You are on page 1of 2

ABSTRAK

Ahmad Sodikin, 2015: Kontribusi Pondok Pesantren Haji Yaqub Lirboyo Kediri
dalam Mengembangkan Pendidikan Politik Islam di Indonesia, Tesis,
Magister Pendidikan Agama Islam, Program Pascasarjana Institut Agama
Islam Tribakti Kediri, Pembimbing : Dr. H. Suko Susilo, M.Si
Kata Kunci : Kontribusi Pondok Pesantren, Pendidikan Politik Islam
Berbicara soal pesantren dan politik Islam, maka tak lepas dari Islam dan
umatnya, sementara umat Islam pernah ada semacam anjuran dari para tokohnya
(meski jumlahnya minoritas) agar tidak mencampurkan agama dengan politik
terutama di Indonesia pada tahun 1980-an sehingga ada kesan bahwa umat Islam
tak perlu berpolitik apalagi dalam masyarakat pesantren dan karena itulah orang
Islam dan para tokohnya menjadi phobi berbicara soal politik. Hal tersebut
mendorong penulis untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana pendidikan politik
di pesantren yang akhirnya penulis melakukan penelitian di pesantren khususnya
pesantren Haji Yaqub Lirboyo Kediri.
Berdasarkan latar belakang masalah dan pemikiran-pemikiran logis di atas,
rumusan masalah yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1).Bagaimana Pendidikan politik Islam di pondok pesantren Haji Yaqub Lirboyo
Kediri ? 2).Apa kontribusi pondok pesantren Haji Yaqub Lirboyo Kediri dalam
mengembangkan pendidikan politik Islam di Indonesia ?.
Sedangkan tujuan penelitian ini sesuai dengan rumusan masalah yaitu untuk
mengetahui pendidikan politik Islam dan kontribusi Pondok Pesantren Haji
Yaqub Lirboyo dalam mengembangkan pendidikan politik Islam di Indonesia.
Jenis pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Karena bertujuan
untuk mendiskripsikan atau menggambarkan fenomenafenomena di lokasi
penelitian. Sebagaimana arahan jenis penelitian kualitatif, maka data terkumpul
dianalisis dengan bekal senjata intelektual berupa teori sebagaimana ditampilkan
dalam bab II untuk mendaopatkan berbagai uraian interpretatif sesuai kaidah
penelitian ilmiah yang logis dan rasional atas data yang terkumpul.
Akhirnya, penelitian ini berhasil memperoleh temuan sesuai pertanyaan
permasalahan yang pada garis besarnya dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pendidikan politik Islam di pondok pesantren Haji Yaqub secara tidak langsung
telah ada sejak masa berdirinya, akan tetapi hanya sebatas suri tauladan dari para
kyai. Dari sisi lain bentuk pendidikan politik seperti organisasi tetap ada, seperti
Jamiyyah, Lembaga Bahtsul Masail, Madrasah Diniyah. Sedangkang pendidikan
yang murni berupa materi adalah pelajaran ke NU an dan PKn yang terdapat
diluar pondok (sekolah umum).
Kontribusi pondok pesamtrem Haji Yaqub dalam pendidikan politik Islam
terdiri dari dua macam yaitu material dan prilaku. Bentuk kontribusi material
berupa sumbangan kepada panitia pemilu setempat. Sedangkan yang berupa
perilaku pondok pesantren Haji Yaqub membentuk organisasi organisasi seperti
LBM, Jamiyyah, dan mendirikan Madrasah Diniyah.

vi

vii