You are on page 1of 4

ANALISIS SKRIPSI

FORTIFIKASI SURIMI CUNANG TERHADAP MUTU MI BASAH


BERDASARKAN TINGKAT KSUKAAN

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Metodelogi Penyusunan dan


Penulisan Skripsi di semester genap

Disusun oleh :
NIELAM VIONI

230110130061

Perikanan B

UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
PROGRAM STUDI PERIKANAN
JATINANGOR
2016

Skripsi yang disusun oleh Ratih Kusuma Wardani tentang FORTIFIKASI


SURIMI CUNANG TERHADAP MUTU MI BASAH BERDASARKAN
TINGKAT KSUKAAN dalam menjelasakan pembahasan penulis sudah bagus
dalam dalam melakukan pengolahan data, menjelaskan secara detail mengenai
mie basah yang diteliti, serta penjabaran yang dilakukan sesuai dengan informasi
yang ingin disampaikan kepada para pembaca. Data hasil penelitiannya
dinyatakan dengan tabel, tabel berupa penjabaran peringkat masing-masing
signifikasinya yang tercantum di pembahasan dan sebagian di lampiran. Seperti
parameter uji kimia yaitu Kadar Protein, sebagai berikut:
Tabel 13. Kadar protein Mie Basah Berdasarkan Penambahan Surimi Cunag
n

Perlakuan Penambahan

Hasil analisis

o
1.
2.

Surimi (%)
0
20

4,62
7,74

Penulis membahas data dari hasil penelitiannya itu detail disertai dengan
alasan yang logis namun tidak spesifik dan tidak lepas mengambil dari para ahli
dan membandingkan dengan penelitian sebelumnya sebagai sumber acuan. Seperti
terdapat pada kadar protein dijelaskan hasil penelitian ini sejalan dengan
penelitian Peranginangin dkk (1994), yang menyatakan bahwa peningkatan
daging layang lumat maupun surimi dapat meningkatkan kandungan protein pada
mie basah, dan penambahan daging ikan sebagai bahan sumpelemtasi pada produk
olahan yang dapat meningkatkan nilai gizi proteinnya.
Dalam daftar pustaka penulis mencantumkan yang diacu/catatan kaki untuk
menunjang atau melengkapi hasil penelitiannya. Penulis juga menyusun
berdasarkan abjad tidak bernomor, disimpan di halaman baru setelah kesimpulan
dan saran. Di dalam daftar pustaka tercantum semua yang ada dalam hasil dan
pembahasan. Penulis menyusun daftar pustaka sudah hampir sesuai dengan
panduan Skripsi namun kebanyakan dari daftar pustaka tidak mencantumkan
halaman/kisaran halaman dari buku atau laporan suatu lembaga, seperti Astawan,
M. 2003. Membuat Mie dan Bihun. Cetakan ke 5. Penebar Swadaya. Jakarta.
Penulis juga masih mencantumkan sumber-sumber dari blog, tercatat 7 daftar

pustaka. Diantaranya seperti Dinas Kesehatan Jawa Barat. 2016. Kasus Gizi
Buruk

(Balita)

di

Jawa

Barat.

Dinkes

Jawa

Barat:

Bandung.

http://www.diskes.jabarprov.go.id (diakses pada 22 mei 2015, pukul 23.19 WIB).

LAMPIRAN