You are on page 1of 4

II.

TERAPI BERMAIN ULAR TANGGA EDUKATIF UNTUK USIA 6 12 TAHUN


SAP TERAPI BERMAIN
Pokok Bahasan

: Terapi Bermain Pada Anak Di Rumah Sakit

Sub Pokok Bahasan : Terapi Barmain Anak Usia 6-12 tahun


Tujuan

: Mengoptimalkan Tingkat Perkembangan Anak

Tanggal / Jam

: Hari / Tanggal

Jam / Durasi

Tempat Bermain

: Ruang pertemuan lantai 2

Peserta

: Untuk kegiatan ini peserta yang dipilih adalah pasien di Ruang anak
kronik yang memenuhi kriteria :
1.
2.
3.
4.

Target

Anak yang berumur usia sekolah ( 6-12tahun )


Anak kooperatif
Anak dengan komunikasi verbal baik
Anak yang tidak ada kontra indikasi untuk bermain

4 orang

Sarana dan Media


Sarana:
- Ruangan tempat bermain
- Tikar untuk duduk
Media:
Gambar yang belum disusun
Pengorganisasian
Jumlah leader 1 orang, co leader 1 orang, fasilitator 1 orang dan 1 orang observer
dengan susunan sebagai berikut:
leader

Co Leader

Observer

Fasilitator

A. Deskripsi
Ular tangga adalah permainan papan untuk anak-anak yang dimainkan oleh 2 orang
atau lebih. Papan permainan dibagi dalam kotak-kotak kecil dan di beberapa kotak digambar
sejumlah "tangga" atau "ular" yang menghubungkannya dengan kotak lain. Dalam permainan
ular tangga edukatif ini, kelompok memodifikasi papan ular tangga menjadi kotak kotak
yang berisi gambar gambar edukatif untuk membantu pengembangan intelektual anak.

Setiap pemain mulai dengan bidaknya di kotak pertama (biasanya kotak di sudut kiri
bawah) dan secara bergiliran melemparkan dadu. Bidak dijalankan sesuai dengan jumlah
mata dadu yang muncul. Bila pemain mendarat di ujung bawah sebuah tangga, mereka dapat
langsung pergi ke ujung tangga yang lain. Bila mendarat di kotak dengan ular, mereka harus
turun ke kotak di ujung bawah ular. Pemenang adalah pemain pertama yang mencapai kotak
terakhir.
Biasanya bila seorang pemain mendapatkan angka 6 dari dadu, mereka mendapat
giliran sekali lagi. Bila tidak, maka giliran jatuh ke pemain selanjutnya.
B. Jenis Permainan
Jenis permainan ini adalah Games. Games adalah permainan yang menggunakan alat tertentu
yang menggunakan perhitungan / skor.
C. Tujuan
1. Umum :
Setelah dilakukan tindakan program bermain pada anak usia sekolah (6 -12 tahun)
selama kurang lebih 30 menit diharapkan anak dapat bermain sambil belajar mengenal
tanda umum anak bergizi baik.
2.

Khusus :
Bagi anak:

Dapat mengatur strategi dan kecermatan.


Dapat mengenal tanda tanda anak bergizi baik
Dapat mengembangkan imajinasi dan mengingat peraturan permainan
Dapat berlatih bersosialisasi
Dapat berlatih bersikap sportif
Dapat mengurangi kecemasan dan ketegangan pada anak
Dapat belajar pramatematika yaitu saat menghitung langkah pada permainan ular tangga
dan menghitung titik titik yang terdapat pada dadu.
Bagi perawat:
Membangun trust antara pasien anak dan perawat
Mampu mengaplikasikan teori terapi bermain pada anak usia 6-12 tahun
Mampu mengenal karakter tiap anak usia 6-12 tahun
D.. Uraian Tugas Kelompok
1. Leader :
Bertugas untuk menjelaskan aturan permainan
Memulai dan memimpin permainan

Mengatur jalannya permainan


2. Fasilitator:
Bertugas mendampingi anak selama permainan
Membantu anak apabila mengalami kesulitan saat bermain
Membantu leader dalam penyediaan fasilitas permainan
3. Obsever:

Bertugas untuk mengamati jalannya dan respon anak selama permainan

berlangsung.
Melakukan evaluasi proses dan hasil permainan

E. Perilaku Anak yang diharapkan


1. Anak dapat mengatur strategi dan kecermatan.
2. Anak dapat mengenal tanda tanda anak bergizi baik
3. Anak dapat mengembangkan imajinasi dan mengingat peraturan permainan
4. Anak dapat berlatih bersosialisasi dengan teman temannya
5. Anak dapat berlatih bersikap sportif
6. Anak dapat mengurangi kecemasan dan ketegangan
7. Anak dapat belajar pramatematika yaitu saat menghitung langkah pada permainan ular
tangga dan menghitung titik titik yang terdapat pada dadu.
F. Analisa Kondisi Anak
1. Anak sehat
2. Anak sekolah berusia 6-12 tahun
3. Anak kooperatif
4. Anak antusias
G.

Analisa Situasi
1. Tempat
Menyesuaikan dengan jadwal laboratorium.
2. Waktu
Program terapi ini dilakukan sesuai jadwal laboratorium.
3. Jumlah peserta
Jumlah peserta terapi bermain ini direncanakan sejumlah 3 anak.
4. Jumlah perawat
Jumlah perawat yang memberikan terapi ini adalah 4 orang.
5. Peralatan
a. Alas duduk
b. Alat permainan ular tangga

H. Rencana Pelaksanaan
1. Persiapan (5 menit)
- Eksplorasi perasaan perawat
- Mengingat kembali konsep permainan
- Persiapan anak, alat dan tempat oleh fasilitator
2. Pelaksanaan (20 menit)
- Perkenalan anggota terapis dan salam oleh Leader
- Kontrak waktu permainan oleh Leader

3.
4.

Penjelasan permainan oleh Leader


Fasilitator menyiapkan permainan
Permainan dimulai oleh Leader
Observer mengamati jalannya permainan
Fasilitator mendampingi anak dalam bermain
Evaluasi (5 menit)
Evaluasi proses dan jalannya permainan oleh observer
Memberikan reinforcement
Permainan diakhiri dan ditutup oleh Leader
Antisipasi Masalah
a.

Bertengkar dengan anak yang lain

Lerai anak dari perselisihan. Libatkan fasilitator dalam melerai perselisihan


Menanyakan alasan mengapa bertengkar dan memberikan pengertian pada anak
bahwa bertengkar itu tidak baik.
Biarkan anak tenang dahulu, jangan memaksa anak untuk melanjutkan permainan
Jika anak sudah tenang, bujuk anak untuk saling memaafkan dan melanjutkan
permainan
b. Menangis
Tanyakan pada anak alasan ia menangis
Lakukan pendekatan yang baik untuk menenangkan anak
Setelah anak tenang, motivasi untuk melanjutkan permainan
c.

Ingin BAK/BAB

Sebelum permainan dimulai, anak dipersilahkan untuk BAK/BAB


Jika saat permainan berlangsung, anak ingin BAK/BAB maka ditemani oleh
fasilitator
d. Anak tiba tiba tidak mau bermain
Tanyakan pada anak mengapa ia tidak mau bermain
Jika memungkinkan, bujuk anak untuk bermain lagi
Jika anak mengatakan capai atau lelah, anjurkan anak untuk istirahat dan bermain
dapat dilakukan lain waktu
e.

Bosan

Berikan permainan selingan, seperti ice breaking dan relaksasi ringan


Terapis membuat situasi yang menyenangkan dan meningkatkan motivasi