You are on page 1of 5

BAB IPENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG
Di dunia ini selalu terdapat perbedaan yang menyebabkan
berbagaimacam variasi. Begitu pula dengan genom pada manusia. Perbedaan inimuncul disebabkan ol
eh banyak hal misalnya mutasi. Variasi genom padamanusia ini disebut dengan Polymorphisme.
Polymorphisme sering ditemukan dalam lingkungan sehari-hari. Polymorphisme
ini dapat terjadi karena perubahan sebuah basa nukleotida ataupun beberapa basa
nukleotida. Polymorphisme dilaporkan oleh sekelompok peneliti memiliki korelasi dengan
epigenetik.
Epigenetik adalah perubahan fenotip atau ekspresi suatu gen tanpaadanya perubahan dari urutan atau
sekuens nukleotida di DNA. Selanjutnyaakan dibahas mengenai keanekaragaman genomik
manusia.Dalam skenario ini, mahasiswa dihadapkan pada skenario,
Wanita yang sering bekerja pada malam hari memiliki peningkatan risiko terkenakanker payudara.
Hal ini menimbulkan dugaan bahwa gen yang berperandalam memelihara ritme circadian berperan
dalam proses terjadinya kanker.Terkait dugaan ini, sekelompok peneliti melaporkan adanya korelasi
antaraSingle Nucleotide Polymorphims (SNPs) yang terkait regulator circadiancentral CLOCK denga
n risiko kanker payudara. Peneliti tersebut jugamelaporkan bahwa hipermetilasi pada promoter
CLOCK menurunkan resikoterjadinya kanker payudara. RNAi pada CLOCK secara in vitro yang
diikutidengan pemeriksaan microarray menunjukkan adanya perbahan ekspresitranskripsi yang terkait
dengan kanker.
B.RUMUSAN MASALAH
1.Bagaimana terjadi variasi genomik pada manusia?
2.Apa penyebab perubahan ekspresi transkripsi?3.Apa genetik dan epigenetik?
C.TUJUAN
1.Mengetahui macam-macam keanekaragaman genomik pada manusia.
2.Mengetahui macam-macam Polimorphisme
.3.Mengetahui prinsip dasar epigenetik.4.Mengetahui teknik pemeriksaan molekuler.
D.MANFAAT1.Dapat menjelaskan macam-macam keanekaragaman genomik padamanusia.
2.Dapat menjelaskan macam-macam Polimorphisme
.3.Dapat menjelaskan prinsip dasar epigenetik
.4.Dapat menjelaskan teknik pemeriksaan molekuler


BAB IILANDASAN TEORI
DISKUSISTEP 1 Istilah-istilah
Microarray : uji sampel DNA dari susunan sekuens DNA yang berupa titik-titik dan berdiameter 200
nm, biasanya digunakan untuk mencocokkan DNAyang sudah diketahui ataupun yang belum
diketahui.Keywords : SNPs, perubahan ekspresi transkripsi
STEP 2 Penetapan Masalah
1.Variasi genomik pada manusia.
2.Penyebab perubahan ekspresi transkripsi
3.Perbedaan genetik dan epigenetik
STEP 3-4 Analisis dan Inventarisasi Masalah
1.Bagaimana proses terjadinya variasi genomik pada manusia?
2.Apa penyebab perubahan ekspresi transkripsi?
3.Apa SNPs?
4.Apa perbedaan SNPs dengan mutasi?
5.Apa Polimorphisme?
6.Apa genetik dan epigenetik?
7.Apa saja teknik pemeriksaan molekuler?
STEP 5 Tujuan Pembelajaran
1.Menjelaskan proses terjadinya variasi genomik pada manusia
.2.Menjelaskan penyebab perubahan ekspresi transkripsi.
3.Menjelaskan SNPs.
4.Menjelaskan perbedaan SNPs dengan mutasi.
5.MenjelaskanPolimorphisme
.6.Menjelaskan genetik dan epigenetik.7.Menjelaskan teknik pemeriksaan molekuler.



STUDI PUSTAKA
A.Epigenetik
Epigenetik menunjukkan bahwa gen dapat dipengaruhi oleh lingkungandengan mekanisme struktur
Nuclease yang secara langsung maupun tidak langsungmengubah fenotip (Prasetyo,2010).Adapun
metode dalam epigenetik ini dibagi menjadi tiga yaitu : Metilasi,Modifikasi Histon, Post Transkripsi/
RNA interference (Prasetyo,2011).Metilasi merupakan penambahan gugus metil pada basa DNA
umumnyaterjadi pada CpG island (Baylin,2009).CpG island merupakan daerah yang memiliki banyak
C dan G mencapai200-3000 bp, ciri-cirinya adalah dekat dengan gen. Pada orang normal
CpG islandini tidak mengalami metilasi (Bird,2008).Apabila termetilasi maka akan mengakibatkan
gene silencing (Bird, 2002).
Adapun mekanisme metilasi ini adalah ketika metilasi pada CpG islandmaka metilsitosin akan
mengundang MBP, dan MBP ini akan mengundang MBP-MBP lain sehingga sekuen DNA tidak bisa
dikenali. Hal ini mengakibatkan proteinaktivator tidak dapat menempel dan mengaktifkan enhancer
sehingga tidak terjaditranskripsi sehingga tidak ada protein.
Gene silencing inilah yang memicu kanker (Prasetyo,2011).
Untuk modifikasi histon melibatkan asetilasi yang berfungsi untuk melonggarkan histon dan
deasetilasi yang berfungsi untuk mengencangkan ikatanhiston (Prasetyo, 2010).Asetilasi histon
mengakibatkan aktivasi transkripsional apabila deasetilasimaka tidak ada aktivitas transkripsi
(Jacobson, 2004).Untuk RNAi atau RNA interference adalah RNA yang mengganggu padatranskripsi
maupun sebelum translasi (Prasetyo, 2011).Epigenetik pada intinya merupakan perubahan fenotip
yang tidak permanen(Tuschl, 2002).Epigenetik tidak diwariskan apabila terjadi perubahan stimulus
saat masakehamilan (Prasetyo, 2011).
B.Genetik
DNA adalah materi genetik pembawa informasi yang dapat diturunkankepada
keturunannya (Herawati dan Helena, 2005).
Hal itu dikarenakan metode analisis dan teknik histokimia terkini telahmengidentifikasi bahwa DNA
di nukleus merupakan bagian dari badan kromatinatau kromosome (Guyton, 1997).Genetik bersifat
permanen dan diwariskan (Prasetyo, 2011).
C.Variasi Genom
Genom adalah komplemen lengkap gen-gen suatu organisme (Campbell,2002).Variasi genom adalah
perbedaan sekuen DNA dari satu orang dengan orangyang lain (Yuwono, 2005).Bentuk variasi genom
adalah adanya polymorphisme (Prasetyo, 2011). Polymorphisme itu sendiri adalah keberadaan
bersama dua atau lebih bentuk individu yang lebih jelas terlihat (karakter polymorphic dalam
populasi yang sama)(Campbell, 2002). Polymorphic mengacu pada suatu populasi dimana dua atau
lebih bentuk fisik ditemukan dalam frekuensi yang mudah sekali terlihat (Campbell, 2002).Salah satu
teknik variasi genom adalah Single Nucleotida Polymorphisms
(SNPs) merupakan teknik dimana secara langsung mengidentifikasi banyak polymorphisme di dalam
genom manusia yang dimana varian DNA ini merupakan penanda untuk penyakit atau terletak di
dalam gen tertentu yang ikut berperan dalam perkembangan penyakit (Price, 2006).
D.Perubahan Ekspresi Gen
Penyebab dari perubahan ekspresi gen dalam epigenetik adalah metilasi,modifikasi histon, RNAi
(Campbell, 2002).Penyebab perubahan ekspresi gen dalam genetik adalah mutasi yaitu perubahan
pada sekuen DNA (Elrod et all, 2007).Jenis mutasi ada Non Sense, Misssense (Mutasi
Salah Makna), Framshift(Mutasi Bergeser Kerangka) (Elrod et all, 2007). Nonsense adalah perubahan
pada sebuah kodon dari pengkode asam
aminomenjadi kodon stop mengakibatkan terminasi prematur rantai asam amino saat translasi
(Subandono, 2011)
Missense adalah perubahan sebuah kodon yang mengubah
spesifitasnyamenjadi asam amino yang berbeda, sehingga mengubah sekuen primer rantai polipeptida
dan mengubah fungsi protein (Elrod et all, 2007).
Frameshift adalah pergeseran bingkai pembacaan yag disebabkan olehdelesi atau insersi dari satu atau
beberapa nukleotida yang menghasilkan banyak kodon missense dan nonsense kearah hilir peristiwa
mutasional (Elrod et all, 2007)

Missense adalah perubahan sebuah kodon yang mengubah
spesifitasnyamenjadi asam amino yang berbeda, sehingga mengubah sekuen primer rantai polipeptida
dan mengubah fungsi protein (Elrod et all,
2007).Frameshift adalah pergeseran bingkai pembacaan yag disebabkan olehdelesi atau insersi dari
satu atau beberapa nukleotida yang menghasilkan banyak kodon missense dan nonsense kearah hilir
peristiwa mutasional (Elrod et all, 2007).
BAB III PEMBAHASAN
Genom adalah komplemen lengkap gen-gen suatu organisme sehinggavariasi genom adalah
perbedaan sekuen DNA dari satu orang dengan orang yanglain.Bentuk variasi genom adalah adanya
polymorphismeSingle Nucleotida Polymorphisms merupakan teknik dimana secaralangsung
mengidentifikasi banyak polymorphisme di dalam genom manusia. SNPs terjadi di salah satu basa
nukleotida yang diturunkan dari generasi ke
generasi.Sehinnga generasi yang baru mewarisi SNPs dari induknya kemudian dia bisamengalami SN
Ps dan akan terjadi terus menerus kepada generasinya sehinggaterjadilah variasi genom. Tetapi SNPs
hanya terjadi 0,1% dari jumlah total genommanusia yang ada. Setiap orang mengalami SNPs karena
tidak ada seorang
manusiayang identik. SNPs hanya terjadi pada satu nukleotida saja. Jadi pada intinya perbedaan mutas
i dan SNPs terdapat pada prosentase kejadian dan genom yangterlibat.Epigenetik dan genetik
memiliki beberapa perbedaan, yaitu epigenetik dapat di-
reprogram sedangkan genetik tidak bisa karena epigenetik dapat tidak bersifat pemanen asalkan stimu
lannya digantikan. Epigenetik bergantung padalingkungannya sedangkan genetik bersifat permanen.
Contohnya larva lebah dengangen yang sama bila salah satu makanannya bipolen maka akan menjadi
lebah pekerja, sedangkan bila asupannya royal jelly menjadi lebah ratu. Contoh tersebutmenjelaskan
mengenai epigenetik yang bergantung pada stimulan yang individunyamemiliki genetiknya yang
sama. Jadi epigenetik dapat bersifat permanen
dapatditurunkan jika tidak ada stimulan yang mempengaruhinya dalam proses perkembangan.Seorang
ibu hamil dapat me-reprogam janin dalam kandungannya.Tetapi hanya dapat merubah fenotipnya,
tidak bisa merubah genotip dari janintersebut. Jika tidak ada stimulan yang merubah stimulan
sebelumnya, apa yangdiderita ibunya akan menurun kepada janinnya sehingga epigenetik tersebut
bersifat
dapat diturunkan. Contoh dari genetik bisa dari Diabetes Mellitius
, yaitu suatu penyakit yang bersifat herediter yang pasti diturunkan kepada
keturunannya.CpG island merupakan daerah yang memiliki banyak C dan Gmencapai 200-3000 bp,
ciri-cirinya adalah dekat dengan gen, pada orang
normalCpG island ini tidak mengalami metilasi. Apabila termetilasi maka akanmengakibatkan
Gene Silencing
. Adapun mekanisme metilasi ini adalah ketikametilasi pada CpG island maka Metilsitosin akan
mengundang MBP, dan MBP iniakan mengundang MBP-MBP lain sehingga sekuen DNA tidak bisa
dikenali.
Halini mengakibatkan protein aktivator tidak dapat menempel dan mengaktifkanenhancer sehingga tid
ak terjadi transkripsi sehingga tidak ada Protein.
Gene silencing
inilah yang memicu kanker.Ada berbagai bentuk perubahan ekspresi genom yang diakibatkan
olehgenetik dan epigenetik.Pada epigenetik perubahan yang terjadi diakibatkan oleh MetilasiDNA,
Histon Modification dan RNAi atau Post Transcriptional.Pada Genetik perubahan yang terjadi
diakibatkan oleh mutasi padasebagian besar kasus. Perubahan yang terjadi bisa dalam proses
transkripsi maupuntranslasi.
A.Simpulan
1.
Perbedaan Genetik dan Epigenetik yaitu dimana epigenetik bersifat tidak permanen, dipengaruhi
oleh lingkungan dan dapat direprogram,
sedangkangenetik bersifat permanen, tidak dipengaruhi oleh lingkungan dan tidak dapat direprogram.
Sedangkan persamaannya dimana keduanya mengalami perubahan basa nukleotida.2.Perbedaan
mutasi dan SNPs terdapat pada prosentase kejadian dan Genomyang
terlibat.3.Perubahan Ekspresi Gen bisa terjadi dalam Genetik maupun Epigenetik pada Fase
Transkripsi maupun Translasi.