You are on page 1of 1

Pengaruh sistem fertigasi dan macam substrat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat

(Lycopersicum esculentum Mill.) secara hidroponik

Sri Sutiah

Sistem budidaya secara hidroponik merupakan salah satu solusi untuk mengatasi semakin sempitnya lahan
untuk bercocok tanam secara konvensional. Hidroponik substrat menggunakan media padat (selain tanah)
yang dapat menyerap atau menyediakan nutrisi, air dan oksigen serta mendukung akar tanaman seperti
halnya fungsi tanah. Tomat merupakan salah satu tanaman yang sering dihidroponikkan. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem fertigasi dan macam substrat serta interaksi keduanya
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) secara
hidroponik.Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca Fakultas Pertanian UNS pada bulan Juni 2004 sampai
November 2004 pada ketinggian tempat ± 92 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini disusun dengan
Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) dengan petak utama sistem fertigasi (F) yang terdiri dari 3 taraf (siram,
tetes dengan bak terbuka dan tetes modifikasi dengan tabung Mariotte) dan anak petak macam substrat (S)
yang terdiri dari 2 taraf (arang sekam dan abu sekam). Setiap perlakuan diulang 3 kali dan dari tiap ulangan
diambil 5 tanaman contoh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sistem fertigasi dan macam
substrat berpengaruh terhadap tinggi tanaman dan jumlah buah layak konsumsi. Sistem fertigasi
berpengaruh terhadap bobot kering brangkasan, sedangkan macam substrat berpengaruh terhadap tinggi
tanaman 10 mst, kandungan klorofil daun 8 mst, bobot segar dan kering brangkasan serta bobot kering akar.
Perlakuan sistem fertigasi tetes dengan bak terbuka pada susbtrat abu sekam memberikan hasil lebih baik
diantara perlakuan lainnya.

Kata kunci : hidroponik, fertigasi, tomat (Lycopersicum esculentum Mill.)

1/1