You are on page 1of 3

Anatomi

Paru-paru
Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh
otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru
terdapat dalam rongga thoraks pada bagian kiri dan kanan. Paru-paru memilki :
1. Apeks
Apeks paru meluas kedalam leher sekitar 2,5 cm diatas calvicula.
2. permukaan costo vertebra
menempel pada bagian dalam dinding dada.
3. permukaan mediastinal
menempel pada perikardium dan jantung.
4. basis. Terletak pada diafragma
Paru-paru ada dua bagian yaitu :
1. paru-paru kanan (pulmo dekster)
yang terbagi atas 3 fisura menjadi tiga lobus superior, media dan inferior.
2. paru-paru kiri (pulmo sinister)
yang terbagi oleh sebuah fisura menjadi dua lobus superior dan inferior.

Gambar 1. Anatomi paru (Netter, 2006).
Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis, disebut pleura. Selaput bagian dalam
yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput
yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar
(pleura parietalis).
Paru-paru tersusun oleh bronkus, bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah.
a. Bronkus
Pada setiap sisi bercabang menjadi cabang-cabang utama, satu untuk setiap lobus
paru. Segmen paru pada daerah tersebut disuplai oleh cabang utama bronkus, setiap
segemen adalah unit mandiri dengan suplai darah sendiri.pau kanan memiliki 10
segmen paru kiri memiliki sembilan segmen. Setiap segmen berbentuk baji yang
tipis pada hilus paru. Didalam segmennya, cabang bronkus utama memecah
menjadi cabang-cabang yang lebih kecil.
b. Bronkiolus
Adalah salah satu cabang yang lebih kecil dan tidak memiliki cartilago dalam
dindingnya. Setiap bronkiolus memecah menjadi cabang-cabang yang lebih kecil.
c. Ductus alveolaris
adalah cabang yang paling kecil, setiap ujung terdapat sekelompok alveolus.
Setiap bronkiolus terminalis bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus respirasi,
kemudian menjadi duktus alveolaris.Pada dinding duktus alveolaris mangandung
gelembung-gelembung yang disebut alveolus.

d. Alveolus
Adalah kantong berdinding tipis yang mengandung udara, melalui seluruh dinding
inilah terjadi pertukaran gas. Setiap paru mengandung sekitar 300 juta alveoli.
Lubang-lubang kecil didalam alveolar memnungkinkan udara melewati satu
alveolus ke alveolus yang lain.

SUPLAI DARAH
Setiap arteri pulmonalis, membawa darah deoksigenasi dari ventrikel kanan
jantung, memecah bersama dengan setiap bronkus menjadi cabang-cabang untuk
lobus, segmen dan lobulus. Cabang-cabang terminal berakhir dalam sebuah jaringan
kapiler pada permukaan setiap alveolus.
Jaringan kapiler ini mengalir ke dalam vena yang secara progresif makin besar,
yang akhirnya membentuk vena pulmonalis, dua pada setiap sisi, yang dilalui oleh
darah yang teroksigensi ke dalam atrium kiri jantung.
Arteri bronchiale yang lebih kecil dari aorta menyuplai jaringan paru dengan
darah yang teroksigensi.

DRAINASE LIMFE
Menuju kelenjar limfe pada bfurcatio trachea, kemudian menuju kelenjar limfe
di sekitar trakea dan di dalam mediastinum.

INERVASI SARAF
a. Parasimpatis
Melalui nervus Vagus.
b. Simpatis
Dari truncus sympatheticus.

Sumber pustaka : Sloane, Ethel. 2003. Anatomi dan Fisiologi untuk Pemula. Jakarta: EGC.

Sumber gambar : Netter FH. Atlas of Human Anatomy. 4
th
ed. US: Saunders; 2006.