(E= N O

9ambar -> Saluran Aliran +dara )aralel dan Saluran Gkui$alen 5 e. Analisis "aringan 8ompleks Suatu jaringan disebut komleks jika sirkuit-sirkuit paralel saling tumpang tindih dan terkait. )emisahan sirkuit-sirkuit tersebut tidak dapat dilakukan atau dengan kata lain jaringan tersebut tidak dapat disederhanakan menjadi saluran ekui$alen.

%.

9ambar -. )enyelesaian 9ra%is "aringan Ventilasi Sederhana )en#abangan erkendali


Diktat Ventilasi ambang ,al. 3; - ./
1opyright 2 34--

)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

Ventilasi Tambang

"ika saluran udara diatur se#ara paralel dan jumlah udara yang mengalir ke setiap #abangnya ditentukan, maka diterapkan per#abangan terkendali &#ontrolled splitting'. )engendalian tersebut umumya dilakukan dengan #ara membuat tahanan buatan pada salah satu #abang. 1abang yang tidak diberi tahanan buatan disebut H%ree splitI. ahanan buatan merupakan sho#k loss yang timbul oleh alat yang disebut HregulatorI. Dengan #ara ini jumlah aliran udara ke permuka kerja atau tempat-tempat lainnya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. 6amun dengan #ara ini head total serta kebutuhan daya se#ara keseluruhanakan meningkat dan selanjutnya akan meningkatkan biaya. -' )enentuan +kuran Eegulator +ntuk menentukan ukuran regulator pertama-tama harus ditentukan besarnya sho#k loss yang harus ditimbulkan, hal ini ditentukan dengan menghitung head loss untuk setiap #abang. 1abang dengan head loss tertinggi adalah H%ree splitI. Menurut hukum 8ir#ho%% 3, pada saluran udara paralel head loss sama. Dengan demikian besarnya sho#k loss pada setiap #abang sama dengan selisih antara head loss pada %ree split dengan head loss #abang yang bersangkutan. Saluran +dara 3 = > 5 &#%m' 34.444 -..444 =..444 =4.444 E D -4-4 3=,.4 -,=. =,-3 =,.. ,A &in' 4,/>4 4,4=4 4,=<3 4,=34 MD &in' 0re split 4,/>4-4,4=4 @ 4,/-4 4,/>4-4,=<3 @ 4,../ 4,/>4-4,=34 @ 4,?34

)enentuan ukuran regulator diturunkan dari rumus sho#k loss teoritis untuk suatu saluran bulat dan simetris. R @ &&&-(1#' 2 6'(6'3 Dimana R @ %aktor sho#k loss, 6 @ nisbah luas regulator( luas lubang bukaan dan 1# @ koe%isien kontraksi. 1# @ - ( & R N &3DNP'' Dimana P @ %aktor kontraksi R @ ,D ( ,$ Dimana ,D @ sho#k loss yang harus ditimbulkan oleh regulator dan ,$ @ head ke#epatan. 6ilai P dapat dilihat pada tabel. Dan untuk regulator, nilai P @ 3,. adalah nilai yang umum di tambang bawah tanah. abel ? 8oe%isien 8ontraksi &berdasarkan saluran pojok siku, t @ 3,.4' 6 1# R 4.4.?= 3-;./ ; 4.3 4.= 4.?> 4.?. >?.=< -;.4= 4.> 4.?; ;.?4.. 4.?/ =.?; 4.? 4.;-.;< 4.; 4.;. 4.<4.< 4.<4.=4 4./ 4.<< 4.4; -.4 -.4 4

Diktat Ventilasi ambang ,al. 3< - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

abel ; 0aktor 8onstraksi Gdge 0ormed Eounded Smooth SBuare Sharp abel < 8oe%isien Saluran Masuk Gdge 0ormed Round Square
Source : McElroy, 1935.

P -.4. -..4 3.44 3..4 =.<4

P -.4. 1.50 2.50

1# 4./;. 0.785 0.630

R 4.444? 0.05 0.34

D. PSI':MET(I UDA(A TAM AN! +dara segar yang dialirkan kedalam tambang bawah tanah akan mengalami beberapa proses seperti penekanan atau pengembangan, pemanasan atau pendinginan, pelembaban atau pengawalembaban. 7leh karena itu maka $olume, tekanan, kandungan energi panas dan kandungan airnya juga akan mengalami perubahan. Clmu yang mempelajari proses perubahan si%at-si%at udara seperti temperatur dan kelembaban disebut psikrometri. Sumber-Sumber )anas Ventilasi digunakan untuk memenuhi persyaratan kenyamanan kerja di tambang bawah tanah yang kelanjutannya dapat meningkatkan e%isiensi dan produksi. )anas dan kelembaban mempengaruhi manusia dalam beberapa hal antara lain : Menurunkan e%isiensi Mampu menimbulkan ke#erobohan dan ke#elakaan Menyebabkan sakit dan kematian. Setelah temperatur men#apai tingkat tertentu, seseorang akan kehilangan e%isiensinya, dan bila temperaturnya naik lagi maka dia akan megalami gangguan %isiologi. ubuh manusia memiliki keterbatasan dalam menerima panas sebelum sistem metabolismenya berhenti. G%isiensi kerja seseorang bergantung langsung kepada temperatur ambient dan akan berkurang(menurun bila temperaturnya berada diluar rentang ?< 2 ;3 o0. hubungan antara e%isiensi kerja dengan temperatur e%ekti% dapat dilihat pada gambar -? berikut. Dalam kondisi panas, tujuan $entilasi adalah mengeluarkan hawa panas dan uap air dengan laju yang sesuai, sehingga temperatur dan kelembaban udara yang dikondisikan memungkinkan pekerja juga melepaskan panas tubuhnya saat bekerja. 8edua %aktor tersebut &panas dan kelembaban' harus dikondisikan se#ara bersamaan.

Diktat Ventilasi ambang ,al. 3/ - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

9ambar -? ,ubungan antara G%isiensi 8erja dan emperatur G%ekti% ubuh manusia bereaksi terhadap panas dan selalau men#oba untuk mempertahankan suhunya sekitar =; o1 dengan #ara mengeluarkan panas melalui #ara kon$eksi, radiasi dan e$aporasi. 6amun demikian tubuh manusia akan menerima panas kembali begitu produksi metabolismenya naik, atau menyerap panas dari lingkungannya, dan bisa juga kombinasi kedua %aktor tersebut. Sistem syara% sentral akan selalu bereaksi untuk menjalankan mekanisme pendinginan se#ara alamiah. Akan tetapi, bila syara% sentral tidak dapat bekerja karena satu sebab dan lainnya, maka hal ini hal ini akan dapat menyebabkan sakit dan kematian &lihat gambar -; berikut'*

9ambar -; Eeaksi 0isiologis erhadap )anas Bila seseorang istirahat di dalam ruangan dengan kondisi udara jenuh, maka batas kemampuannya untuk beradaptasi hanya akan men#apai temperatur /4 o0 &=3 o 1'. namun bila ruangan tersebut dialiri udara dengan ke#epatam 344 %pm maka batas temperaturnya dapat naik hingga /. o0 &=. o1'. Sedangkan temperatur normal untuk seseorang dapat bekerja dengan nyaman adalah 3? 2 3; o1.
Diktat Ventilasi ambang ,al. =4 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

)erbedaan antara temperatur #embung kering dan #embung basah menyatakan %aktor kenyamanan di dalam udara lembab. Agar seseorang dapat bekerja dengan nyaman di lingkungan udara dengan kelembaban relati% <4 : diperlukan perbedaan td-tw sebesar . o0 &3,< o1'. 8e#epatan aliran udara merupakan %aktor utama dalam mengatur kenyamanan lingkungan kerja. 8e#epatan aliran udara sebesar -.4 2 .44 %pm & 4,< 2 3,. m(detik' dapat memperbaiki tingkat kenyamanan ruang kerja yang panas dan lembab. Dalam menduga temperatur e%ekti% dari suatu kondisi t d-tw serta ke#epatan aliran udara tertentu dapat menggunakan gra%ik yang ditunjukkan pada gambar -< berikut:

9ambar -< 9ra%ik emperatur G%ekti% -. 8ompresi Adiabatik Bila kolom udara menurun di dalam suatu $ertikal sha%t, tekanannya akan menaik sesuai dengan beratnya. ,al ini akan menyebabkan temperatur udara menaik dan prosesnya dianggap adibiatik bila kandungan uap air tetap, aliran udara tidak akan mengalami gesekan, dan tidak ada perpindahan panas antara udara dengan lingkungannya &batuan'. Sudah barang tentu hal ini tidak pernah terjadi di alam. 8enaikan panas akibat Hauto#ompressionI sangat besar, sebagai #ontoh suatu tambang emas di A%rika Selatan yang bekerja pada kedalaman <.444 %t &3>=<,< m' menimbulkan autokompresi sebesar - juta Btu(menit &-;...4 kw' atau memerlukan re%rigerasi sebanyak ..444 ton(hari. Se#ara teoritik, bila udara standard sebanyak -44.444 #%m &>;,-/ m =(det' dimasukkan kedalam
Diktat Ventilasi ambang ,al. =- - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

tambang bawah tanah sedalam -.444 %eet &=4>,< m', maka banyaknya re%rigerasi yang dibutuhkan adalah: %t = lb -.3<. Btu -44.444 ------ R 4,4;. --- R ------------- R -.444 %t menit %t = lb(-.444 %t /.?=; Btu(menit @ ><,3 ton re%rigerasi(hari &-?/,. kw' Begitu udara mengalir ke bawah $ertikal sha%t, tanpa ada perpindahan panas antara $ertikalsha%t dengan udara luar dan tidak ada penguapan, udara sebetulnya ditekan seperti bila kompresor menekan udara. emperatur udara kering naik .,> o0 &=,43 o1' setiap perubahan kolom udara -.444 %eet. Setiap penurunan ele$asi sebesar ;;< %eet, ekui$alen dengan penambahan panas sebesar - Btu &4,3.3 k#al'. Dan untuk udara kering, perubahan temperatur #embung kering adalah : -(&4,3> D ;;<' @ 4,44.=. o0(%t &4,44/<= o1(m' atau sama dengan - o0(-<; %t &- o1(-43 m'. Aliran udara kebawah sha%t akan menaikan temperatur dan bobot isinya sesuai dengan kedalaman. Maka kebutuhan $entilasi akan meningkat dengan semakin dalamnya akti$itas penambangan. 0aktor lainnya dari kompresi adiabatik adalah kenaikan temperatur #embung kering udara begitu mengalir melalui %an. Besarnya kurang lebih 4,>. o0 &4,3. o1' per - in#hi air head statik. 0an yang biasa dipakai di tambang bawah tanah mampu menekan hingga -4 in#hi air head statik. 3. )eralatan Aistrik Mekanik "umlah panas total yang dikeluarkan oleh peralatan listrik mekanik ke udara tambang bawah tanah tergantung dari besarnya daya yang dipakai dan bentuk kerja yang dilakukan. )eralatan yang banyak dipakai di tambang bawah tanah adalah listrik, diesel, dan tekanan udara. 8esemua jenis peralatan tersebut banyak menggunakan dayanya untuk mengatasi masalah beban gesek dan rugi-rugi listrik yang akhirnya dikon$ersikan menjadi bentuk panas. )anas yang dihasilkan oleh peralatan diesel tambang bawah tanah ekui$alen dengan sekitar /4 : dari nilai kalor bahan bakar yang dikonsumsi. Angka ini relati% sama untuk berbagai kondisi kerja mesin, baik dalam keadaan tidak berbeban maupun berbeban. 6ilai kalor bahan bakar solar adalah ->4.344 Btu(gallon &/.==> k#al(liter'. +ntuk kepentingan praktis nilai kalor solar sebesar -3..444 Btu(gallon &<.=33 k#al(liter' sering dipakai. )eralatan listrik, seperti substation atau tra%o merupakan sumber panas yang #ukup berarti. Sekitar > : energinya keluar sebagai panas. )ompa nonsubmersibel bisa mengeluarkan panas sebanyak -. : dari energi inputnya. =. Aliran )anas Dinding Batu )ersamaan umum aliran panas melalui dinding dapat ditulis sebagai berikut: 5 @ kA.dt(dA Dimana : 5 A @ panas yang dialirkan, Btu(jam @ luas daerah dinding yang mengeluarkan panas %t 3
Diktat Ventilasi ambang ,al. =3 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

8 dt dA

@ kondukti$itas panas, biasanya relati% tetap untuk satu jenis batuan. Angkanya berbeda menurut kandungan air dan susunan perlapisan, Btu-in(%t 3jamo0 @ perbedaan temperatur, o0 @ ketebalan batuan yang mengeluarkan panas, in#hi

8arena aliran panas dari dinding merupakan satu-satunya sumber panas yang masuk ke tambang, maka penentuan laju pengeluaran panasnya se#ara $ertikal T horiQontal tidak dapat ditentukan se#ara teliti. Dalam penentuan temperatur batuan biasanya batas kedalaman minimum .4 %eet dianggap sebagai awal perhitungannya. abel / berikut memberikan gambaran temperatur maksimum batuan induk pada berbagai tambang dalam. abel / emperatur Maksimum Batuan Cnduk ambang 8olar 9old 0ield Cndia South A%ri#a Morro $elho, BraQil 6ort Broken ,ill,Australia 9reat Britain Bralorne.B.1. 1anada 8irkland Aake, 7nt. 0al#onebridge Mine, 7nt Ao#kerby Mine, 7nt. Ae$ark Borehild &Cn#o',7nt 9arson Mine, 7nt. Aake Shore Mine, 7nt. ,olinger Mine, 7nt. 1reighton Mine, 7nt. Superior, AriQona San Manuel, AriQona Butte, Montana Ambrosia Aake, 6M Brunswi#k 6i.-3 6ew. Brunswi#k, 1A Belle Csle Salt Mine,AA >. )anas Dari )eledakan )anas peledakan merupakan panas singkat yang akibatnya bisa membuat lingkungan udara di %ront kerja menjadi relati% lebih panas dari pada tempat sekitarnya. 7leh karena itu aliran udara dapat berbalik kembali ke %ront kerja, tempat dimana peledakan baru saja terjadi. 8onsekuensinya debu akibat bongkaran batuan tidak terbawa keluar. ,al lain yang mungkin juga terjadi dari akti$itas peledakan adalah meningkatnya uap air di sekitar %ront kerja tersebut. )ada tabel -4 berikut ditunjukkan nilai-nilai kalor dari berbagai ma#am bahan peledak: abel -4. )otensi )anas Dari Berbagai "enis Bahan )eladak 8edalaman &%t' --444 -4444 <444 =.=4 >444 >-44 >444-?444 >444-?444 =444->444 ;444--4444 3444-.444 ?444 >444 3444--4444 >444 >.44 .344 >444 =;44 ->44 &m' ==.= =4>< 3>=< -4;? -3-/ -3.4 -3-/--<3/ -3-/--<3/ /->--3-/ 3-=>-=4>< ?-4--.3> -<3/ -3-/ ?-4-=4>< -3-/ -=;3 -.<. -3-/ --3< >3; emperatur &o0' &o1' -.3 ??.; -3.--=4 .-.;-.>.> -=4 .>.> --3 >>.> --> >..? --3.. .4.= ??-<-<./-3;.3 ;4-<> 3-.--3<./ ?;-/? -/.>-=..? //--3< =;.3-.=.= .>-;< -3.--3..? ;= 33.< .< ->.> ?4--=< -..?-.<./ ->4 ?4.4 --< >;.< ->.--.4 ?4.<-?..? ->4 ?4.4 ;= 33.< << =-.-

Diktat Ventilasi ambang ,al. == - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Bahan )eledak 6itrogly#erin ?4 : Straight Dynamite >4 : Straight Dynamite -44 : Straight 9elatin ;. : Straight 9elatin >4 : Straight 9elatin ;. : Amonia 9elatin >4 : Amonia 9elatin Semi 9elatin A6-C-o />..(... A6-07 />.=(..; A6-AA-Fater

Btu(lb 3... -;<-?;= .3-/ 34?/ ->;. -;<->=/ -?/-?4-??< -/;/-3-./

5 &k"(kg' ./>= >->= =</.<./ ><-3 =>=>->3 ==>; =/== =;3> =<<4 >?4=-.433

5 &kal(gram' ->34 //4 /=4 ->44 --.4 <34 //4 <44 />4 </4 /3; --44--344

E. PENEN<ANAAN VENTILASI TAM AN! DALAM )ada tambang batu bara bawah tanah, diasumsikan bisa terjadi berbagai jenis ben#ana( ke#elakaan yang sama sekali tidak terbayangkan pada industri lain. Sebagai #ontoh misalnya* di "epang pernah terjadi beberapa kali ke#elakaan tambang batu bara bawah tanah. Diantaranya yang paling mengerikan adalah ledakan gas dan debu batu bara. Sudah barang tentu, penyebabnya adalah keberadaan gas metan yang men#apai batas ledakan. )ada terowongan &pit' tambang batubara bawah tanah, hal yang paling penting dari segi keamanan adalah mengen#erkan dan menyingkirkan gas metan 1, > yang timbul dari lapisan batu bara, dengan menggunakan sistem $entilasi. 7leh karena itu, peren#anaan $entilasi merupakan masalah khas tambang batu bara bawah tanah yang perlu ditentukan dengan peren#anaan yang sungguh-sungguh Dalam rangka penentuan ren#ana pembuatan $entilasi tambang, sebaiknya dipertimbangkan persyaratan-persyaratan seperti di bawah ini: 8onstruksinya harus dibuat sedemikian rupa, agar $entilasi yang diperlukan untuk pengembangan pit kedepan, dapat dilakukan se#ara ekonomis, dan konstruksinya dibuat dengan memiliki kelonggaran &kelebihan' udara $entilasi se#ukupnya, untuk mengantisipasi pertambahan atau perkembangan pit di kemudian hari, serta peningkatan gas yang mungkin timbul akibat dari penambangan batubara. Struktur yang diinginkan untuk metode $entilasi pada jenis $entilasi utama adalah sistem diagonal . Sedangkan pembuatan $erti#al sha%t, khusus dilakukan terhadap kondisi penambangan bagian dalam. Selain itu, pada tempat yang sulit dilakukan penggalian $erti#al sha%t &misalnya tambang batu bara dasar laut', diharapkan memiliki in#lined sha%t khusus dengan penampang berbentuk lingkaran. Selain itu konstruksinya dibuat sedemikian rupa agar tahanan $entilasi utama menjadi seke#il mungkin, dan memungkinkan mengambil $entilasi #abang sebanyak mungkin dari terowongan ini. Dalam melaksanakan pengembangan pit dan penambangan serta dilihat dari segi konstruksi pit, penting kiranya dibuat $entilasi pada permukaan kerja. Sehingga penambangan batu bara dan penggalian maju menjadi HindependenI se#ara sempurna. Selain itu untuk daerahpenambangan yang luas, diharapkan mempunyai sistem $entilasi, baik intake air maupun eDhaust air, yang terpisah dari daerah lain.
Diktat Ventilasi ambang ,al. => - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

-. )enentuan Ventilasi Lang Diperlukan )enentuan $entilasi yang diperlukan harus dilakukan dengan mempertimbangkan hal-hal di atas. Berikut ini akan dijelaskan se#ara ringkas, hal-hal yang dapat menjadi re%erensi dalam peran#angan $entilasi se#ara konkrit. a. "umlah udara masuk per ton produksi batu bara sehari. Dari hasil aktual di tambang batu bara "epang, per ton produksi batu bara sehari adalah sekitar -S< &m=(min'. Angka ini akan berbeda menurut jumlah pan#aran gas, tingkat pemusatan permuka kerja dan jumlah aliran #abang, dimana pada pit bawah tanah yang jumlah pan#aran gasnya banyak, angka ini umumnya di atas > &m=(min'. Dari #ontoh di lapangan batu bara Gropa dikatakan bahwa, pit bawah tanah yang tidak ada masalah dari segi pan#aran gas dan kondisi pit, angka ini adalah 3 &m=(min', pit yang baru mulai konstruksi adalah =&m=(min' dan pit yang mempunyai masalah dari segi kondisinya adalah sekitar > &m=(min'. <atatanD Menurut penelitian yang memplotkan jumlah pan#aran metan dan kedalaman tambang rata-rata untuk tambang batu bara bawah tanah < negara penghasil utama batu bara, yaitu Amerika Serikat, Australia, Cnggris, "erman, )olandia, EE1, 1ekoslo$akia dan bekas +ni So$iet, maka A - %*1 9 )*)2"? Dimana, L @ jumlah pan#aran metan &m=(t' R @ kedalaman penambangan rata-rata &m' b. ,al-hal yang ditentukan di dalam peraturan keselamatan tambang batu bara mengenai udara pit bawah tanah adalah sebagai berikut, sebagai #ontoh* )eraturan keselamatan tambang batu bara "epang memberi koridor sbb* 8andungan oksigen pada udara di dalam pit harus lebih besar dari -/: dan kandungan gas karbon diosida harus lebih ke#il dari -:. 8andungan gas dapat terbakar di dalam HeDhaust airI aliran #abang utama serta di lokasi kerja harus lebih ke#il dari -,.: dan di dalam aliran udara ditempat lalu lintas di dalam pit harus lebih ke#il dari 3:. emperatur udara di lokasi kerja di dalam pit harus lebih rendah dari =;o1. "umlah udara $entilasi di mulut pit intake mengambil standar jumlah udara maksimum untuk pekerja tambang yang bekerja dalam waktu bersamaan di dalam pit selama satu hari, dan untuk tambang batu bara kelas A harus dibuat lebih besar dari = m= per menit per orang. 8e#epatan udara $entilasi harus lebih rendah dari >.4 m(menit. 8e#uali pada $erti#al sha%t dan terowongan khusus untuk $entilasi boleh ditingkatkan sampai ?44 m(menit. "adi di "epang, selama tidak ada alasan yang khusus, harus ditentukan jumlah udara $entilasi yang membuat kondisi di dalam pit memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut. 3. Struktur )it Dilihat Dari Segi Ventilasi.
Diktat Ventilasi ambang ,al. =. - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

a.

Sistem erpusat dan Sistem Diagonal )ada waktu pembangunan tambang batu bara, 3 buah in#lined sha%t atau $erti#al sha%t digali saling berdekatan, misalnya slope utama dan slope paralel, heading utama dan heading paralel, intake sha%t dan eDhaust sha%t, dimana salah satunya dijadikan Hintake airI dan satunya lagi Hreturn airI, dan sampai pit berkembang ke tahap tertentu, $entilasi dilakukan melalui HintakeH dan Hreturn airwayI ini. Metode $entilasi dimana Hintake airwayI dan Hreturn airwayInya saling berdekatan dinamakan $entilasi sistem terpusat. Dengan berkembang dan meluasnya pit, HairwayI menjadi semakin panjang, dan tekanan $entilasi yang diperlukan juga semakin besar, sehingga pada $entilasi sistem terpusat, tahanan $entilasinya membesar, dan selain itu, karena HintakeI dan Hreturn airwayI berdekatan, bersamaan dengan meningkatnya tekanan $entilasi, angin bo#or semakin meningkat, hingga jumlah angin e%ekti% berkurang. 7leh karena itu, biasanya ditempat yang terpisah jauh digali Hreturn airwayI baru, sedangkan heading utama dan heading paralel yang digunakan selama ini, keduanya dijadikan Hintake airwayI. Metode $entilasi yang HintakeI dan Hreturn airwayInya terpisah jauh seperti ini disebut $entilasi sistem diagonal. 8eunggulan $entilasi sistem diagonal antara lain adalah: -' )emanjangan HairwayI utama dapat dikurangi drastis. "adi tahanan $entilasi dan biaya perawatan terowongan dapat berkurang. 3' 8arena Hintake airwayI dan Hreturn airwayI tidak berdekatan, kebo#oran angin diantaranya berkurang, dan pintu $entilasi serta jembatan angin tidak perlu banyak. =' Seandainya terjadi ben#ana seperti ledakan di dalam pit, pemulihan sistem $entilasi mudah dilakukan. >' 8arena mulut pit HintakeI dan HouttakeI terpisah jauh, tidak ada kekhawatiran HeDhaust airI ber#ampur masuk ke dalam Hintake airI akibat arah angin. )embagian Aliran +dara Aliran #abang utama pada $entilasi pit bawah tanah, pe#ah menjadi beberapa aliran #abang, kemudian setiap aliran #abang terbagi lagi untuk menyapu permuka kerja dan menjadi HeDhaust airI. Aama-lama aliran #abang HeDhaust airI lain juga berkumpul dan bergabung dengan HeDhaust airI utama dan dibuang ke luar pit. Berpe#ah dan mengalirnya aliran udara seperti ini disebut pembagian aliran udara atau pen#abangan aliran udara. )embagian aliran udara mempunyai e%ek sebagai berikut: -' ahanan $entilasi menjadi ke#il karena pembagian, sehingga dengan memakai kipas angin yang sama dapat dilakukan $entilasi udara lebih banyak. 3' Dapat mengantarkan udara segar kesetiap permuka kerja disetiap blok. =' Apabila di HairwayI terjadi kerusakan seperti H#a$ingI, pengaruhnya dapat dibatasi pada satu blok saja. >' )engaruh ben#ana seperti kebakaran pit, semburan gas, swabakar dan ledakan dapat dibatasi pada satu blok.
Diktat Ventilasi ambang ,al. =? - ./

b.

)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

.' Dapat mengurangi ke#epatan angin di terowongan utama. ?' Dapat mengantarkan udara bertemperatur relati% rendah hingga kedekat permukaan kerja. Semua hal diatas adalah nerupakan e%ek utama dari pembagian aliran udara. Mengenai pembagian aliran udara, terutama untuk $entilasi di permuka kerja penambangan, peraturan keselamatan tambang batu bara mengatur hal sebagai berikut: )ada tambang batu bara kelas A, HeDhaust airI dari lokasi penambangan batu bara sistem lorong panjang &long wall' atau HgobI tidak boleh dilakukan ke lokasi penambangan lain. &8e#uali ada alasan khusus dan mendapat iQin dari kepala bagian pengawasan keselamatan tambang, maka hal tersebut diperbolehkan'. Demikianlah, setiap permukaan kerja penambangan harus mempunyai $entilasi yang berdiri sendiri. Bukan saja di permuka kerja penambangan, tetapi di permuka kerja lubang majupun diharapkan menerapkan $entilasi HindependenI dengan mempertimbangkan gas yang mun#ul. Metode pembagian aliran udara terdiri dari pembagian aliran alami dan pembagian aliran proporsional. )embagian aliran alami adalah metode pembagian aliran se#ara alami tanpa menggunakan alat pembagi aliran ataupun kipas angin pembantu. Sedangkan pembagian aliran proporsional adalah metode pengaturan jumlah udara $entilasi dengan menggunakan peralatan seperti %an atau kipas angin. ergantung dari tahapan pembagiannya, pembagian aliran udara dapat dibagi menjadi pembagian aliran primer, pembagian aliran sekunder dan pembagian aliran permuka kerja, seperti terlihat pada gambar -/ berikut :

9ambar -/ )embagian Aliran Ventilasi ,al penting yang berikutnya adalah bagaimana strukturnya harus dapat men#egah kebo#oran angin untuk meningkatkan jumlah angin e%ekti%. Masalah ini bukan saja untuk maksud menyingkirkan gas di lokasi kerja yang merupakan tujuan utama, tetapi dilihat dari segi pen#egahan swabakar dan ekonomi daya $entilasi juga penting. +ntuk men#apai tujuan tersebut, jaringan $entilasi utamanya menggunakan sistem diagonal &mengenai sistem ini akan dijelaskan kemudian' dengan menggali H$entilation sha%tI di bagian dalam, sementara sebagian #ara e%ekti% pada konstruksi panel digunakan sistem struktur ruang.
Diktat Ventilasi ambang ,al. =; - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

=. Ventilasi +tama a. "enis Ventilasi +tama Ventilasi utama terdiri dari jenis-jenis berikut. )enggolongan berdasarkan metode pembangkitan daya $entilasi, terdiri dari : Ventilasi alami dan $entilasi mesin )enggolongan berdasarkan tekanan $entilasi pada $entilasi mesin, terdiri dari : Ventilasi tiup dan $entilasi sedot. )enggolongan berdasarkan letak intake dan outtake airway, terdiri dari : Ventilasi terpusat dan $entilasi diagonal b. Ventilasi Alami Setiap kenaikan atau penurunan temperatur sebesar - o1, semua jenis gas akan memuai atau menyusut sebesar -(3;= kali $olumenya pada 4 o1. Dengan kata lain, berat per satuan $olume akan bertambah atau berkurang sebesar -(3;= kali. emperatur di permukaan &di luar pit' berubah se#ara drastis tergantung dari musim &terutama di negara > musim'. Dalam satu hari, temperatur di luar pit juga mengalami perubahan ke#il dari siang ke malam. etapi, temperatur di dalam pit pada kedalaman tertentu hampir tidak ada perubahan yang besar sepanjang > musim atau malam dan siang. emperatur di dalam pit yang panas buminya tidak tinggi, pada musim panas lebih rendah daripada temperatur udara luar. Sehingga, apabila terdapat perbedaan temperatur intake airway dan return airway yang ketinggian mulut pit intake dan outtakenya berbeda, akan timbul perbedaan kerapatan udara di dalam dan di luar pit atau udara di intake airway dan return airway akibat temperatur, sehingga membangkitkan daya $entilasi. )enyebab yang dapat membangkitkan daya $entilasi adalah sebagai berikut: -' 3' =' >' .' )erbedaan tinggi mulut pit intake dan outtake )erbedaan tempetarur intake dan return airway )erbedaan temperatur di dalam dan luar pit 8omposisi udara di dalam pit. ekanan atmos%ir

)ada suatu pit yang mempunyai 3 buah mulut pit yang ketinggiannya berbeda seperti gambar di bawah, dimana pada musim panas temperatur di dalam pit lebih rendah dari pada temperatur luar, maka udara di dalam pit menjadi lebih berat dari pada udara di luar pit yang sama-sama mempunyai tinggi A, sehingga mulut pit bawah menjadi outtake(eDhaust. )ada musim dingin terjadi kebalikannya.

9ambar 34
Diktat Ventilasi ambang ,al. =< - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

8ondisi Ventilasi Alami Dalam kasus ni, daya $entilasi dapat dinyatakan dengan rumus berikut: h@ dimana:

4,17 L(t ta ) 1.000

h @ tekanan $entilasi &mmaB A @ perbedaan tinggi &m' t @ temperatur eDhaust air &o1' ta @ temperatur udara luar &o1' 1ontoh soal : Berapakah tekanan $entilasi alami, apabila perbedaan tinggi mulut intake dan outtake &A' 344 m, temperatur di luar pit & ta ' -4o 1 dan temperatur di dalam pit &t' 3. o 1 ! "awaban : ,@ 4,17 x 200 x (25o 10o ) = 12,5, yakni menjadi 12,5 mmaq 1.000

Seperti terlihat pada gambar 3- di bawah, walaupun intake dan outtake berupa $erti#al sha%t, $entilasi alami tetap bekerja karena perbedaan temperatur dan kedalaman kedua $erti#al sha%t. Dalam hal ini, rumus $entilasi alami dapat dinyatakan dengan rumus berikut.

9ambar 3Ventilasi alami pada $erti#al sha%t A-

A3 OOOO.. t3 OOOO.. ,@

8edalaman kedua $erti#al sha%t &m' emperatur kedua $erti#al sha%t &o1'

4,17 L L x (t ta ) + L (t t ) 2 1 2 1 1.000 2 1

{(

Seandainya kedua $erti#al sha%t berada pada le$el yang sama, maka A -A3 menjadi 4, sehingga rumus ini menjadi

h=
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

4,17 L (t t ) 1.000 1 2 1
1opyright 2 34--

Diktat Ventilasi ambang ,al. =/ - ./

Ventilasi Tambang

Ventilasi alami terutama terjadi karena perbedaan temperatur di dalam dan luar pit, maka ketika perbedaannya kedil pada musim semi dan gugur, daya $entilasi semakin berkurang, bahkan kadang kala disuatu hari atau karena siang dan malam aliran $entilasi berbalik, atau kadang-kadang sama sekali tidak mengalir. 7lah karena itu, selain tambang batu bara yang sama sekali tidak timbul gas metan, tambang batu bara yang sedikit sekali saja timbul gas, $entilasi yang dilakukan dengan metode ini berbahaya. 6amun, karena pada $entilasi mesinpun, daya $entilasi alami ini tetap bekerja, maka harus dipikirkan untuk meman%aatkannya sedapat mungkin. Selain itu, apabila idak ada kipas angin #adangan pada waktu kipas angin utama sedang diperbaiki, sedapat mungkin perbaikan dilakukan pada musim panas atau dingin, yaitu ketika daya $entilasi alami bekerja kuat. #. Ventilasi Mesin Metode yang menggunakan kipas angin untuk melakukan $entilasi dengan men#iptakan tekanan $entilasi &positi% atau negati%' di mulut pit intake(outtake. )ada metode ini, dipilih kipas angin yang paling sesuai dilihat dari jumlah udara $entilasi yang diperlukan dan perbedaan tekanan $entilasi untuk mengalirkan jumlah udara tersebut. d. Ventilasi Sistem iup dan Ventilasi Sistem Sedot Ventilasi sistem tiup adalah metode $entilasi yang membangkitkan tekanan di mulut intake yang lebih tinggi &tekanan positi%' dari pada tekanan atmos%ir, untuk meniup masuk udara dalam pit. Apabila kipas angin utama dijalankan dengan metode ini gas metan akan terperangkap di dalam gob atau dinding batu bara, sehingga senadainya kipas angin berhenti beroperasi, ada bahaya gas tersebut mengalir ke dalam terowongan atau lokasi kerja dalam waktu bersamaan. Selain itu, pada sistem ini pintu $entilasi harus dibuat di mulut pit intake, sehingga menjadikannya sebagai terowongan transportasi akan merepotkan, dan juga banyak kebo#oran angin. +ntuk meniadakan kelemahan ini, memang return airway bisa dijadikan sebagai terowongan transportasi, namun ditinjau dari segi keamanan terhadap %asilitas transportasi sebaiknya dihindari. 8ebalikan dari sistem tiup, maka pada sistem sedot, kipas angin ditenpatkan di mulut pit outtake, membangkitkan tekanan yang lebih rendah &tekanan negati%' dari pada tekanan atmos%ir, untuk menyedot keluar udara dari dalam pit. 8arena tidak ada kelemahan seperti $entilasi tiup yang ditulis di depan maka saat ini $entilasi di tambang batu bara menggunakan metode ini. >. eori Ventilasi a. ahanan Ventilasi )ada waktu air lewat di dalam pipa besi, akan mengalami tahanan karena jumlah aliran air, ke#epatan, ukuran pipa besi dan si%at permukaan dalam pipa besi. Sama seperti kasus air tersebut, aliran udara yang melewati terowongan juga akan menerima tahanan yang berbeda menurut jumlah aliran udara, ke#epatan, ukuran terowongan, panjang terowongan, belokan dan bentuk keliling terowongan. 6amun, karena si%at #airan dan gas sangat berbeda, si%at tahanan yang diterima juga akan berbeda. +ntuk melakukan $entilasi, harus diberikan daya $entilasi yang dapat mengatasi tahanan ini. ahanan ini disebut tahanan $entilasi, yang mana
Diktat Ventilasi ambang ,al. >4 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

akan mengalami perubahan karena ke#epatan, jumlah aliran udara dan keadaan pit, seperti berikut ini: Seperti dapat dilihat pada rumus di depan, untuk terowongan yang sama, tahanan $entilasi sebanding dengan kuadrat ke#epatan aliran udara. Artinya, kalau ke#epatan menjadi 3 kali, tahanan menjadi 3 D 3 @ > kali, dan saat ke#epatan menjadi = kali, tahanan menjadi / kali. +ntuk terowongan yang sama jumlah aliran udara sebanding dengan ke#epatan udara, sehingga untuk jumlah aliran udara juga dapat dikatakan hal yang sama. Misalnya, pada suatu terowongan yang tiap menitnya dilewati 3.444 m = udara, apabila jumlah aliran udaranya langsung dijadikan >.444 m =, maka tahanan yang diterima menjadi > kali lipat.

ahanan $entilasi sebanding dengan panjang airway ahanan $entilasi berbanding terbalik dengan luas penampang terowongan dan berbanding lurus dengan panjang keliling penampang terowongan. "adi, apabila luas penampang terowongannya tertentu, maka makin pendek panjang keliling, makin ke#il tahanannya. Dengan demikian, bentuk lingkaran atau yang mendekatinya merupakan bentuk airway yang ideal. ahanan $entilasi tergantung dari bentuk permukaan dinding dalam terowongan. Biasanya tahanan tersebut yang dinyatakan se#ara kuantitati% disebut koe%isien gesek terowongan. -' 8oe%isien 9esek 8oe%isien gesek berbeda menurut metode penyanggaan terowongan. abel berikut adalah koe%isien gesek untuk tiap jenis terowongan. abel -8oe%isien 9esek iap "enis erowongan "enis terowongan ipe busur erowongan telanjang )enyangga kayu )ermuka kerja Seluruh )it Verti#al sha%t 3' Aapis batu bata Aapis beton Steels sets Biasa Banyak tonjolan Biasa idak beraturan Besar 4,444;3 4,44-=4 4,443=; 4,44>3> 4,443>4 8e#il 4,444=4 4,444=; 4,444<; 4,44-.> 4,44434 Eata-Eata 4,444.. 4,444?/ 4,44->4 4,444<4,4434; 4,44-?? 4,44>-> 4,443?> 4,44333 4,44-=4

ahanan Belokan ahanan $entilasi meningkat drastis dibelokan terowongan, ditempat yang menyempit, serta pada tempat terjadinya tabrakan aliran udara. ahanan yang timbul dibelokan disebabkan oleh kerugian energi akibat aliran udara yang berlebih. Mengenai hal ini, )etit dari )eran#is telah mengukur tahanan belokan dengan saluran kayu berbentu persegi panjang, dimana tahanan tersebut dinyatakan dalam panjang saluran kayu yang lurus dengan penampang yang sama. ,asilnya adalah seperti pada gambar kanan. Artinya, belokan tegak lurus akan menimbulkan tahanan yang setara dengan <3,= m terowongan lurus. Sedangkan, apabila belokan dijadikan bentuk lingkaran, tahanannya menjadi hanya ; m.
Diktat Ventilasi ambang ,al. >- - ./
1opyright 2 34--

)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

Ventilasi Tambang

9ambar 33.: 9esekan )ada Bagian Belokan erowongan =' Eumus )erhitungan ahanan Ventilasi +ntuk melakukan jumlah aliran udara yang sama, makin besar tahanan $entilasi, diperlukan tekanan $entilasi yang makin besar. +ntuk itu, tahanan $entilasi dinyatakan dengan tekanan $entilasi. 8alau hal-hal yang berhubungan dengan tahanan $entilasi seperti yang diuraikan di atas dinyatakan dalam rumus, akan menjadi sebagai berikut. h@ K

h @ tekanan $entilasi &mm air' 8 @ koe%isien gesek terowongan &tabel, satuan: 8gs 3(m>' u @ panjang keliling penampang terowongan &m' A @ )anjang terowongan &m' a @ Auas penampang terowongan &m3' $ @ ke#epatan angin &m(s' )ada rumus di atas, ke#epatan aliran adalah jumlah aliran dibagi luas penampang artinya $ @

uL 2 v a

dalam rumus di atas, maka menjadi : uLQ 2 h@ K a3 Artinya, pada rumus yang tidak memasukkan ke#epatan angin, tahanan $entilasi berbanding terbalik dengan pangkat = luas penampang terowongan. >' Eumus +mum Atkinson

Q &5 @ jumlah aliran'. Dengan substitusi $ ke a

Sebagai rumus umum $entilasi untuk menghitung penurunan tekanan akibat gesekan pada waktu udara mengalir di dalam terowongan, ada rumus umum Atkinson yang masih digunakan se#ara luas hingga kini. Eumus tersebut adalah sebagai berikut:

h =K

.u.!2 =K a

.u.Q2 a3

h @ )enurunan tekanan akibat gesekan &mm air' A @ )anjang terowongan &m'


Diktat Ventilasi ambang ,al. >3 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

u @ )anjang keliling penampang terowongan &m' $ @ 8e#epatan angin rata-rata &m(detik' a @ Auas penampang terowongan &m3' 5 @ "umlah angin &m=(detik' 8 @ 8oe%isien tahanan gesek terowongan .' ahanan "enis

oleh kondisi terowongan, dan disebut sebagai tahanan spesi%ik atau tahanan jenis terowongan & E '. 8arena nilai E mempunyai angka desimal yang sangat ke#il, maka untuk aplikasinya digunakan murgue dengan mengalikan -.444. "ika M adalah murgue, maka* M @ K

.u dalam rumus Atkinson merupakan konstanta yang ditentukan a3

@ E D -.444 &murgue'

L.u x1.000 (mur"ue) .................(1) a3

Sehingga rumus Atkinson menjadi seperti berikut: ,@ K

L.u.Q 2 M = xQ 2 ...................(2) 3 1 . 000 a

Artinya, tahanan $entilasi &h' sebanding dengan kuadrat jumlah angin, dan makin besar tahanan jenisnya makin besar pula tahanan $entilasinya. Dewasa ini, perhitungan jaringan $entilasi hampir semuanya dilakukan dengan komputer, namun apabila sebagai tahanan jenis yang menjadi dasar perhitungan digunakan nilai tahanan jenis &M' yang dihitung dari persamaan &-', adakalanya menimbulkan kesalahan pada hasil perhitungan, sehingga sebaiknya dilakukan pengukuran langsung tahanan jenis dengan barometer tambang. a' )enggabungan ahanan "enis &-' )enggabungan seri Andaikan Airway dengan tahanan jenis E- dan airway dengan tahanan jenis E3 saling dihubungkan se#ara seri seperti &a' pada gambar di sebelah kanan, dimana ditengahnya sama sekali tidak ada #abang airway, baik memisah maupun menggabung. Dalam hal ini, jumlah angin, V, dimanapun sama. )enurunan tekanan yang terjadi di masing-masing airway adalah E-V3 dan E3V3. Seandainya 3 buah airway tersebut dianggap sebagai buah airway dan tahanan jenisnya E, maka h @ EV3 Seperti diuraikan di atas, karena h @ E-V3 N E3V3

Diktat Ventilasi ambang ,al. >= - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Maka sudah pasti E @ E- N E3 Dengan #ara yang sama, apabila beberapa airway dihubungkan se#ara seri, dimana tahanan jenis masing-masing adalah E-, E3, E=, dst, dan tahanan jenis keseluruhan adalah E, maka E @ E- N E3 N E= N O.

9ambar 3= Saluran +dara Lang Berhubungan Se#ara Seri dan )aralel &3' )enggabungan paralel Andaikan 3 buah airway dengan tahanan jenis masing-masing E- dan E3 saling dihubungkan se#ara paralel seperti &b' pada gambar di atas, dimana ditengahnya sama sekali tidak ada #abang airway memisah maupun menggabung. Apabila jumlah aliran pada masingmasing airway adalah V - dan V3, maka penurunan tekanan masingmasing adalah E-V-3 dan E3V33. 6amun, pnurunan tekanan tersebut seharusnya sama. Apabila nilai penurunan tekanan adalah h, maka , @ E-V-3 @ E3V33 "adi h h dan # = 2 R R 1 2 Apabila 3 buah airway yang berhubungan se#ara paralel dianggap sebagai - buah airway, dimana jumlah aliran udaranya V. V- @ 8arena V @ V- N V3 Maka terjadilah hubungan sebagai berikut
1 V = h + R 1

1 R 2

)ersamaan di atas ditulis ulang dalam h, sehingga menjadi

Diktat Ventilasi ambang ,al. >> - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

1 h = + R 1

1 R 2

V2

Apabila tahanan jenis keseluruhan adalah E, maka dari hubungan h @ EV3, diperoleh :
1 R = + R 1

1 R 2

Atau 1 1 1 = + R R1 R2 Dengan #ara yang sama, apabila beberapa airway dengan tahanan jenis E-, E3, E=, OO., dihubungkan se#ara paralel, dimana tahanan jenis pada waktu hubungan airway tersebut dianggap sebagai - buah airway adalah E, maka,
1 1 1 1 = + + + .... R R1 R2 R3

Dan, karena h @ EV3 @ E-V-3 @ E3V33 @ E=V=3, maka R R R ,V2 = V ,V3 = V V- @ V R1 R2 R3 ?' GBui$alent 7ri%i#e Misalkan pada sebuah papan tipis dibuat lubang, dimana jumlah angin yang melalui lubang tersebut dibuat eBi$alen dengan jumlah aliran udara pada suatu pit. Sekarang, andaikan ukuran lubang dapat diasumsikan sehingga perbedaan tekanan di depan dan belakang lubang juga menjadi ekui$alen dengan tekanan $entilasi suatu pit, maka tahanan $entilasi pit dapat dinyatakan dengan ukuran lubang tersebut. +kuran lubang yang diasumsi tersebut dinamakan eBui$alent ori%i#e. Di berbagai negara, hingga sekarang eBui$alent ori%i#e ini digunakan sebagai metode untuk menyatakan tahanan $entilasi se#ara sederhana. Apabila jumlah angin dan tekanan $entilasi diketahui, eBui$alent ori%i#e dapat dihitung dengan rumus di bawah ini. A @ 4,=<

Q h

A @ GBui$alent ori%i#e &m3' h @ ekanan $entilasi &mm air' 5 @ "umlah angin &m=(detik' 1ontoh soal: Berapakah eBui$alent ori%i#e pada pit dengan tekanan negati% /> mm dan jumlah angin >.?<4 m=(menit &;< m=(detik'! "awaban : A @ 4,=<

Q 78 = 0,38 = 3,05 h $4

"adi, eBui$alent ori%i#e pit ini menjadi =,4. m3

Diktat Ventilasi ambang ,al. >. - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Memperbesar eBui$alent ori%i#e, atau dengan kata lain memperke#il tahanan $entilasi di dalam pit adalah sangat penting untuk memperbaiki $entilasi. Berapapun besarnya jumlah angin teoritis suatu kipas angin, kalau eBui$alent ori%i#enya tidak sesuai, jumlah angin tidak akan bertambah. Dengan makin dalam dan jauhnya lokasi penambangan pada tambang batu bara, tahanan $entilasi juga semakin meningkat, sehingga terjadi kekurangan angin $entilasi. Dengan demikian akan timbul kebutuhan untuk memperbesar eBui$alent ori%i#e melalui penggalian $entilation sha%t, pelebaran airway utama serta penambahan aliran #abang. ;' Daya Ventilasi Seperti diuraikan di depan, untuk melakukan $entilasi harus dibangkitkan tekanan $entilasi yang #ukup untuk mengatasi tahanan $entilasi. Daya teoritis yang diperlukan untuk mengatasi tahanan tersebut dinamakan daya $entilasi &atau daya penggerak udara', yang dapat dinyatakan dengan rumus berikut. 6@

6 @ daya penggerak udara &,)' h @ tekanan $entilasi &mm' 5 @ jumlah angin $entilasi &m=(detik' 8enyataannya, dengan mempertimbangkan e%isiensi kipas angin serta motor, dan perluasan pit dikemudian hari, daya yang diperlukan untuk operasi kipas angin biasanya diambil -,. S = kali daya penggerak udara menurut perhitungan diatas. 1ontoh soal: Berapa daya penggerak udara untuk melakukan $entilasi dengan tekanan $entilasi -.4 mm dan jumlah angin -.4 m=(detik! "awaban 6 @

hQ 75

Dalam hal ini, walaupun digunakan kipas angin dengan e%isiensi terbaik, diperlukan daya =44 ,) D -,. @ >.4 ,). Misalkan untuk melewatkan jumlah udara tersebut, tekanan $entilasinya dapat dijadikan -44 mm dengan #ara memperbesar terowongan, melakukan penganggaan yang tepat atau memperpendek terowongan, maka daya penggerak udara menjadi 100 % 150 = 200 &' 6@ 75 Sehingga daya kipas angin menjadi 344 ,) D -,. @ =44 ,) "adi yang paling penting adalah memperke#il tahanan $entilasi sebisanya, dimana kalau kita berpikir mengenai tahanan $entilasi, walaupun kita sudah mengenal rumus umum Atkinson, namun se#ara umum dapat dinyatakan dengan rumus berikut.
h =).r. (a x v2 2g

150 % 150 = 200 HP 75

h @ tahanan $entilasi dinyatakan dalam tekanan negati% &mm air' % @ koe%isien gesek terowongan r @ Berat jenis %luida &terutama udara' A @ )anjang terowongan &m' Da @ Auas penampang &m3'(panjang keliling penampang &m'
Diktat Ventilasi ambang ,al. >? - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

V @ ke#epatan aliran rata-rata &m(detik' g @ per#epatan gra$itasi Dalam rumus di atas, r dan g dapat dianggap hampir konstan, sehingga tindakan teknis untuk mengurangi tahanan $entilasi dapat di%okuskan pada > pokok yaitu: Menge#ilkan % Memendekkan A Menge#ilkan $ Membesarkan nilai Da 8e > hal tersebut semuanya masalah yang berhubungan dengan konstruksi pit. Dalam hal ini, % yang paling ke#il adalah konstruksi terowongan dari beton. Sedangkan untuk Da, terowongan berbentuk lingkaran adalah yang paling ideal. Dalam artian itulah, maka $erti#al sha%t berbentuk lingkaran dapat dikatakan tipe ideal. Akan tetapi, menggunakan bentuk ini terhadap terowongan yang umum adalah sulit se#ara ekonomi, sehingga banyak digunakan terowongan tipe setengah lingkaran yang memakai penyangga steel sets. "adi, karena alasan konstruksi pit, seringkali yang menjadi metode utama untuk mengurangi tahanan $entilasi adalah mengurangi A &memendekkan airway' dan $ &ke#epatan $entilasi'. +ntuk mengurangi $ terhadap jumlah angin $entilasi yang konstan, #ukup dengan memperbesar penampang terowongan. Akan tetapi terowongan berpenampang besar ini mempunyai masalah, yaitu memerlukan biaya yang besar untuk penggalian dan perawatannya. 7leh karena itu, dilakukan perhitungan ekonomi penampang terowongan, dengan mempertimbangkan biaya untuk daya penggerak $entilasi, serta biaya penggalian dan perawatan. Akan tetapi, karena pertimbangan, bahwa tahanan $entilasi sebanding dengan kuadrat ke#epatan $entilasi, serta peningkatan $entilasi yang diperlukan terhadap perkembangan di masa depan, sudah barang tentu penampang airway utama harus dibuat dengan kelonggaran yang #ukup. Metode yang paling e%ekti% untuk menerobis kebuntuan $entilasi akibat perluasan daerah penambangan, perpindahan daerah penambangan ke tempat dalam dan peningkatan gas yang timbul adalah menggali $entilation sha%t &$erti#al sha%t untuk $entilasi' dibagian yang sedalam mungkin. Dengan melakukan itu, seringkali semua masalah yang berhubungan dengan %, A, $ dan Da dapat diselesaikan. Salah satu metode konstruksi pit untuk mengurangi tahanan $entialasi adalah intake dan return airway utama dibuat berpenampang besar, kemudian memperbanyak $entilasi #abang. Dengan demikian, bukan saja akan mengurangu tahanan $entilasi tetapi dapat menyuplai udara segar dan temperatur rendah ke setiap blok, dan apabila ternyata terjadi ben#ana seperti kebakaran pit, dapat men#egah perluasan daerah yang terkena. Seperti telah dijelaskan di atas, tahanan $entilasi merupakan hal yang sangat penting bagi jumlah udara $entilasi. 7leh karena itu, kita teruskan permbahasan yang lebih rin#i lagi. Sekarang, andaikan ada terowongan berpenampang persegi panjang dengan lebar b dan tinggi b(3, maka u @ 3b N b @ =b OOOO &-' a @ b D b(3 @ b3(3 OOO. &3'
Diktat Ventilasi ambang ,al. >; - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

Apabila &-' dan &3' disubstitusi ke dalam rumus umum Atkinson, maka .3+.Q2 L.Q 2 h =, = 24 K b5 b6 * 8 Seperti diuraikan di depan, koe%isien gesek terowongan berlapis beton adalah U dari koe%isien gesek terowongan dengan steel sets, sehingga apabila jumlah angin $entilasi dan panjang terowongannya sama, maka dapat dikatakan terowongan lapis beton dengan lebar - se#ara $entilasi nilainya ekui$alen dengan terowongan steel sets dengan lebar -,-.. <' eori 8ipas Angin 8ipas angin adalah mesin yang disekitar porosnya dipasangi sejumlah sayap, dan dengan memutarnya memberikan gaya sentri%ugal atau gaya dorong kepada udara untuk membangkitkan angin. eorinya sangat sulit, dan dalam kesempatan ini akan diuraikan se#ara ringkas mengenai tahanan kipas angin dan = kaidah kipas angin. a' ahanan 8ipas Angin )ada waktu kipas angin berputar dan udara melewati kipas, timbul tahanan karena gesekan dengan sayap dan pelat luar, serta tabrakan udara. Besar tahanan ini berbeda menurut tipe serta kapasitas kipas angin, dimana kipas angin yang tahanannya ke#il berarti kipas angin yang e%isien. ahanan kipas angin adalah tahanan yang si%atnya sama dengan tahanan $entilasi di dalam pit. Sama seperti ketika melakukan $entilasi di dalam pit, dimana tahanan pit tersebut dinyatakan dengan lubang ekui$alen &eBui$alent ori%i#e', maka tahanan kipas angin juga dinyatakan dengan eBui$alent ori%i#e, tetapi pada kipas angin disebut sebagai lubang lewat kipas angin &passage ori%i#e o% %an', yang dinyatakan oleh rumus berikut. &eBui$alent ori%i#e O. Auas penampang lubang, dimana tahanan pada waktu %luida mengalir diekui$alenkan dengan tahanan pada waktu melewati lubang tipis. Di tambang batu bara biasanya digunakan pada waktu menunjukkan tahanan $entilasi di dalam pit'. 4 @ 4,=<

Q ho

4 @ passage ori%i#e &m3' 5 @ jumlah angin $entilasi &m=(detik' ho @ tahanan kipas angin &mm air' 9abungan tahanan $entilasi pit h dan tahanan kipas angin h o menjadi tekanan negati% &$akum' yang ditimbulkan kipas angin untuk melakukan $entilasi. 9abungan tahanan h N h o ini disebut tekanan negati% &$akum' mula, sedangkan tekanan negati% di dalam pit saja &h' disebut tekanan negati% e%ekti% dan tekanan negati% di dalam kipas angin &ho' disebut tekanan negati% tidak e%ekti%. b' = kaidah 8ipas Angin

Diktat Ventilasi ambang ,al. >< - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Diantara jumlah putaran, jumlah angin, perbedaan tekanan dan daya kipas angin terdapat hubungan sebagai berikut. ,al ini dinamakan = kaidah kipas angin. &-' 8aidah ke )erbedaan tekanan e%ekti% kipas angin berbanding lurus dengan kuadrat jumlah putaran 1ontoh soal: Apabila kipas angin dengan putaran 344 rpm, tekanan <4 mm air dan kapasitas angin >.;44 m=, putarannya dijadikan =44 rpm, berapakah tekanannya! "awaban : <4 mm D

3002 = 180 mm 2002

&3' 8aidah ke 3 "umlah &kapasitas' angin pada kipas angin berbanding lurus dengan jumlah putaran. 1ontoh soal: Berapakah jumlah angin kipas angin di atas 300 = 7.050 m 3 "awaban : >;44 m= 200 &=' 8aidah ke = Daya penggerak udara kipas angin berbanding lurus dengan pangkat = jumlah putaran atau jumlah angin 1ontoh soal: Menjadi berapa kali daya penggerak kipas angin di atas! "awaban:

3003 27.000.000 = = 3,375, ar.inya menjadi 3,375 ka-i 2003 8.000.000

#' 8ur$a 8arakteristik 8ipas Angin +ntuk mengetahui si%at dan kemampuan kipas angin, hubungan antara jumlah &kapasitas' $entilasi dan perbedaan tekanan e%ekti% di#ari melalui pengukuran langsung, kemudian dinyatakan dalam gra%ik, yang disebut sebagai kur$a karakteristik kipas angin. +ntuk memperoleh kur$a karakteristik, putaran kipas angin dijaga konstan selanjutnya luas penampang jalan udara diubah-ubah dan di#ari jumlah angin, daya poros, tekanan angin dan e%isiensi, untuk setiap luas penampang. ,ubungan tersebut digambarkan sebagai kur$a pada gra%ik, dengan mengambil jumlah angin sebagai sumbu datar, serta e%isiensi, tekanan angin dan daya poros sebagai sumbu tegak. 9ambar 3> di bawah ini adalah satu #ontoh kur$a karakteristik kipas angin.

Diktat Ventilasi ambang ,al. >/ - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

9ambar 3>.: 8ur$a 8arakteristik 8ipas Angin Dari kur$a karakteristik tersebut dapat diketahui, pada jumlah angin berapa atau harus dibuat berap perbedaan tekanan e%ekti%nya, agar kipas angin tersebut bekerja pada e%isiensi yang terbaik. 8ur$a karakteristik ini sangat penting dalam manajemen kipas angin, dan diperlukan sekali pada waktu pemilihan kipas angin, perubahan jumlah putaran, operasi gabungan dan peren#anaan pembagian aliran. )enjelasan mengenai operasi gabungan kipas angin utama tidak diberikan disini. )% @ tekanan negati% /' )erhitungan Ventilasi a' Apabila memungkinkan penggabungan tahanan jenis Apabila seluruh tahanan jenis airway yang menyusun jaringan terowongan dapat dinyatakan dalam satu kesatuan jaringan airway, yaitu dengan menggabungkan se#ara seri dan paralel, maka perhitungan jumlah angin menjadi mudah. Lakni dapat dihitung dari h @ EV3 &#atatan: telah dijelaskan di depan'. b' Apabila diberikan kur$a karakteristik kipas angin ekanan $entilasi alami ) 6 boleh diasumsikan tidak berubah menurut jumlah $entilasi. 6amun, tekanan yang dibangkitkan kipas angin )0 berubah besar tergantung jumlah angin yang dihasilkan, sehingga tanpa mempertimbangkan hal ini, tidak dapat diperoleh jumlah angin yang benar. +ntuk men#ari jumlah angin dari kur$a karakteristik kipas angin yang diberikan, metode analisa gra%ik adalah #ara yang mudah. @ e%isiensi )S @ daya kuda poros

Diktat Ventilasi ambang ,al. .4 - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

9ambar 3..: )enjelasan #ara men#ari jumlah Angin apabila kur$a karakteristik kipas angin diberikan. )ertama-tama, tekanan $entilasi alami diasumsikan nol. )ada gambar di atas, kur$a karakteristik kipas angin adalah C. )ada sumbu tegak gra%ik ini, diambil kerugian tekanan &h' dan pada gra%ik digambarkan kur$a CC yang menunjukkan hubungan h @ EV 3. 8ur$a ini adalah setengah bagian sebelah kanan dari garis parabola dengan sumbu tegak sebagai sumbu simetris. Seluruh jumlah angin yang di$entilasikan sama dengan jumlah angin yang dihasilkan oleh kipas angin, dan takanan yang hilang karena $etilasi sama dengan tekanan yang dibangkitkan oleh kipas angin. Sehingga, absis dari titik potong kur$a C dan CC merupakan seluruh jumlah angin, V -, dan ordinat dari titik potong merupakan tekanan kipas angin, )E 0-. #' Eumus Dasar )erhitungan Ventilasi Lang +mum Apabila jaringan airway di dalam pit tidak bisa disubstitusi oleh satu airway yang nilainya setara, dengan meman%aatkan rumus umum penggabungan seri dan paralel tahanan jenis, maka perhitungan jumlah angin menjadi repot. Dalam hal ini dihitung dengan menggunakan komputer dan berikut ini akan dijelaskan pola pikir dasar untuk melakukan itu. Ada = hubungan yang menjadi dasar perhitungan jumlah angin pada setiap airway di dalam jaringan sirkuit $entilasi yang diberikan, yaitu: &-' 8erugian tekanan terhadap airway manapun dapat dinyatakan oleh rumus berikut. , @ EV3 OOOOOOOOO&-' )ertama-tama arah aliran udara pada setiap airway diasumsikan sembarang. Apabila udara ternyata mengalir ke arah tersebut, V diberi tanda positi%, dan apabila udara mengalir ke arah yang berlawanan, V diberi tanda negati%, maka rumus di atas dapat ditulis kembali sebagai berikut: , @ EV V OOOOOOOO &3' &3' +ntuk titik hubung &pertemuan' airway manapun, seluruh jumlah aliran udara yang mengalir menuju titik hubung sama dengan seluruh jumlah aliran udara yang mengalir menjauhi titik tersebut.
Diktat Ventilasi ambang ,al. .- - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

Artinya, disini berlaku persyaratan kontinuitas. Andaikan jumlah aliran udara yang menuju dan meninggalkan satu titik hubung adalah V-, V3, V=, O.., dimana jumlah aliran udara yang menuju titik hubung diberi tanda negati%, maka persyaratan kontiunitas dapat dinyatakan dengan rumus berikut. V- N V3 N V= N O @ 4 OO.. &=' &=' +ntuk sirkuit manapun, jumlah matematis kerugian tekanan yang terjadi di airway yang menyusunnya, sama dengan jumlah tekanan yang dibangkitkan kipas angin yang berada di sirkuit tersebut dan $entilasi alami. .. Ventilasi Aokal ujuan utama $entilasi adalah mengamankan pit dengan mengirimkan udara yang #ukup ke lokasi kerja untuk menyingkirkan gas. Diantara $entilasi permuka kerja, ada yang melakukan $entilasi dengan membawa masuk intake air se#ara langsung, seperti $entilasi permuka kerja penambangan, dan ada yang mengirimkan angin yang dibangkitkan oleh kipas angin lokal, air jet dan lain-lain, dengan menggunakan saluran udara &air du#t' seperti pada $entilasi permuka kerja penggalian maju. Ventilasi lokal termasuk ke dalam kelompok kedua, yang mana melakukan $entilasi menggunakan kipas angin lokal, air jet dan lain-lain. Disini akan diuraikan pokok-pokok umum mengenai $entilasi lokal dan $entilasi permuka kerja penambangan batu bara. a. )okok )erhatian erhadap Ventilasi )ermuka 8erja -' Ventilasi permuka kerja penambangan yang mempunyai kemiringan, harus dilakukan dengan mengalirkan udara dari bagian bawah ke bagian atas. &Mengenai hal ini, peraturan keselamatan tambang batu bara "epang menetapkan, bahwa di lokasi kerja penambangan batu bara sistem lorong panjang pad atambang batu bara kelas A, tidak diperbolehkan melakukan $entilasi mengarah ke bawah. 8e#uali ada alasan khusus seperti lapisan batu baranya landai, dan mendapatkan iQin dari kepala bagian pengawasan keselamatan tambang'. 3' Cntake dan return airway permuka kerja penambangan dapat mengalami penyempitan dengan majunya permuka kerja, sehingga terowongan tersebut senantiasa harus dijaga pada ukuran yang telah ditentukan. =' )ada permuka kerja sistem mundur, ada kemungkinan gas pakat di gob mengalir masuk ke bagian dangkal &up-dip' permuka kerja. 7leh karena itu, $entilasi bagian dangkal terutama perlu hati-hati, dan gas pekat dien#erkan dengan air jet atau kipas angin lokal, atau dihantar ke tempat yang aman di dalam return airway dengan saluran udara. >' Batuan ambruk dari atap &#a$ing' dan batu kayu &petori%ied wood' yang ada di permuka kerja dapat meningkatkan tahanan $entilasi permuka kerja se#ara drastis, sehingga harus disingkirkan se#epatnya.

b. "enis Metode Ventilasi Aokal


Diktat Ventilasi ambang ,al. .3 - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +, 1opyright 2 34--

Ventilasi Tambang

Sama seperti $entilasi utama, ada sistem tiup dan sistem sedot, namun untuk penggalian maju pada prinsipnya harus menggunakan sistem tiup. +ntuk menyingkirkan gas yang timbul di permuka kerja penggalian maju, se#epatnya harus mengen#erkan gas tersebut sampai ke tara% yang tidak bahaya. 9as dan udara se#ara alamiah dapat ber#ampur karena e%ek di%usi gas, sehingga kalau kedua gas diaduk dengan $entilasi tiup, segera ber#ampur dan menjadi en#er. etapi, pada $entilasi sedot tidak terjadi pengadukan, sehingga gas diujung permuka kerja tidak mudah disingkirkan. 6amun pada sistem tiup, eDhaust air yang terdi%usi keluar ke bagian depan melalui seluruh terowongan, sehingga pada penggalian maju batuan terjadi banyak suspensi serbuk batuan yang membuat buruk keadaan lingkungan. 7leh karena itu, pada penggalian maju batuan yang sama sekali tidak timbul gas, penggunaan sistem sedot membuat udara terowongan lebih bersih dan sehat &perhatikan gambar'.

9ambar 3?. Ventilasi )ermuka 8erja )enggalian Maju Dilihat dari segi %asilitas peralatan, $entilasi lokal dapat dibagi menjadi $entilasi bratti#e, air jet, saluran udara dan metode kipas angin lokal. -' Ventilasi Bratti#e Cni adalah metode $entilasi pada sebuah terowongan penggalian maju dengan merentangkan papan kayu dan $inil, dimana satu sisi dijadikan intake dan sisi lainnua sebagai eDhaust. Di "epang, pada Qaman penambangan batu bara sistem ruang dan pilar, $entilasi permuka kerja terutama dilakukan dengan $entilasi bratti#e. 6amun karena banyak kebo#oran angin dan boros bahan papan kayu, serta memakan tenaga dan waktu, maka saat ini tidak digunakan lagi. &)erhatikan 9ambar'.

9ambar 3;.: Ventilasi Bratti#e 3' Air jet


Diktat Ventilasi ambang ,al. .= - ./
)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

Cni adalah metode yang melakukan $entilasi melalui gaya yang dihasilkan melalui penyemprotan udara kompresi dari noQel yang dipasang di dalam saluran udara. 8arena daya $entilasinya lemah, tidak bisa digunakan untuk $entilasi jarak jauh, tetapi digunakan se#ara lokal pada penyingkiran gas di lokasi terjadi ambrukan &#a$ing'. 6amun, karena bisa menimbulkan listrik statik, penanganan terhadapnya harus dilakukan dengan baik. &)erhatikan gambar berikut'

9ambar 3<.: Air "et =' Ventilasi Saluran +dara Cni adalah metode yang melakukan $entilasi dengan meman%aatkan perbedaan tekanan udara di dalam pit, dengan menggunakan saluran udara. )ada waktu membuka pintu angin yang menghubungkan intake airway dan return airway di dalam pit, yang dialiri udara $entilasi yang #ukup banyak harus dilakukan dengan tenaga yang lumayan besar, karena adanya perbedaan tekanan di kedua terowongan. Seandainya pintu angin dilubangi dan kepadanya dipasangi saluran udara, maka akan mengalir udara di dalam saluran udara. Ventilasi saluran udara adalah $entilasi yang meman%aatkan %enomena ini untuk melakukan $entilasi permuka kerja. Ventilasi saluran udara juga terdiri dari sistem tiup dan sistem sedot &perhatikan gambar pada halaman berikut'. )ada sistem tiup, $entilasi dilakukan dengan memperpanjang saluran udara dari sisi intake air, sedangkan pada sistem sedot $entilasi dilakukan dengan menghubungkan saluran udara ke sisi return air. +ntuk penggalian maju lebih #o#ok digunakan sistem tiup. Ventilasi saluran udara mempunyai keunggulan sebagai berikut: 8arena meman%aatkan tekanan $entilasi pada $entilasi utama, selama $entilasi utama tidak berhenti, $entilasi saluran udara juga tidak berhenti. idak menggunakan listrik dan udara kompresi seperti pada kipas angin lokal. erutama karena tidak ada peralatan listrik, keamanannya terjamin.

Diktat Ventilasi ambang ,al. .> - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

9ambar 3/.: Ventilasi Sistem iup Dan Sedot )ada kipas angin lokal atau jet, ada resiko terjadi resirkulasi udara tergantung posisi pemasangan atau jumlah angin. Sedangkan pada $entilasi saluran udara sama sekali tidak ada resirkulasi udara &mengenai resirkulasi udara akan diuraikan di belakang'. )ada kipas angin lokal timbul bunyi bising selama operasi, sehingga ada resiko terjadi ke#elakaan lori batu bara atau hal lain. Sedangkan $entilasi saluran udara sama sekali tidak menimbulkan bunyi bising. Apabila diperlukan jumlah angin $entilasi yang #ukup banyak, maka dengan menggunakan beberapa buah saluran udara atau saluran udara berdiameter besar, dapat dilakukan $entilasi dalam jumlah besar.

Sementara kelemahan $entilasi saluran udara adalah sebagai berikut: Apabila di dalam satu aliran #abang dilakukan $entilasi saluran udara lebih dari dua se#ara seri, tahanan $entilasi akan meningkat, sehingga jumlah udara $entilasi berkurang. )ada prinsipnya, $entilasi saluran udara harus dilakukan se#ara paralel. Di daerah terujung $entilasi utama, perbedaan tekanan $entilasi antara intake air dan eDhaust air semakin ke#il, sehingga di daerah ujung yang gas timbulnya paling banyak, pada umumnya akan kekurangan jumlah udara kalau menggunakan $entilasi saluran udara. Apablia intake airway dan return airway terpisah jauh, $entilasi menjadi sulit karena saluran udara menjadi panjang. )ada waktu membuka pintu angin diantara intake airway dan return airway tempat saluran udara terpasang, $entilasi saluran udara akan terhenti. #. Metode Ventilasi Dengan 8ipas Angin Aokal Cni adalah metode $entilasi lokal yang melakukan $entilasi dengan menyambung dan memperpanjang kipas angin lokal dan saluran udara. Saat ini, untuk $entilasi lokal yang dilakukan di "epang, metode ini menjadi #ara paling utama. )ada metode kipas angin lokal juga terdapat sistem tiup dan sistem sedot &perhatikan gambar =4'.

Diktat Ventilasi ambang ,al. .. - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

9ambar =4.: Metode Ventilasi 8ipas Angin Aokal )ada sistem sedot, debu yang timbul di permuka kerja dapat disedot ke dalam saluran udara tanpa menyapu dulu terowongan di tengahnya, sehingga dari segi lingkungan kerja lebih unggul daripada sistem tiup. 6amun, sistem sedot mempunyai kelemahan sebagai berikut: Aingkup gerak aliran udara diujung saluran udara ke#il, sehingga gas yang timbul di permuka kerja sulit disingkirkan. 8arena perlu memperpanjang saluran udara sampai ke dekat permuka kerja, menjadi gangguan kerja di permuka kerja, serta saluran udara mudah mengalami kerusakan akibat peledakan atau hal lain. Saluran udara dari $inil sulit digunakan karena bisa mengempis. Apabila konsentrasi gas dapat terbakar yang disingkirkan tinggi, penggunaan kipas angin aksial menjadi berbahaya. 8arena kelemahan-kelemahan itu, hampir semua metode $entilasi kipas angin menggunakan sistem tiup. Di "epang, sebagai kipas angin lokal, dahulu banyak digunakan mulai dari yang ke#il dengan daya - ,) sampai tipe turbo atau tipe propeller dengan daya ., -4, 34 ,). 6amun akhir-akhir ini, kipas angin lokal tipe besar yang dapat mengantisipasi penggalian maju yang jaraknya lumayan panjang juga sudah digunakan. enaga penggeraknya ada yang menggunakan tenaga listrik dan tenaga pneumatik &udara kompresi'. Sistem penggerak listrik mempunyai e%isiensi yang lebih baik, kebisingan juga rendah dan biaya tenaga penggerak juga murah dibanding sistem pneumatik. 6amun karena memakai tenaga listrik, dahulu ditempat yang banyak gas, #enderung menghindari penggunaannya. etapi, karena ada peningkatan manajemen terhadap gas dan peralatan keamanan, saat ini hampir semuanya menggunakan sistem penggerak listrik. 8ondisi dimana udara yang sudah digunakan sekali &eDhaust air' ber#ampur masuk ke mulut $entilasi lokal dan aliran udara yang sama berulang-ulang dialirkan, disebut resirkulasi udara. Apabila keadaan ini berlanjut terus, gas tidak tersingkir dengan baik, makin lama konsentrasi gas meningkat dan terjadi keadaan yang bahaya, sehingga harus diusahakan agar tidak terjadi resirkulasi udara. 7leh karena itu, dalam penempatan diperhatikan hal-hal sebagai berikut: kipas angin lokal harus

Diktat Ventilasi ambang ,al. .? - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

-' Apabila letak kipas angin lokal tidak baik &perhatikan gambar berikut' Apabila letak kipas angin lokal dekat ke return airway, dapat menjadi penyebab resirkulasi udara. erutama pada waktu mengoperasikan kembali kipas angin lokal yang sempat terhenti karena suatu sebab, gas dapat mengalir balik ke posisi kipas angin lokal dan menjadi penyebab timbulnya ke#elakaan. )ada waktu meletakkan kipas angin, dipilih tempat yang kondisi atap dan dindingnya baik serta tidak ada tetesan air, dan mengambil tempat di sisi intake air dengan jarak yang #ukup dari mulut return airway, agar tidak terjadi resirkulasi udara.

9ambar =-.: 8ondisi 8ipas Angin 3' Apabila kekurangan angin induk Falaupun letak kipas angin sudah baik, kalau jumlah angin induk &intake air' yang melewati posisi peletakan kipas angin lebih sedikit dari pada jumlah angin yang dibangkitkan oleh kipas angin, akan terjadi resirkulasi udara. Selain itu, adakalanya resirkulasi udara dapat terjadi karena kekurangan angin induk yang disebabkan oleh ambruknya airway atau pembukaan pintu angin. Mengenai hal ini, peraturan keselamatan tambang batu bara "epang menetapkan sebagai berikut: 8ipas angin lokal harus ditempatkan pada posisi dimana eDhaust air tidak tertarik masuk ke intake air, dan jumlah udara $entilasi yang melalui posisi tersebut dibuat melebihi kapasitas kipas angin yang dimaksud, agar tidak terjadi resirkulasi udara. ?. )engukuran Di tambang batu bara perlu dilakukan berbagai ma#am pengukuran untuk memeriksa apakah disetiap tempat di dalam pit telah dilakukan $entilasi udara yang #ukup, dengan maksud mendapatkan kesalahan $entilasi, atau untuk mendapatkan bahan yang diperlukan untuk peren#anaan $entilasi atau perbakan $entilasi. ,al yang harus diukur antara lain adalah temperatur udara, kelembaban, tekanan udara, ke#epatan angin, jumlah angin, penurunan tekanan, tekanan kipas angin, kadar gas, jumlah debu dan derajat kata. Disini akan dijelaskan mengenai pengukuran tekanan udara, ke#epatan angin, jumlah angin, penurunan tekanan dan tekanan kipas angin yang se#ara langsung diperlukan untuk peren#anaan $entilasi atau perbaikan $entilasi.

Diktat Ventilasi ambang ,al. .; - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

a. 8e#epatan angin -' Anemometer +ntuk mengukur ke#epatan angin di dalam pit bawah tanah biasanya menggunakan anemometer. Cni adalah kin#ir angin yang sangat ringan dan gesekannya ke#il, dimana baling-balingnya terbuat dari pelat aluminium dan membentuk sudut >3->> o terhadap arah poros. +ntuk mengukur ke#epatan angin, alat ini diletakkan di dalam aliran udara untuk memutar baling-baling, dimana ke#epatan angin atau jarak tempuh aliran udara per satuan waktu dapat diperoleh dari jumlah putaran dalam waktu tertentu. Daerah kemampuan ukurnya adalah 4,.-4 m(s. 3' abung pitot )ada tabung pitot terdapat lubang ukur tekanan total di depan dan lubang ukur tekanan statis di samping. )erbedaan kedua tekanan tersebut, yakni tekanan dinamis, diukur dengan manometer tabung +, kemudian ke#epatan angin diperoleh dari persamaan di bawah. ) @ w3(3g ) @ tekanan dinamis @ berat jenis udara w @ ke#epatan angin g @ per#epatan gra$itasi

=' )engukuran ke#epatan angin rendah 8e#epatan angin di bawah - m(s sulit diukur. +ntuk itu ada anemometer kawat panas yang meman%aatkan pelepasan panas dari kawat halus dan anemometer termistor yang meman%aatkan koe%isien temperatur tahanan semi konduktor. +ntuk mengukur ke#epatan angin rendah se#ara sederhana, maka pada dua titik berjaral .--4 m di dalam lorong angin diberi tanda titik start dan titik pengukuran. 8emudian dengan stopwat#h dilakukan pengukuran waktu yang diperlukan oleh asap untuk melewati dua tanda tersebut, hingga diperoleh ke#epatan angin. 8arena asap akan menyebar selama mengalir, maka bagian tengah dari asap menyebar yang diukur. b. "umlah angin "umlah angin adalah perkalian ke#epatan angin rata-rata dan luas penampang. )ada umumnya, ke#epatan angin terbesar terjadi di sekitar pusat penampang terowongan. 7leh karena itu, apabila mengukur ke#epatan angin dengan anemometer, maka anemometer digerakkan sepanjang penampang dengan ke#epatan konstan untuk mengukur ke#epatan angin rata-rata. 8emudian nilai tersebut dikalikan dengan luas penampang terowongan yang diukur untuk menghitung jumlah angin. #. )erbedaan tekanan Apabila tabung gelas ditekuk membentuk huru% + dan ke dalamnya dimasukkan air atau #airan lain hanya setengah bagiannya, kemudian dua buah tekanan yang hendak diukur masing-masing dihubungkan ke kedua ujung tabung gelas dengan pipa, maka perbedaan tekanan dapat diukur sebagai perbedaan ketinggian #airan. Apabila mau mengukur perbedaan tekanan yang ke#il, #ukup dengan memiringkan tabung +. Dengan memiringkannya sebesar 4o, sensiti$itas akan meningkat -(sin 4 kali.

Diktat Ventilasi ambang ,al. .< - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--

Ventilasi Tambang

d.

ekanan udara -' Barometer air raksa Mengetahui tekanan udara melalui pengukuran tinggi kolom air raksa yang terangkat oleh tekanan udara. - atmos%ir adalah ;?4 mm ,g. Alat ini #o#ok untuk pengukuran di tempat tetap &diam', tetapi tidak #o#ok digunakan dengan membawanya di dalam pit bawah tanah. 3' Barometer aneloide Fadah yang bagian dalamnya kedap dibuat dengan menempelkan 3 lembar logam tipis berbentuk lingkaran bergelombang. Dengan adanya perubahan tekanan, wadah tersebut mengembang dan mengempis, dimana de%ormasi yang ke#il tersebut diperbesar se#ara mekanis untuk ditunjukkan dengan jarum. 8urang memuaskan dari segi ketelitian, tetapi #o#ok untuk dibawa. =' Altimeter untuk pesawat terbang elah dilaporkan penggunaan alat ini untuk pit bawah tanah. 1ukup dapat men#apai tujuan.

e. )enurunan ekanan -' Melakukan pengukuran penurunan tekanan yang terjadi karena mengalirnya udara di dalam lorong angin adalah hal yang sangat penting. Apabila pada 3 titik pengukuran di dalam lorong angin diletakkan tabung tekanan statis )itot dan di tengah-tengahnya diletakkan tabung +, kemudian dihubungkan dengan pipa &misalnya pipa karet', maka perbedaan tekanan yang tampak pada tabung + adalah penurunan tekanan. Apabila 3 titik yang hendak diukur penurunan tekanannya berjarak jauh, selang jarak tersebut dibagi menjadi beberapa bagian, kemudian penurunan tekanannya diukur dan nilai penjumlahan untuk selang 3 titik tersebut boleh dianggap sebagai penurunan tekanan. )ada waktu melakukan pengukuran mulai dari mulut pit udara masuk kemudian mengelilingi pit dan sampai ke mulut pit udara buang, maka nilai penjumlahan penurunan tekanan selama itu setara dengan jumlah tekanan kipas angin dan tekanan $entilasi alami &perhatikan gambar di bawah'. 3' Melakukan pengukuran nilai mutlak tekanan udara dengan menggunakan barometer aneloide, kemudian dari perbedaan tekanan tersebut menghitung penurunan tekanannya.

9ambar =3.: Metode )engukuran ekanan Ventilasi Antar 3 titik di dalam erowongan

Diktat Ventilasi ambang ,al. ./ - ./


)rogram Studi eknik )ertambangan 0 - +,

1opyright

2 34--